Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peran Media Sosial Sebagai Alat Kampanye Politik Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 di Desa Bandar Setia Febriana, Febriana; Hartika, Dewi; Regar, Nisa Andriani; Rahma, Fatiya Nur; Halking, Halking
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat, mempengaruhi berbagai aspek, termasuk politik. Di Indonesia, pemanfaatan media sosial dalam kampanye politik semakin berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna platform seperti Twitter, Instagram, dan Facebook. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai alat untuk menggerakkan publik dan meraih dukungan. Fenomena ini menciptakan dinamika baru dalam cara komunikasi politik, terutama menjelang pemilihan umum. Penelitian ini akan meneliti penggunaan media sosial dalam kampanye politik di Desa Bandar Setia selama pemilihan umum 2024, fokus pada Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Analisis akan mencakup efektivitas kampanye dan dampaknya terhadap dinamika politik lokal, tanpa faktor eksternal. Responden terdiri dari pemilih beragam usia, dengan analisis hoaks dan literasi digital yang terbatas. Tujuannya adalah memberikan wawasan tentang peran media sosial dalam politik lokal. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Peran media sosial pun cukup besar bagi mereka dalam menentukan pemilihan kandidat. Banyak calon yang aktif memposting tentang visi dan misi mereka, serta program-program yang ditawarkannya. Masyarakat tetap melakukan cross-check informasi dari sumber lain untuk memastikan kebenarannya, bisa disimpulkan bahwa beberapa masyarakat di Desa Bandar Setia tidak mudah percaya terhadap informasi di media sosial dengan begitu saja.
Budaya Politik Masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa Pada Tahun 2022 di Desa Sambirejo Timur Nurainun, Nurainun; Siregar, Salsabila Balqis; Tamba, Relly; Sulvina, Ardilla; Halking, Halking
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya politik yang berbeda-beda, tergantung dari latar belakang sosiologis, psikis dan letak geografis setiap daerah dan masyarakat di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui budaya politik masyarakat pada pemilihan kepala desa tahun 2022 di desa Sambirejo Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian pada penelitian ini budaya politik masyarakat Desa Sambirejo pada pemilihan kepala desa pada tahun 2022, masyarakat memiliki budaya politik subyektif yang mana masyarakat sudah memahami pentingnya partisipsi politik pada pemilihan kepala desa. Tapi untuk berpartisipasi aktif dalam setiap proses pelaksanaan seperti kampanye masih banyak masyarakat tidak berperan karena disebabkan oleh faktor-faktor tertentu.
Student Political Participation in the 2023 Medan State University Elections: (Study at Unimed PPKn Department) Giry, Taufiq Wijaya; Halking, Halking
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 2 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v4i2.385

Abstract

Indonesia is a democratic country. One of the indicators in measuring the level of democracy is political participation. The implementation of political participation in society is in the election of people's representatives. The election process is known as elections. Elections do not only exist in the community, but in the scope of the campus there is also what is known as Pemira. Pemira (General Election) is the biggest democratic party at Medan State University. Just like a country that has a leader as a representative of the people, students also have a high official who acts as a representative of students at both the university and faculty levels. Based on data that suggests that student political participation is low in Pemira 2023, namely 65% of students do not use their voting rights. The purpose of this research is to find out how political participation and what obstacles students experience in Pemira 2023.This type of research is  descriptive research with qualitative research methods. The informants in this study were students in the Civics department, the Pemira committee, and the Vice Dean 3 of FIS. The data used in this research are primary data and secondary data. Data collection techniques using interview techniques, with data collection instruments in the form of interview list sheets, books, journals, diaries, cameras, recording devices and so on. Data analysis used qualitative data analysis through 3 stages, including data reduction, data presentation, and verification/conclusion. The results showed that in Pemira 2023 the level of student political participation was low due to low student curiosity in Pemira and low student interest in becoming contestants in Pemira due to other tasks and student distrust of the organizations offered. The obstacles experienced by students in the 2023 Pemira were related to the low role of the committee in socializing information related to system improvements in the application used for elections, which caused many students to be unable to enter the Pemira application and did not exercise their voting rights.
The Effect of Social Media on Public Opinion in the 2024 Medan Regional Election Campaign Based on the Perception of PPKN E 2021 Students Samura, Laras Hilda; Rusnita, Ayu Novidaniati; Zahra, Muthia Ivana; Sembiring, Julianti; Halking, Halking
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2188

Abstract

This study aims to examine the influence of social media on public opinion of PPKn E 2021 students in the 2024 Medan Pilkada campaign. Social media, as a dominant communication platform in the digital era, has a significant role in shaping public perception and opinion. This study uses a qualitative descriptive method with a phenomenological approach. Data were collected through in-depth interviews with 10 PPKn E 2021 students who actively use social media. The results of the study indicate that social media is the main source of political information for students, but also has the potential to cause information bias. Social media content, such as campaign videos and posts about visions and missions, influences students’ perceptions of candidates. Social media also facilitates political participation, but is susceptible to manipulation and polarization due to the influence of hoaxes and black campaigns. Political campaign strategies on social media can increase or decrease students’ trust in the democratic process. This study highlights the importance of digital literacy and ethical and professional use of social media in political campaigns.
Perspective of PPKN Stambuk 2022 Medan State University Students Regarding the 2024 Election Implementation System Sinambela, Sulastri; Pinem, Octa Vioni; Panjaitan, Novia; Hutabarat, Lina; Halking, Halking
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2214

Abstract

This research aims to examine and analyze directly the perspective of PPKN Stambuk 2022 students at Medan State University regarding the 2024 election implementation system. This mini-research proposal report will examine the perspective or level of understanding of PPKn Stambuk 2022 students regarding the election system. The aim of this mini research is to describe or illustrate the understanding of the 2022 PPKn Stambuk students at Medan State University regarding the 2024 election system in Indonesia. The research method used in this research is qualitative descriptive research. Data collection techniques through interviews, documentation and data sources taken from PPKn students to find out how the 2022 PPKN Stambuk Students at Medan State University understand the 2024 Election Implementation System. The results of the research show that students' understanding of the election system is concluded that the election system has a big role in optimization and voice his opinion according to his choice. The 2022 PPKn Stambuk students' opinions on the electoral system reflect the public's desire to participate actively in politics. The hope of PPKn Stambuk 2022 students is that the implementation of the election system can be better, starting from voter registration, counting to reporting results, which is carried out transparently.
Persepsi Masyarakat tentang Keterlibatan Kaum Perempuan dalam Politik di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Lubis, Salman; Halking, Halking
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang keterlibatan kaum perempuan dalam politik di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis pendekatan penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data sekunder diperoleh melalui buku, jurnal, artikel yang relevan dengan topik kajian yang diteliti. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan tentang keterlibatan kaum perempuan dalam politik kebanyakan dipandang baik, kebanyakan masyarat memberikan persepsi bahwa tidak ada yang menjadi masalah jika kaum perempuan terjun kedalam politik, karena menurut persepsi masyarakat yang setuju tersebut karena adanya peraturan perundang-undangan yang memberikan peluang kepada kaum perempuan untuk terjun kedalam politik. Sedangkan ketidaksetujuan sebagian masyarakat Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan berdasarkan faktor ketakutan yang mungkin akan terjadi jika kaum perempuan terlibat dalam politik, mereka beranggapan kaum perempuan akan mudah sakit hati jika kaum perempuan terjun kedalam politik karena menurut mereka kaum perempuan lebih menggunakan perasaan saat bekerja, kemudian sebagian mereka takut akan perempuan yang terjun kedalam politik dimana mereka beranggapan anak, keluarga, dan rumah tidak akan terurus jika mereka terjun dalam politik. Sehingga sebagian dari mereka mengatakan lebih baik kaum perempuan tersebut dirumah saja mengurus dan menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga yang mengurus keluarga.
Social and Economic Factors in the Formation of Political Intelligence in Hamparan Perak Village, Deli Serdang Regency Gultom, Wida Bonor; Hasibuan, Ramadani Sohiro; Sabrina, Salwa; Br Tambunan, Yusna Elfrida; Halking, Halking
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i1.7717

Abstract

This study analyzes the political intelligence of rural communities, which is influenced by local education, social, economic, and cultural structures. A good education improves political understanding, while limited education and access to information are often obstacles. Indigenous and religious leaders play a major role in shaping political opinions, while economic conditions and dependence on government assistance also influence political preferences. Social media is starting to play a role in expanding access to information, even though it is vulnerable to hoaxes. Through qualitative methods, this study finds that people's political participation is influenced by economic motivation and social structure. In conclusion, political education is needed from parties and community leaders to increase citizens' awareness and political responsibility.
SISTEM PENGAWASAN PEMERINTAHAN DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK (KELURAHAN KENANGAN BARU KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG) Siregar, Dewi Sartika; Halking, Halking
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.6597

Abstract

The low quality of public services in Kenangan Baru Village, characterized by delays in administrative processes and a public satisfaction index of only 62.5%, is the background to the problem in this study. The gap between ideal and actual service delivery necessitates an evaluation of the oversight system. Therefore, this study focuses on analyzing the effectiveness of the government oversight system implemented to improve the quality of public services in the village. This study employed a qualitative method with a descriptive approach, collecting data through a series of in-depth interviews, observations, and documentation studies involving village officials and the community as key informants. The results revealed a key finding that the existing oversight mechanism was not functioning optimally. Although formal procedures had been established, their implementation remained largely administrative, with minimal public awareness and almost no active community participation. The main conclusion is that the oversight system was ineffective due to constraints such as low information transparency, a lack of consistent evaluation, and weak follow-up on findings. Consequently, informal oversight through direct complaints from the community remained the primary channel, indicating that the formal system failed to function in a responsive and accountable manner. ABSTRAKRendahnya kualitas pelayanan publik di Kelurahan Kenangan Baru, yang ditandai oleh keterlambatan proses administrasi dan indeks kepuasan masyarakat yang hanya mencapai 62,5%, menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini. Adanya kesenjangan antara pelayanan ideal dengan kenyataan mendorong perlunya evaluasi sistem pengawasan. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk menganalisis efektivitas sistem pengawasan pemerintahan yang diterapkan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di kelurahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui serangkaian wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan aparatur kelurahan dan masyarakat sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama bahwa mekanisme pengawasan yang ada belum berjalan secara optimal. Meskipun prosedur formal telah disusun, pelaksanaannya masih sangat bersifat administratif, dengan sosialisasi yang minim dan hampir tanpa melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Simpulan utamanya adalah sistem pengawasan belum efektif karena terkendala oleh rendahnya transparansi informasi, kurangnya evaluasi yang konsisten, serta lemahnya tindak lanjut terhadap hasil temuan. Akibatnya, pengawasan informal melalui keluhan langsung dari masyarakat masih menjadi jalur utama, yang mengindikasikan bahwa sistem formal gagal berfungsi secara responsif dan akuntabel.
Politik Identitas pada Pemilihan Kepala Desa di Desa Dolog Huluan Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten Simalungun Berutu, Rini Armianti; Saragih, Asha Yatri; Gurning, Fretty Luciana; Pasaribu, Anjelina; Halking, Halking
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2344

Abstract

The purpose of this study is to find out how Identity Politics in the Village Head Election in Dolog Huluan Village, Dolog Masagal District, Simalungun Regency. The research method in this study is qualitative descriptive research. Data was collected through direct interviews with resource persons who were the subjects of the research, field observations, and documentation. Data analysis is carried out using data reduction, data presentation, and data verification. The results of the study show that identity politics is carried out based on clans because the village has 4 clans that are very thick, namely the Simalungun clan consisting of SISADAPUR, namely Sinaga, Saragih, Damanik, Purba. This makes people feel that because it means a family. This is one of the causes of identity politics in the Village Head Election in Dolog Huluan Village, Dolog Masagal District, Simalungun Regency
PERAN NOMOR URUT DALAM ELEKTABILITAS CALEG PADA PEMILU LEGISLATIF DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2024 Aditya, Rifki; Halking, Halking
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36487

Abstract

Nomor urut dan elektabilitas seorang calon anggota parlemen berperan penting dalam menentukan margin kemenangan dalam pemilu parlemen. Berdasarkan hasil pemilu 2019, sekitar 60% anggota parlemen terpilih dengan nomor urut yang kecil. Namun, elektabilitas calon juga sangat penting. Potensi elektabilitas mencakup berbagai faktor, termasuk rekam jejak calon, visi dan misi, serta kemampuan berkomunikasi dengan pemilih. Penelitian ini memiliki arah tujuan kepada pengurus DPD Partai Gerindra, Golkar, dan PDI-Perjuangan di Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pada pemilu 2024 kali ini menunjukkan bahwasannya yang lolos pada pemilu khususnya pada DPRD Provinsi Sumatera Utara rata-rata memiliki nomor urut terkecil yaitu nomor 1, 2, 3 dan hanya beberapa saja yang mempunyai nomor urut besar yang lolos. Dapat dikatakan kalau yang memiliki nomor urut terkecil memiliki jabatan dan posisi strategis di partai nya seperti ketua, sekretaris, ataupun bendahara. Jabatan dan posisi memang lah mempunyai kekuatan besar dalam keterpilihan nya di nomor terkecil, namun elektabilitas yang didukung basis masa oleh masing-masing caleg juga memiliki peran yang sentral.