Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Social Library

Hubungan Self Eficacy dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas VIII Dan IX Di SMPN 43 Medan Septani Maida Futri; Nurmaidah Irawani Siregar
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 3, No 1 (2023): JURNAL SOCIAL LIBRARY MARCH
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v3i1.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas VIII Dan IX Di SMPN 43 Medan. Hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Ada hubungan negative self-efficacy dengan prokrastinasi akademik. Sampel dalam penelitian ini adalah 65 Siswa SMPN 43 Medan TA 2021/2022. Self efficacy dalam penelitian ini diukur berdasarkan 3 aspek yang menurut Bandura (2017) yaitu: Magnitude, Strength, Generality. Prokrastinasi akademik di ukur berdasarkan aspek prokrastinasi menurut Ferrari, dkk dan Stell (2015): Perceived time, Intention-action, Emotional distress, Perceived ability. Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa  terdapat hubungan positif antara Self-efficacy dengan Prokastinasi. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,406, dengan Signifikan p= 0,000 0,05. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2= 0,165. Ini menunjukkan bahwa Self-efficacy berdistribusi sebesar 16.50% terhadap Prokastinasi. Hal ini menunjukkan ada 83,5 % faktor lain yang mempengaruhi prokrastinasi.
Gambaran Kesulitan Belajar Pada Mahasiswa Universitas Medan Area Dalam Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) Siregar, Nurmaidah Irawani; Feralda, Izdihar Divya; Lestari, Dian Rizkha; Ananda, Afif Althouf
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 1, No 3 (2021): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.419 KB) | DOI: 10.51849/sl.v1i3.45

Abstract

Virus COVID-19 menyebar dengan cepat. Virus ini telah mempengaruhi dunia pendidikan dan menyebabkan beberapa perubahan. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sesuai dengan kebijakan pemerintah seperti telecommuting, belajar di rumah, dan beribadah di rumah. Pembelajaran jarak jauh adalah proses belajar mengajar yang dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan berbagai media komunikasi. Proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dengan teknologi informasi yang berkembang saat ini, antara lain Google Classes, e-learning, WhatsApp, Zoom dan media informasi lainnya serta jaringan internet (Pakpahan Fitriani, 2020). Kesulitan belajar yang dialami peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh adalah kendala jaringan yang menyebabkan peserta didik ketinggalan materi pembelajaran, dan banyak tantangan yang membuat peserta didik tidak fokus pada satu hal. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket. Peneliti menggunakan sampel sebanyak 30 responden. Studi menunjukkan bahwa peserta didik merasa bahwa pembelajaran jarak jauh tidak efektif dan kehilangan pengalaman mengajar.
Metode Pembelajaran Brainstorming Sebagai Upaya Meningkatkan Self Confidence Pada Siswa: Literature Review Ardha, Syifa; Siregar, Nurmaida Irawani
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 1, No 1 (2021): JURNAL SOCIAL LIBRARY MARCH
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.696 KB) | DOI: 10.51849/sl.v1i1.23

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pembelajaran brainstorming dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan rasa self-confidence siswa. Oleh karena itu, diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini. Tempat di mana individu dapat bersaing dengan self-confidence dalam mengungkapkan ide dan gagasannya tanpa takut dikritik. Desain metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah metode pembelajaran brainstorming diterapkan sebagai upaya untuk meningkatkan rasa self-confidence siswa yang cocok untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Hal ini memberikan siswa kepercayaan diri untuk mengungkapkan pendapat dan ide-ide mereka saat belajar. Tanpa jaminan benar dan salah, siswa menjadi lebih aktif dan self-confidence dalam proses pembelajaran. Inti dari brainstorming adalah bahwa tidak peduli seberapa praktis sebuah ide, tampaknya tidak mengkritik ide atau mengganggu aliran pemikiran. Anggota kelompok harus mendorong dan berusaha sendiri untuk mendefinisikan ide-ide mereka. Self-confidence adalah keyakinan akan potensi diri sendiri. Orang yang self-confidenc lebih tertarik dan fokus untuk mengembangkan potensinya.