Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

"Penerapan Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa melalui Chatbot Interaktif di SMA Negeri 1 Deli Tua" Gurusinga, Mona Fitri; Ginting, Sulastri Br; Bukit, Herawati Br; Manullang, Hengki Frengki; Tinambunan, Tedty Rohaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i2.2265

Abstract

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang baru dalam pembelajaran bahasa, khususnya dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan chatbot interaktif berbasis AI sebagai media pembelajaran Untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris bagi siswa SMA Negeri 1 Deli Tua, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen., di mana siswa dibagi menjadi Penelitian ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen menerima perlakuan tertentu dalam pembelajaran bahasa Inggris, sementara kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan tersebut. Hasil dari kedua kelompok kemudian dibandingkan untuk menganalisis efektivitas metode yang digunakan dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test serta kuesioner untuk mengukur efektivitas chatbot dalam meningkatkan keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan chatbot interaktif mengalami peningkatan signifikan dalam kelancaran, pengucapan, dan kepercayaan diri dalam berbicara bahasa Inggris dibandingkan dengan siswa dalam kelompok perbandingan. Temuan ini menunjukkan bahwa chatbot berbasis AI dapat berfungsi sebagai sarana yang efektif untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris yang lebih interaktif dan disesuaikan secara personal.
Pengaruh Breathing Exercise Terhadap Level Fatigue Pada Pasien Gagal Ginjal Yang Menjalani Hermodialisa Di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua Tahun 2025 Ginting, Daniel Suranta; Manullang, Hengki Frengki; Arianto, Adi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11651

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) atau Chronic Kidnery Diseraser (CKD) adalah kondisi yang ditandai olerh pernurunan fungsi ginjal, yang berrperran pernting dalam mernjaga kerserhatan tubuh . Kerlerlahan (Fatiguer) adalah sernsasi subjerktif yang tidak mernyernangkan, merliputi perrasaan lerlah, lermah, dan pernurunan ernerrgi, dan serring mernjadi kerluhan utama bagi pasiern yang mernjalani dialisis. Hermodialisis adalah suatu berntuk terrapi yang digunakan untuk mernggantikan fungsi ginjal dalam prosers permberrsihan darah serrta pernghilangan produk sisa yang tidak diinginkan dari tubuh. Salah satu terrapi non farmakologi untuk mernurunkan kerlerlahan adalah Brerathing Exerrciser derngan latihan perrnapasan merrangsang sisterm saraf parasimpatik, yang dapat merningkatkan produksi erndorfin, mernurunkan dernyut jantung, mermperrluas kapasitas paru-paru, dan mermbuat otot-otot mernjadi lerbih rilerks yang dilakukan serlama 15 mernit .Tujuan pernerlitian ini berrtujuan untuk merngertahui Perngaruh Brerathing Exerrciser terrhadap lerverl fatiguer pada pasiern gagal ginjal yang mernjalani hermodialisa di Rumah Sakit Umum Sermbiring. Mertoder pernerlitian mernggunakan dersain pernerlitian prer-erksperrimerntal derngan pernderkatan oner group prerterst-postterst dan perngambilan samperl sercara purposiver sampling serbanyak 18 orang, serrta derngan perngolahan data mernggunakan uji wilcoxon. Alat yang digunakan adalah Lermbar obserrvasi. Hasil pernerlitian pernurunan lerverl fatiguer rerspondern serberlum perrlakuan dikertahui bahwa dari 18 rerspondern rata- rata merngalami kerlerlahan berrat derngan hasil 30.33, serdangkan rata-rata lerverl fatiguer sersudah perrlakuan yaitu 49.83 dan terrdapat perngaruh yang signifikan antara permberrian interrvernsi brerathing erxerrciser terrhadap kerlerlahan (Fatiguer) derngan hasil (p = 0,000) (a = < 0,05). Kersimpulan pernerlitian terrdapat perngaruh brerathing erxerrciser terrhadap lerverl fatiguer pada pasiern gagal ginjal yang mernjalani Hermodialisa di Rumah Sakit Umum Sermbiring
HUBUNGAN ANTARA DAERAH TEMPAT TINGGAL DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI SUMATERA UTARA Manullang, Hengki Frengki; Lubis, Fithri Handayani; Ulfah, Syafrina; Ginting, Monika Nina
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v8i1.2696

Abstract

Diarrhea is an endemic disease of significant concern in Indonesia and ranks as the second-largest cause of mortality among children under the age of five. This study aims to identify the correlation between residential location and the incidence of diarrhea in toddlers aged 24–59 months in North Sumatra Province, utilizing data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). This research used a quantitative design with a cross-sectional approach and included 3784 toddlers aged 24 to 59 months. Analysis was performed using the chi-square test. The results of the analysis showed a p-value of 0,002 (p < 0,05), indicating a strong correlation between place of residency and the incidence of diarrhea. An odds ratio (OR) of 1,670 indicates that toddlers living in urban areas are 1,670 times more predisposed to experiencing diarrhea compared to their rural counterparts. The findings underscore the necessity of considering regional context in the fight against diarrhea in North Sumatera, necessitating interventions adapted to urban and rural settings to enhance the specificity and efficacy of prevention programs aimed at lowering diarrhea incidence in toddlers.
The Effect of Health Insurance Ownership, Travel Time, and Transportation Costs on the Use of Health Facilities by Stunted Toddlers in North Sumatera Province Syafrina Ulfah; Lubis, Fithri Handayani; Manullang, Hengki Frengki
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/5evn8x84

Abstract

One of the causes of stunting is limited access to health care and essential services. Based on SKI 2023 data, there are still stunted toddlers in North Sumatera who have not used healthcare facilities in the past year since the survey was conducted. The purpose of this study was to analyze the determinants of healthcare facilities utilization in stunted toddlers in North Sumatera, focusing on the factors of health insurance ownership, travel time, and transportation costs. The study design used was cross-sectional with a sample size of 801 stunted toddlers aged 24-59 months in North Sumatera. Univariate data analysis was performed by presenting the results in the form of frequency tables, bivariate analysis using chi-square, and multivariate analysis using logistic regression. Based on the results of bivariate analysis using the chi-square test, it was found that there was no effect of health insurance ownership (p=0.059) and travel time (p=0.108), and there was an effect of transportation costs (p=0.001) on the use of healthcare facilities. Multivariate analysis using logistic regression showed that the variable of transportation costs (p=0.001) had a significant effect on the use of healthcare facilities with an Odd Ratio (OR) value of 3.894. This shows that transportation costs are still a barrier to accessing health care, especially for stunted toddlers. Therefore, a service approach through home visits could be a potential solution so that high transportation costs no longer become a barrier to accessing health services.
Hubungan Perilaku Masyarakat Tentang Kebersihan Lingkungan Dengan Tingkat Kejadian DBD Di Desa Baku Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2023 Manullang, Hengki Frengki; Arianto, Adi; Sitanggang, Antonij Edimarta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8623

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) ditemukan hampir seluruh belahan dunia terutama di negara-negara tropic dan subtropic. Kejadian demam berdarah telah meningkat secara dramatis diseluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir. Sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala dan karenanya jumlah aktual kasusdengue tidak dilaporkan dan banyak kasus salah diklasifikasikan satu perkiraan menunjukkan 390 juta infeksi dengue per tahun (interval kredibel 284-528), dimana 96 juta  (67-136 juta) bermanifestasi secara klinis. Penelitian ini bertujuan Untuk mengidentifikasi “Hubungan Perilaku Masyarakat Tentang Kebersihan Lingkungan Dengan Tingkat Kejadian DBD di Desa Baru Kec.Pancur Batu Kab. Delitua tahun 2023”. penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif, yaitu identik dengan data numerik yang bersifat objektif. Penelitian Kuantitatif merupakan jenis penelitian yang menemukan data penemuan dengan prosedur statistik secara terukur. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Baru Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang”. Hasil uji statistic chi square yang di lalukan diperoleh angka signifikan atau nilai p (value=0,002) jauh lebih rendah dari standart signifikan dari 0,05 atau menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap masyarakat dengan kejadian DBD bermakna (p a). maka dari hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan antara sikap masyarakat dengan DBD di Desa Baru Kec.Pancur Batu, Kab. Deli Serdang Tahun 2023
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE (Zingiber officinale Roscoe) PADA TIKUS PUTIH JANTAN Manullang, Hengki Frengki; Sanjaya, Angga Nugraha; Angelina, Tresia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12255

Abstract

Peradangan merupakan respons biologis alami tubuh terhadap cedera atau infeksi, yang ditandai dengan gejala seperti nyeri, panas, kemerahan, dan pembengkakan. Penggunaan obat antiinflamasi sintetis jangka panjang seringkali menimbulkan efek samping, terutama pada sistem pencernaan dan kardiovaskular. Salah satu alternatif potensial adalah penggunaan tanaman obat, seperti rimpang jahe (Zingiber officinale Roscoe), yang mengandung senyawa aktif termasuk flavonoid, alkaloid, dan gingerol, yang dikenal karena sifat antiinflamasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak etanol 96% rimpang jahe dalam mengurangi peradangan yang diinduksi karagenan pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.). Metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap digunakan. Subjek dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol negatif (1% Na CMC), kelompok kontrol positif (natrium diklofenak), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima ekstrak jahe dengan dosis 300, 400, dan 500 mg/kgBB. Data dianalisis menggunakan ANOVA Satu Arah dan dilanjutkan dengan uji post-hoc Tukey HSD. Semua kelompok perlakuan menunjukkan penurunan tingkat inflamasi, dengan dosis 500 mg/kgBB menunjukkan efek paling signifikan, sangat mirip dengan efek natrium diklofenak. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Ekstrak etanol rimpang jahe menunjukkan potensi sebagai agen antiinflamasi alami yang efektif, terutama pada dosis 500 mg/kgBB