Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kelas Ibu pasca salin dan Menyusui sebagai upaya Pemenuhan Nutrisi Rizki Amalia; Achmad Syafiuddin; Fauziyatun Nisa’; Yunik Windarti; Ulliyatul Laili; Winawati Eka Putri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6911

Abstract

Postpartum mothers really need nutrition because nutrition can affect breast milk production, postpartum recovery, and other influences on the postpartum mother's survival. If a postpartum mother experiences malnutrition, the postpartum mother can suffer from diseases such as anemia. This incident has an impact on the baby, namely that it can experience growth and development problems, young babies get sick and get infections. Recovery during the postpartum period can be accelerated by fulfilling nutrition for postpartum mothers which includes good nutrition, balanced nutrition, and increasing breast milk production. If nutritional disorders such as malnutrition, iron deficiency and anemia can inhibit wound healing. Community service activities were carried out for 1 month with 28 postpartum mothers participating in the Wonokromo subdistrict RW hall. This activity involves providing health education using power point media, LCD and leaflets about fulfilling nutrition during postpartum using the lecture and question and answer method. Measuring the level of knowledge by conducting a pre-test before providing education, followed by a post-test after providing education. The results of this community service activity showed that the level of knowledge during the pre-test was obtained with a score of 32.1%, while during the post-test the level of knowledge increased to 89.3%. The conclusion of this community service activity is that there is an increase in the knowledge of postpartum mothers in fulfilling nutrition.
Pengenalan Gangguan Makan pada Remaja Perempuan Beserta Faktor Risikonya Nur Azizah AS; Achmad Yarziq Mubarak; Yunik Windarti; Niken Adiba Nadya; Khadijah Khairul Bariyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1260

Abstract

Latar belakang: Lingkungan pesantren memiliki potensi besar dalam pengembangan umat Islam untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang tangguh, mandiri, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Namun lingkungan pesantren yang sebagian besar terdiri dari santri berusia remaja yang dianggap sebagai masa-masa pencarian identitas diri menyebabkan khususnya para remaja perempuan sangat menjaga penampilan fisiknya dan berisiko memiliki perspektif yang salah tentang body-image yang ideal dan mengalamai gangguan psikiatrik salah satunya yaitu gangguan makan. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para santriwati PP. KHA Wahid Hasyim Bangil terkait gangguan makan beserta faktor risikonya. Metode: Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan penyuluhan kepada mitra binaan yaitu santriwati PP. KHA Wahid Hasyim Bangil. Sebelum penyuluhan, dilakukan pre-test selama 10 menit untuk para peserta. Dilanjutkan dengan sesi penyuluhan dan tanya jawab kurang lebih selama 60 menit, dan setelahnya dilakukan post test selama 10 menit. Hasil pre-test dan post-test selanjutnya dinilai dan dilakukan pengolahan data dan evaluasi. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,002 sehingga nilai sig < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan terkait data pre-test dan post-test. Hal ini diartikan bahwa adanya peningkatan wawasan, pemahaman, dan adanya perubahan sikap kepada para peserta santriwati PP. KHA Wahid Hasyim Bangil dari sebelum dan pasca mengikuti sesi penyuluhan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pengenalan gangguan makan pada remaja perempuan beserta faktor risikonya di PP. KHA Wahid Hasyim Bangil telah memberikan pengaruh yang signifikan kepada para peserta yaitu berupa peningkatan wawasan perihal topik gangguan makan.
Manajemen Menyusui Pada Ibu Bekerja Laili, Uliyatul; Nisa', Fauziyatun; Windarti, Yunik; Amalia, Rizki; Sari, Paramita
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i2.140

Abstract

Pelaksanaan program ASI Eksklusif masih mengalami kendala salah satunya karena ibu nifas harus kembali bekerja sebelum bayinya berusia 6 bulan. Di Indonesia jumlah perempuan yang bekerja sebanyak 52,74 juta jiwa. Permasalah ini juga terjadi di wilayah Kelurahan Kebonsari. Selain itu, juga banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan ibu dalam pelaksanaan ASI yaitu faktor hormonal, nutrisi ibu serta faktor psikologis. Oleh karena itu, ibu yang bekerja harus memahami bagaimana cara untuk tetap dapat pemberian ASI pada bayi sampai dengan 6 bulan secara eksklusif. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah untuk menambah pengetahuan serta ketrampilan ibu menyusui tentang cara memompa, menyimpan dan memberikan ASI perah pada bayi. Kegiatan PKM ini dilakukan di Wilayah Kebonsari RW 1 Kecamatan Jambangan Surabaya. Sasaran pada kegiatan ini adalah kader Kesehatan dan ibu menyusui sebanyak 32 orang. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab serta memberikan pelatihan kepada kader kesehatan dan ibu menyusui tentang cara memerah dan memberikan ASI perah. Tingkat pengetahuan ibu menyusui dan kader Kesehatan diukur Pre dan post pemberian edukasi dengan menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa ibu menyusui dan kader Kesehatan mempunyai tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi tentang manajemen ASI Perah yang meliputi cara memompa, menyimpan dan cara memberikan kepada bayi. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi Sebagian pengetahuannya kurang yaitu sebesar 62,5% sedangkan hasil post test Sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebesar 81,3% sehingga ada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu menyusui dan kader tentang manajemen ASI Perah. Sehingga diharapkan Ibu menyusui dapat melaksanakan manajemen ASI Perah dengan dukungan dari kader Kesehatan, keluarga dan lingkungan.
Sosialisasi Pentingnya Protokol Kesehatan Pada Ibu Hamil dan Bidan Dalam Pelaksanaan Antenatal Care Novianti, Hinda; Abidah, Siska Nurul; Windarti, Yunik
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i1.326

Abstract

Kunjungan ANC mulai beranjak naik di awal tahun 2022, sejak kasus covid berangsur menurun. Hal ini memicu fenomena  kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan mulai diacuhkan. Padahal tidak bisa dipungkiri masih ada angka kejadian covid maupun penyakit lain yang ditularkan melalui virus yang bisa mengganggu kesehatan ibu dan janin, sebab ibu hamil lebih beresiko 2 kali lipat lebih tinggi terpapar virus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu dan bidan  agar tidak lalai dalam menjaga kebersihan dan memutus mata rantai penularan covid dan penyakit lain yang menular oleh virus dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi secara langsung kepada ibu hamil dan bidan di PMB Lastakningsih pada bulan Februari-April 2022, serta diberikan leaflet yang berisi tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan. Ibu hamil dan bidan diberikan kuesioner pretest dan posttest,  untuk mengukur tingkat pemahaman peserta.peserta berjumlah 42 orang. Hasil pretest yang berpengetahuan baik 62%, hasil posttest pengetahuan baik 90,4%. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan kemampuan dan pengetahuan ibu hamil dan bidan dalam memahami dan mentaati protokol kesehatan sehingga tidak terjadi peningkatan angka kesakitan dan kematian pada  ibu dan janin. Pemberian edukasi ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan terutama bagi ibu hamil.
Pemberdayaan Kader Terkait Edukasi Pendampingan Keluarga Ibu Pasca Salin Melalui Buku KIA Amalia, Rizki; Nisa, Fauziyatun; Laili, Uliyatul; Windarti, Yunik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11344

Abstract

Abstract (Tahoma, 9pt Bold) One of the main priorities of health development in Indonesia is maternal and child health. Post-natal care is one of the most critical stages but never gets special attention. The purpose of this community service is to increase the empowerment of cadres in the use of KIA books. This activity was carried out in Waru, Sidoarjo. The training participants were 30 cadres. In this activity, cadre empowerment was carried out to re-deliver material and train cadre mothers on how to optimize the MCH book in the postpartum section. This community service method is in the form of pre and post counseling on the use of postnatal MCH book to detect postnatal danger signs, followed by MCH book screening training using a questionnaire. The results of this community service are that the level of cadre assistance before being given education and training is mostly lacking, namely 55%, while after being given training empowerment 87%. After being given assistance, all cadres are able to understand the use and recording of the MCH book in the postpartum section, and there is a lot of health information in the MCH book. Keywords: Empowerment, postpartum, cadres, MCH book
Edukasi Pijat Relaksasi Dan Pijat Oksitosin Pada Ibu Pasca Melahirkan Di Phitsanulok Thailand Windarti, Yunik; Amalia, Rizki; Laili, Uliyatul; Nisa', Fauziatun; Sari, Paramita
Jurnal ABDIRAJA Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v8i1.3781

Abstract

Masyarakat binaan Universitas Naresuan berada di wilayah Phitsanulok Thailand. Permasalah yang dihadapi adalah rendahnya pemberian ASI eksklusif dan belum pernah mengenal asuhan komplemneter dalam masa nifas. Ibu nifas tidak pernah mendapatkan edukasi tentang asuhan komplementer seperti pijat pada masa nifas untuk menstimulasi ASI. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk mengedukasi dan pelatihan tentang pijat relaksasi dan pijat oksitosin pada masa setelah melahirkan. Metode kegiatan dengan memberi paparan asuhan untuk mengenalkan pijat oksitosin dan relaksai, kemudian memberi pelatihan pijat oksitosin dan pijat relaksasi. Sasaran kegiatan adalah tenaga kesehatan dan ibu pasca melahirkan sebanyak 21 orang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2024 di Thailand. Evaluasi menggunakan questioner pre dan post kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa dari 21 peserta, diketahui terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan yaitu dari 9,52% menjadi 85,71% tentang pijat oksitosin. Peningkatan pemahaman tentang pijat relaksasi dari 9,52% naik menjadi 80,95%. Penerapan pemijatan pada ibu nifas ini akan mengurangi terjadinya tekanan psikologis ibu dan memperlancar ASI.
The Effect Of The Implementation Of Puerperium Intensive Care On Exclusive Breastfeeding Yunik Windarti; Rizki Amalia
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.402

Abstract

Exclusive breastfeeding is one of programs that grabs attention, where it is known that its achievements have never been successful according to the target that has been announced by the Indonesian government. Intensive care it is hoped that it will encourage mothers to provide exclusive breastfeeding. The aim to analyze effect of puerperium intensive care on the achievement of exclusive breastfeeding. Quasi experimental design, nonequivalent control group. Independent variables puerperium intensive care, dependent variable exclusive breastfeeding. Population of post-partum mothers using incidental sampling for 6 months in Wonokromo, instrument a questionnaire. Analyzed using chi-square test. Of the 31 respondents who received puerperium intensive care, most (58.06%) gave exclusive breastfeeding, of the 31 respondents who did not receive puerperium intensive care, most (67.74%) did not provide exclusive breastfeeding. The p value = 0.041 <α = 0.05 means there is an effect of puerperium intensive care on the achievement of exclusive breastfeeding
Differences In The Length Of Labor Stage II On Upright Position and Recumbent Position Lailatul Khusnul Rizki; Yunik Windarti
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.534

Abstract

The delivery process is determined by several factors that influence it, one of which is from the mother and fetus side (Psychology, Power, Passage, Passanger, Position and Placenta). Childbirth can proceed normally (Euthocia) if these factors are met properly. This type of research is an observational study using a comparative study and a cross sectional approach, namely observing the position of labor (upright position and recumbent position) and observing the duration of second labor. The population in this study were mothers who gave birth at PMB Sari Nurhayati. The sampling technique used purposive sampling. The results of the Mann Whitney test analysis showed ρ value of 0.009 (ρ <0.05), which means that there is a significant difference between the upright position and the recumbent position. The average length of time II in the upright position was 11.3 minutes, while in the recumbent position group was 19.7 minutes.
Acupressure Effectiveness and Yoga Exercises To Reduce Menstrual Pain Yasi Anggasari; Yunik Windarti
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i2.844

Abstract

Women of reproductive age more often use pharmacological therapy to treat dysmenorrhea. The aim of this study was to analyze the acupressure therapy sanyinjiao and Hegu with yoga exercises to reduce dysmenorrhea. This research involved 40 respondents, Definition in this study using two intervention groups, namely group therapy technique of acupressure and yoga exercise group. The results of statistical tests showed that the acupressure group experienced a significant decrease in pain scale, namely 3.35 compared to the yoga exercise group, which only experienced a decrease of 2.05 while the average value of the difference after acupressure and yoga exercise was -1.3 and Mann Whitney obtained p value = 0.001. So it was found that there was an average difference in group 1 and group 2 after the intervention where the yoga exercises Action was more effective than Acupressure in reducing dysmenorrhea.
Optimization of MCH Book Filling in the Implementation of Formula 6 Postpartum Visitation Amalia, Rizki; Windarti, Yunik
Jurnal Midpro Vol. 12 No. 1 (2020): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v12i1.135

Abstract

Background : Utilization of MCH Handbook in Paciran Health Center is not maximal. Postpartum mothers have MCH books but consider MCH books only for pregnant women and toddlers so that in the postpartum maternal health column is still empty , the majority of postpartum mothers ignore the importance of postpartum visits, do not conduct postpartum control visits national program policy for postpartum visits there are 3 times namely Formula 6 Postpartum : 6-8 hours post partum, 6 days post partum, 6 weeks post partum.Objective: Analize optimizing filled MCH book on postpartum mother columns to make the program successful formula 6 Method: The type of research used was qualitative. The population of this study were all midwives who lived in the working area of a Paciran Community Health Center,  totaling 30 people, all of whom were subjected to the study (total population). The variable in this study is a single variable, the midwife in filling this MCH Handbook uses a written questionnaire, the measurement scale uses an ordinal scale, with criteria of supporting, neutral, refusing, then tabulating the data.The results of the study illustrate that 13 midwives (43, 33%) were supportive, 6 midwives ( 200 %) were neutral and 11 midwives (36.67%) were resistant. While in the completeness of filling MCH books, none (0%) of MCH books are completely filled in accordance with the technical guidelines for the use of MCH books by the Indonesian Ministry of Health .