Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemberdayaan Siswa Sekolah Perempuan SAPA MAMA melalui Inovasi Olahan Pisang sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi dan Pencegahan Stunting Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Nugraheni, Reny; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cprf7490

Abstract

SAPA MAMA Desa Bareng dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi sekaligus mendukung pencegahan stunting. Kegiatan ini berangkat dari kondisi masyarakat Desa Bareng yang memiliki potensi pisang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar sehingga nilai ekonominya rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu penyuluhan gizi dan kewirausahaan, pelatihan teknis pembuatan tepung pisang, snack bar pisang, dan cookies pisang, serta pendampingan praktik produksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan praktik, serta uji organoleptik terhadap produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai gizi, diversifikasi pangan, dan peluang usaha, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 76,8%. Keterampilan teknis peserta juga meningkat dari kategori “cukup” menjadi “sangat baik” dalam seluruh aspek pengolahan. Uji organoleptik menunjukkan semua produk diterima dengan baik, dengan cookies pisang mendapat skor tertinggi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi kewirausahaan peserta. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan nilai tambah pisang lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan upaya pencegahan stunting. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi berkelanjutan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan muda pedesaan.
Hubungan Asupan Protein Ikan Sebagai Pencegahan Stunting pada Balita Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Mayhimamia, Arrsillaufiatma; Zuliana, Ni’matu; Jayanti, Krisnita Dwi; Wismaningsih, Endah Retnani; Hidayat, Andra Dwitama; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1525

Abstract

Kondisi gagal tumbuh yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak disebut stunting. Balita stunting mempunyai postur tubuh yang lebih rendah. Asupan Protein merupakan salah satu zat yang dapat mempengaruhi terjadinya pertumbuhan yang buruk. Salah satu sumber makanan yang kaya protein adalah Ikan. Di Kabupaten Lamongan, jumlah balita stunting lebih banyak ditemukan di wilayah non-pesisir dibanding di pesisir. Penelitian ini mempunyai tujuan menganalisis hubungan asupan protein ikan pada balita di pesisir dan non-pesisir. Metode menggunakan survey analitik dengan desain cross-sectional study, Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 90 balita. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan uji statistik Chi-Square, nilai P-Value sebesar 0,002 (<0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan asupan protein ikan dan kejadian stunting pada balita di wilayah pesisir dan non pesisir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi ikan pada balita di wilayah pesisir dan non-pesisir dalam pencegahan stunting.
GAMBARAN HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT AJI MUHAMMAD PARIKESIT KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA : HIPERTENSI Jayanti, Krisnita Dwi; Wismaningsih, Endah Retnani; Oktaviasari, Dianti Ias; Ardila, Ninda Mulya Ike; Pujiastutik, Yanuar Eka; Nurkhalim, Ratna Frenty; Kurniasari, Mia Ashari; Fatria, Anindia Diva Putri; Nurcahyati, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28903

Abstract

Dukungan dari keluarga merupakan kegiatan keluarga yang utama bertujuan untuk mencapai kondisi tekanan darah terkontrol optimal. Dukungan  dari keluarga bisa diupayakan pada kegiatan dukungan emosional, penghargaan, instrumental serta informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di RSUD Aji Muhammad Parikesit Kabupaten Kutai Kartanegara. Desain penelitian dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif korelasional memakai pendekatan cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan penyakit hipertensi di poli jantung RS Aji Muhammad Parikesit pada Periode Tahun 2022 yaitu berjumlah 564 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 responden. Penelitian ini dilakukan di Poli Jantung  Rumah Sakit Aji Muhammad Parikesit       Kabupaten Kutai Kartanegara. Waktu  Pelaksanaan penelitian ini yaitu pada bulan Februari – Maret 2023. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dan wawancara langsung selanjutnya dianalisis dengan uji Chi Square test dengan signifikan a = 0,05. Hasil penelitian yaitu responden banyak yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 70,5%, Pendidikan responden paling banyak SMA sebasar 48,24%, usia yang paling banyak 35-45 tahun sebesar 65,9%, serta ada hubungan kepatuhan minum obat dengan dukungan keluarga (p=0,000).  Kesimpulan penelitian ini yaitu dukungan keluarga terdapat hubungan erat dengan kepatuhan minum  obat. Sebaiknya petugas kesehatan dapat meningkatkan tugas keluarga dalam bidang kesehatan dengan memberikan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan komplikasi dari hipertensi dan pentingnya pengobatan rutin.
Pemberdayaan Siswa Sekolah Perempuan SAPA MAMA melalui Inovasi Olahan Pisang sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi dan Pencegahan Stunting Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Nugraheni, Reny; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cprf7490

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat melalui inovasi olahan pisang di Sekolah Perempuan SAPA MAMA Desa Bareng dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi sekaligus mendukung pencegahan stunting. Kegiatan ini berangkat dari kondisi masyarakat Desa Bareng yang memiliki potensi pisang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar sehingga nilai ekonominya rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu penyuluhan gizi dan kewirausahaan, pelatihan teknis pembuatan tepung pisang, snack bar pisang, dan cookies pisang, serta pendampingan praktik produksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan praktik, serta uji organoleptik terhadap produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai gizi, diversifikasi pangan, dan peluang usaha, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 76,8%. Keterampilan teknis peserta juga meningkat dari kategori “cukup” menjadi “sangat baik” dalam seluruh aspek pengolahan. Uji organoleptik menunjukkan semua produk diterima dengan baik, dengan cookies pisang mendapat skor tertinggi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi kewirausahaan peserta. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan nilai tambah pisang lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan upaya pencegahan stunting. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi berkelanjutan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan muda pedesaan.
Pelatihan Dan Pendampingan Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Program D’next: Transformasi Digital Desa Margopatut Kurniasari, Mia Ashari; Oktaviasari, Dianti Ias; Hidayat, Andra Dwitama; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yt4yzg96

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang berdampak besar terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Di Desa Margopatut, Kabupaten Nganjuk, fenomena ini masih sering terjadi terutama pada keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat, khususnya remaja dan ibu PKK, dalam pencegahan pernikahan dini melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan berbasis transformasi digital D’NEXT. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 11,2%, terutama pada indikator pemahaman faktor penyebab pernikahan dini (17%) dan dampak sosial-kesehatan (13%). Peserta juga melanjutkan kegiatan edukasi di wilayahnya masing-masing secara mandiri dengan dukungan PKH dan pemerintah desa. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membangun kapasitas kader desa untuk menjadi agen perubahan. Melalui penguatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi remaja, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3 dan ke-5, yaitu kehidupan sehat dan kesetaraan gender
Assessment of Kitchen Feasibility Based on Hygiene–Sanitation Aspects and Food Microbiological Quality at Nutrition Fulfillment Service Units (SPPG) in Kediri Regency, East Java, Indonesia Yuliandari, Susi; Oktaviasari, Dianti Ias; Fahmi, Mohamad Anis
Ficco Public Health Journal Vol. 2 No. 03 (2025): December 2025
Publisher : Ficco Scientific Corner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Food safety is a crucial aspect in the implementation of nutrition fulfillment services. Kitchens at the Nutrition Fulfillment Service Units (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG) play an important role in providing safe, high-quality, and consumable food. This study aimed to assess kitchen feasibility based on hygienic–sanitation aspects and the microbiological quality of food at SPPG in Kediri Regency, East Java, Indonesia. Methods: This study employed a descriptive observational design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of all SPPG operating in Kediri Regency, selected using a total sampling technique. Data were collected through direct observation using a hygienic–sanitation checklist, short interviews, and microbiological examination of ready-to-eat food, including Total Plate Count (TPC), Escherichia coli, and Salmonella sp. Data were analyzed descriptively and compared with applicable standards. Results: The average hygienic–sanitation score of SPPG kitchens was 77%, which was categorized as feasible. The lowest scoring aspect was food handlers’ hygiene, which had not yet optimally met the required standards. Microbiological analysis indicated that all food samples met food microbiological quality standards, with TPC values below the permissible limits and no contamination by E. coli or Salmonella sp. detected. Conclusion: SPPG kitchens in Kediri Regency are generally feasible based on hygienic–sanitation aspects and microbiological food quality. However, improvements in food handlers’ hygiene through continuous training and supervision are necessary to ensure food safety. 
Integrasi Arisan Telur dan Ternak Ayam Petelur untuk Pencegahan Stunting Balita Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Nugraheni, Reny; Nurkhalim, Ratna Frenty
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 6, No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v6i4.12646

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem among under-five children, closely associated with inadequate intake of animal-based protein and limited access to nutritious food at the household level. In Bareng Village, Sawahan District, Nganjuk Regency, data from Posyandu Mambang in 2025 revealed 12 stunted children, 37 undernourished children, and 22 children with no weight gain, accompanied by low egg consumption. This community service program aimed to improve the availability and intake of animal protein among under-five children by utilizing local potential through small-scale household laying-hen farming integrated with an egg-sharing (arisan telur) mechanism at Posyandu Mambang. The program was implemented from March to November 2025 using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach, including training on laying-hen management, distribution of laying hens to target families, and optimization of the egg-sharing system. Evaluation results showed that the average weekly egg consumption among children increased from 1.1 eggs at baseline to 2.4 eggs in October 2025 and reached 3.2 eggs by November 2025. The proportion of children consuming at least three eggs per week increased from 16% to 68%. In addition, the program enhanced the knowledge and skills of families and community health volunteers in poultry management and nutrition education. In conclusion, integrating an egg-sharing system with household laying-hen farming based on local resources is effective in gradually and sustainably increasing animal protein intake among under-five children and has the potential to support stunting prevention efforts in rural areas.