Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Effectiveness Of Ginger Aromatherapy On Nausea And Vomiting In Pregnant Women As A Preventive Effort Against Stunting : An Experimental Study Suminar, Erni Ratna; Nurfita, Nisa Rizki; Nurhasanah, Nurhasanah; Aliah, Nur; Fathiyyatussabillah, Fathiyyatussabillah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.23139

Abstract

Latar Belakang : Mual muntah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada     trimester pertama. Di Indonesia jumlah ibu hamil trimester 1 yang melakukan kunjungan     K1 sebanyak 4.873.441 ibu hamil dan sekitar 2.436.721 ibu hamil atau sekitar 50% ibu mengalami mual muntah pada kehamilan. Dampak dari mual muntah sangat    berpengaruh terhadap penambahan berat badan saat hamil, hal tersebut berhubungan dengan jumlah asupan makanan yang akan diterima janin. Penambahan berat badan dan status gizi ibu hamil berhubungan dengan kejadian stunting.  Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Aromaterapi Jahe Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting di Wilayah Harjamukti Kota Cirebon.Metode penelitian : Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Pre eksperimen one group  pretest posttest design dengan pengambilan sampel purposiv sampling dan analisis uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu  hamil di wilayah Harjamukti Kota Cirebon sebanyak 162. Dengan  jumlah sample 44 orang.Hasil penelitian Skor mual muntah sebelum diberikan aromaterapi jahe sebanyak 24 orang ibu hamil (55%) mengalami mual muntah sedang dengan rentang skor  8-11, sehingga setelah diberikan aromaterapi jahe menjadi menurun sebanyak 23 orang ibu hamil (52%) mengalami mual muntah ringan dengan rentang skor 4-7. Didapat nilai Sig. (2-tailed) = 0.000 dengan nilai α = 0,05.Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi jahe terhadap skor mual muntah pada      ibu hamil di wilayah Harjamukti Kota Cirebon ada pengaruh efektifitas aromaterapi.Saran : Diharapkan bidan dan tenaga kesehatan lain dapat menerapkan aromaterapi jahe dalam menangani mual muntah pada ibu hamil sebagai terapi non farmakologi dalam pencegahan stunting. Kata Kunci : Mual, Muntah, Ibu Hamil, Aromaterapi Jahe ABSTRACT Background : Nausea and vomiting are among the most common discomforts experienced by pregnant women during the first trimester. In Indonesia, the number of first-trimester pregnant women attending their first antenatal visit (K1) is 4,873,441, and approximately 2,436,721 (around 50%) of them experience nausea and vomiting during pregnancy. Nausea and vomiting can significantly affect maternal weight gain during pregnancy, which is closely related to the amount of nutritional intake received by the fetus. Maternal weight gain and nutritional status are strongly associated with the incidence of stunting. This study aimed to determine the effectiveness of ginger aromatherapy in reducing nausea and vomiting among pregnant women as a strategy to prevent stunting in the Harjamukti area, Cirebon City.In this research, This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sampling technique used was purposive sampling, and data were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The study population consisted of 162 pregnant women in the Harjamukti area of Cirebon City, with a total sample of 44 respondents..  The results of research, Before the administration of ginger aromatherapy, 24 pregnant women (55%) experienced moderate nausea and vomiting with a score range of 8–11. After the intervention, the number decreased, with 23 pregnant women (52%) experiencing mild nausea and vomiting with a score range of 4–7. Statistical analysis showed a significance value of Sig. (2-tailed) = 0.000 with α = 0.05.The findings indicate that ginger aromatherapy has a significant effect on reducing nausea and vomiting scores among pregnant women in the Harjamukti area, Cirebon City. This demonstrates the effectiveness of ginger aromatherapy as a complementary intervention. Midwives and other healthcare providers are encouraged to implement ginger aromatherapy as a non-pharmacological approach to manage nausea and vomiting in pregnant women, thereby contributing to stunting prevention efforts. Keyword : Nausea, Vomiting, Pregnant Women, Ginger Aromatherapy
Factors Influencing The Implementation Of “Isi Piringku” Complementary Feeding For Infants Aged 6–23 Months In The Prevention Of Stunting Aliah, Nur; Suminar, Erni Ratna; Nurfita, Nisa Rizki; Nurani, Siti; Fadila, Zahra
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.23097

Abstract

 Latar Belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar. Stunting disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis. Pemberian MPASI isi piringku pada bayi 6-23 bulan dapat menjadi jalan keluar untuk mengatasi stunting jika diaplikasikan sesuai dengan pedoman yang benar. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi dalam pemberian MPASI isi piringku pada bayi 6-23 bulan. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional dan pengambilan sampel dengan accidental sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi 6-23 bulan di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sebanyak 346 orang, dengan jumlah sampel 114 orang.Hasil analisis data dengan uji chi square didapatkan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, jumlah anak, pendapatan keluarga dan media informasi dengan pemberian MPASI isi piringku. p-value pengetahuan (0,000), jumlah anak (0,008), pendapatan keluarga (0,000) dan media informasi (0,000).Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian MPASI sesuai pedoman isi piringku pada ibu dengan bayi usia 6–23 bulan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jumlah anak (paritas), pendapatan keluarga, paparan media informasi, serta pengetahuan ibu. Saran: Diharapkan agar tenaga kesehatan dan kader posyandu meningkatkan edukasi gizi kepada ibu melalui penyuluhan maupun media informasi yang mudah dipahami.  Kata Kunci : Faktor-Faktor; MPASI; Isi Piringku; Bayi; Stunting.  ABSTRACT Background: Stunting is a growth and developmental disorder in children caused by chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by a child’s length or height being below the standard. Stunting occurs due to prolonged inadequate nutritional intake resulting from the provision of food that does not meet nutritional requirements. It has the potential to hinder brain development, with long-term consequences such as cognitive delays, low learning capacity, and an increased risk of chronic diseases. The implementation of complementary feeding based on the “Isi Piringku” guidelines for infants aged 6–23 months can serve as an effective strategy to prevent stunting when applied appropriately.The objective of this study is to identify the factors that influence the implementation of complementary feeding based on the “Isi Piringku” guidelines among mothers with infants aged 6–23 months.The research employed a correlational analytic method with a cross-sectional approach, and the sampling technique used was accidental sampling. The study population consisted of all mothers with infants aged 6–23 months in the Harjamukti District, Cirebon City, totaling 346 individuals, with a sample size of 114 respondents.The results of data analysis using the Chi-square test showed a significant relationship between knowledge, number of children, family income, and information media with the practice of complementary feeding based on the “Isi Piringku” guidelines. The p-values were as follows: knowledge (0.000), number of children (0.008), family income (0.000), and information media (0.000).Conclusion: The results of the study indicate that the implementation of complementary feeding in accordance with the “Isi Piringku” (My Plate) guidelines among mothers with infants aged 6–23 months is influenced by several factors, including the number of children (parity), family income, exposure to information media, and maternal knowledge.Suggestion: It is recommended that healthcare workers and posyandu (community health post) cadres enhance nutrition education for mothers through counseling sessions and easily understandable information media. Keyword : Factors; MPASI; Isi Piringku; Baby; Stunting.
Knowledge Of Balanced Nutrition And Nutritional Status Of Pregnant Women In Efforts To Prevent Stunting Aliah, Nur; Ratnasari, Eka; Nurhasanah, Nurhasanah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i8.17183

Abstract

Latar Belakang : Gizi ibu waktu hamil sangat penting untuk pertumbuhan janin yang dikandungnya. Pada umumnya, ibu hamil dengan kondisi kesehatan yang baik yang tidak ada gangguan gizi pada masa pra-hamil maupun saat hamil, akan menghasilkan bayi yang lebih besar dan lebih sehat daripada ibu hamil yang kondisinya memiliki gangguan gizi. Kurang energi kronis akan menyebabkan lahirnya anak dengan bentuk tubuh stunting. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan sikap dan tindakan seorang ibu dalam pemilihan makanan yang sehat bagi balita dapat dilakukan dengan program kesehatan masyarakat salah satunya dengan memberikan pendidikan kesehatan yaitu melalui penyuluhan kesehatan ataupun edukasi.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang dan menganalisia hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi ibu hamil. Penelitian dilakukan di wilayah Kampung Adat Argasunya Kota Cirebon selama bulan Januari-Agustus 2024.Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini akan melihat masing-masing variabel dan selanjutnya dilakukan uji Pearson Chi-Square untuk menjawab hipotesis penelitian, ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil trimester I-III di wilayah Kampung Adat Argasunya Kota Cirebon. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan bantuan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi ibu hamil diperoleh p-value = 0,500 (≥ 0,05).Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi ibu hamil.Saran: Gizi ibu pada saat hamil sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembnagan janin selama di dalam kandungan. Status gizi ibu hamil dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi. Perilaku ibu dalam pemilihan bahan makanan yang benar dapat diperoleh dari pengetahuan. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan sikap dan tindakan seorang ibu dalam pemilihan makanan yang sehat dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan yaitu melalui penyuluhan kesehatan ataupun edukasi. Akan tetapi di berbagai tempat tertentu perilaku ibu hamil juga dipengaruhi oleh adat istiadat serta keyakinan akan mitos yang masih kental di wilayah tersebut. Oleh karena itu, penting kiranya agar tenaga kesehatan dapat bersinergi dengan tokoh masyarakat untuk meluruskan mitos yang dapat merugikan bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya. Kata kunci: Gizi seimbang, Kehamilan, Pengetahuan, Status gizi ABSTRACT Background: Maternal nutrition during pregnancy is very important for the growth of the fetus she is carrying. In general, pregnant women with good health conditions who do not have nutritional disorders during pre-pregnancy or during pregnancy will produce bigger and healthier babies than pregnant women who have nutritional disorders. Chronic energy deficiency will cause the birth of children with stunted body shapes. Increasing knowledge and awareness of a mother's attitude and actions in choosing healthy food for toddlers can be done through public health programs, one of which is by providing health education, namely through health counseling or education.Research Objectives: This research aims to determine the knowledge of pregnant women about balanced nutrition and analyze the relationship between knowledge about balanced nutrition and the nutritional status of pregnant women. The research was conducted in the Argasunya Traditional Village area, Cirebon City during January-August 2024.This research method is analytical research with a cross sectional approach. This research will look at each variable and then carry out the Pearson Chi-Square test to answer the research hypothesis, that there is a relationship between knowledge about balanced nutrition and nutritional status. This research was conducted on pregnant women in the I-III trimester in the Argasunya Traditional Village area, Cirebon City. The sampling technique used was Accidental Sampling. The data analysis technique used is univariate and bivariate analysis with the help of SPSS. The research results showed that knowledge about balanced nutrition and the nutritional status of pregnant women obtained p-value = 0.500 (≥ 0.05).The conclusion of this study is that there is no relationship between knowledge about balanced nutrition and the nutritional status of pregnant women. Kata kunci: balanced nutrition, pregnancy, knowledge, nutritional status
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TIDAK TERLAKSANA SISTEMATIS PROSEDUR AKUNTANSI PADA UKM DI DESA KOTA PARI Aliah, Nur; Rizkina, Miftha; Adiman, Sumardi; Ramadani, Mutiara
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2551-2558

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Sumatera Utara, dengan fokus pada para pelaku UKM.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan yang dilakukan oleh para pelaku UKM di desa tersebut dan mengidentifikasi alasan di balik tidak diterapkannya prosedur akuntansi yang sistematis serta strategi untuk mengatasi masalah pencatatan keuangan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait, observasi, dan dokumentasi dari para informan. Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif. Penelitian ini mempertimbangkan faktor-faktor seperti persepsi, motivasi, literasi keuangan, dan peran lembaga pendidikan tinggi.Hasilnya menunjukkan bahwa pencatatan keuangan yang dilakukan oleh pelaku UKM sangat sederhana dan tidak mengikuti prosedur akuntansi yang sistematis, dengan pencatatan yang dilakukan secara manual pada buku tulis atau buku double folio yang hanya mencatat penerimaan dan pengeluaran. Alasan utama tidak diterapkannya prosedur akuntansi yang sistematis adalah persepsi pelaku usaha yang menganggap pembukuan sesuai prosedur akuntansi tidak penting.Hal ini berdampak pada motivasi mereka yang rendah untuk berkembang. Selain itu, rendahnya literasi keuangan, yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, juga merupakan faktor penyebab. Peran perguruan tinggi dalam memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pelaku usaha belum maksimal.Untuk mengatasi masalah pencatatan keuangan pada UKM, disarankan adanya pelatihan berkala dan pendampingan hingga para pelaku usaha mampu mencapai standar pencatatan yang diharapkan.
ANALISIS PENERIMAAN DAN RESTITUSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA KANWIL DJP SUMATERA UTARA I Rizkina, Miftha; Aliah, Nur; Adiman, Sumardi; Dewi Maharani, Juana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2938-2943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerimaan serta restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN), penerimaan PPN, serta hubungan antara restitusi PPN dan penerimaan PPN. Penelitian dilakukan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumut I.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, namun dengan jenis data kualitatif. Sumber data utama dan tambahan yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kanwil DJP Sumut I telah melaksanakan restitusi PPN sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PENGARUH OPINI AUDIT DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS AUDIT:STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN JASA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2023. Sarina Br. Barutu, Desy; Franita, Riska; Aliah, Nur
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.3252-3258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh opini audit dan corporate governance terhadap kualitas audit; penelitian empiris ini berfokus pada perusahaan jasa yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2023. Pada penelitian ini, istilah corporate governance disingkat menjadi CG. Opini audit dianalisis berdasarkan kategori opini audit yang dikeluarkan oleh auditor independen, sementara  CG dievaluasi melalui implementasi meliputi kepemilikan institusional, komite audit dan dewan komisaris independen. Kualitas audit diukur menggunakan Ukuran KAP yaitu Big Four Non Big Four.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dan menggunakan jenis data sekunder . Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik sebagai metode analisis. Sampel yang digunakan dalam Penelitian ini mencakup 26 perusahaan subsektor property real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan metode purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Opini audit berpengaruh terhadap kualitas audit. Kepemilikan institusional berpengaruh negatif, Komite Audit berpengaruh positif, Dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kualitas audit.
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH DI KOTA MEDAN Adiman, Sumardi; Rizkina, Miftha; Aliah, Nur; Dewi Maharani, Juana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2722-2733

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penerimaan pajak hotel yang akan memberikan kontribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yang mana dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data yang diterima. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan dokumentasi berupa target dan realisasi penerimaan pajak hotel.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi pajak hotel kota medan tahun 2020-2022 tergolong ke dalam kriteria sangat kurang. Hal tersebut dapat diloihat dari hasil perhitungan kontribusi penerimaan pajak hotel dikota medan yaitu pada tahun 2020 sebesar 0,04%, tahun 2021 sebesar 0,04% dan pada tahun 2022 sebesar 0,06% yang mana pada tabel kontribusi meunjukkan bahwasanya hasil tersebut menunjukkan kriteria yang sangat kurang.