Claim Missing Document
Check
Articles

Found 45 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Standard Operating Procedure Tindakan Korektif dan Preventif CV Milyarda Berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 10.2.1 Menggunakan Metode Business Process Management Aulia, Shafaa Budi; Widaningrum, Sri; Safrudin , Yunita Nugrahaini
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas dan kepuasan pelanggan adalah kunci utama dalam mempertahankan keberlanjutan dan meningkatkan keunggulan kompetitif sebuah organisasi di pasar yang kompetitif. Menghadapi tantangan dalam menghadapi temuan ketidaksesuaian dan mengimplementasikan tindakan korektif terhadap keluhan, CV. Milyarda, perusahaan yang bergerak dalam produksi hijab, mengidentifikasi kebutuhan akan Standard Operating Procedure (SOP) yang efektif dan terintegrasi. SOP ini dirancang untuk memfasilitasi organisasi dalam mengelola temuan ketidaksesuaian mengembangkan SOP, secara CV. sistematis. Milyarda Dengan berupaya mengoptimalkan proses produksi, kepuasan pelanggan dan evaluasi kinerja, serta mengimplementasikan tindakan korektif yang efisien dan tepat waktu. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk secara proaktif mengidentifikasi dan mengatasi masalah, meminimalkan ketidaksesuaian produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Implementasi SOP Tindakan Korektif dan Preventif ini didasarkan pada kerangka kerja yang disarankan oleh ISO 9001:2015, khususnya Klausul 10.2.1 yang menuntut organisasi untuk secara aktif mengidentifikasi dan mengoreksi ketidaksesuaian yang terdeteksi. Dengan mengikuti standar ISO 9001:2015, CV. Milyarda dapat lebih efektif dalam mengelola ketidaksesuaian dan meningkatkan efisiensi operasional. SOP tindakan korektif yang dikembangkan memungkinkan perusahaan untuk melaksanakan tindakan korektif atau evaluasi dengan lebih sistematis, menetapkan standar pengukuran yang jelas, dan secara kontinu melakukan perbaikan atas ketidaksesuaian yang ditemukan dalam operasionalnya. Kata Kunci : Peningkatan Kualitas, Standard Operating Procedure (SOP), Tindakan Korektif dan Preventif, ISO 9001:2015.
Usulan Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) Pemilihan Vendor Berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 8.4.1 Menggunakan Metode Business Process Improvement Pada CV Emiratees Untuk Meminimalisir Keluhan Pelanggan Abdi , Luthfi Moulya; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Istilah ini merujuk kepada jenis usaha dengan skala kecil hingga menengah yang umumnya memiliki ciri khas berupa aset, omset, dan karyawan yang terbatas. CV Emiratees merupakan salah satu UMKM yang berada di kota Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 2012. CV Emiratees bergerak di bidang pakaian yang berfokus memproduksi berbagai jenis pakaian seperti t-shirt, jaket, hoodie, tas, topi serta aksesoris. Pada e-commerce yang dimiliki oleh CV Emiratees terdapat beberapa keluhan pelanggan yang salah satunya disebabkan oleh kualitas bahan yang tidak konsisten. Yang dimana permasalahan ini disebabkan karena CV Emiratees belum memiliki sebuah standard yang mengatur tentang mekanisme dalam pemilihan vendor. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang sebuah standard mekanisme dalam pemilihan vendor yang sesuai dengan requirement ISO 9001:2015 klausul 8.4.1. Dalam merancang standard mekanisme dalam pemilihan vendor akan menggunakan metode business process improvement (BPI). Hasil rancangan mekanisme dalam pemilihan vendor akan berupa SOP pemilihan vendor yang sesuai dengan requirement ISO 9001:2015 yang dapat membantu perusahaan dalam melaksanakan proses pemilihan vendor dengan konsisten dan juga efektif. Hal tersebut diharapkan dapat meminimalisir keluhan-keluhan yang berkaitan dengan kualitas produk pada e-commerce CV Emiratees. Kata kunci: UMKM, ISO 9001:2015, Pemilihan Vendor, AHP, BPI
Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) Pengendalian Risiko K3 Berdasarkan Requirement ISO 45001:2018 Klausul 6.1 di CV Kayu Aji Menggunakan Metode Business Process Management (BPM) Ramadhan , Muhamad Rafi; Widaningrum, Sri; Lubis, Marina Yustiana
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Kayu Aji merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan kayu berkualitas tinggi. Dalam proses produksinya, CV Kayu Aji belum menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) dengan baik. Sehingga, masih terjadi kasus kecelakaan kerja dalam beberapa tahun terakhir dan tingginya risiko kecelakaan kerja pada lingkungan kerja dan proses produksi di CV Kayu Aji. Permasalahan tersebut disebabkan oleh belum pernah dilakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko kecelakaan kerja di perusahaan serta belum memiliki prosedur mengenai K3. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standard Operating Procedure (SOP) Pengendalian Risiko K3 berdasarkan requirement ISO 45001:2018 Klausul 6.1 dan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian merancang SOP Pengendalian Risiko K3 adalah metode Business Process Management (BPM). Hasil dari penelitian ini adalah SOP Pengendalian Risiko K3 yang berisi alur aktivitas untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, hingga mengevaluasi hasil implementasi pengendalian risiko tersebut untuk dilakukan tindakan perbaikan. Dalam SOP Pengendalian Risiko K3 terdapat dokumen-dokumen pendukung seperti Form HIRARC, Form Monitoring & Kontroling Implementasi, dan Form Inspeksi APD, Alat, dan Mesin. SOP Pengendalian Risiko K3 ini dapat digunakan perusahaan sebagai acuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dalam proses produksi, sehingga potensi kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan tercipta lingkungan kerja yang aman bagi seluruh pekerja. Kata kunci — Business Process Management, ISO 45001:2018, K3, Risiko, SOP
Usulan Rancangan Informasi Terdokumentasi Pada Proses Produksi T-Shirt Anak Laki-Laki Berdasarkan Iso 9001:2015 Klausul 7.5 Dengan Metode Business Process Management Di CV Iqra Textile Indonesia Prayoga, Faris Aditya; Widaningrum, Sri; Safrudin, Yunita Nugrahaini
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri garmen yang kompetitif, menjaga mutu produk menjadi kunci untuk mempertahankan kepuasan pelanggan dan daya saing pasar. CV Iqra Textile Indonesia yang bergerak di bidang produksi t-shirt anak laki-laki menghadapi permasalahan tingginya produk cacat akibat belum adanya sistem dokumentasi yang tertata. Kondisi ini menyulitkan pengawasan kualitas, pelacakan data, dan evaluasi proses produksi. Penelitian ini bertujuan merancang informasi terdokumentasi sesuai ISO 9001:2015 Klausul 7.5 dengan pendekatan Business Process Management (BPM). BPM digunakan untuk menganalisis proses yang berjalan, merancang ulang dokumentasi mutu, dan melakukan validasi dokumen. Hasilnya berupa dokumen pendukung seperti instruksi kerja, formulir pencatatan, dan checklist inspeksi yang berfungsi sebagai acuan operasional serta alat kontrol mutu. Dokumen ini mempermudah pelacakan aktivitas produksi dan memungkinkan evaluasi proses secara terstruktur. Penerapan rancangan dokumentasi ini diharapkan dapat menurunkan jumlah produk cacat, meningkatkan efisiensi, dan mendukung kesiapan perusahaan dalam menghadapi audit. Selain itu, rancangan ini menjadi langkah awal menuju sistem manajemen mutu yang lebih terstandarisasi dan berkelanjutan. Kata kunci— ISO 9001:2015, dokumentasi mutu, produksi garmen, Business Process Management, t-shirt anak laki-laki.
Rancangan Alat Bantu Semprot Untuk Meminimasi Defect Pada Proses Knitting Produksi Kelambu Di Pt.XYZ Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Putri, Anastasya Mahendra; Lalu, Heriyono; Widaningrum, Sri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil. Perusahaan tersebut memproduksi produk kelambu. Dari hasil penelitian saat proses produksi kelambu terdapat cacat yang teridentifikasi di setiap proses nya yaitu proses knitting, setting, dan printing. Dari data yang didapat bahwa cacat tertinggi terdapat paad proses knitting dengan jenis cacat yatu cacat berlubang dengan presentase sebesar 43% yang melebihi batas toleransi cacat perusahaan yaitu 2%. Untuk mengetahui penyebab utama permasalah tersebut bahwa dari beberapa akar masalah terpilihlah faktor manusia. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat rancangan alat bantu semprot lem otomatis dengan menggunakan metode perancangan yaitu Quality Function Deployment. Metode Quality Function Deployment untuk membantu perusahaan agar dapat mencegah terjadinya ketelatan yang disebabkan oleh operator dan dapat meminimasi jenis cacat tertinggi yang terjadi pada proses knitting. Hasil rancangan konsep alat bantu usulan berdasarkan permasalahan yang sudah dianalisis serta kebutuhan dan keinginan perusahaan pada area proses knitting berdasarkan requirement untuk menentukan desain spesifikasi rancangan konsep alat bantu. Hasil rancangan ini adalah rancangan alat bantu semprot otomatis yang dilengkapi dengan beberapa fitur seperti sistem waktu penyemprotan, sehingga dapat membantu operator dalam proses pemberian lem saat proses produksi dan alarm suara untuk memngingatkan operator untuk melakukan pengawasan dan dilengkapi spesifikasi lainnya. Kata Kunci — kelambu, proses knitting, quality function deployment.
Perancangan Mekanisme Pemilihan Vendor Berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 8.4.1 Dengan Metode Business Process Improvement pada UMKM dengan Sumber Daya Terbatas Wulandari, Kartika Salsabilla; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut hasil survei ISO 2021 jumlah perusahaan di Indonesia yang bersertifikat ISO 9001:2015 berjumlah sekitar 73% dari total perusahaan di Indonesia. UMKM yang belum menerapkan ISO 9001:2015 merupakan home industry yang bergerak di bidang fashion. Berdasarkan penilaian 30 produk terpopuler dari UMKM di shopee, terdapat keluhan konsumen mengenai kualitas bahan yang tidak konsisten. Permasalahan ini disebabkan oleh belum adanya standard yang mengatur mengenai mekanisme pemilihan vendor bahan kain. Metode business process improvement (BPI) dipilih untuk merancang sebuah proses bisnis yang bisa dilakukan dengan lebih efektif. Perancangan proses bisnis dimulai dengan tahap streamlining. Pada tahap ini dilakukan klasifikasi aktivitas proses bisnis eksiting ke dalam 3 golongan, yaitu RVA, BVA, dan NVA. Streamlining dilakukan untuk meminimalisir aktivitas Non Value Added sehingga meningkatkan efektivitas. Hasilnya, UMKM memiliki standard operation procedur mekanisme pemilihan vendor yang efektif.Kata kunci — ISO 9001:2015, Busines Process Improvement ,Streamlining,SOP
Perancangan Prosedur Pengelolaan Loss Event Database Dengan Pendekatan Business Process Management Untuk Efektivitas Mitigasi Risiko Widiana, Adrian Wahyu; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dapat dipastikan bahwa setiap proses bisnis yang dijalankan oleh Perusahaan untuk mencapai target dan sasaran memiliki risiko. Suatu risiko dapat mengakibatkan dampak berupa insiden/kejadian kerugian yang dapat menghambat dan memberhentikan keberlangsuhan Perusahaan. PT Pupuk Indonesia (Persero) merupakan perusahaan holding yang memiliki Anak Perusahaan dalam bidang pupuk, konstruksi, utilitas, logistik, perdagangan, pangan, dan produk kimia lainnya. Dalam melakukan penerapan manajemen risiko, Perusahaan memiliki risiko utama/RTM yang berupa risikorisiko yang menghasilkan kerugian secara pareto dan repetitif bagi Perusahaan. Loss Event database merupakan solusi untuk melakukan pengelolaan atas suatu Loss Event dan sebagai lesson learned dalam melakukan peningkatan efektivitas pada Risk Control Self Assesment. Metode penelitian yang digunakan untuk merancang prosedur pengelolaan Loss Event database dengan pendekatan business process management (BPM) dimana pada setiap proses terlibat pada manajemen. Penerapan prosedur Loss Event database dengan pendekatan business process management (BPM) mampu meningkatkan efektivitas berupa penurunan tigkat level risiko diatas 30% (persen). Dalam implementasinya, pengelolaan risiko akan didasarkan pada Loss Event database untuk kemudian dilakukan pencegahan dan penekanan dampak pada Loss Event yang terjadi di lingkungan Perusahaan.Kata Kunci: Prosedur, Risiko, Manajemen Risiko, Loss Event, Loss Event database, Mitigasi Risiko
Analisa Efektifitas Proses Order Fulfilling Pada Umkm Dengan Keterbatasan Sumber Daya Manusia Setelah Penambahan Aktivitas Checking Produk Menggunakan Simulasi Monte Carlo Puteri, Anisa Riska; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM yang menjadi contoh permasalahan merupakan usaha home-industry yang memproduksi bermacam- macam model hijab sejak tahun 2015. Hingga kini UMKM memiliki 145.000 pengikut pada toko online Shopee, serta reseller dan juga agen di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, UMKM masih mendapatkan banyak keluhan dari pelanggan yang diakibatkan oleh prosedur yang baku dan kesalahan pengambilan produk yang kerap terjadi. Berdasarkan akumulasi data 2016 hingga 2022, kesalahan pengambilan produk yang kerap terjadi diantaranya dalam pengambilan warna, jumlah, dan tipe produk. Penyelesaian masalah dilakukan dengan mengusulkan SOP order fulfilling yang disertai penambahan aktivitas checking produk. Uji coba proses dilakukan menggunakan simulasi monte carlo eksisting, UMKM kerap menerima keluhan pelanggan atas pelayanan pemenuhan pesanan pada online store Shopee. Berikut merupakan grafik rekapitulasi keluhan pelanggan atas pelayanan pemenuhan pesanan yang diambil dari 21 produk paling dominan pada toko online UMKM mulai tahun 2016 hingga 2022. Persentase Kesalahan pada 21 Produk Dominan di Shopee resmi UMKM 100% 90% 80% dengan asumsi penambahan proses checking mampu menurunkan kesalahan pengambilan produk sebesar 80%. Perbandingan dilakukan antara hasil simulasi proses order fulfilling sebelum dan setelah ditambahkan proses checking. Hasil dari simulasi membuktikan bahwa proses checking mampu menurunkan angka kesalahan sebesar 69% dan meningkatkan efektifitas proses order fulfilling menjadi 98%.Kata kunci— UMKM, Efektifitas, Order Fulfilling, Simulasi, Monte Carlo.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Tahap Persiapan Pembuatan Pressure Vessel Memakai Metode Hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control) Dan Fta (Fault Tree Analisys) (Studi Masalah : Pt. Xyz) Parawansyah, Canda Putra; Widaningrum, Sri; Salma , Sheila Amelia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan organisasi dengan 3 unit perusahaan: yang pertama adalah departemen peralatan dansistem industri (MPI), yang kedua adalah pengecoran, dan 1/3adalah unit pengendalian dan pelayanan proyek (MPJ). Dalamproduksi pressure vessel, PT XYZ telah memiliki standaroperasional proses (SOP) Kesehatan dan Keselamatan Kerja(K3LH) dan identifikasi risiko di areanya. Namun, selamaempat tahun lebih, PT XYZ tidak lagi memperbarui identitasbahaya kecelakaan kerja dan SOP K3LH. Selain itu, terjadipeningkatan angka cedera terkait pekerjaan di PT XYZ dalamkurun waktu 3 tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui risiko dalam kegiatan instruksi tugas bejanatekan dan menawarkan rekomendasi pengembangan yangpenting. Berdasarkan permasalahan yang dimaksud, teknikyang digunakan dalam tingkat tata letak yang diusulkan adalahidentifikasi risiko, penilaian risiko, dan pengendalian risiko(HIRARC) dan evaluasi Fault Tree (FTA). Hasil penelitianmenunjukkan terdapat 67 kemampuan bahaya dalam kegiatanpendidikan proyek bejana tekan. Berdasarkan temuan tersebut,penulis memberikan pedoman mulai dari lembar kerjaHIRARC, usulan Alat Pelindung Diri (APD), dan SOP K3LH(Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta PerlindunganLingkungan). Kata Kunci : Administrative Center Accidents, Non-Public Shielding System (PPE), HIRARC, Occupational Health AndProtection And Environmental Protection (K3LH)
Analysis Of Occupational Health And Safety (Ohs) Risk In The 50 Kg Tube Welding Assembly Process At Pt Pindad Using The Hirarc (Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control) Method Firstian Rizky, Raihan Zhafranu; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pindad is a company engaged in themanufacturing industry, which involves the production processas well as a lot of critical operational work, this raises concernsregarding the continuity of the activity process, where it ispossible to cause work accidents ranging from minor to major,which causes serious injuries and even death. The purpose ofthis study is to identify the hazards and risks that occur and alsoprovide suggestions for improving the occupational safety andhealth management system at PT Pindad. An analysis has beencarried out based on the problems encountered using a fishbonediagram. Therefore, the HIRARC method was chosen as asupport for solving existing problems at PT Pindad. Thisresearch uses a qualitative descriptive research method.Identification was carried out on 23 activities, and after carryingout a risk assessment based on HIRARC, 3 risks were found andthe causes of events that gave rise to high risk factors wereidentified, namely, welding process activities, operator orworker position activities in welding, and material refiningactivities. The proposed design of OHS risk control is given byreferring to five risk control hierarchies: elimination,substitution, engineering, administration, and personalprotective equipment. Keywords— HIRARC, OHS, Work Accident
Co-Authors Abdi , Luthfi Moulya Abdi, Luthfi Moulya Amalia, Rifa Amalia, Sheila Angelyca H, Yohana Anggun Kertadela Puspitasari Annisa Husna Alif Asih Aulia Putri Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia Yogi Fachlivan Aulia, Shafaa Budi Ayudita Oktafiani Benny Yanuarsih Benny Yanuarsih, Benny Cahyadi, Dea Arya Dita Chandra Alamsyah Cut Rima Asyifa Elvira A, Celline Isabel Faisal Fathurrahman Fakhrurrozi Fakhrurrozi Farli Erigga Putra Febrina Indri Rumondang Febrina Indri Rumondang, Febrina Indri Firstian Rizky, Raihan Zhafranu Hani Novita Tresnasari Heriyono Lalu Ida Ayu Made Cahyanti Puspa Ilma Mufidah Irma Nurmawanti Kartika Salsabilla Wulandari Kartika Salsabilla Wulandari Klarissa , Rafa Deal Marina Yustiana Lubis Medianti Arifia Dewi Meita Ratna Sari Sagala Meldi Rendra Mira Rahayu Mugni Rifki Muhammad Iqbal Muhammad Rivai Murfid, Nurjihan Aqilah Murni Dwi Astuti Mutiah Rositasari Nadya Rachma Asalia Naila Farhana Naila Farhana, Naila Nanda Marhandhika Putri Ni Putu Tiara Santi Riyani Novalino Novalino Novalino Novalino, Novalino Nugrahaini S., Yunita Nurul Apriliani Nusaibah Nusaibah Osama, Dito Parawansyah, Canda Putra Pratya Poeri Suryadhini Prayoga, Faris Aditya Puteri, Anisa Riska Putri, Anastasya Mahendra Ramadhan , Muhamad Rafi Ramadhani, Alfian Rara Niken Ramadhany Risya Yuthika Rizki Eka Ridani Romyah Bighoiri Romy Rositha , Veminia Rositha, Veminia Ryan Gamas Agromega Ryan Rachmadian Saalino , Irene Datu Safitri, Regina Nisrina Aulia Salma , Sheila Amelia Shafira Amanda Umar Sheila Amalia Salma Shifa Khairunnisa Shifa Khairunnisa, Shifa Susanto , Hadi Sutari, Wiyono Syahrastani Ayasa Tulusiani Widjanarko Utami Wulandari Widiana, Adrian Wahyu Widjanarko, Tulusiani Willy Pratisna Wiyono Sutari Wulandari, Kartika Salsabilla Yunita Nugrahaini Safrudin Yunita Putri Gita Mulyandari