Claim Missing Document
Check
Articles

Penilaian Kinerja Pada Mesin Mori Seiki Nh4000 Dcg Dengan Menggunakan Metode Reliability Availability Maintainability (ram) Analysis Dan Overall Equipment Effectiveness (oee) Di Pt Pudak Scientific Muhamad Rafif Arrahman; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pudak Scientific merupakan perusahaan di bidang manufaktur yaitu memproduksi komponen pesawat. PT Pudak Scientific memiliki demand yang tinggi dari perusahaan subkontrak. Perusahaan sering mengalami loss revenue karena adanya kerusakan pada mesin sehingga proses produksi yang berlangsung menjadi terhenti. Kondisi seperti ini memperkuat perusahaan untuk menilai dan mengevaluasi kinerja dari mesin Mori Seiki NH4000 DCG. Cara yang dilakukan adalah menilai kinerja mesin dengan metode Reliability Availability Maintainability (RAM) Analysis dan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Data yang digunakan berupa MTTR dan MTBF dari seluruh subsistem penyusun dari mesin. Berdasarkan perhitungan dengan metode RAM Analysis, dibuatlah model reliability block diagram (RBD) sehingga sistem diperoleh nilai reliability sebesar 47% pada waktu 672 jam berdasarkan analytical approach. Selanjutnya perhitungan maintainability dengan metode RAM analysis, didapatkan bahwa sistem memiliki peluang diperbaiki dalam interval satu sampai 27 jam untuk kembali ke kondisi semula dengan peluang sebesar 100%. Nilai inherent availability dari sistem adalah 99,274% berdasarkan pada analytical approach dan operational availability dari sistem adalah 97,145%. Nilai Overall Equipment Effectiveness yang diperoleh dari tiga parameter yaitu availability, performance, dan quality sebesar 71,76%. Dari pehitungan six big losses, faktor utama yang paling mempengaruhi kinerja mesin menjadi kurang baik khususnya pada performance adalah idling and minor stoppages. Kata kunci : Reliability, Availability, Maintainability, RBD, OEE, Six Big Losses
Optimalisasi Kebijakan Pengelolaan Suku Cadang Pada Alat Berat Excavator Sk200 Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Spares (rcs) Dan Inventory (studi Kasus : Po Rajawali Project) Shabrina Fauzani; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PO Rajawali Project merupakan salah satu perusahaan jasa perseorangan yang bergerak di bidang sewa alat berat konstruksi. PO Rajawali Project memiliki beberapa alat berat untuk disewakan, diantaranya forclift, buldozer, tandem roller, excavator, dump truck, dan crane. Diantara alat berat tersebut, excavator merupakan alat berat yang paling sering disewa. Untuk mencapai kepuasan konsumen atas jasa yang ditawarkan, maka perusahaan harus menunjang alat excavator dengan performansi kinerja mesin yang baik. Terdapat enam subsistem penyusun excavator yaitu bucket, arm, boom, cabin, upper structure, dan under carriage. Masing-masing subsistem terdiri lagi dari beberapa komponen penyusun. Suku cadang komponen memiliki peran penting dalam peningkatan kinerja sebuah mesin. Saat ini perusahaan belum memiliki sparepart management, sehingga diperlukan manajemen spareparts yang optimal agar kegiatan pemeliharaan dan operasional alat berat tidak terhambat. Yang perlu dilakukan dalam pengelolaan suku cadang yaitu pemilihan subsistem kritis menggunakan risk matrix. Berdasarkan hasil perhitungan risk matrix, terpilih tiga subsistem kritis yaitu bucket, arm, dan upper structure. Selanjutnya ditentukan pula komponen kritisnya menggunakan reliability centered spares worksheet (RCS worksheet). Hasil yang didapat berdasarkan perhitungan RCS worksheet yaitu terpilih 3 komponen kritis diantaranya komponen tooth bucket, seal arm, dan v-belt. Setelah itu, dihitung kebutuhan komponennya selama satu tahun menggunakan poisson process. Dari setiap komponen selanjutnya dilakukan perhitungan kebijakan inventory yang optimal sehingga didapat total biaya inventory yang dikeluarkan selama satu tahun sebesar Rp 16.752.771. Kata kunci : Inventory, Risk Matrix, Reliability Centered Spares Abstract PO Rajawali project is one of the individual service companies engaged in the sale of construction equipment. The Rajawali PO project has several heavy equipment for rent, for forklifts, bulldozers, tandem rollers, excavators, dump trucks, and cranes. Among these heavy equipment, excavators are the most commonly hired heavy equipment. To achieve customer satisfaction on the services offered, the company must support the excavator with a good engine performance. There are six subsystem of the excavator that is bucket, arm, boom, cabin, top structure, and under carriage. Each subsystem consists of several constituent components. Spare parts have an important role in the machine. Currently the company does not have sparepart management, so the optimal spare part management is required in order that activities and equipment are not hampered. The initial stage that needs to be done in the management of spare parts is the selection of critical subsystems using risk matrix. Based on the calculation of risk matrix, three critical subsystems are bucket, arm, and upper structure. Also apply critically by using spares-centered worksheets (RCS worksheets). The results obtained from the calculation of the RCS worksheet include 3 crtitical components are tooth bucket, a seal arm, and a vbelt. After that, the calculation of component requirement for one year using poisson process. From each component then done the calculation of optimal inventory policy. Total inventories incurred during one year amounted to Rp 16,752,771. Keywords: Inventory, Risk Matrix, Reliability Centered Spares ISSN
Perancangan Maintenance Pada Mesin Rotorvane Dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (lcc) Dan Cost Of Unreliability (cour) Di Perkebunan Nusantara Viii Ciater Achmad Rizaldi Utomo; Nurdinintya Athari; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Perkebunan Nusantara VIII Ciater merupakan salah satu perusahaan industri produksi teh di Indonesia yang terletak di daerah Ciater, Subang, Jawa Barat. Aktivitas produksi pada perusahaan berlangsung selama 24 jam, artinya mesin pada perusahaan tersebut selalu bekerja. PTPN berdiri sejak tahun 1957 hingga sekarang dan mesin-mesin yang digunakan sudah tergolong tua. Mesin Rotorvane merupakan mesin yang tergolong tua dengan kondisi 45% dan diperlukan kebijakan maintenance yang sesuai untuk mesin tersebut. Untuk mengetahui biaya yang dikeluarkan perusahaan pada mesin Rotorvane maka digunakan metode Life Cycle Cost (LCC), dengan menggunakan metode LCC dapat diketahui maintenance crew optimal dan retirement age pada mesin tersebut. Untuk mengetahui total biaya yang dikeluarkan dibutuhkan pengolahan biaya sustaining cost dan acquisition cost. Metode lain yang digunakan yaitu metode Cost of unreliability (COUR) untuk mengidentifikasi biaya kerugian yang dikeluarkan oleh perusahaan atas kerusakan komponen kritis pada mesin Rotorvane. Berdasarkan metode LCC, total LCC pada mesin Rotorvane adalah sebesar Rp 452,811,014,- dan memiliki jumlah maintenance crew optimal sebanyak M = 1, yaitu terdapat tiga engineer dalam satu tim, serta memiliki retirement age selama delapan tahun. Berdasarkan metode COUR, kerugian perusahaan dalam proses maintenance yaitu sebesar Rp 589,395,123,-. Kata Kunci – Mesin Rotorvane, Life Cycle Cost, Sustaining cost, Acquisition cost, Maintenance Set Crew, Retirement age, Cost of unreliability.
Usulan Kebijakan Preventive Maintenance Mesin Mori Seiki Nh4000 Dcg Dengan Metode Reliability Center Maintenance (rcm) Dan Risk Based Maintenance (rbm) (studi Kasus Pt Pudak Scientific) Fachri Husaini; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pudak Scientific merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan part pesawat terbang. Namun target produksi yang sering tidak tercapai menyebabkan loss revenue pada perusahaan. Penyebabnya yaitu breakdown mesin yang berakibat pada product reject, target produksi tidak tercapai, sehingga loss revenue pada perusahaan. Salah satu mesin yang sering mengalami breakdown yaitu Mori Seiki NH4000 DCG. Mori Seiki NH4000 DCG merupakan mesin bagian finishing untuk produk Blank fork End. Breakdown mesin yang cukup tinggi menyebabkan target produksi setiap bulannya sering tidak terpenuhi. Kegiatan perawat an yang tidak efektif dan efesien juga mengakibatkan biaya maintenance cukup besar. Berdasarkan hasil analisis risiko, system performance loss yang ditimbulkan cukup besar yaitu Rp 286.891.212 atau 3,773% dari kapasitas produksi mesin setahun. Angka ini melebihi kriteria penerimaan risiko oleh perusahaan yaitu sebesar 2% . Oleh karena itu perlu dilakukan kebijakan perawatan tepat untuk mesin Mori Seiki NH4000 DCG. Pendekatan yang dilakukan yaitu menggunakan Reliability Centered Maintenance dan Risk Based Maintenance. Berdasarkan dua pendekatan diatas didapatkan kebijakan interval waktu perawatan yang tepat sehingga kegiatan perawatan lebih efektif serta dapat meningkatkan efesiensi perawatan dengan menekan biaya perawatan yang sebelumnya Rp167.506.286 per tahun, menjadi Rp139.994.493 per tahun. Dengan adanya kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi breakdown mesin dan performance loss yang ditimbulkan. Kata kunci : Preventive Maintenance, Reliability centered maintenance, risk based maintenance, Performance loss
Perancangan Kebijakan Maintenance Mesin Vibro Menggunakan Metode Risk Based Maintenance (rbm) Dan Life Cycle Cost (lcc) Di Pt Perkebunan Nusantara Viii Ilham Meiriza; Nurdinintya Athari Supratman; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Perkebunan Nusantara VIII merupakan perusahaan yang memproduksi teh yang telah beroperasi selama 59 tahun. PT perkebunan Nusantara VIII merupakan produsen teh terbesar di Jawa Barat. Produk yang dihasilkan berupa teh ortodoks yang harus berkualitas tinggi sehingga dapat memenuhi kepuasan konsumen. Proses pengolahan teh hitam ortodoks di PT Perkebunan Nusantara VIII pada tiap prosesnya menggunakan mesin yang berbeda-beda. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah keandalan dari tiap mesinnya. Ruang Sortasi merupakan ruang pengolahan teh ortodoks yang berguna untuk memperoleh partikel teh yang seragam dalam ukuran, densitas dan kebersihan dari kandungan sarat dan tulang sesuai standar yang telah ditetapkan dan yang akan membagi jenis teh ke kualitas satu, kualitas dua, dan kualitas tiga. Pada ruang sortasi, frekuensi kerusakan yang paling tinggi dialami mesin vibro. Mesin vibro merupakan mesin yang berfungsi sebagai pemisah serat pada teh. Namun, mesin vibro merupakan mesin yang memiliki frekuensi kerusakan tertinggi dibanding mesin lainnya di ruang sortasi, maka diperlukan kebijakan perawatan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah Risk Based Maintenance (RBM) dan Life Cycle Cost (LCC). Metode Risk Based Maintenance digunakan untuk mengetahui seberapa besar konsekuensi dan risiko yang dihasilkan dari kerusakan mesin vibro. Metode Life Cycle Cost (LCC) digunakan untuk menentukan retirement age, maintenance set crew, dan mengetahui total life cycle cost pada mesin vibro. Berdasarkan metode RBM, didapatkan nilai konsekuensi dan risiko sebesar Rp. 619,118,784.43 dengan persentase 1,31%. Risiko ini melewati batas kriteria penerimaan risiko yaitu 1% pada mesin vibro. Berdasarkan metode LCC, didapatkan retirement age mesin vibro selama 7 tahun, dengan jumlah satu maintenance set crew yang terdiri dari 3 orang, dan total life cycle cost yang minimum sebesar Rp. 495,281,609. Kata Kunci : Risk Based Maintenance, Life Cycle Cost, Retirement Age, Maintenance Set Crew, Preventive Maintenance
Analisis Penentuan Kebijakan Maintenance Pada Mesin Tenun 251 Dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (lcc) Dan Overall Equipment Effectiveness (oee) (studi Kasus : Pt Buana Intan Gemilang) Vanita Zahra Zahirah; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Buana Intan Gemilang (BIG) merupakan sebuah perusahaan industri tekstil di Indonesia yang terletak di Jalan Tarajusari, Banjaran, Bandung Produk utama yang dihasilkan kain bermotif dan sajadah. Mesin tenun 251 adalah salah satu mesin tenun yang digunakan untuk memproduksi kain bermotif. Mesin tenun 251 memiliki downtime tertinggi pada tahun 2014 sehingga mesin tidak bekerja secara optimal dalam memproduksi kain bermotif. Untuk mengatasi hal tersebut, metode yang digunakan adalah LCC dan OEE. Berdasarkan metode LCC, total nilai LCC paling minimal sebesar Rp 967.826.380,00 dengan umur mesin optimal adalah tiga tahun dan jumlah maintenance crew optimal sebanyak satu orang untuk setiap shift. Berdasarkan metode OEE, didapatkan nilai OEE sebesar 81,20% dan faktor equipment failures dari six big losses sebesar 77,08% dari total losses. Kata Kunci : LCC, OEE, six big losses
Sistem Pendukung Keputusan Untuk Penentuan Lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Industri Tekstil Di Sungai Citarum Berbasis Web Siska Febriyanti; Augustina Asih Rumanti; Nurdinintya Athari Supratman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat. Sungai tersebut berpartisipasi dalam pembangunan perekonomian Indonesia sebesar 20% GDP (Gross Domestic Product). Pada tahun 2018, tim survei penataan ekosistem sungai citarum menemukan 31 pabrik diwilayah Kabupaten Bandung yang membuang limbah hasil produksi langsung ke Sungai Citarum, salah satunya adalah industri tekstil. Dalam proses produksinya para pelaku industri tekstil tersebut menggunakan zat pewarna tekstil yang mengandung senyawa azo dyes. Senyawa tersebut berpotensi menghasilkan senyawa aminobenzen atau anilin yang menyebabkan pencemaran. Kurangnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal dan lokasi yang tidak tepat merupakan faktor yang menyebabkan pelaku industri tersebut membuang air limbah produksi secara langsung ke dalam Sungai Citarum. Penelitian ini bertujuan mendukung kegiatan pemerintah dalam memperbaiki Sungai Citarum dengan cara merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) berbasis website untuk menentukan lokasi yang tepat untuk membangun IPAL komunal.Kata kunci : Sungai Citarum, Industri tekstil, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Sistem Pendukung Keputusan (SPK), Analytical Hierarchy Process (AHP).Abstract The Citarum River is the longest river in West Java. The river participates in the development of the Indonesian economy by 20% of GDP (Gross Domestic Product). In 2018, the citarum river ecosystem structuring survey team found 31 factories in the Bandung Regency region that dumped the waste produced directly into the Citarum River, one of which was the textile industry. In the production process the textile industry uses textile dyes containing azo dyes. The compound has the potential to produce aminobenzen or aniline which causes pollution. The lack of a communal Waste Water Treatment Plant (IPAL) and improper location is a factor that causes the industry to dispose of production waste water directly into the Citarum River. This study aims to support government activities in improving the Citarum River by designing a Decision Support System (SPK) using a website-based Analytical Hierarchy Process (AHP) method to determine the right location to build a communal WWTPKeywords: Citarum River, Textile Industry, Waste Water Treatment Plant (WWTP), Decision Support System (SPK), Analytical Hierarchy Process (AHP).
Learning Document Design For New Employees In Scooter Layur Workshop Using Seci And Addie Methods Fadhal Nafi Pratama; Augustina Asih Rumanti; Nurdinintya Athari Supratman
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Scooter Layur Workshop is a company engaged in the European scooter workshop. Many scooters come to Scooter Layur Workshop, but Vespa 3V and Vespa Iget are the scooters who do the most of this workshop. Scooter Layur Workshop Has five mechanics, two of which are senior mechanics. In the Scooter Layur Workshop has two new mechanics who do not understand how to service and maintain a European scooter. This causes delays in service and maintenance processes because new mechanics have to ask senior mechanics; it creates delays for senior mechanics and mechanics. In the need for all media to learn for new mechanics, a media that helps for knowledge sharing is a learning document. From the available data, seven service and maintenance processes are taken most often by mechanics, so there are seven types of service and maintenance that will be made into learning documents. This study uses the SECI (Socialization, Externalization, Combination, and Internalization) method to create learning document content, namely by exploring the knowledge and experience of two senior mechanics. There is a difference in knowledge between the two senior mechanics after that the FGD and brainstorming are done to determine the best process. The result is the basis for making learning documents. ADDIE method is used to create learning documents. From the evaluation results obtained by mechanical knowledge increased after the existence of a learning document in terms of the value of the quiz. Keyword : FGD, Brainstoming, ADDIE, SECI, Leaning Document
Edu-Tourism Through Digital Literacy Based on Science and Technology in Community Empowerment Efforts to Improve the Economy in Banyuwangi Regency Augustina Asih Rumanti; Amelia, Mia; Rizaldi, Artamevia Salsabila; Nurdinintya Athari Supratman
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 25 No. 02 (2024): Desember
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v25i02.5423

Abstract

This research aims to explore the role of science and technology-based edutourism in community empowerment efforts for economic improvement in Banyuwangi Regency, East Java. The subject matter studied includes the impact of the application of science and technology in edu-tourism programs on community economic improvement, strengthening the quality of education, and preserving local culture, improving the quality of human resources, utilizing technology in edu-tourism, and its impact on local economic development. The research method used was a literature study, as well as field research to collect relevant qualitative data. The data used includes data on the economy, education, tourism, and science and technology innovation in the education and tourism sectors. Based on the data analysis, this study highlights the importance of utilizing science and technology in the development of edu-tourism programs as an effort to improve the quality of the tourist experience, empower local communities, and strengthen the regional economy. The conclusion of this study shows that the implementation of science and technology-based edu-tourism has great potential to be one of the effective strategies in the effort to empower the community and improve the economy in Banyuwangi Regency. It is hoped that the results of this research can provide input for the government, educational institutions and tourism actors to develop edu-tourism programs in the form of sustainable digital modules and based on website technology to support economic and social development in Banyuwangi Regency.
Evaluasi Sarana Dan Prasarana Yang Aksesibel Di Fakultas Teknik Telkom University Dengan Metode Seci Hasiholan, Jacob Giando; Andrawina, Luciana; Athari, Nurdinintya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dari banyaknya perguruan tinggi di Indonesia,baru terdapat 74 perguruan tinggi yang telah menerimamahasiswa dengan kondisi difabel. Meskipun telah banyakperaturan yang membahas tentang pendidikan inklusif,penerapan pendidikan inklusif masih memerlukan perhatiandan dukungan, terutama pada aspek kemudahan dalammengakses sarana dan prasarana pendidikan inklusif yangtersedia.Di dalam permasalahan ini, terdapat tiga komponenmasalah yaitu equipment, people, dan information. Padakomponen equipment yaitu kurangnya aksesibilitas fisik,seperti fasilitas ramah disabilitas dan akses ke ruang kelas yangkurang memadai. Pada people yaitu Pada people yaitukurangnya kesadaran akan kebutuhan disabilitas. Padainformation, masih kurangnya informasi yang disediakan olehpihak fakultas mengenai fasilitas yang dapat diakses oleh sivitasakademik.. Permasalahan diatas akan diselesaikan denganmenggunakan metode SECI (Socialization, Externalization,Combination, Internalization). SECI merupakan knowledgeconversion dari tacit knowledge menjadi explicit knowledge.Hasil dari tugas akhir ini adalah penilaian yang didapatkan dari26 indikator penilaian yang digunakan sebagai standar acuan.Hasil dari penilaian dapat digunakan sebagai acuanpengembangan atau perbaikan sarana dan prasarana yangterdapat di Universitas Telkom. Kata kunci - Perguruan Tinggi, Penyandang Disabilitas, SECI
Co-Authors Achmad Rizaldi Utomo Adriyantomo, Pramudya Afrin Fauzya Rizana Ahmad F Abdillah Albi Fitransyah Amelia Kurniawati Amelia, Mia Andiani, Ilsha Arsy, Ahmad Rasyid Ibrahim Augustina Asih Rumanti Bambang Indra Ismaya Bambang Indra Ismaya, Bambang Indra Bewana, Zanuar Galang Bima Dwica Ananto Budi Praptono Chairun Nisa Christanto Triwibisono Citra Andriyadi Denny Karnelus Sinaga Destina Surya Dhamayanti Destina Surya Dhamayanti Destina Surya Dhamayanti, Destina Surya Desy Hafriyani Devi Julietta Nainggolan Dhifa, Muhammad Fachri Edo Rantau Wijaya Edo Rantau Wijaya, Edo Rantau El Hadi , Rosad Ma'ali Endang Budiasih Evan Suryatyasto Sujatman Fachri Husaini Fachri Husaini Fadhal Nafi Pratama Faishal Mufied Al Anshary Fauzan Fauzan Febriansyah, Naufal Taufiq Febriyani, Widia Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Hasiholan, Jacob Giando Ilham Meiriza Isnaeni Yuli Arini Jonathan, Fernaldi Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman Judi Alhilman, Judi Kensya Fadli Agustiant Putra Litasari Widyastuti, Litasari Luciana Andrawina Muhamad Rafif Arrahman Muhammad Tamami Dwi Saputra Muhammad Tamami Dwi Saputra Mutia Al Masri Nainggolan, Devi Julietta Ningrum, Annisa Julia Nirwana, Faturochman Noviyanti Permata Sari Nuha, Hilyatun Nurhidayat, Fachry Putra, Rakan Furqan Adi Putu Eka Dewi Karunia Wati R. Wahjoe Witjaksono Rahmat Mulyana Rayinda Pramuditya Soesanto Reh Ulina Reh Ulina, Reh Rizaldi, Artamevia Salsabila Saputra, Muhammad Tamami Dwi Sari Wulandari Shabrina Fauzani Shabrina Zatalini Kuswardani Shintya Asih Angelita Tampubolon Simbolon, Yudika Aldi Briyan Sinatrya , Hanifah Widyarani Siska Febriyanti Siska Febriyanti Siska Febriyanti Sugiarto, Avin Christian Syahda Bintarum Tien Fabrianti Kusumasari Vanita Zahra Zahirah Wardhana, Adhika Aryasatya Wefi Ridha Maryami Wibisana , Fattah Yuli Adam Prasetyo Zahra , Adzhani Aliya