Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Kerusakan karena Pengaruh Kondisi Penyimpanan pada Kacang Hijau Arti Hastuti; Janitra Yasmine Habibi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.22105

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata) merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi besar dalam industri pangan halal. Namun, kerusakan pascapanen masih menjadi kendala utama dalam menjaga mutu dan keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan pascapanen pada kacang hijau serta mencari strategi penanganan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerusakan fisik akibat penanganan yang tidak tepat, kontaminasi mikroba, serta penyimpanan dalam kondisi lembap menjadi penyebab utama penurunan kualitas kacang hijau. Strategi penanganan meliputi pengeringan optimal dan penggunaan kemasan kedap udara. Upaya ini penting untuk menjaga kualitas dan kehalalan kacang hijau sebagai bahan pangan strategis.  
PENGARUH PEMBERIAN SERBUK EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP SISTEM IMUN TIKUS SPRAGUE DAWLEY Mardiah Mardiah; Dwi Aryanti Nur’utami; Arti Hastuti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk ekstrak kelopak bunga rosela terhadap sistem imun tikus Sprague Dawley. Parameter yang diamati adalah leukosit, differensial leukosit, organ limfoid (limpa dan hati), total serum protein dan serum albumin dari darah tikus Sprague Dawley. Hewan uji dibagi atas 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok pertama adalah kelompok normal, kelompok 2 diberikan stimuno forte dosis 1,35 mg/KgBB, kelompok 3 diberikan serbuk ekstrak rosela I dosis 40,5 mg/KgBB, dan kelompok 4 diberikan serbuk ekstrak rosela II dosis 81 mg/KgBB secara sonde selama 28 hari. Pada hari ke-0 dan hari ke-29 dilakukan pengambilan darah. Analisa data menggunakan perhitungan selisih, yang hasilnya dibandingkan dengan nilai normal tikus kondisi sehat. Berdasarkan hasil penelitian pemberin serbuk ekstrak rosela I dosis 40,5 mg/KgBB KgBB dapat mempertahankan fungsi sistem imun pada tikus Sprague Dawley dengan peningkatan nilai rata-rata jumlah neutrofil segmen sebesar 42,2%, total serum protein sebesar 10,99g/dl, bobot limpa relatif sebesar 0,22% dan bobot hati relatif sebesar 3,27% yang masih dalam batas normal hewan coba dalam kondisi sehat sehingga dapat memberikan efek protektif terhadap serangan antigen. Kata kunci :  Serbuk ekstrak,  rosela, sistem imun
Aktivitas Antioksidan dan Karakteristik Kimia Stik Pegagan Distya Riski Hapsari; Siti Nurhalimah; Arti Hastuti; Aprilia Pratami
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i2.11160

Abstract

Gotu kola leaves contain active compounds which are beneficial for the human body. Gotu kola leaves can be added to processed foods, including sticks. This research added sticks with a concentration of 10%, 15%, and 20% of gotu kola leaves paste. Then, antioxidants activity, crude fiber content, water content, ash content, protein content, fat content, and carbohydrate content were analyzed. After that, gotu kola sticks were selected. Based on research results, the greater the addition of gotu kola leaves, the greater the antioxidant activity, water content, ash content, protein content, and crude fiber content. Gotu kola sticks were selected with the addition of 15% gotu kola leaves. The results of gotu kola chosen sticks had an antioxidant content of 53671.90 ppm, water content 1.32%, ash content 0.99%, protein content 7.75%, fat content 39.04%, carbohydrate content 50.91% and crude fiber 32.20%.
Karakteristik Kimia Permen Keras dengan Penambahan Ekstrak Putik Bunga Saffron (Crocus sativus L.) Wilna Iznilillah; Arti Hastuti; Tiara Amanda Lestari; Sri Rejeki Retna Pertiwi; Muhammad Rifqi; Tresna Ligar Aphafield
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v12i1.22353

Abstract

Permen keras merupakan kategori produk pangan yang memiliki tingkat penerimaan luas di berbagai segmen konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan ekstrak putik bunga saffron (Crocus sativus L.) sebagai komponen fungsional dalam formulasi permen keras, dengan fokus pada kontribusi senyawa bioaktifnya terhadap peningkatan aktivitas antioksidan. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan dua ulangan, yang terdiri atas empat tingkat konsentrasi ekstrak saffron, yaitu 0%, 2,5%, 5,0%, dan 7,5%. Parameter yang dianalisis mencakup aktivitas antioksidan, kadar air, dan kadar abu sebagai dasar penetapan perlakuan terbaik, diikuti oleh analisis kadar gula reduksi dan sakarosa pada perlakuan terpilih. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan pada tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak saffron pada konsentrasi 7,5% menghasilkan formulasi permen keras dengan karakteristik paling unggul. Formulasi ini memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 47,16 µg/mL, kadar air sebesar 0,76%, kadar abu 0,72%, kadar gula reduksi 15,22%, dan kadar sakarosa 60,12%. Secara keseluruhan, penambahan ekstrak putik bunga saffron terbukti berpengaruh signifikan terhadap karakteristik kimia permen keras. Temuan ini menegaskan potensi saffron sebagai bahan fungsional dalam pengembangan produk permen keras dengan nilai tambah bioaktif.
Penerapan Bakteri Asam Laktat (BAL) pada Yoghurt di PT. Bogor Sari Nutrisi Muhammad Cahyo Prakoso; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24647

Abstract

Yoghurt merupakan produk olahan susu hasil fermentasi yang memiliki nilai gizi tinggi serta manfaat fungsional bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses produksi yoghurt serta penerapan bakteri asam laktat (BAL) dalam memengaruhi karakteristik dan nilai nutrisi produk di PT. Bogor Sari Nutrisi (BSN). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi selama kegiatan peneitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi yoghurt di PT. BSN meliputi tahapan persiapan bahan baku, pasteurisasi, pendinginan, inokulasi, fermentasi, pengujian, pengemasan, dan penyimpanan dingin. Proses fermentasi menggunakan kultur starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus yang berperan dalam mengubah laktosa menjadi asam laktat, sehingga menghasilkan tekstur kental, rasa asam khas, serta menurunkan pH produk. Penggunaan starter bertingkat (F1 dan F2) terbukti meningkatkan konsistensi dan kualitas yoghurt. Analisis mutu menunjukkan bahwa yoghurt yang dihasilkan memiliki kadar protein 3,02%, lemak 3,10%, dan karbohidrat 4,99%, yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Secara mikrobiologis, produk juga dinyatakan aman karena bebas dari kontaminasi patogen. Dengan demikian, penerapan BAL dan pengendalian proses yang baik berkontribusi dalam menghasilkan yoghurt berkualitas tinggi, aman, dan sesuai standar.
Pendugaan Umur Simpan Produk Frozen Food Menggunakan Metode ASLT Model Arrhenius terhadap Variasi Suhu Penyimpanan Arti Hastuti; Fauzan Sabtaji; Fitriah Nur Hasanah; Siti Anisa Maulida Yanti; Zahra Nurul Fadila
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19942

Abstract

Kerusakan pangan merupakan salah satu penyebab utama pemborosan makanan di seluruh dunia. Produk olahan berbasis daging seperti sosis dan nuget sangat rentan mengalami penurunan mutu akibat aktivitas mikroorganisme, terutama jika tidak disimpan pada suhu yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan umur simpan produk sosis ayam MAX MAX dan nuget ayam Kanzler menggunakan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan model Arrhenius, serta membandingkan hasil perhitungan dengan informasi umur simpan yang tertera pada label kemasan. Penelitian dilakukan dengan menyimpan produk pada berbagai suhu (25°C, 5°C, dan -18°C), menghitung laju penurunan mutu (K) berdasarkan asumsi penurunan mutu organoleptik, dan memodelkannya menggunakan grafik hubungan antara ln K dan 1/T. Hasil menunjukkan bahwa semakin rendah suhu penyimpanan, maka semakin kecil nilai K dan semakin panjang umur simpan produk. Perbedaan hasil dengan label dipengaruhi oleh keterbatasan asumsi dan faktor lingkungan lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode ASLT model Arrhenius dapat digunakan sebagai alat prediktif yang efektif untuk menduga umur simpan produk pangan beku.
Perkiraan Umur Simpan Produk Olahan Daging Beku Menggunakan Metode ASLT Berbasis Model Arrhenius Arti Hastuti; Ani Nuraini; Alisya Idanata; Anisa Safira Azzahra; Reihana Fitri Aulia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20257

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi masa simpan produk olahan daging, seperti sosis ayam dan nugget, dengan menggunakan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) yang mengacu pada model kinetika Arrhenius. Pendekatan ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh suhu penyimpanan terhadap laju penurunan mutu produk selama periode tertentu. Data diambil dari pengujian mutu produk pada berbagai suhu penyimpanan, mulai dari suhu ruang hingga suhu beku, dan digunakan untuk memodelkan degradasi mutu secara matematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap kecepatan kerusakan produk, dan model Arrhenius mampu memberikan estimasi umur simpan yang akurat. Dengan demikian, metode ini dapat membantu produsen dalam menentukan tanggal kedaluwarsa yang tepat, meningkatkan pengelolaan mutu, serta memastikan keamanan produk selama periode penyimpanan. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi alat yang efektif dalam pengendalian kualitas produk olahan daging.
Sistem Pengemasan dan Jenis Bahan Kemasan Beras di BULOG: Studi Lapangan pada Kegiatan Magang Internal Abrar Ghani Azis; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21093

Abstract

Pengemasan memiliki peran strategis dalam menjaga mutu, keamanan, dan efisiensi distribusi pangan, khususnya pada komoditas beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem pengemasan beras dan jenis bahan kemasan yang digunakan di Perum BULOG Kantor Cabang Bogor. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara informal selama kegiatan magang pada Februari hingga April 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pengemasan beras di BULOG bersifat semi-otomatis, melibatkan penggunaan mesin dan operator pada tahap penimbangan, pengisian, dan penyegelan. Dua jenis bahan kemasan utama digunakan: karplas flexo untuk beras reguler dan bantuan pangan, serta plastik printing dengan sistem heat sealer untuk beras premium. Sistem penyimpanan dilakukan dengan metode stacking di atas palet dan menggunakan pola kuncian tertentu untuk menjaga stabilitas. Selain itu, gudang menerapkan sistem FIFO dan ventilasi alami untuk menjaga kualitas beras selama penyimpanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan sistem pengemasan dan penyimpanan untuk menjaga kualitas beras serta mendukung efisiensi logistik nasional.
Pengolahan Air Bersih dari Air Sungai di Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Sosa Sonia Irli; Arti Hastuti; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21549

Abstract

Air adalah salah satu kebutuhan esensial bagi kehidupan manusia di muka bumi, air harus terlebih dahulu melalui serangkaian proses pengolahan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari secara mendalam tahapan pengolahan air Sungai Ciliwung yang dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Kahuripan di Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, studi litelatur dan pembuatan laporan. Proses pengolahan air Sungai dilakukan dengan beberapa tahap , diantaranya yaitu intake, flokulasi, koagulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi serta reservoir. pengolahan air Sungai ini menggunakan beberapa zat kimia seperti larutan Alumunium Sulfat atau PAC (Polyaluminium Chloride) dengan konsentrasi 5% dan Kalsium Hipoklorit (Ca(OCl)2 atau yang dikenal dengan kaporit.
Penerapan Sistem Pengawasan Mutu pada Proses Produksi Manisan Carica di PKBM Cemerlang Wonosobo Vadilla Pitaloka; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21571

Abstract

Manisan carica merupakan produk olahan buah yang cukup populer di wilayah Wonosobo dan menjadi salah satu oleh-oleh khas daerah. Meskipun telah dikenal luas, pengawasan mutu terhadap produk ini masih jarang dikaji secara mendalam terutama pada skala industri kecil berbasis komunitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem pengawasan mutu pada proses produksi manisan carica di PKBM Cemerlang Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung, wawancara kepada pihak produksi, dan studi dokumentasi. Data dikumpulkan melalui pengamatan proses produksi selama pelaksanaan praktik lapang, didukung dengan pengujian kadar gula dan pH pada produk akhir. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan mutu dilakukan pada setiap tahap produksi mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan. Proses pengawasan mencakup evaluasi visual, pengukuran suhu, kadar gula (25,1–27,2 °Brix), pH (4–5), serta mutu organoleptik seperti rasa, warna, dan tekstur. Semua produk memenuhi standar mutu internal dan SNI 01-4443-1998. Tahapan pasteurisasi dan pengemasan dilakukan dengan disiplin dan sesuai prosedur, menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan memiliki umur simpan yang panjang. Meskipun demikian, penelitian ini belum mengkaji aspek biaya produksi serta efisiensi sistem mutu secara kuantitatif. Ke depan, penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi integrasi sistem HACCP secara penuh dan pengembangan teknologi digital dalam monitoring mutu.
Co-Authors Abrar Ghani Azis Adhelya Rahmadhani Adnandhika, Muhammad Faris Tsany Adnandhika, Sahnur Mulya Agnia Rahmawati Ahmad Miftahul Rizki Ahmad Miftahul Rizki Akhlul Putra Pratama Aldi, Muhammad Agung Aprialdi Alisya Idanata Andani, Herli Andita Nurintania Angriawan Anggara Ani Nuraini Anisa Safira Azzahra Annida Rihadatul Anya Arwa Faiha Anya Faiha Aprilia Pratami Apriliani, Afmi Aulia Nur Rahma Ayu Agusti Awati Lestari Azzahra Keysa Caesandra Indah Arlina Delfitriani Delia Dwi Ananda Delia Dwi Ananda Desi Agustina Safitri Desi Nurlitasari Desti Isna Danias Desti Novia Salsabilla Detya Zalfa Dhiva Dwi Handayani Dian Rachma Putri Dian Rachma Putri Dinar Siti Maulida Distya Riski Hapsari Distya Riski Hapsari Dita Rachmalia Dita Rachmalia Dwi Aryanti Nur’utami Dwi Aryanti Nur’utami Eva Fauzan Sabtaji Fauzanna Ababil Firah Khoirunisa Fitriah Nur Hasanah Fitrilia, Tiana Galang Prasaja Pambudi Ibnu Fadilah Ilham Muharexza Indradewa, Rhian Intan Kusumaningrum Janitra Yasmine Habibi Lia Amalia Lia Amelia Lintang Ayu Mielza Azwharid Lucianawati Dewi Dewi Mardiah Maulydio Utama Mikail Rizki Mila Azkia Mira Afrilia Setiawati Miranda Laela Khoerurrohmah Mohamad Ali Fulazzaky Muhamad Rizki Suandi Muhammad Agung Aprialdi Muhammad Ajriya Fadhullah Muhammad Cahyo Prakoso Muhammad Faris Tsany Adnandhika Muhammad Ihqbal Hidayatullah Muhammad Naufal Fahruddin Muhammad Rifqi Muhammad Rizky Fauzi Nadia Laily Musthofa Naura Nadzhifatul Bilbina Nida Choironi Nita Larasati Noviyanti Sutisna Nurlaila Agustina Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pratami, Aprilia Putri Kinanti Putri Nur Sabila Qatrun Nada Aghia S Raisha Putri Az-zahra Ratu Destri Fitria Ratu Destri Fitria Nur Fadilah Reihana Fitri Aulia Rian Rizki Widiarto Rima Yanti Rizela Azzahra Rizka Rahmania Rizki Putra Sahila Aulia Putri Sahnur Mulya Salsabila Azaria J Salva Tiara Saphira Aulia Effendi Sheva Fadhillahi Putra Siti Anisa Siti Anisa Maulida Yanti Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurjanah Siti Zainabul Jannah Sonia Irli, Sosa Sosa Sonia Irli Sosa Sonia Irli Sulthan Fadhil Farihin Syaf'i Muhammad Fadhli Syaharani Fauzia Syalwa Dania Putri Syalwa Dania Putri Syifa Dwi Spirulina Syifa Fauziyah Febriyani Tasya Apriliani Tiara Amanda Lestari Titi Rohmayanti Tresna Ligar Aphafield Tri Ramdani, Faisal Vadilla Pitaloka Wahyudin, Cecep Weni Sumirat Wilna Iznilillah Yussi Ramadhanti Yussi Ramadhanti Zahra Nurul Fadila