Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pola Kuman Di Ruangan Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit X Kota Jambi Ratna Delfira; Rizky Ramdani Fajri; Desi Sagita; Septa Pratama
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi masih penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Salah satu jenis infeksi adalah infeksi nosokomial. Cara penularan infeksi nosokomial dapat melalui udara, pengunjung, kontak langsung dan pasien yang terinfeksi atau melalui perantara petugas medis yaitu dokter, perawat dan petugas lainnya. Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruangan bagian dari rumah sakit yang terpisah dengan perlengkapan khusus untuk observasi, perawat dan terapi bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis bakteri pada ruang Intensive Care Unit (ICU) di Rumah Sakit X Kota Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, kemudian data yang diperoleh disajikan secara deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di ruangan ICU Rumah Sakit X Kota Jambi. Isolasi bakteri dari sampel meja pasien & stetoskop dengan cara SWAB kapas lidi steril & inkubasi pada media PCA dan MC. Isolasi yang didapatkan dimurnikan & dikarakterisasi secara biokimia. Jumlah bakteri yang didapatkan pada meja pasien & stetoskop diukur jumlahnya dengan metoda ALT. Hasil penelitian angka kuman pada meja pasien terdapat 3 isolat yaitu RT1, RT2, RT3 dan jumlah kuman pada 2 jenis stetoskop sebanyak 3 isolat yaitu ST1, ST2, V1. Hasil identfikasi dari keenam isolat tersebut yaitu staphylococcus aureus, staphylococcus sapropitikus, entrobacter hafniae dan entrobacter agglomerans sedangkan pada udara ventilator terdapat satu bakteri Staphylococcus aureus, satu bakteri Staphylococcus aureus pada meja perawat, dan dua bakteri pada selang ventilator yaitu bakteri Enterobacter agglomerans dan bakteri Klebsiella rhinoscleromatis. Pada meja perawat didapat angka kuman sebanyak 2 CFU/cm2 dimana masih rendah dari syarat bilangan kuman yaitu <200 CFU/m3. Dari hasil yang didapat disimpulkan bahwa pada ruangan ICU Rumah Sakit X Kota Jambi terdapat bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada pasien, oleh karena itu untuk pihak rumah sakit lebih ditekankan agar menjaga kebersihan ruangan agar dapat terhindar dari infeksi yang dapat menyebabkan penyakit bagi pasien pada ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit X Kota Jambi. 
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Nilai Produk Bandrek Jahe di Kelurahan Sijinjang Kota Jambi Deny Sutrisno; Desi Sagita; Siti Hamidatul ‘Aliyah; Yuliawati Yuliawati; Lili Andriani; Lia Anggresani; Barmi Hartesi; Santi Perawati; Rozalti Rozalti; Hesty Murtiah; Susanti Susanti
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.893 KB) | DOI: 10.25077/logista.2.1.31-36.2018

Abstract

ABSTRAK: Masyarakat di kelurahan Sejinjang menanam Jahe merah. Jahe merah ini diolah menjadi minuman tradisional berupa bandrek jahe dalam bentuk serbuk. Olahan ini telah dijual oleh masyarakat dalam kemasan tradisional dan dengan nilai yang tidak tinggi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat memalui peningkatan nilai produk Bandrek Jahe. Pelaksana pengabdian kepada masyarakat memberikan bantuan Kelompok binaan P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) untuk melakukan pengurusan izin P-IRT ke Puskesmas Tanjung Pinang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi. Kegiatan pengabdian masyarakat sudah berhasil meningkatkan nilai produk bandrek jahe yang dibuat oleh masyarakat Kelurahan Sejinjang.Kata Kunci: Minuman Traditional, Jahe Merah, no izin P-IRT. Community Empowerment through Upgrading Product Value of Bandrek Jahe in Sijinjang of Jambi CityABSTRACT: People in Sijinjang of Jambi City planted red ginger. This red ginger was transform to be traditional drinking named Bandrek Jahe in powder form. This powder had been marketed by this people community through traditonal packaging with lower value. This community service program aimed to empower community through upgrading producy value of Bandrek Jahe. The activist of community service progra helped the target group named P2WKSS (Women Empowerment to Healthy and Wealthy Family) to proceed the permission number of P-IRT to Public Health Tanjung Pinang and Departement of Industry and Trade Jambi City. This community service program was succes to empower community through upgrading producy value of Bandrek Jahe made by community in Sijinjang of Jambi City.Keywords: Traditional drinking, Red ginger, Permission number of P-IRT.
Uji Aktivitas Antioksidan pada Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) dan Kangkung Air (Ipomoea aquatic Forsk) dengan Menggunakan Spektrofotometri UV - Visibel Dedi; Armini Hadriyati; Desi Sagita
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.505 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang berlimpah, salah satu tanaman yang berfungsi sebagai tanaman obat adalah kangkung. Kangkung dibedakan atas dua yaitu kangkung darat dan kangkung air, senyawa pada kangkung yang berfungsi sebagai antioksidan adalah senyawa beta karoten. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat mencegah terjadinya proses oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Untuk melihat aktivitas antioksidan pada sampel dilakukan dengan uji menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-pikrilhidrazil) sebagai radikal bebas ditentukan dengan menggunakan metoda spektrofotometri UV-VIS. Dari hasil penelitian ini diperoleh aktivitas antioksidan pada kangkung darat dan kangkung air masing-masing IC50 sebanyak 157,722 dan 257,772 µg/mL dengan menggunakan pembanding Vitamin C yang diperoleh IC50 sebanyak 95,053 µg/mL. Dengan demikian kangkung darat dan kangkung air mempunyai aktivitas antioksidan yang lemah bila dibandingkan dengan vitamin C yang digunakan sebagai pembanding.
Perbandingan Basis Salep Terhadap Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kasar Bromelin Dari Bonggol Nanas: Comparison of Hydrocarbon Ointment Bases and Absorption on the Antibacterial Activity of Bromelin Crude Extract from Pineapple Tuber Barmi Hartesi; Desi Sagita; Helsa Raudatul Qalbi
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 6 No. 2 (2020): (October 2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2020.v6.i2.15092

Abstract

The pineapple tuber contains bromelain enzyme which is able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa causing skin infections. The topical preparation that good for treating skin infections is ointments. Ointments have two type of bases such as hydrocarbon and absorption base. This study aims to compare the comparison of ointment bases having antibacterial activity of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa. This research used experimental methods. The bromelain enzyme was extracted and purified with ammonium sulfate and then dialyzed. The bromelain enzyme with a concentration of 4% was formulated into ointment preparation with a base of hydrocarbons (F1, F2) and absorption base (F3, F4). Each formula was evaluated for organoleptic, homogenity, pH, spreadability, irritation test, stability and antibacterial activity. The results showed that all formulas with hydrocarbon base and absorbent base types met good topical preparation requirements, that are semi-solid, homogeneous, having a pH range of 4.5 - 6.5, stable during storage and not irritating on the skin. However, ointments based on hydrocarbons have the best antibacterial activity when compared to absorption base ointments. Formula 2 with a base of hydrocarbons have strong antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa which is the best among the other formulas.
Gambaran Perilaku Cyberbullying Siswa di SMK Negeri 30 Jakarta Desi Risani Sagita; Michiko Mamesah; Retty Filliani
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.543 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.012.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku cyberbullying siswa di SMK Negeri 30 Jakarta. Perilaku cyberbullying digambarkan pada 8 indikator, yaitu : flaming (berdebat), harassment (gangguan), impersonation (perbuatan meniru), denigration (mencemarkan nama orang lain), outing (menyebarkan informasi orang lain), trickery (tipu muslihat), exclusion (mengucilkan orang lain) dan cybertalking (menyebarkan fitnah). Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dari jumlah seluruh siswa SMK N 30 Jakarta hanya mengambil kelas Jurusan Boga yang memiliki akun jejaring sosial facebook. waktu penelitian dilakukan pada tanggal 20 Juli 2011 s/d 15 Mei 2012 sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner angket tertutup dengan menggunakan skala likert dengan pilihan jawaban 4 (selalu/SL), 3 (sering/SR), 2 (jarang/JR) dan 1 (tidak pernah/TP). Analisis uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment. Hasil uji validitas 72 butir pernyataan menghasilkan 54 butir valid dan 18 butir drop (tidak valid) dengan kriteria r tabel yang digunakan 0,361. Uji reliabilitas dengan rumus alpha cronbach didapatkan hasil 0,971 yang berarti bahwa instrumen memiliki tingkat reliabilitas sangat tinggi dan dapat layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil keseluruhan menggambarkan persentase 80,8% siswa menggambarkan perilaku cyberbullying pada kategori sedang. Jadi secara tidak langsung siswa SMK N 30 Jakarta pernah mengalami dan atau melakukan kegiatan cyberbullying di sekolah.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN POTENSI TANAMAN ZINGEBER OFFICINALE SEBAGAI PRODUK KESEHATAN INSTAN UNTUK MENGATASI ANTIFLAMASI Desi Sagita; Afrudi Rudheka; Anis Pratiwi; Eva A; Putri M; Hani WH; Miftah RS; Sri G; Widya A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.355-362

Abstract

Traditionally people use ginger rhizome by boiling. To overcome these problems, and innovation made by making instant drinks with ginger rhizome raw materials. This community service is the application of the results of research conducted on ginger rhizomes in the form of powder, material from the plant's parts show activities that can relieve pain found in ginger rhizome extract. Community service carries out by utilizing the ginger rhizome to be used as a natural anti-inflammatory in the form of instant powder. The community service carries out by providing information and product-making demonstrations. Participants expected to increase knowledge about the benefits of the ginger rhizomes that are widely grown in the area, so that the community can utilize the ginger plant parts directly for use as an anti-inflammatory and can increase endurance in the form of instant powders. The results of the community service that carries out have enthusiastic people to take part in counseling and demonstrations on the production of instant ginger rhizome products.
Studi Etnofarmasi Bahan Alam pada Suku Anak Dalam (SAD), Desa Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi Desi Sagita; Indri Meirista; Maya Gusri Yanti
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 01 Juli 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i1.8972

Abstract

Suku Anak Dalam (SAD) merupakan suku primitif yang ada di Provinsi Jambi yang mengasingkan diri untuk hidup di dalam hutan. SAD hidup bergantung dengan sumber daya alam yang ada di hutan. Mereka hidup secara nomaden, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Untuk pengobatan, SAD memanfaatkan sumber daya alam yang ada di hutan dikombinasikan dengan jampi. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi berbagai sumber bahan alam, baik tumbuhan ataupun hewan, yang digunakan untuk pengobatan berikut cara menggunakannya oleh SAD di Desa Tanah Garo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara terbuka bersama informan. Hasil wawancara didokumentasi dengan foto digital dan direkam dengan rekaman suara. Hasil penelitian terdapat 40 jenis sumber bahan alam yang digunakan SAD untuk pengobatan, terdiri dari 30 jenis tumbuhan, delapan jenis hewan dan dua jenis mineral. Penyakit yang sering dialami SAD meliputi sakit kepala, sakit perut, diare, sakit-sakit badan, demam, dan batuk. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (32%). Cara pengolahan yang paling banyak adalah dengan direbus (48%) dan penggunaannya dengan cara diminum (53%).
PENENTUAN YIELD KONVERSI REAKSI ASAM STEARAT DAN ASAM LAURAT TERHADAP POLYETHYLENE GLYCOL 400 MENGGUNAKAN VOLUMETRI DAN KROMATOGRAFI UNTUK APLIKASI SURFAKTAN EOR Ibrahim, Puji Astuti; Wati, Desi Sagita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.583 KB)

Abstract

Pertumbuhan industri minyak yang tinggi meningkatkan kebutuhan bahan bakarfosil. Surfaktan adalah senyawa yang dapat menurunkan tegangan antarmukaantara dua fasa cairan yang berbeda kepolarannya seperti minyak dan air atau airdan minyak. Tujuan dari percobaan ini menentukan yield konversi reaksi asamstearat dan asam laurat yang berasio terhadap polyethylene glycol 400. Metodeyang digunakan yaitu metode volumetri dan kromatografi lapis tipis. Dari hasilpenelitian diperoleh hasil optimum PEG 400 stearat 1,5:1 pada bilangan asamyaitu 7,295805, bilangan ester yaitu 197,51688, bilangan penyabunan yaitu170,08398, yield konversi yaitu 96,74 %. Nilai tegangan permukaan IFT yaitu0,00031399 dyne/cm. Dengan demikian polyethylene glycol 400 stearat 1,5:1memenuhi kriteria surfaktan EOR.Kata kunci: Asam Laurat, Asam Stearat, Intefacial Tension (IFT), PEG 400,Surfaktan
PUDING WUNGU Graptophyllum pictum L Griff LEAVES SIMPLICIA STANDARDIZATION Desi Sagita; Barmi Hartesi; Yuli Fitri Utami
Jurnal Ipteks Terapan (Research Of Applied Science And Education ) Vol. 15 No. 2 (2021): Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ipteks Terapan ( Research of Applied Science and
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.003 KB) | DOI: 10.22216/jit.v15i2.1

Abstract

Puding wungu leaves Graptophyllum pictum (L.) Griff have potential activity for laxative, diuretic, antiinflammation and antibacterial. Those Puding wungu leaves potential to be developed as an active ingredient in pharmaceutical products. This study aims to standardize the simplicia of puding wungu. There are two parameters for standardization, ie. Specific parameter and non specific parameters. Specific parameters include macroscopic, microscopic testing, determination of chemical content, water-soluble and ethanol-soluble content and non-specific parameters include total ash content, acid-insoluble ash content, water content, and dry shrinkage. The method for standardization refers to Harborne methods and general standard method in Ministry of Health of republic Indonesia books. Puding wungu leaves have an oval shape, the edge of leaf is regular, distinctive odor, a brownish-purpe color, pinnate leaf, shiny surface, the tip and base of the leaf is tapered. Puding wungu leaves contain tannin, flavonoids, steroids, alkaloids and phenollic compounds. Water soluble content of 34.54%, ethanol soluble content 13.07% &plusmn; 0.02; ash content 7.06% &plusmn; 0.01; acid insoluble ash content 1.77% &plusmn; 0.02; water content 0.21% &plusmn;0.05, and drying loss 2.90% &plusmn; 0.17. All standardization parameters meet the requirement of raw material from Pharmacopeae herbal Indonesia, Materia medica or standard set by the government.
Pelatihan Baca Tulis bagi Masyarakat Buta Aksara untuk Mengurangi Tingginya Tingkat Buta Aksara di Desa Dosroha Simanindo Kab. Samosir Juliper Nainggolan; Imelda br. Siahaan; Desi Sagita Hutasoit; Paska Harianty Novita; Fatimah Ria Sitompul; Lili Loreza Sitanggang; Sarah Christin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.044 KB)

Abstract

Pemberantasan buta aksara merupakan salah satu program pendidikan non formal yang menjadi upaya pemerintah untuk mengentaskan masyarakat dari kebodohan dan kemiskinan. Buta aksara adalah ketidakmampuan seseorang untuk membaca dan menulis. Hal ini menjadi masalah yang dihadapi oleh masyarakat Kota Langsa. Adapun beberapa faktor penyebab buta aksara dapat diidentifikasi dari kemiskinan penduduk, putus sekolah dasar (SD), dan kondisi lingkungan sosial masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimanakah metode/teknik pelatihan membaca yang efektif untukpengentasan buta aksara di kab. Samosir. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Langsa yang mengalami buta aksara. Potensi yang dimiliki adalah memberikan pengetahuan kepada warga yang mengalami buta aksara tentang pentingnya pendidikan. Kemudian, mengurangi jumlah warga yang mengalami buta aksara di kab. Samosir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah, tanya-jawab, dan latihan mandiri. Kegiatan ini diawali dengan pelatihan teknik/metode membaca untuk mengaplikasikan materi pelatihan yang telah diberikan. Setiap peserta yang mengalami buta aksara mempraktikkan cara membaca. Metode ini digunakan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat buta aksara agar memperoleh pelajaran pendidikan secara bermutu sehingga menjadi insan yang produktif dan meningkat kesejahteraannya. Hasil penelitian ini ditemukan informasi tentang pemahaman masyarakat Kab. Samosir terhadap teknik, cara, dan metode-metode yang bermanfaat dalam membaca. Teknik, cara, dan metode- metode yang bermanfaat dalam membaca yang diberikan oleh masyarakat Kota Langsa memperlihatkan hal tersebut. Semua kegiatan yang direncanakan telah berhasil dilaksanakan dan mendapat dukungan yang sangat baik dari semua pihak.