Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Abundance and Characteristics of Microplastics Found in The Gastrointestinal Tract of Commercial Marine Fish from Bitung, North Sulawesi, Indonesia Aunurohim Aunurohim; Eka Krisna Risawati; Eka Nur Rahmawati; Nova Maulidina Ashuri; Fione Yukita Yalindua; Putri Saphira Ibrahim; Nita Citrasari; Miftakhul Sefti Raufanda; Romanus Edy Prabowo
Squalen, Buletin Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 18, No 1 (2023): May 2023
Publisher : Research and Development Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnol

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/squalen.719

Abstract

Microplastic (MP) pollution is an emerging environmental problem that threatens food security, food safety, and human health since it has been reported to be found in commercial fish consumed by humans. Bitung, North Sulawesi, is one of the biggest contributors to capture fishery production in Indonesia. However, there is no data on microplastic pollution in commercial marine fish from Bitung. Therefore, this research aimed to investigate the presence and identify the visual characteristics (color, shape, size) and the polymer type of microplastics found in the gastrointestinal tract of commercial marine fish from Bitung, North Sulawesi. The gastrointestinal tract was extracted using KOH 10%, and the microplastic was observed under a stereo microscope. A total of 753 microplastic particles were found in the gastrointestinal tract of 74 individuals (prevalence 99%), and there was a statistically significant difference in the abundance of microplastics found in the gastrointestinal tract of pelagic and demersal fish. The average number of microplastic particles found in the gastrointestinal tract of pelagic fish (12,24 ± 2,43) is higher than in demersal fish (7,38 ± 3,48). The dominant color and shape of microplastic found in the gastrointestinal tract of the fish were black and fiber, respectively. At the same time, the dominant microplastic size found in the gastrointestinal tract of demersal fish was bigger (1,001-5,000 µm, 39,4%) compared to pelagic fish (150-500 µm, 47%). The Fourier Transform Spectroscopy (FTIR) analysis result shows that microplastics of the same polymer type can be found in the gastrointestinal tract of both pelagic and demersal fish.
Pelatihan Pengolahan Limbah Ikan Bandeng Menjadi Pakan Ikan di Kampung Cabut Duri, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Nurhayati, Awik Puji Dyah; Hidayati, Dewi; Setiawan, Edwin; Abdulgani, Nurlita; Ashuri, Nova Maulidina; Sa'adah, Noor Nailis; Nadhila, Auliya Rahma; Millah, Ro’iqotul; Rahmadani, Syakirah Shafwah; Sukma, Nur Awaliyah Mentari; Kristianto, Kristianto; Zuwanita, Cyntya Sri
Sewagati Vol 8 No 4 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i4.1197

Abstract

Kegiatan pencabutan duri ikan di Kampung Cabut Duri, Desa Sedati, seringkali meninggalkan limbah tulang dan sisik ikan yang tidak lagi dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Laboratorium Biosains dan Teknologi Hewan Departemen Biologi FSAD ITS bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga AFT Juanda memberikan pelatihan pengolahan limbah di Kampung Cabut Duri menjadi pakan ikan. Pakan ikan atau pelet yang diolah dari bahan dasar olahan limbah tulang dan sisik ikan bandeng (C. chanos) menjadi suatu solusi dari pencemaran limbah yang dihasilkan dari kegiatan pencabutan duri di Desa Sedati. Komposisi pakan yang tepat sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Kandungan nutrisi dibuat sesuai standar pakan ikan sesuai SNI (Standarisasi Nasional Indonesia). Formula pakan terdiri dari tepung ikan 35%, dedak 60%, CMC 2%, tepung tapioka 1%, Vitamin premix 1% dan ragi tempe 2%. Formula pelet ini memiliki integritas yang bagus dan mampu disuplementasi oleh ikan. Kegiatan pelatihan ini diharapkan masyarakat dapat memahami dan mempraktekkan proses pembuatan pelet ikan dari limbah cabut duri. Secara keseluruhan dari 15 responden warga masyarakat di Kampung Cabut Duri, Kalanganyar, Sidoarjo dapat memahami dan mengetahui proses dan manfaat pembuatan pelet ikan dari limbah kegiatan cabut duri berupa sisik dan tulang ikan serta materi yang disampaikan ketika pengabdian masyarakat tersampaikan dengan baik. Selain itu warga juga menilai bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat besar. Berdasarkan latar belakang sosial peserta kegiatan diharapkan sosialisasi dan demonstrasi dapat memberikan inspirasi terkait pengembangan mata pencaharian warga.
MICROPLASTIC CHARACTERISTIC FOUND IN GASTROINTESTINAL TRACT OF PELAGIC AND DEMERSAL FISHES IN TUBAN, EAST JAVA Hidayati, Dewi; F, Fauziah; A, Aunurohim; Ashuri, Nova Maulidina; Setiawan, Edwin; Mulyadi, Yeyes; Syahroni, Nur; Joesidawati, Marita Ika; S, Suwarsih
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v4i1.648

Abstract

Regular monitoring of microplastics contamination in marine biota have been concerned in the world, since its tiny size can be swallowed direct or indirectly and lead health problems. Tuban waters is the one of Indonesia's coastal and marine fisheries areas with high risk of microplastic pollution due to their highly anthropogenic activities. We investigated the microplastic in the digestive tracts of pelagic and demersal fishes in Tuban sea waters.  Microplastic in fish sample guts were observed under microscope and the type of polymer were examined using FT-IR. This study reveals that number of microplastic in digestive tract of pelagic fishes were higher than demersal fishes. The dominant form was fiber (62%) with black color and dominant size ranging from 100-500 um (72%). The types of polymers found were polyethylene and polyamide.
Penanaman Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Edukasi Konservasi Keanekaragaman Hayati Sejak Usia Dini Ashuri, Nova Maulidina; Sa'adah, Noor Nailis; Setiawan, Edwin; Ermavitalini, Dini; Saputro, Triono Bagus; Nurhayati, Awik Puji Dyah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.164 KB)

Abstract

Program Pendidikan Konservasi Keanekaragaman Hayati sejak Usia Dini bertujuan untuk membangun karakter peduli lingkungan, menambah pengetahuan, minat, kepedulian dan kepedulian dalam melestarikan, melindungi dan memanfaatkan keanekaragaman hayati di sekitar lingkungannya yang dimulai sejak usia dini. Program pendidikan dilaksanakan dengan penyuluhan, simulasi iptek, dan advokasi (pendampingan). Program tersebut telah dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Siti Masithoh dan di tempat pendidikan Al Qur'an yaitu Al Abror melalui pembuatan "Kebun Kehati" serta pelaksanaan seminar parenting dengan tema "Membangun Karakter Peduli Anak. Lingkungan Melalui Program Pelestarian Keanekaragaman Hayati Sejak Dini di Desa Boro, Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur "yang dihadiri oleh siswa dan orang tua / wali siswa, perwakilan guru dari Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di desa serta para pengawas dan Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Pendidikan pelestarian keanekaragaman hayati ini juga dapat menambah pengetahuan dan inovasi generasi penerus untuk dapat memanfaatkan, mengelola, melindungi dan melestarikan sumber daya alam sekitar.Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran setiap individu terhadap kondisi lingkungannya.Selain itu, keberhasilan program ini juga membutuhkan kendali dari masyarakat dan partisipasi negara.
Co-Authors A, Aunurohim Abdul Azis Adik Mayang Indiani Afrilya Dina Salsabila Agus Wahyudi Alfani Raziful Dwi Ersandy Alifia Cahyaning Putri Anies Wijayanti Anies Wijayanti Annisya Fitri Rachmada Ary Bachtiar Krishna Putra Aulia Istighfarotunnisa Aunurohim Aunurohim Awik Pudji Diah Nurhayati Awik Puji Dyah Nurhayati Bagastyo, Arseto Yekti Berlianny Ovina Jasmine Danang Samudra Devi Pramesti Wulandari Dewi Hidayati Didit Prasetyo Dini Adni Navastara, Dini Adni Dini Ermavitalini Dwi Oktafitria Edwin Setiawan Eka Krisna Risawati Eka Nur Rahmawati Enny Zulaika Enny Zulaika F, Fauziah Farid Kamal Muzaki Fione Yukita Yalindua Geoloveriana Esasi Hermawan Hermawan Hermawan IDAA Warmadewanthi Indra Wirawan Iska Desmawati Kamila Islamiati Kesumaning Dyah Larasati Kharisma Armida Ulayya Kristianto Kristianto Lanny Kartikasari Lissa Rosdiana Maitsa Adzro Fania Marita Ika Joesidawati Miftakhul Sefti Raufanda Millah, Ro’iqotul Moh. Ilham Anshory Mulyadi, Yeyes Nadhila, Auliya Rahma Nadila Wulan Cahyani Natanael Hari Wijaya Ni Wayan Nita Citrasari Noor Nailis Sa'adah Noor Nailis Saadah Noor Nailis Sa’adah Nurlita Abdulgani Nurlita Abdulgani Nurul Jadid Putri Saphira Ibrahim Rahmadani, Syakirah Shafwah Ratna Rintaningrum Romanus Edy Prabowo Rony Irawanto S, Suwarsih Sa'adah, Noor Nailis Saptarini, Dian Shabrina Syifa Ghaissani Shovitri, Maya Sukma, Nur Awaliyah Mentari Supriyadi Supriyadi Syahroni, Nur Triono Bagus Saputro, Triono Bagus Welly Herumurti Wildan Al-Kautsar Zufar Azzaria Azmi Zuwanita, Cyntya Sri