Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Effect of Company Growth and Net Profit on Dividend Policy in Coal Mining Subsector Companies Listed on the IDX for the 2022-2024 Period Arfianty, Arfianty; A. Aminartha Putri, Deasy Soraya
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i2.3338

Abstract

The coal mining subsector in Indonesia experienced fluctuations in financial performance during the 2022–2024 period, which affected company profits and dividend policies. This raises questions regarding the influence of company growth and net income on the Dividend Payout Ratio (DPR). This study aims to analyze the effect of company growth and net income on dividend policy in coal mining subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024. The research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. Samples were determined through purposive sampling, with secondary data obtained from annual financial reports. The results show that company growth has a significant effect on dividend policy. Similarly, net income also has a significant effect on dividend policy. This study contributes to corporate finance literature by identifying factors influencing dividend policy and provides insights for investors in evaluating dividend sustainability in the coal sector. The research is limited to the coal subsector during the 2022–2024 period and focuses on two main variables. Future research is suggested to include other variables such as liquidity, leverage, and market conditions.
PENGARUH PERTUMBUHAN, LABA BERSIH, DAN ARUS KAS OPERASI TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN BATUBARA DI BEI Riska Amanda; Arfianty, Arfianty; Yusran Bachtiar
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan perusahaan, laba bersih, dan arus kas operasi terhadap kebijakan dividen pada perusahaan subsektor pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan, laba bersih, dan arus kas operasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen dengan nilai F hitung sebesar 43,582 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Secara parsial, ketiga variabel juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Pertumbuhan perusahaan memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai t hitung 6,368 dan signifikansi 0,000, diikuti oleh laba bersih (t hitung 3,107; sig. 0,002) dan arus kas operasi (t hitung 2,969; sig. 0,004). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,530 menunjukkan bahwa 53,0% variasi kebijakan dividen dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 47,0% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan, laba bersih, dan arus kas operasi merupakan faktor utama yang memengaruhi kebijakan dividen pada perusahaan pertambangan batubara, di mana pertumbuhan perusahaan menjadi variabel yang paling dominan dalam menentukan besarnya pembagian dividen.
Smart Local Wisdom Finance: Culturally Based Financial Literacy Innovation to Increase the Competitiveness and Sustainability of MSMEs in Parepare City Ar, Andi; Arfianty, Arfianty
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 6 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v6i1.3635

Abstract

This study aims to analyze the financial literacy of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Parepare City, integrate the values ​​of local wisdom of pangadereng into financial management practices, and design a Smart Local Wisdom Finance model based on culture and digital technology. The study used a mixed methods approach with an explanatory sequential design. Quantitative data were obtained through a survey of 100 active MSMEs, while qualitative data were collected through in-depth interviews, observations, and Focus Group Discussions (FGDs). The results showed that the level of financial literacy of MSMEs was in the low-moderate category. 68% of respondents had not separated personal and business finances, 74% had not prepared cash flow reports, and 58% had not accessed formal financing. The results of the linear regression showed that financial literacy had a positive and significant effect on MSME performance with a coefficient of 0.648 and an R² value of 0.42. The integration of the values ​​of lempu', ade', bicara, and resopa strengthens financial discipline, transparency, and ethics. The developed model integrates technical literacy, internalization of cultural values, and support for simple digital applications to increase the competitiveness and sustainability of MSMEs.
ANALISIS PENJUALAN PERUMAHAN PADA PT. BOLL PUTRA MARIO Adhelia Harisma; Yadi Arodhiskara; Arfianty, Arfianty; Syarifuddin Yusuf; Hernianti Harun
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2026): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v7i1.4304

Abstract

Sektor perumahan menghadapi tantangan akibat perubahan ekonomi, kenaikan suku bunga, dan pergeseran preferensi konsumen. PT. Boll Putra Mario mengalami fluktuasi penjualan signifikan selama 2021–2024, sehingga perlu dianalisis tren penjualan dan dampak perubahan harga jual terhadap volume penjualan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren penjualan, menganalisis pengaruh perubahan harga, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat kinerja penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data penjualan periode 2021–2024 yang dilengkapi wawancara mendalam bersama pihak manajemen. Hasil penelitian menunjukkan tren penjualan meningkat pada 2022–2023, namun menurun tajam pada 2024. Perubahan harga jual berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan, terutama pada segmen rumah subsidi yang sangat sensitif terhadap harga. Faktor lain yang turut memengaruhi meliputi daya beli konsumen, kebijakan KPR, dan efektivitas strategi pemasaran digital. Rumah subsidi mendominasi seluruh penjualan, mencerminkan karakteristik pasar lokal yang didominasi masyarakat berpenghasilan rendah. Pengembang perlu menyesuaikan strategi harga, memperkuat segmentasi pasar, dan mengoptimalkan pemasaran digital guna meningkatkan penjualan di tengah dinamika pasar properti yang terus berubah.
ANALISIS FINANCIAL DISTRESS PADA INDUSTRI PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Edwin Sudirman; Arfianty, Arfianty; Yasri Tarawiru; Hernianti Harun
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2026): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v7i1.4319

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi financial distress pada industri properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan metode metode Altman Z–Score.Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Indonesia Prima Property tbk, PT Mordernland Realty tbk, PT Bukit Darmo Property tbk PT Bima Sakti Pertiwi tbk, dan PT Kota Satu Properti tbk periode 2019-2022, menggunakan data pada situs resmi BEI (www.idx.co.id). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model prediksi Altman Z-score modifikasi dengan rumus Z = 6,56X1 + 3,26X2 + 6,72X3 + 1,05X4 dengan kriteria penilaian Z<1,10 Distress ,1,10<Z<2,60 Grey Area,Z>2,60 Safe Zone. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode altman z-score dapat digunakan untuk memprediksi financial distress pada perusahaan industri yang terdaftar dibursa efek Indonesia tahun 2019-2023. Berdasarkan data yang dianalisis, dari lima perusahaan properti yang dikaji, hanya PT Bukit Darmo Property Tbk. yang menunjukkan kinerja keuangan stabil dengan konsistensi berada di zona aman selama periode 2019–2023. semua perusahaan properti menunjukkan kinerja keuangan stabil dengan konsistensi berada di zona aman selama periode 2019–2023. Perusahaan moderland tbk. Memiliki nilai rasio yang paling tinggi diantara semua perusahaan dengan nilai 4.858 ditahun 2023 dan perusahaan tersebut juga yang memiliki nilai rasio yang terendah sebesar 3.281 ditahun 2021 maka dari itu PT moderland tbk harus lebih memperhatikan analisi mendalam terhadap model bisnisnya untuk mengidentifikasi bagian yang tidak efisien dan mencari peluang profitabilitas.