Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Pengaruh Pemberian Terapi Tepid Sponge Water untuk Mengatasi Hipertermi pada Pasien Demam Berdarah Dengue Endah Fajarwati; Rezka Nurvinanda; Nova Mardiana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i2.1542

Abstract

Anak yang menderita DEMAM BERDARAH DENGUE akan mengalami kenaikan suhu tubuh secara drastis atau hipertermi. Diperlukan intervensi mandiri keperawatan yang cepat dan segera untuk menurunkan suhu tubuh anak melalui pemberian tepid sponge water. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi tepid sponge water untuk mengatasi hipertermi pada pasien demam berdarah dengue di ruang anak RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan pendekatan pre test danpost test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah 88 pasien anak demam berdarah dengue. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 9 responden pada masing masing kelompok yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan observasi langsung pada sampel yang dipilih. Data dianalisis berdasarkan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p-value = 0,009 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi tepid sponge water untuk mengatasi hipertermi pada pasien demam berdarah dengue di ruang anak RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Meningkatnya Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Tresia Pitriani; Rezka Nurvinanda; Indri Puji Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1884

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) yaitu bayi dengan berat badan lahirnya dibawah 2.500 gram.BBLR masih menjadi penyebab utama kematian pada bayi.Adanya peningkatan signifikan kasus BBLR di RSUD Drs.H.Abu Hanifah.Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya faktor-faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Drs.H.Abu Hanifah tahun 2022. Penelitian dengan rancangan case control.Populasinya seluruh bayi baru lahir di RSUD Drs.H.Abu Hanifah dari bulan Januari sampai Desember tahun 2022 berjumlah 386 bayi.Sampel untuk perbandingan kasus dan kontrol adalah 1:1 yaitu 88 responden sebagai kasus dan 88 responden sebagai kontrol.Teknik sampling yaitu teknik non-probability sampling dengan teknik consecutive sampling.Penelitian dilakukan tanggal 3 April–13 April tahun 2023 di RSUD Drs.H.Abu Hanifah.Analisa data menggunakan uji chi square dengan hasil analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia ibu (p-value=0,005),usia kehamilan (p-value=0,000), paritas (p-value=0,016),jarak kehamilan (p-value=0,002) dan kadar Hb (p-value=0,010) dengan kejadian BBLR di RSUD Drs.H.Abu Hanifah tahun 2022.Diharapkan bagi institusi kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR.
Faktor faktor yang berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Lanjutan pada Anak Bawah Dua Tahun (Baduta) Yusiska Yusiska; Rezka Nurvinanda; Indri Puji Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1885

Abstract

Imunisasi lanjutan merupakan ulangan dari imunisasi dasar untuk mempertahankan tingkat kekebalan dan memperpanjang masa perlindungan anak yang sudah mendapatkan imunisasi dasar. Imunisasi ini diberikan pada anak usia bawah dua tahun (baduta). Rendahnya cakupan imunisasi tidak lepas dari faktor perilaku kesehatan yang terdiri dari3 faktor yaitu: faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor penguat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi lanjutan pada anak bawah dua tahun (baduta) di puskesmas sungailiat tahun 2023. Jenis penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 24-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sungailiat tahun 2023 yang berjumlah 431 orang. Sampel menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 10% didapatkan 81 responden.Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pekerjaan (ρ-value 0,000; POR = 0,080), pendidikan (ρ-value 0,000; POR = 0,138), pengetahuan (ρ-value 0,000; POR = 8,283), dukungan keluarga (ρ-value 0,000; POR = 8,531) dan peran perugas kesehatan (ρ-value 0,001; POR = 4,772) dengan pemberian imunisasi lanjutan pada baduta. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan edukasi secara berkesinambungan kepada masyarakat khususnya tentang imunisasi.
Pengaruh Edukasi Penerapan Perawatan Metode Kanguru terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Bayi BBLR Nopitasari Nopitasari; Indri Puji Lestari; Rezka Nurvinanda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1896

Abstract

BBLR merupakan kondisi berat badan bayi yang lahir kurang dari 2.500 gram sehingga bayi sangat rentan terjadi hipotermi. Metode yang efektif dalam mengatasi hipotermi yaitu dengan cara Metode Kanguru. tahun 2022 sebanyak 90 bayi yang ada di RSUD Drs. H. Abu Hanifah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi penerapan perawatan metode kanguru terhadap tingkat pengetahuan ibu bayi BBLR serta untuk menurukan angka kesakitan dan kematian bayi akibat BBLR di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pre experiment one group pretest- posttest dengan hasil berupa analisa univariat dan bivariat. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi BBLR di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2023. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi BBLR yang sudah termasuk dalam kriteria inklusi sebanyak 18 sampel dengan teknik nonprobability sampling jenis purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah diketahui ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi perawatan metode kanguru dengan nilai p value = 0,000 < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi penerapan perawatan metode kangurur terhadap tingkat pengetahuan ibu bayi BBLR di RSUD Drs. H. Abu Hanifah.
Faktor faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Thalassemia Beta Mayor pada Anak Suhana Suhana; Hendra Kusumajaya; Rezka Nurvinanda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1918

Abstract

Thalassemia merupakan penyakit yang menjadi permasalahan di dunia, terutama di Indonesia yang semakin tahun kejadiannya selalu meningkat. Thalassemia beta mayor merupakan penyakit genetik yang diturunkan oleh orangtua, namun bukan berarti tidak dapat dilakukan pencegahan. Pencegahan thalassemia dapat dilakukan dengan memperhatikan faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian thalassemia beta mayor pada anak. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian thalassemia beta mayor pada anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah 161 anak di Rumah Sakit Bakti Timah Kota Pangkalpinang. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 69 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Pada penelitian ini, proses pengumpulan data menggunakan alat bantu berupa lembar observasi tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian thalassemia. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor riwayat keluarga (p-value=0,000), kedekatan hubungan keluarga orangtua (p-value=0,000), dan suku (p-value=0,007) dengan kejadian thalassemia beta mayor pada anak.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu pada Masa Kehamilan Trimester III Saurina Situmorang; Rezka Nurvinanda; Agustin Agustin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1942

Abstract

Perasaan cemas yang terjadi pada ibu hamil akan semakin tinggi terutama pada masa kehamilan trimester ketiga. Berbagai perasaan yang ditimbulkan diantaranya adalah perasaan kuat dan berani menanggung segala beban, rasa takut, ngeri, rasa cinta, benci, keraguan, kepastian, kegelisahan, rasa tenang serta harapan penuh kegembiraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu pada masa kehamilan trimester III di RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Besaran sampel pada penelitian ini sebanyak 33 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen berupa kuesioner. Uji hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,003), sikap (pvalue = 0,027) dan dukungan suami (p-value = 0,045) terhadap tingkat kecemasan ibu pada masa kehamilan trimester III di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung.
Pengaruh Pemberian Edukasi terhadap Pengetahuan Keluarga dalam Mendeteksi Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Anak Widia Sari; Rezka Nurvinanda; Indri Puji Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.1983

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue, terutama menyerang anak-anak yang bertendensi menimbulkan syok dan kematian. Untuk provinsi Bangka Belitung selama 3 tahun terakhir (2019-2021) mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemebrian edukasi terhadap pengetahuan keluarga dalam mendeteksi demam berdarah dengue (DBD) pada anak di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2023.Desain penelitian ini kuantitatif menggunakan pre eksperiment dengan rancangan one group pre-post test design, dengan hasil berupa analisa univariate dan analisa bivariate. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 responden. Data dari penelitian ini di analisis dengan mwnggunakan uji Wicoxon Test. Hasil penelitian ini didaptkan bahwa ada pengaruh pemberian edukasi pengetahuan keluarga dalam mendeteksi demam berdarah dengue (DBD) pada anak di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2023 dengan ρ=value (0,000) < α 0,05 dengan pengetahuan keluarga ρ=value (0,000) < α 0,05. Kesimpulan hasil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan sebelum dan sesudah pemberian pengetahuan edukasi kesehatan dalam mendeteksi DBD pada anak di Puskesmas Gerunggang Tahun 2023.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Pemberian ASI Eksklusif terhadap Kejadian Stunting pada Balita Merin Mediloka; Indri Puji Lestari; Rezka Nurvinanda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2063

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh kembang pada anak balita dibawah umur 5 tahu. dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut ada pada ambang batas (Z – Score ) < 2 SD sampai dengan – 3 SD ( pendek / stunted ) dan < -3 SD ( sangat pendek/ severely stunted ). Untuk Puskesmas Kelapa 3 tahun terakhir mengalami pningkatan pada tahun 2019 sebanyak 603 orang, 2020 sebanyak 424 orang tahun 2021 sebanyak 318 orang sedangkan tahun 2022, 443 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan, sikap dan pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting.Desain penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan hasil berupa analisa univariat dan bivariat. populasi penelitian yaitu seluruh anak stunting di Wilayah kerja Puskesmas Kelapa Tahun 2023. Sampel penelitian merupakan bagian dari populasi yang berjumlah 59 responden. Responden dalam penelitian ini adalah anak yang stunting dan tidak stunting.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan pengetahun, sikap dan pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadin stunting di Puskesmas Kelapa Tahun 2023 dengan P-value (0.000) < 0,05 Stunting ( 0.000) <0.05. kesimpulan dari penelitian ini dalam pencegahan stunting sangat penting memperhatikan pemenuhan nutrisi dan pemberian ASI secara eksklusif dengan didukung pengetahuan, sikap ibu yang baik dalam proses tumbuh kembang anak.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tindakan Perawatan Mandiri pada Penderita Asam Urat Sri Sumeta Putri; Muhammad Faizal; Rezka Nurvinanda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2064

Abstract

Asam urat atau yang dikenal dengan gout merupakan jenis yang sangat menyakitkan, yang merupakan hasil dari metabolisme dalam tubuh akibat penumpukan kristal pada persendian, sehingga kadar asam urat dalam tubuh tinggi. Sendi yang diserang terutama jari kaki, lutut, tumit, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku. Peningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh manusia seperti perasaan nyeri di persendian dan sering disertai timbulnya rasa nyeri yang teramat sangat bagi penderitanya yang bersifat akut. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan perawatan mandiri pada penderita asam urat diwilayah kerja puskesmas melitang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross- sectional untuk mengetahui sebab akibat hubungan antara variabel independent dan dependent. Variabel independent usia, pengetahuan, dan dukungan keluarga, sedangkan variabel dependent perawatan mandiri pasien asam urat. Sampel penelitian berjumlah sebanyak 61 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan april tahunn 2023. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian ini diketahui hasil statistik pada faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan perawatan mandiri pada penderita asam urat yang terdiri dari Usia didapatkan nilai p value = 0,001, Pengetahuan didapatkan nilai p value = 0,000, dan Dukungan keluarga didapatkan nilai p value = 0,000 yang bearti ada hubungan terhadap perawatan mandiri penderita asam urat diwilayah puskesmas melintang kota pangkalpinang tahun 2023.
Pengaruh Pemberian Edukasi terhadap Pengetahuan Orang Tua dalam Pencegahan Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah Dimas Saputra; Rezka Nurvinanda; Indah Puji Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2094

Abstract

Karies gigi adalah suatu penyakit yang berawal karena merawat dan menjaga gigi dari bakteri yang kurang sehingga terjadi penumpukan plak pada gigi yang menyebabkan kerusakan lapisan email. Untuk Kota Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung selama 3 tahun terkahir (2020-2021) mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan orang tua dalam pencegahan karies gigi pada anak usia sekolah di SD Negeri 3 Pangkalpinang tahun 2023. Penelitian ini dengan metode Pre Experimen dengan Pre test dan Post test one group desain, dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Populasi penelitian yaitu seluruh seluruh siswa/siswi kelas IV penderita karies gigi di SD Negeri 3 Pangkalpinang dengan jumlah 26 anak. Sampel penelitian merupakan orang tua anak yang mengalami karies gigi di SD Negeri 3 Pangkalpinang. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil Pre test dengan Post test yang artinya ada pengaruh pemberian edukasi karies gigi selama 1 hari terhadap pengetahuan orang tua di SD Negeri 3 Pangkalpinang tahun 2023 dengan Uji statistik didapatkan p-value= 0,000< 0,05. Saran dari penelitian ini adalah agar penderita karies gigi lebih sering menjaga kesehatan gigi dan mendapatkan edukasi dari orang tua untuk mengetahui apa itu karies gigi serta juga menerapkan pola hidup sehat.