Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Efisiensi Ekonomi Bengkel Melalui Pelatihan Pemasangan Ban Tubeless Bagi Pemuda Produktif Di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Supriono Supriono; Risky Fajar Sundari; Zulfan Zulfan; Rizki Pangidoan Lubis; Nur Asyiah Siregar
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1307

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi ekonomi bengkel melalui pelatihan pemasangan ban tubeless bagi pemuda produktif di Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan. Permasalahan yang dihadapi oleh bengkel tradisional di desa ini adalah kurangnya keterampilan teknis yang sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif, sehingga pelayanan yang diberikan belum mampu bersaing dengan bengkel modern. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif, di mana peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai karakteristik ban tubeless, peralatan, dan prosedur pemasangan, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam praktik bongkar pasang, pengecekan kebocoran, hingga penanganan darurat. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis dan keterampilan praktis peserta, yang berdampak pada efisiensi waktu dan biaya perbaikan di bengkel. Selain itu, pelatihan membuka peluang usaha baru, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi desa melalui peningkatan kesempatan kerja dan kemandirian pemuda. Kegiatan ini membuktikan bahwa program pelatihan berbasis kebutuhan lokal dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. ABSTRACT This community service program aimed to improve the economic efficiency of local workshops through tubeless tire installation training for productive youth in Bandar Khalipah Village, Percut Sei Tuan District. The main problem faced by traditional workshops in this area is the lack of technical skills adapted to automotive technology developments, resulting in services that cannot fully compete with modern workshops. The training was conducted using a participatory approach, where participants not only received theoretical knowledge about the characteristics of tubeless tires, tools, and installation procedures, but were also actively involved in hands-on practice, including tire mounting and dismounting, leakage detection, and emergency handling. The results revealed a significant improvement in participants’ technical knowledge and practical skills, which contributed to reduced repair time and material efficiency in workshops. Moreover, the training created new entrepreneurial opportunities, enhanced consumer trust, and contributed to the village’s economic growth by increasing job opportunities and promoting youth self-reliance. This program demonstrates that locally oriented training can serve as a sustainable community empowerment strategy.
Pengaruh Pendidikan Multikultural terhadap Sikap Toleransi Mahasiswa dengan Pemahaman Pluralisme sebagai Variabel Mediasi Nur Asyiah Siregar; Hotni Sari Harahap
HIBRUL ULAMA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Hibrul Ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v8i1.1354

Abstract

Students' tolerance remains a challenge in higher education institutions despite the diverse religious, ethnic, cultural, and social backgrounds of the academic community. This study aims to examine the effect of multicultural education on students' tolerance attitudes, the effect of multicultural education on pluralism understanding, the effect of pluralism understanding on tolerance attitudes, and the mediating role of pluralism understanding in the relationship between multicultural education and tolerance attitudes. A quantitative approach with an explanatory survey design was employed. The sample consisted of 76 students from Universitas Alwashliyah selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed through Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4. The findings reveal that multicultural education has a positive and significant effect on pluralism understanding (?=0.911; t=39.749) and tolerance attitudes (?=0.539; t=2.795). Pluralism understanding also has a positive and significant effect on tolerance attitudes (?=0.392; t=2.161) and partially mediates the relationship between multicultural education and tolerance attitudes (?=0.357; t=2.096). It can be concluded that strengthening multicultural education accompanied by enhanced pluralism understanding plays an important role in fostering students' tolerance in higher education.
Optimalisasi Peran Ibu sebagai Madrasah al-Ula melalui Pendekatan Partisipatif pada Kelompok Perwiritan Nur Hidayah Marindal Deli Serdang Nur Asyiah Siregar; Hotni Sari Harahap; Susanti Nirmalasari; Khairul Anwar; Hanifa Azmi
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.233

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak, dan ibu menempati posisi sentral sebagai pendidik utama atau madrasah al-ula. Namun, tuntutan era digital serta anggapan bahwa pendidikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah membuat fungsi ini belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu anggota Perwiritan Nur Hidayah, Perumahan Jagung, Marindal, dalam mengoptimalkan perannya sebagai pendidik utama keluarga menurut perspektif ilmu pendidikan Islam. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2025–15 Maret 2026 menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahap: persiapan dan analisis situasi; penyampaian materi dan pelatihan; pendampingan dan implementasi; serta monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, simulasi, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata capaian indikator sebesar 84,62% dengan kategori sangat baik, mencakup keaktifan (88,46%), partisipasi diskusi (84,62%), pemahaman materi (84,62%), dan kesiapan implementasi (80,77%). Kegiatan ini membuktikan bahwa kelompok perwiritan berpotensi menjadi media pemberdayaan yang efektif, sekaligus menegaskan perlunya pendampingan berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan keluarga.
Analisis Kelayakan Ekonomi Islam Melalui Investasi Mesin CNC Pada Industri Manufaktur Menengah Dengan Pendekatan Net Present Value (NPV) Supriono Supriono; Nur Asyiah Siregar; Risky Fajar Sundari; Rena Arifah; Riza Ria Wirasari
Journal of Computer Science and Information System(JCoInS) Vol 7, No 1: JCoInS | 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jcoins.v7i1.8922

Abstract

This article aims to analyze the economic feasibility of CNC machine investment in a medium-sized manufacturing industry using the Net Present Value (NPV) approach. The research method used is a library search, which involves collecting and analyzing secondary data from literature related to CNC machine investment, feasibility studies, and NPV calculation methods. The analysis begins with identifying initial investment costs, projecting annual net cash flows, determining the discount rate, calculating the NPV, and analyzing sensitivity to changes in key variables. The results show a positive NPV, indicating that this investment is financially profitable and feasible. In addition to financial benefits, the use of CNC machines also provides strategic benefits such as increased production efficiency, reduced reject rates, and improved product quality. Therefore, investing in CNC machines is recommended as a strategic step to increase the competitiveness and productivity of medium-sized manufacturing industries amidst increasingly fierce market competition.