Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Karyawan PT Toyota Auto 2000 Kabupaten Kubu Raya Supriadi, Fenni
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v16i2.2697

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional karyawan PT Toyota AUTO 2000 Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kausal. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Kantor PT Toyota AUTO 2000 Kabupaten Kubu Raya yang berjumlah 50 orang. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana, koefisien korelasi (r), koefisien determinasi (R2), uji F (uji kelayakan regresi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persamaan regresi linier sederhana adalah: Y= 2,307 + 0,460X. Artinya, jika nilai kepuasan kerja sama dengan 0 (nol), maka nilai komitmen organisasional sebesar 2,307. Jika nilai kepuasan kerja naik (satu) satuan, maka nilai komitmen organisasional meningkat sebesar 0,460 satuan. Koefisien korelasi adalah 0,365. Nilai ini dapat diinterpretasikan bahwa hubungan variabel kepuasan kerja dengan komitmen organisasional berada pada kategori lemah. Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,133, artinya variabel komitmen organisasional (y) dapat dipengaruhi oleh variabel kepuasan kerja sebesar 13,3%, sedangkan sisanya yaitu 86,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Uji F untuk pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional menunjukkan bahwa nilai probabilitas value < 0,05, sehingga Ho ditolak yang artinya model regresi linier sederhana dapat digunakan untuk memprediksi variabel komitmen organisasional yang dipengaruhi oleh kepuasan kerja karyawan PT Toyota AUTO 2000 Kabupaten Kubu Raya.
Pengaruh Kompensasi Finansial dan Kompensasi Nonfinansial Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya Supriadi, Fenni
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v17i2.3528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya dengan sampel sebanyak 44 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh. Analisis yang dilakukan adalah analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi berganda, analisis koefisien determinasi, uji pengaruh simultan (Uji F) dan uji pengaruh parsial (Uji t). Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan persamaan Y = 0,630 + 0,220X1+ 0,647X2. Koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,729 yang berarti bahwa kompensasi finansial dan kompensasi non finansial memiliki hubungan yang kuat terhadap kepuasan kerja di Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,532 yang berarti pengaruh kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya adalah sebesar 53,20% dan sisanya sebesar 46,80% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini. Dengan menggunakan uji pengaruh simultan (Uji F) dapat diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 23,275 > F tabel sebesar 3,23 sehingga Ha diterima artinya variabel kompensasi finansial dan variabel kompensasi non finansial secara simultan berpengaruh terhadap variabel kepuasan kerja. Dan uji pengaruh parsial (Uji t) kompensasi finansial terhadap kepuasan kerja dapat diketahui bahwa nilai t hitung sebesar 1,934 < t tabel sebesar 2,01954 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruh variabel kompensasi finansial terhadap variabel kepuasan kerja. Sedangkan uji pengaruh parsial variabel kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja diketahui bahwa nilai t hitung sebesar 6,231 > t tabel sebesar 2,01954 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh variabel kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja.