Azamul Fadhly Noor Muhammad
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Media Konkret Pecahan Tidak Senilai (PETIS) terhadap Pemahaman Konsep Pecahan pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Muslimah Dwi Nurcahyani; Rifky Tri Wibowo; Nely Anjarwati; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10461

Abstract

Pemahaman konsep pecahan merupakan kompetensi dasar yang penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar karena menjadi fondasi bagi penguasaan materi matematika pada jenjang selanjutnya. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan, terutama pada materi pecahan tidak senilai, akibat sifat konsep yang abstrak serta keterbatasan media pembelajaran yang digunakan di kelas. Media konkret Pecahan Tidak Senilai (PETIS) dikembangkan sebagai alat bantu visual dan manipulatif untuk membantu siswa memahami konsep melalui pengalaman belajar langsung. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan desain narrative review yang bertujuan menganalisis pengaruh potensial penggunaan media konkret, khususnya PETIS, terhadap peningkatan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Artikel yang ditinjau divalidasi berdasarkan kriteria aksesibilitas, relevansi topik, kesesuaian objek penelitian, serta kualitas metodologis. Sumber data berupa artikel ilmiah dari jurnal nasional terakreditasi dan tidak terakreditasi, prosiding, serta repository ilmiah dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret secara konsisten efektif dalam memvisualisasikan konsep abstrak, meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, serta memperbaiki hasil belajar matematika. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa media manipulatif berperan penting dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, khususnya dalam membedakan dan menghubungkan pecahan tidak senilai pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Berdasarkan kajian literatur tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media konkret PETIS berpotensi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, mengurangi miskonsepsi, serta membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang lebih bermakna dan berkelanjutan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Implikasi pedagogis dari temuan ini menegaskan pentingnya inovasi media pembelajaran konkret untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa SD.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 1 YOGYAKARTA M. Ilham Darmawan; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11301

Abstract

This study aims to determine the process of implementing religious character education through school culture at SD Muhammadiyah Wirobrajan 1 Yogyakarta, namely the planning process, implementation, supporting factors, inhibiting factors, results, and evaluation. The background of this study is based on the application of character education through school culture, which has a positive impact on the character building of students primary schools. This study was a qualitative study using a descriptive approach. The population consisted of the principal, teachers, and students. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. The data obtained were analyzed through data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. Data validity was checked using triangulation. The results of the study show that the implementation of religious character education through school culture at SD Muhammadiyah Wirobrajan 1 Yogyakarta has been carried out through three cultures, namely academic, socio-cultural, and democratic, which contains the values of worship, morals, behaviour and human values. The guidelines used are the vision, mission, school objectives, the Ministry of National Education, and Muhammadiyah. Planning is used for the preparation programmes, documents, curriculum, lesson plans, and evaluations. Implementation was carried out through learning, school programmes, and habits. Supporting factors are vision, mission, objectives, programmes, facilities, infrastructure, school environment, teachers, and parents. Obstacles came from internal factors of students, teachers, and the environment outside school. The results of implementing religious character education through school culture have generally been quite good, in line with the objectives. Evaluation is carried out through direct and routine observation techniques.
Desain Dan Pembuatan Media Tangga Metrika Dan Volcube Untuk Materi Pengukuran Panjang, Massa, Dan Volume Vivian Nikadinata; Erni Pradita; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14436

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan media konkret Tangga Metrika dan Volcube sebagai alat bantu krusial dalam pengajaran matematika di SD, khususnya pada materi konversi satuan dan volume yang bersifat abstrak. Menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D (terbatas pada tahap define, design, dan develop), media Tangga Metrika dirancang untuk memvisualisasikan hubungan satuan panjang/massa melalui susunan hierarkis. Sementara itu, media Volcube didesain sebagai kubus besar dari unit-unit kecil untuk memfasilitasi pemahaman volume secara manipulatif. Hasilnya, kedua media menunjukkan karakteristik visual yang jelas, mudah digunakan, dan sesuai dengan tingkat kognitif siswa SD. Media ini diharapkan dapat menjadi alternatif konkret untuk mendukung pemahaman konsep pengukuran yang lebih bermakna.
Pemanfaatan Media Pembelajaran dalam Materi Pengukuran pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar : Studi Literatur Fajar Ajeng Pramesti; Raden Roro Elfrida Elysia Ivana Padmarini; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14597

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran dalam materi pengukuran memiliki peran penting dalam membantu peserta didik memahami konsep matematika di sekolah dasar. Konsep pengukuran meliputi pengukuran panjang, berat, volume, dan waktu yang bersifat abstrak apabila hanya disampaikan secara teoritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pengukuran dalam pembelajaran matematika sekolah dasar serta pemanfaatan media pembelajaran yang digunakan berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku rujukan, dan artikel yang relevan dengan pembelajaran pengukuran di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran pengukuran akan lebih efektif apabila menggunakan media konkret dan melibatkan aktivitas langsung, seperti penggunaan penggaris, timbangan, wadah, satuan kubus, serta alat ukur waktu. Pemanfaatan media dan pengalaman langsung dapat meningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, pembelajaran pengukuran di sekolah dasar perlu dirancang secara konkret dan kontekstual agar peserta didik tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami konsep pengukuran secara bermakna.
Studi Literatur Tentang Penggunaan Media VOBARU dalam Pembelajaran Volume Bangun Ruang di Sekolah dasar Dewi Purwaningsih; Atikah Anjani O; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14674

Abstract

Pembelajaran volume bangun ruang di sekolah dasar seringkali menghadapi tantangan karena sifat abstrak materi dan keterbatasan kemampuan visualisasi spasial siswa. Dalam banyak kasus, siswa hanya mengandalkan hafalan rumus tanpa sepenuhnya memahami konsep volume karena kurangnya media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk secara sistematis meninjau temuan penelitian terkait penggunaan media pembelajaran, khususnya VOBARU dan media serupa, dalam pengajaran volume bangun ruang di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan yang berfokus pada pembelajaran volume geometri bangun ruang dan penggunaan media pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi untuk mengidentifikasi pola, persamaan, dan perbedaan di antara temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dan kesalahpahaman dalam memahami konsep volume bangun ruang. Namun, media pembelajaran yang menekankan unsur visual, interaktif, dan konkret efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, kemampuan spasial, dan hasil belajar. Berdasarkan sintesis dari studi-studi sebelumnya, VOBARU memiliki potensi yang kuat sebagai media pembelajaran yang mengintegrasikan aspek visual, interaktif, dan konkret untuk mendukung pembelajaran volume geometri padat yang lebih bermakna di sekolah dasar.
Pengembangan Media Maket 3D Smart Map Untuk Pemahaman Denah Dan Arah Mata Angin Annisa Nurrahmadani; Ajeng Dafiq; Devi Anggraini; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran maket 3D Smart Map pada materi denah dan arah mata angin bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, guru kelas IV, serta siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli, angket respon guru dan siswa, observasi, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media maket 3D Smart Map dinyatakan sangat layak berdasarkan hasil uji validasi ahli materi dan ahli media. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest. Dengan demikian, media maket 3D Smart Map efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep denah dan arah mata angin siswa sekolah dasar.
Analisis Pengembangan Media Pembelajaran Kelipatan Persekutuan Terkecil di Sekolah Dasar: Studi Literatur Berbasis Kurikulum Merdeka Assita Azka Qatrunnada; Anisa Nur Rahma; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14720

Abstract

Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) sering sulit dipahami siswa sekolah dasar karena sifatnya yang abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis hasil pengembangan media pembelajaran KPK sebagai dasar konseptual inovasi yang lebih komprehensif. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 24 artikel ilmiah relevan dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran KPK saat ini didominasi oleh media konkret dan digital interaktif yang dikembangkan secara terpisah, mayoritas berfokus pada siswa kelas IV, serta minim integrasi prinsip Kurikulum Merdeka. Kajian ini menyimpulkan adanya celah penelitian pada pengembangan media hibrida yang mengintegrasikan aspek konkret dan interaktif secara terpadu untuk siswa kelas V. Temuan ini sangat penting sebagai rujukan bagi pendidik dan pengembang dalam menciptakan media pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan selaras dengan tuntutan transformasi kurikulum saat ini.
Kajian Literatur Tentang Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Di Sekolah Dasar Dan Penerapannya Dalam Kegiatan Sehari-Hari Ikhsanty Novita Kurniawati; Selly Distian Cahya; Arjun Satria Nugraha; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16708

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar berperan penting dalam membangun kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Salah satu konsep fundamental yang harus dikuasai adalah Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan memahami konsep ini secara mendalam dan cenderung hanya menghafal prosedur perhitungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep FPB serta peran media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman konsep FPB yang rendah dapat diatasi melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) serta penggunaan media pembelajaran konkret maupun digital, seperti permainan dakon, ludo FPB, dan Quizizz. Media tersebut efektif memvisualisasikan konsep abstrak dan meningkatkan keterlibatan siswa. Kesimpulannya, strategi pembelajaran yang kontekstual dan penggunaan media yang tepat mampu memperkuat pemahaman konseptual siswa, sehingga mereka dapat menerapkan prinsip FPB dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata di kehidupan sehari-hari.
Pengembangan Media Kartu Angka dan Papan Diagram untuk Pemahaman Pengolahan Data Siswa Kelas VI SD Diky Ramadhan; Ratna Widyawati; Reiki Fatah Zahrasiwi; Akhyar Wildani; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa kartu angka dan papan diagram pada materi pengolahan data kelas VI sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan media, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu angka dan papan diagram dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli dengan skor rata-rata 4,6 dari skala 5. Hasil uji coba terbatas menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengolahan data siswa, ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada kategori sedang–tinggi. Dengan demikian, media kartu angka dan papan diagram efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman pengolahan data siswa kelas VI sekolah dasar.