Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hubungan Antara Peran Ayah Pada Perkembangan Moral Remaja Di RT 29 Dan RT 40 Kecamatan Jakabaring Palembang Andriani, Siska; Suryati, Suryati; Fitri, Hartika Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study, entitled "The Relationship Between Fathers' Roles and the Moral Development of Adolescents in Neighborhood Associations (RT) 29 and 40, Jakabaring District, Palembang," aims to determine the role of fathers in raising adolescents and the relationship between fathers' roles and the moral development of adolescents in RT 29 and RT 40, Jakabaring District. This study used a quantitative approach with a correlational approach. The sample size for this study was 30 respondents. Simple random sampling was used for the study, and a questionnaire was used for data analysis. SPSS version 20 was used for data processing with a product-moment correlation. The validity test level was 0.361 and the reliability test level was 0.7. The results of this study indicate that the level of fathers' role in raising adolescents is classified as moderate. 77% of adolescents received moderate scores for moral development. Meanwhile, 66% of adolescents received moderate scores for moral development. There was a significant relationship between the father's role and adolescent moral development, with a product-moment correlation of 0.771 and a significance level of 5%. The results of this study indicate a relationship between the father's role and adolescent moral development.
Analisis Pesan Dakwah dalam Film Racun Sangga Pemisah Rumah Tangga Meta, Trisna; Assoburu, Selvia; Fitri, Hartika Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Analisis Pesan Dakwah dalam Film Racun Sangga: Pemisah Rumah Tangga ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan film horor sebagai medium penyampaian nilai-nilai religius di tengah masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan mengungkap dan mendeskripsikan pesan dakwah yang terkandung dalam narasi serta visualisasi film tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, analisis dilakukan melalui pisau bedah teori semiotika Roland Barthes yang memetakan makna melalui signifikasi dua tahap, yakni denotasi, konotasi dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat pesan dakwah yang komprehensif, mencakup aspek akidah mengenai bahaya syirik dan sihir, aspek akhlak mengenai kesabaran dan kesetiaan dalam menjaga keutuhan rumah tangga, serta aspek syariat terkait pentingnya perlindungan diri melalui ibadah. Kesimpulannya, film Racun Sangga berhasil mengemas pesan dakwah secara implisit bahwa kekuatan iman dan kedekatan kepada Sang Pencipta merupakan fondasi utama dalam menghadapi destruksi eskternal yang mengancam keharmonisan keluarga. Melalui simbol-simbol visual yang dramatis, film ini menegaskan peran sinema sebagai peran refleksi spiritual yang efektif bagi penontonnya.
ANALISIS PESAN DAKWAH DALAM LAGU “JILBAB PUTIH” GRUP NASIDA RIA Nuraini, Nuraini; Nasution, Nurseri Hasnah; Fitri, Hartika Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9274

Abstract

Dakwah merupakan kegiatan menyampaikan ajaran Islam kepada manusia dengan tujuan mengajak kepada kebaikan dan mencegah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama. Seiring dengan perkembangan zaman, dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah atau pengajian, tetapi juga dapat disampaikan melalui berbagai media, salah satunya melalui seni musik yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satu lagu religi yang mengandung pesan dakwah adalah lagu “Jilbab Putih” yang dipopulerkan oleh grup kasidah Nasida Ria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam lirik lagu “Jilbab Putih”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Data utama dalam penelitian ini berupa lirik lagu “Jilbab Putih”, yang kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan penafsiran tanda untuk menemukan makna pesan dakwah yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Jilbab Putih” mengandung beberapa pesan dakwah, yaitu pesan akidah, pesan syariah, dan pesan akhlak. Pesan akidah terlihat dari ajakan untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan syariah tercermin dari anjuran untuk menutup aurat dengan mengenakan jilbab sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah. Sementara itu, pesan akhlak tergambar melalui ajakan untuk menjaga kehormatan diri, kesopanan, serta perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, lagu “Jilbab Putih” tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga berfungsi sebagai media dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai Islam kepada masyarakat.
PERAN PENYULUH SOSIAL DALAM MENDORONG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BAGI PEMULIHAN KLIEN ODGJ DI UPTD PANTI SOSIAL Chalik, Muhammad Akbar; Choiriyah, Choiriyah; Fitri, Hartika Utami; Komaruddin, Komaruddin; Isnaini, Mohd Aji; Hertimi, Sri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh sosial dalam mendorong pemberdayaan masyarakat guna mendukung pemulihan klien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di UPTD Panti Sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh sosial memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping dalam proses rehabilitasi sosial. Kegiatan penyuluhan dilakukan secara edukatif, komunikatif, dan partisipatif, sehingga mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, mengurangi stigma sosial, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pemulihan klien. Selain itu, penyuluhan sosial juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan sosial, kepercayaan diri, dan kemandirian klien ODGJ. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antar lembaga, serta kondisi psikologis klien. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas penyuluh sosial dan dukungan lintas sektor agar program rehabilitasi sosial dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.