Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Pengalaman Pengguna Pada Fitur “Sakusaku” Aplikasi Bank Saqu Menggunakan Metode UEQ Kelvin, Marcelino; Trias Hanggara, Buce; Syawli, Almira
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan perbankan, termasuk munculnya bank digital seperti Bank Saqu. Salah satu fitur unggulannya adalah Sakusaku, yang dirancang untuk membantu pengguna mencatat pengeluaran, menyusun anggaran, dan mengelola keuangan mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman pengguna terhadap fitur Sakusaku menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Studi kuantitatif ini melibatkan 20 responden aktif pengguna aplikasi Bank Saqu dan mengevaluasi enam aspek utama: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty. Hasil menunjukkan seluruh aspek memperoleh skor positif, dengan nilai tertinggi pada Efficiency (mean 2,263; var 0,50) dan Attractiveness (mean 2,200; var 0,53), menandakan fitur dinilai efisien, menarik, serta mudah digunakan. Namun, Novelty memperoleh skor terendah (mean 1,663; var 1,12), mengindikasikan perlunya peningkatan inovasi dan personalisasi fitur. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan berkelanjutan untuk memperkuat kesan kebaruan dan meningkatkan keterlibatan pengguna dalam aplikasi keuangan digital.
Analisis Kemampuan Learnability dan Adaptability Nasabah BNI dalam Menggunakan Aplikasi Wondr By BNI Farid Wajdi; Hanifah Muslimah Az-Zahra; Almira Syawli
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/3ymn3652

Abstract

Transisi aplikasi perbankan dari BNI Mobile Banking ke wondr by BNI menimbulkan tantangan adopsi yang dirasakan oleh nasabah BNI, khususnya pada nasabah kelompok usia 25-40 tahun yang disebabkan oleh isu learnability dan adaptability. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kemampuan learnability (kemudahan belajar) dan adaptability (kemampuan penyesuaian diri) antara nasabah Generasi Z (18-26 tahun) dan Generasi Milenial (27-40 tahun) dalam menggunakan aplikasi wondr by BNI. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh partisipan, kemudian diolah menggunakan teknik analisis tematik. Prosedur penelitian meliputi wawancara,  penulisan transkrip, koding data, hingga validasi keabsahan data hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna Generasi Z cenderung lebih cepat beradaptasi melalui eksplorasi mandiri. Namun, mereka sering menemukan kesulitan dalam mencari fitur spesifik yang ingin digunakan. Di sisi lain, pengguna Generasi Milenial menghadapi hambatan transisi yang lebih besar akibat kebiasaan pada aplikasi lama, tetapi menunjukkan ketekunan belajar yang lebih tinggi. Tantangan utama yang ditemukan pada kedua kelompok meliputi penamaan fitur yang inkonsisten, alur penggunaan fitur yang belum optimal, hingga masalah pada sistem login. Di sisi lain, desain visual yang intuitif dan antarmuka yang user-friendly menjadi faktor pendukung utama dalam proses adaptasi pengguna. Temuan ini menyimpulkan bahwa pengalaman pengguna dalam migrasi aplikasi sangat dipengaruhi oleh perbedaan generasi dan memberikan wawasan untuk merancang strategi transisi aplikasi digital yang lebih inklusif bagi seluruh generasi.   Abstract The transition of banking applications from BNI Mobile Banking to wondr by BNI has created adoption challenges for BNI customers, particularly for those in the 25-40 age group, stemming from learnability and adaptability issues. Therefore, this study aims to analyze and compare the learnability (ease of learning) and adaptability (ability to adjust) of Generation Z (18-26 years old) and Millennial (27-40 years old) customers in using the wondr by BNI application. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through semi-structured interviews with ten participants and processed using thematic analysis. The study methodology encompasses conducting interviews, transcribing recordings, coding data, and verifying the accuracy of the findings. The findings show that Generation Z users tend to adapt more quickly through self-exploration, yet they often encounter difficulties in finding desired features. On the other hand, Millennial users face greater transition barriers due to habits formed with the previous application but demonstrate higher learning perseverance. The main challenges identified in both groups include inconsistent feature naming, suboptimal feature usage flows, and problems with the login system. Conversely, an intuitive visual design and a user-friendly interface were the primary supporting factors in the user adaptation process. These findings conclude that the user experience in application migration is significantly influenced by generational differences, providing insights for designing a more inclusive digital application transition strategy for all generations.
Pengembangan Dashboard Ultimate Port Equipment Analysis di PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar dengan Menggunakan Pendekatan Design Thinking dan MoSCoW Method Idris, Nurul Ariqah; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TBD
Analisis Kepuasan Pengguna Generasi Z Dan Generasi Milenial Terhadap Aplikasi Byond Dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong meningkatnya penggunaan mobile banking di Indonesia, termasuk hadirnya aplikasi BYOND sebagai layanan perbankan syariah yang ditujukan untuk Generasi Z dan Milenial. BYOND menyediakan fitur lengkap yang memudahkan pengguna melakukan transaksi mandiri, mulai dari transfer, top up e-wallet, pembayaran tagihan, hingga layanan infaq dan zakat. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti respons aplikasi yang lambat, kesulitan menemukan fitur tertentu, respons chatbot yang kurang tepat, serta keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna BYOND dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi. Variabel yang dianalisis meliputi content, accuracy, format, ease of use, timeliness, information quality, system quality, dan service quality. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna BYOND di Kota Malang melalui teknik purposive sampling. Sebanyak 100 responden dari Generasi Z dan Milenial terlibat, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa ease of use, information quality, system quality, dan service quality berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sementara itu, content, accuracy, format, dan timeliness tidak memberikan pengaruh signifikan. Usia juga terbukti memoderasi hubungan system quality terhadap user satisfaction, dengan pengaruh lebih kuat pada Generasi Z.
Analisis Kepuasan Pengguna Generasi Z dan Generasi Milenial terhadap Aplikasi BYOND dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong meningkatnya penggunaan mobile banking di Indonesia, termasuk hadirnya aplikasi BYOND sebagai layanan perbankan syariah yang ditujukan untuk Generasi Z dan Milenial. BYOND menyediakan fitur lengkap yang memudahkan pengguna melakukan transaksi mandiri, mulai dari transfer, top up e-wallet, pembayaran tagihan, hingga layanan infaq dan zakat. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti respons aplikasi yang lambat, kesulitan menemukan fitur tertentu, respons chatbot yang kurang tepat, serta keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna BYOND dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi. Variabel yang dianalisis meliputi content, accuracy, format, ease of use, timeliness, information quality, system quality, dan service quality. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna BYOND di Kota Malang melalui teknik purposive sampling. Sebanyak 100 responden dari Generasi Z dan Milenial terlibat, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa ease of use, information quality, system quality, dan service quality berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sementara itu, content, accuracy, format, dan timeliness tidak memberikan pengaruh signifikan. Usia juga terbukti memoderasi hubungan system quality terhadap user satisfaction, dengan pengaruh lebih kuat pada Generasi Z.
Evaluasi Proses Bisnis Menggunakan Quality Evaluation Framework (QEF) untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pengurasan Limbah (Studi Kasus: UD Kak Ivan) Purnama, Putu Tya Virnayanti; Wijoyo, Satrio Hadi; Syawli, Almira
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UD Kak Ivan merupakan UMKM di bidang jasa pengurasan limbah. UMKM ini menjalankan sejumlah proses bisnis utama, seperti penerimaan pesanan, pengiriman armada, penentuan solusi permasalahan, layanan kuras limbah, pembuangan limbah, pemberian umpan balik, validasi pesanan, dan service rutin. Namun, beberapa proses tersebut belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan ketidakpatuhan karyawan terhadap SOP, yang menyebabkan meningkatnya keluhan pelanggan dan penurunan jumlah pesanan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakefisienan proses yang memerlukan evaluasi dan perbaikan. Penelitian perlu dilakukan dengan menganalisis serta memberikan saran perbaikan terhadap proses bisnis di UD Kak Ivan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi proses bisnis melalui pendekatan Value Shop. Kemudian, setiap proses divisualisasikan memanfaatkan Business Process Model and Notation (BPMN) serta melaksanakan evaluasi terhadap proses bisnis dengan Quality Evaluation Framework (QEF), yang menghasilkan enam Quality Factor yang tidak mencukupi target kinerja. Sehingga diperlukan pencarian akar permasalahan menggunakan Fishbone Diagram. Hasil analisis menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan menggunakan 12 tools streamlining. Berdasarkan perbandingan simulasi proses bisnis, peningkatan efisiensi terbesar terjadi pada proses validasi pesanan sebesar 68,48%, karena adanya penyederhanaan aktivitas dan pemanfaatan sistem informasi berbasis website. Penelitian ini memberikan gambaran bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas proses bisnis berkelanjutan.
Evaluation of the Implementation of Sustainable UI/UX Principles in Environmental Awareness Applications: A Case Study of the Plasticpay App Hagyana Allyssa Salwa; Intan Sartika Eris Maghfiroh; Buce Trias Hanggara; Almira Syawli
Jurnal Sistem Informasi Vol. 22 No. 1 (2026): Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information System)
Publisher : Faculty of Computer Science Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic bottle waste remains a critical issue in Indonesia. Plasticpay application encourages people to deposit plastic bottle through Reverse Vending Machines and Drop Box. Since its release, Plasticpay has received various criticisms related to interface quality and user experience. To improve the user experience, improvements are made not only focus on usability but also the implementation of sustainable UX principles to ensure efficient in using digital resources. This study aims to evaluate Plasticpay in implementing sustainable UX principles and provide interface design recommendations using mixed method with data collection through a heuristic evaluation to identify problems and a questionnaire to measure user perceptions using a 1-5 Likert scale based on sustainable UX principles. The results show that the application has been quite good in implementing sustainable UX principles, although several problems were found. Given these problems, recommendations for improvements were made to improve user experience while supporting sustainable UX implementation.