Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengalaman Pengguna Pada Fitur “Sakusaku” Aplikasi Bank Saqu Menggunakan Metode UEQ Kelvin, Marcelino; Trias Hanggara, Buce; Syawli, Almira
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan perbankan, termasuk munculnya bank digital seperti Bank Saqu. Salah satu fitur unggulannya adalah Sakusaku, yang dirancang untuk membantu pengguna mencatat pengeluaran, menyusun anggaran, dan mengelola keuangan mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman pengguna terhadap fitur Sakusaku menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Studi kuantitatif ini melibatkan 20 responden aktif pengguna aplikasi Bank Saqu dan mengevaluasi enam aspek utama: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty. Hasil menunjukkan seluruh aspek memperoleh skor positif, dengan nilai tertinggi pada Efficiency (mean 2,263; var 0,50) dan Attractiveness (mean 2,200; var 0,53), menandakan fitur dinilai efisien, menarik, serta mudah digunakan. Namun, Novelty memperoleh skor terendah (mean 1,663; var 1,12), mengindikasikan perlunya peningkatan inovasi dan personalisasi fitur. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan berkelanjutan untuk memperkuat kesan kebaruan dan meningkatkan keterlibatan pengguna dalam aplikasi keuangan digital.
Analisis Kemampuan Learnability dan Adaptability Nasabah BNI dalam Menggunakan Aplikasi Wondr By BNI Farid Wajdi; Hanifah Muslimah Az-Zahra; Almira Syawli
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/3ymn3652

Abstract

Transisi aplikasi perbankan dari BNI Mobile Banking ke wondr by BNI menimbulkan tantangan adopsi yang dirasakan oleh nasabah BNI, khususnya pada nasabah kelompok usia 25-40 tahun yang disebabkan oleh isu learnability dan adaptability. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kemampuan learnability (kemudahan belajar) dan adaptability (kemampuan penyesuaian diri) antara nasabah Generasi Z (18-26 tahun) dan Generasi Milenial (27-40 tahun) dalam menggunakan aplikasi wondr by BNI. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh partisipan, kemudian diolah menggunakan teknik analisis tematik. Prosedur penelitian meliputi wawancara,  penulisan transkrip, koding data, hingga validasi keabsahan data hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna Generasi Z cenderung lebih cepat beradaptasi melalui eksplorasi mandiri. Namun, mereka sering menemukan kesulitan dalam mencari fitur spesifik yang ingin digunakan. Di sisi lain, pengguna Generasi Milenial menghadapi hambatan transisi yang lebih besar akibat kebiasaan pada aplikasi lama, tetapi menunjukkan ketekunan belajar yang lebih tinggi. Tantangan utama yang ditemukan pada kedua kelompok meliputi penamaan fitur yang inkonsisten, alur penggunaan fitur yang belum optimal, hingga masalah pada sistem login. Di sisi lain, desain visual yang intuitif dan antarmuka yang user-friendly menjadi faktor pendukung utama dalam proses adaptasi pengguna. Temuan ini menyimpulkan bahwa pengalaman pengguna dalam migrasi aplikasi sangat dipengaruhi oleh perbedaan generasi dan memberikan wawasan untuk merancang strategi transisi aplikasi digital yang lebih inklusif bagi seluruh generasi.   Abstract The transition of banking applications from BNI Mobile Banking to wondr by BNI has created adoption challenges for BNI customers, particularly for those in the 25-40 age group, stemming from learnability and adaptability issues. Therefore, this study aims to analyze and compare the learnability (ease of learning) and adaptability (ability to adjust) of Generation Z (18-26 years old) and Millennial (27-40 years old) customers in using the wondr by BNI application. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through semi-structured interviews with ten participants and processed using thematic analysis. The study methodology encompasses conducting interviews, transcribing recordings, coding data, and verifying the accuracy of the findings. The findings show that Generation Z users tend to adapt more quickly through self-exploration, yet they often encounter difficulties in finding desired features. On the other hand, Millennial users face greater transition barriers due to habits formed with the previous application but demonstrate higher learning perseverance. The main challenges identified in both groups include inconsistent feature naming, suboptimal feature usage flows, and problems with the login system. Conversely, an intuitive visual design and a user-friendly interface were the primary supporting factors in the user adaptation process. These findings conclude that the user experience in application migration is significantly influenced by generational differences, providing insights for designing a more inclusive digital application transition strategy for all generations.
Pengembangan Dashboard Ultimate Port Equipment Analysis di PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar dengan Menggunakan Pendekatan Design Thinking dan MoSCoW Method Idris, Nurul Ariqah; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TBD
Analisis Kepuasan Pengguna Generasi Z Dan Generasi Milenial Terhadap Aplikasi Byond Dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong meningkatnya penggunaan mobile banking di Indonesia, termasuk hadirnya aplikasi BYOND sebagai layanan perbankan syariah yang ditujukan untuk Generasi Z dan Milenial. BYOND menyediakan fitur lengkap yang memudahkan pengguna melakukan transaksi mandiri, mulai dari transfer, top up e-wallet, pembayaran tagihan, hingga layanan infaq dan zakat. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti respons aplikasi yang lambat, kesulitan menemukan fitur tertentu, respons chatbot yang kurang tepat, serta keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna BYOND dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi. Variabel yang dianalisis meliputi content, accuracy, format, ease of use, timeliness, information quality, system quality, dan service quality. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna BYOND di Kota Malang melalui teknik purposive sampling. Sebanyak 100 responden dari Generasi Z dan Milenial terlibat, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa ease of use, information quality, system quality, dan service quality berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sementara itu, content, accuracy, format, dan timeliness tidak memberikan pengaruh signifikan. Usia juga terbukti memoderasi hubungan system quality terhadap user satisfaction, dengan pengaruh lebih kuat pada Generasi Z.
Analisis Kepuasan Pengguna Generasi Z dan Generasi Milenial terhadap Aplikasi BYOND dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini diterbitkan pada JSI
Evaluasi Proses Bisnis Menggunakan Quality Evaluation Framework (QEF) untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pengurasan Limbah (Studi Kasus: UD Kak Ivan) Purnama, Putu Tya Virnayanti; Wijoyo, Satrio Hadi; Syawli, Almira
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UD Kak Ivan merupakan UMKM di bidang jasa pengurasan limbah. UMKM ini menjalankan sejumlah proses bisnis utama, seperti penerimaan pesanan, pengiriman armada, penentuan solusi permasalahan, layanan kuras limbah, pembuangan limbah, pemberian umpan balik, validasi pesanan, dan service rutin. Namun, beberapa proses tersebut belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan ketidakpatuhan karyawan terhadap SOP, yang menyebabkan meningkatnya keluhan pelanggan dan penurunan jumlah pesanan. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakefisienan proses yang memerlukan evaluasi dan perbaikan. Penelitian perlu dilakukan dengan menganalisis serta memberikan saran perbaikan terhadap proses bisnis di UD Kak Ivan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi proses bisnis melalui pendekatan Value Shop. Kemudian, setiap proses divisualisasikan memanfaatkan Business Process Model and Notation (BPMN) serta melaksanakan evaluasi terhadap proses bisnis dengan Quality Evaluation Framework (QEF), yang menghasilkan enam Quality Factor yang tidak mencukupi target kinerja. Sehingga diperlukan pencarian akar permasalahan menggunakan Fishbone Diagram. Hasil analisis menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan menggunakan 12 tools streamlining. Berdasarkan perbandingan simulasi proses bisnis, peningkatan efisiensi terbesar terjadi pada proses validasi pesanan sebesar 68,48%, karena adanya penyederhanaan aktivitas dan pemanfaatan sistem informasi berbasis website. Penelitian ini memberikan gambaran bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas proses bisnis berkelanjutan.
Evaluation of the Implementation of Sustainable UI/UX Principles in Environmental Awareness Applications: A Case Study of the Plasticpay App Hagyana Allyssa Salwa; Intan Sartika Eris Maghfiroh; Buce Trias Hanggara; Almira Syawli
Jurnal Sistem Informasi Vol. 22 No. 1 (2026): Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information System)
Publisher : Faculty of Computer Science Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic bottle waste remains a critical issue in Indonesia. Plasticpay application encourages people to deposit plastic bottle through Reverse Vending Machines and Drop Box. Since its release, Plasticpay has received various criticisms related to interface quality and user experience. To improve the user experience, improvements are made not only focus on usability but also the implementation of sustainable UX principles to ensure efficient in using digital resources. This study aims to evaluate Plasticpay in implementing sustainable UX principles and provide interface design recommendations using mixed method with data collection through a heuristic evaluation to identify problems and a questionnaire to measure user perceptions using a 1-5 Likert scale based on sustainable UX principles. The results show that the application has been quite good in implementing sustainable UX principles, although several problems were found. Given these problems, recommendations for improvements were made to improve user experience while supporting sustainable UX implementation.
PENGEMBANGAN EKOWISATA DAN PEMULIHAN STOK IKAN MELALUI PEMASANGAN RUMAH IKAN DI PESISIR DESA GEJUGAN, KABUPATEN PROBOLINGGO: ECOTOURISM DEVELOPMENT AND FISH STOCK RESTORATION THROUGH THE INSTALLATION OF FISH HOUSES OFF THE COAST OF GEJUGAN VILLAGE, PROBOLINGGO REGENCY Adhihapsari, Wirastika; Bintoro, Gatut; Lelono, Tri Djoko; Setyohadi, Daduk; Sambah, Abu Bakar; Sutjipto, Darmawan Octo; Harlyan, Ledhyane Ika; Sunardi; Syawli, Almira; Wiadnya, Dewa Gede Raka; Sari, Wahida Kartika
Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium pada Bulan Juni
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.piskarias.2026.004.01.4

Abstract

Desa Gejugan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo merupakan wilayah pesisir yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan bagan tancap. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan hasil tangkapan akibat overfishing dan degradasi habitat, yang berdampak langsung terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Permasalahan ini diperparah oleh minimnya pengetahuan konservasi dan terbatasnya inovasi diversifikasi usaha perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan ekowisata berbasis konservasi sekaligus memulihkan stok ikan melalui pemasangan rumah ikan (artificial reef) sebagai habitat buatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan dosen, pemerintah daerah, dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi stakeholder, pelatihan manajemen Marine Protected Area (MPA), perencanaan dan penenggelaman rumah ikan, restocking larva kepiting, serta pelatihan pengolahan hasil laut. Satu unit rumah ikan berukurang 175 x 93 x 55 cm berhasil dipasang di lokasi yang telah disepakati bersama dan diharapkan berperan sebagai habitat buatan serta  nursery ground bagi ikan dan biota lainnya. Kegiatan restocking dilaksanakan dengan melepas 1.000 ekor larva kepiting di sekitar lokasi penenggelaman. Program ini menginisiasi pengembangan paket ekowisata pancing sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat pesisir.  . Secara keseluruhan, seluruh tahapan kegiatan telah terlaksana sesuai rencana dan memperkuat sinergi antara pelestarian lingkungan dan peningkatan lokal Desa Gejugan.   Gejugan Village, located in Pajarakan Subdistrict, Probolinggo Regency, is a coastal area where most residents work as lift-net fishers. In recent years, fish catches have declined due to overfishing and habitat degradation, directly affecting the socio-economic condition of the community. Limited knowledge of conservation practices and a lack of fisheries business diversification have further aggravated the situation. This community service program aimed to develop conservation-based ecotourism while supporting fish stock recovery through the installation of artificial reefs. The program applied a Participatory Action Research (PAR) approach involving academics, local government agencies, and fisher groups. Activities included stakeholder coordination, Marine Protected Area (MPA) management training, artificial reef construction and deployment, crab larvae restocking, and seafood processing training. One unit of artificial reef measuring 175 × 93 × 55 cm was successfully installed at an agreed location and is expected to serve as an artificial habitat and nursery ground for fish and other marine organisms. A total of 1,000 crab larvae were released near the installation site as part of the restocking effort. The program also initiated the development of crab-fishing ecotourism packages as an alternative livelihood for the coastal community. Overall, all planned activities were successfully implemented, strengthening the synergy between environmental conservation and local economic improvement in Gejugan Village.
Analisis dan Perancangan Ulang Proses Bisnis Pada UMKM Dengan BPM Lifecycle (Studi Kasus Nindya Brownies) RESTA, TANIA; Syawli, Almira; Saputra, Mochamad Chandra; Magfiroh, Intan Sartika Eris
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di JUST-SI
Peningkatan Kapasitas Layanan Pendidikan Pos Paud Kasih Sayang Kota Malang Melalui Pelatihan Pemanfaatan Microsoft Office Intan Sartika Eris Maghfiroh; Bondan Sapta Prakoso; Riswan Septriayadi Sianturi; Almira Syawli; Fadhilah Alya Prastinanda; Racana Ayu Kaeksi
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v3i1.35

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah upaya pendidikan yang ditujukan kepada anak-anak mulai dari lahir hingga usia 6 tahun. Tujuan utama dari PAUD adalah membantu anak dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, dan emosional mereka agar siap untuk melanjutkan pendidikan tingkat selanjutnya. Usia dini adalah periode yang sangat penting dalam kehidupan anak sehingga pendidikan pada periode ini sangat krusial. Kota Malang memiliki 792 sekolah PAUD, dengan hanya 5 di antaranya yang berstatus negeri. Salah satu sekolah PAUD swasta yang berdiri sejak 2008 adalah POS PAUD Kasih Sayang. Sekolah ini memiliki 8 pendidik dan melayani 36 siswa pada tahun ajaran 2022/2023. Namun, banyak proses administratif di POS PAUD Kasih Sayang dilakukan secara manual, termasuk penerimaan siswa baru dan pelaporan nilai kepada wali murid. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat dilakukan untuk meningkatkan SDM di lembaga ini dan memperkuat layanan pendidikan sesuai dengan Standar Pendidikan PAUD yang diatur dalam Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014. Pelatihan ini dilakukan secara tatap muka berupa tutorial. Peserta dari pelatihan ini adalah 7 orang tenaga pendidik di POS PAUD Kasih Sayang Kota Malang. Setelah pelatihan, tenaga pendidik menunjukkan peningkatan hasil penilaian mengenai kemampuan Microsoft Office yang diharapkan membantu meningkatkan efisiensi dalam mengelola data administratif. Pelatihan ini juga merupakan wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam komponen pengabdian masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di PAUD.
Co-Authors Abu Bakar Sambah, Abu Bakar Aditya Rachmadi, Aditya Adzra, Puti Narita Alfattah, Mohammad Alif Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Andriani, Neria Lefi Anugrah, Hidananta Rifqi Aribowo, Amalina Zakiyah Salsabila Az-Zahra , Hanifah Muslimah Bariq, Alfreiza Bonaventura Julio Putra Nandika Bondan Sapta Prakoso Buce Trias Hanggara Budi Darma Setiawan Bukama, Simon Daduk Setyohadi Daffa Fernanda, Auriga Destiara, Firda Dewa Gede Raka Wiadnya Dian Eka Ratnawati Eris Maghfiroh, Intan Sartika Fachrian Anugerah Fadhilah Alya Prastinanda Fajar Pradana Farid Wajdi Fauzan Dwi Kurniawan, Fauzan Dwi Gatut Bintoro Hafidz, Muhammad Ali Hagyana Allyssa Salwa Hajjatul Akbar, Muhammad Hanif Hanggara, Buce Trias Hanifah Muslimah Az-Zahra Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hudanis, Alya Maisa Idris, Nurul Ariqah Intan Sartika Eris Maghfiroh Irfany, Muhammad Alvin Nur Ismiarta Aknuranda Karima, Aisy Kelvin, Marcelino Kurnianingtyas, Diva Ledhyane Ika Harlyan Magfiroh, Intan Sartika Eris Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Muslimah Az-Zahra, Hanifah Nanang Yudi Setiawan Nania Nuzulita Nasution, Isyraqy Naposo Nicholas, Manuel Niken Hendrakusma Wardani Octavia, Sarah Uli Pratama Putra, Raden Febrian Adjie Pratama, Robbi Meidyansyah Purnama, Putu Tya Virnayanti Racana Ayu Kaeksi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya Ramadhani, Nur Izzah Maula Rashif, Adnan Faikar RESTA, TANIA Riswan Septriayadi Sianturi Rizqullah, Nagata Andy Sabilissalam, Nadia Nurizqi Sabrine, Aurhiel Chatlea Sari, Wahida Kartika Sartika Eris Maghfiroh, Intan Sartika, Intan Satrio Hadi Wijoyo Sholaahuddin, Dziyaa' Annaufal Sunardi Sutjipto, Darmawan Octo Teoktista, Novi Tri Djoko Lelono Trias Hanggara, Buce Vaherdi, Okta Vania Malinda Wibowo Wahyuningtyas, Maria Imaculata Astrid Wardah, Sarah Ulayya Wirastika Adhihapsari Yuniartha, Jessica Bunga Zuhairunisa, Alvita Risqi