Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

JARAK RUMAH DENGAN KANDANG TERNAK TERHADAP KECENDRUNGAN BALITA MENDERITA PENYAKIT PNEUMONIA Rapitos Sidiq
Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.423 KB) | DOI: 10.52199/inj.v7i1.6467

Abstract

Pneumonia merupakan salah suatu masalah kesehatan global yang sangat penting pada anak balita khususnya pada negera-negara berkembang. Saat ini pneumonia merupakan salah satu kasus penyebab kematian pada anak terbesar terutama pada periode baru  lahir. Banyak faktor yang menjadi penyebab dari penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jarak kandang hewan ternak dengan kecendrungan balita menderita  penyakit pneumonia pada balita di Desa Lambatee Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar. Sampel penelitian ini adalah ibu dan balita yang berjumlah 47 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3-14 Agustus 1975 dengan cara wawancara dan obeservasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara jarak kandang hewan ternak dengan kecendrungan balita menderita  penyakit pneumonia pada balita di Desa Lambatee Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar, sehingga perlu diteliti lebih lanjut faktor lain yang menyebabkan terjadinya Pneumonia pada balita di Desa Lambatee Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci : Jarak Rumah, Kandang Ternak, Balita, Pneumonia ABSTRACTPneumonia is a global health problem that is very important in Undefive, especially in the developing countries in world. Currently pneumonia is one case of the biggest causes of death in children, especially in the newborn period. Many of the factors that cause this disease. This study aims to determine the relationship between distance  house with  cage of animals toward  trends in underfive suffering diseases pneumonia  in the village lambatee darul kamal sub district, aceh besar district. Samples were mothers and infants who totaled 47 people. The research was conducted on 3-14 august 1975 by interview and observation. The results showed that there was not relationship between the distance cage farm animals with the tendency of infants suffering from pneumonia in children under five in the village lambatee district of darul kamal aceh besar district, so it needs to be further investigated other factors that cause pneumonia in children under five in the Lambatee Village District of Darul Kamal Aceh Besar Regency.Keywords: Space house, Cage, underfive, Pneumonia
PENYAKIT GINJAL TAHAP AKHIR YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RSUD Dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013 Rapitos Sidiq
Idea Nursing Journal Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.05 KB) | DOI: 10.52199/inj.v5i1.1513

Abstract

Penyakit ginjal tahap akhir atau Gagal ginjal kronis (GGK) menimbulkan sejumlah permasalahan yang mempengaruhi kualitas hidup penderita.  Banyak faktor yang akan mempengaruhi kualitas hidup tersebut terutama yang menjalani terapi hemodilisa, salah satu faktor yang sangat mempengaruhi adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita penyakit ginjal tahap akhir yang mejalani terapi hemodialisa di Badan Layanan Umum Daerah RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian adalah pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisa sebanyak  52 orang. Data dikumpulkan pada tanggal 19-24 September  2013 dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Tahapan Pengolahan data yaitu; editing, coding, transfering dan tabulating. Analisa data univariat  dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan  sistem kumputerisai uji statistic Chi-square (χ ), derajat kebebasan (df) 1, tingkat kemaknaan (α) 0,05 (5%), nilai p-value 0.000 α 0.05 sehingga  terdapat hubungan  dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita penyakit ginjal tahap akhir  yang menjalani terapi hemodialisa  di Badan Layanan Umum daerah RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2013. 
Nutrition education and changes in mother's behavior towards fulfillment of vegetable and fruit consumption strategies in preschool children Rapitos Sidiq; Rina Hasniyati; Marni Handayani
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 6, No 1 (2021): May
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v6i1.318

Abstract

The nutritional needs of preschool children are very important for their growth and development. However, the problem is the low consumption of preschool children for fruits and vegetables, so it requires special strategies, for that the role of the family is very important. This study aims to determine the impact of nutrition education and changes in mother's behavior towards the fulfillment of vegetable and fruit consumption strategies in pre-school children. This research uses quasi-experimental and observational methods, observations were carried out on 30 September 2019 on 44 preschool children. Data collection was carried out on September 20, 2019, in Early Childhood Education SB in 50 mothers of preschool children. The data is processed in stages; editing, coding, transferring and tabulating. Univariate data analysis in the form of frequency distribution tables, paired t-test statistical test. The results showed an average value of knowledge before the intervention (p= 0,000). Observation results show that after nutrition education was given, only 31,8% of preschool children were given vegetable and fruit supplies or processed food vegetables and fruits by the mother when going to school. The conclusion of the study is nutrition education on maternal strategies in increasing consumption of vegetables and fruit in preschool children in early childhood education effectively changing maternal knowledge but has not had a comprehensive impact on changes in mother’s behavior
Efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan pneumonia pada balita Rapitos Sidiq
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 3, No 1 (2018): AcTion Vol 3 No 1 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.479 KB) | DOI: 10.30867/action.v3i1.92

Abstract

Kejadian Pneumonia pada balita masih menjadi permasalahan di dunia termasuk Indonesia. Banyak faktor yang melatarbelakangi kejadian penyakit ini, baik faktor lingkungan maupun perilaku manusia. Salah satu uapaya yang dilakukan untuk pencegahan penyakit ini adalah dengan peningkatan peran kader posyandu untuk kegiatan promotif dan preventif termasuk mempromosikan perilaku pencarian pertolongan kesehatan dan perawatan balita di rumah, sehingga setiap kader dituntut mengetahui tentang pencegahan pneumonia tersebut. Secara umu penelitian ini ingin melihat efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan penyakit pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Kamal Tahun 2017. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest design. Jumlah sampel penelitian 30 orang. Uji statistic yang digunakan paired t-tes tingkat kemaknaan (α) 0,05 (5%). Penelitian ini menghasilkan nilai pengetahuan kader sebelum dan sesudah intervensi adalah 27,17:29,00 dengan p-value 0,003 (< 0,05). Penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan penyakit pneumoniaKata kunci:   Penyuluhan kesehatan, pengetahuan, kader posyandu, pneumonia, balita  ABSTRACTThe incidence of pneumonia in a toddler is still a problem in the world including Indonesia. Many factors caused the incidence of this disease, both environmental factors, and human behavior. One of the efforts undertaken for the prevention of this disease is by increasing the role of Health Post cadres for promotive and preventive activities including promoting health-seeking behavior and home toddler care so that each cadre is required to know about the prevention of pneumonia. In general, this research would like to see the effectiveness of health counseling in increasing the knowledge of health pos cadres on prevention of pneumonia disease in under-five children in the work area of Puskesmas Darul Kamal 2017. The study used quasi-experimental method with one group pretest-posttest design. The sample size is 30 people. Test statistic used paired t-test significance level (α) 0.05 (5%). This study yields cadre knowledge value before and after intervention is 27,17: 29,00 with p-value 0,003 (<0,05). Health counseling is effective in increasing knowledge of cadres about prevention of pneumonia disease.Keywords: Health counseling, knowledge, cadres, pneumonia, toddler
PERUBAHAN PERILAKU IBU DAN ANAK TERKAIT SARAPAN PAGI MENGGUNAKAN STRATEGI ADVOKASI DI SDN 11 PANINJAUAN Azimatul Amini; Rapitos Siddiq; Nindy Audia Nadira
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i2.9101

Abstract

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, hanya 10,6% anak yang sarapannya mencukupi asupan energi sebesar 30%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, hanya 1 dari 8 orang anak yang sarapan pagi bergizi. Tidak menerapkan sarapan pagi dapat mengakibatkan tubuh mudah terserang penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sikap ibu dan tindakan anak dalam membawa bekal sarapan pagi menggunakan strategi advokasi di SDN 11 Paninjauan.  Metode penelitian yang digunakan adalah penggabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif (mixed method). Desain penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan pretest-posttest design tanpa kelas kontrol yang dikumpulkan dengan kuesioner. Sedangkan metode penelitian kualitatif yang digunakan yaitu studi kasus dimana pengumpulan datanya yaitu dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian kualitatif yaitu adanya kebijakan advokasi tentang membawa bekal sarapan pagi ke sekolah. Lalu hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa ada perubahan nilai rata-rata sikap ibu dan tindakan anak terkait sarapan pagi anak setelah dilakukan advokasi. Dapat disimpulkan bahwa ada perubahan sikap ibu dengan nilai p-value 0,0005 (α = 0,05) dan tindakan anak dengan nilai p-value 0,0001 (α = 0,05) dalam mebawa bekal sarapan pagi menggunakan strategi advokasi di SDN 11 Paninjauan.
Kebijakan Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Berbagai Daerah di Indonesia Rapitos siddiq; Aldri Aldri Frinaldi2; Rembrandt Rembrandt; Dasman Lanin; Genius Umar
Jurnal Sehat Mandiri Vol 18 No 1 (2023): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 18, No.1 Juni 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v18i1.943

Abstract

The environment and behavior play an important role in the occurrence of health problems or diseases, such as Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). DHF problems always occur from year to year, especially the number of cases, both globally and nationally and even locally. In Indonesia each region has different policies- in addressing DHF problems in their regions. This paper aims to describe several local government policies in dealing with DHF problems in several regions based on research results published in several journals. This research is in the nature of a review or article review. The results of the research reviewed in this article are 6 (six) articles, namely the range of 2018-2022. The aspects that are looked at are the title, author, year, objectives, methods, results and conclusions. The results of the study found that most local governments have different policies in tackling DHF, but with the aim the same thing, namely reducing DHF cases and preventing extraordinary events (KLB), such as by community empowerment, field action strategies and utilization of local wisdom. The conclusion is that regional policies in tackling DHF from 2018 to 2022 are able to reduce or control the incidence of DHF. To overcome unresolved problems related to behavior, it is better to use the Emotional Demonstration (Emo Demo) approach.
Perubahan Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Obesitas Melalui Aplikasi Berbasis Android Hafizah Ramadhani; Neni Fitra Hayati; John Amos; Rapitos Sidiq; Evi Maria Lestari Lestari
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v3i2.216

Abstract

Pendahuluan: Meningkatnya prevalensi PTM (penyakit tidak menular) di Indonesia salah satunya disebabkan oleh meningkatnya kejadian obesitas. Hasil skrining kesehatan di SMKN 1 Sumatera Barat memiliki kejadian siswa gemuk dan obesitas tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Ambacang dengan siswa gemuk sebanyak 8.15 % dan obesitas sebanyak 4.44%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan obesitas melalui media edukasi aplikasi berbasis android di SMKN 1 Sumatera Barat Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method. Penelitian kualitatif menggunakan jenis studi kasus eksploratif dan penelitian kuantitatif dilakukan dengan quasi experiment design menggunakan pendekatan one group pre-test dan post-test. Informan dalam penelitian ini ialah siswa, tenaga kesehatan, programmer, dan guru. Sedangkan, responden penelitian ini berjumlah 81 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling secara undian. Pengumpulan data dimulai 12-23 Mei 2023. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan dengan pedoman wawancara dan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan Microsoft Excel dan program komputer secara univariat untuk melihat rata-rata pengetahuan dan sikap remaja dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui aplikasi berbasis android adalah 12,5 dan 17,12. Selain itu, Rata-rata sikap remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi adalah 60,59 dan 68. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui aplikasi berbasis android (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini ialah media edukasi aplikasi berbasis android mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan obesitas. Diharapkan remaja dapat memahami informasi kesehatan dalam aplikasi dan mampu mengimplementasikan informasi kesehatan tersebut.
Nearest neighbor analysis of the spread of tuberculosis in Padang Sidiq, Rapitos; Dewata, Indang; Heldi, Heldi; Hayati, Neni Fitra
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 4: December 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i4.24385

Abstract

The rate of Tuberculosis (TB) cases in Padang has never dropped appreciably from year to year. Cases continue to be reported in all working regions of Puskesmas (primary healthcare center) although the precise transmission site is unknown. This study aims to determine the distribution pattern of TB sufferers in 4 Health Center working areas with the highest incidence using nearest neighbor analysis. This quantitative descriptive study used secondary data from the Padang Health Office and 4 working regions of primary healthcare centers from 2022 to March 2023, totaling 938 cases. The evidence is supported by actual observations of the physical conditions of the environment where TB patients live. The investigation of the ArcGIS program discovered that of the 4 working regions of primary healthcare centers. Mapping revealed that all locations showed a cluster pattern of TB transmission. It is hoped that these findings will be useful for health institutions in determining interventions so they can break the chain of TB transmission.
Perubahan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Pencegahan Miopia Melalui Permainan Roda Putar Hanifatul Ulya; Sidiq, Rapitos; Hayati, Neni Fitra; Amos, John; Silaban, Evi Maria Lestari
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4 No 4 (2023): Agustus
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v4i4.344

Abstract

SD Al-Azhar 32 Padang is one of the schools with a high level of competition and is a full-day system school with students all day at school. Students' low knowledge and attitude toward myopia prevention are the causes of myopia in school-age children. Myopia prevention efforts need to be made to reduce the incidence of myopia in schoolchildren. This activity can be supported by a rotating wheel educational game tool. This study aims to determine changes in the knowledge and attitudes of schoolchildren toward myopia prevention efforts at Al-Azhar 32 elementary school in Padang. This research uses mixed-methods research (quantitative-qualitative), qualitatively using exploratory case studies and quantitatively using a quasi-experiment with a one-group pretest and posttest design. The population in this study were fifth-grade elementary school students, with a sample size of 64 people. Sampling technique with a purposive sample Informants in the study were eye health workers, health promotion workers, elementary school teachers, and graphic design experts. Data analysis consisted of univariate analysis and bivariate analysis with a paired t-test. The design of the rotating wheel educational game tool is attractive, and the colors vary. The average knowledge obtained before and after the intervention was 7.13 and 11.45, while the average attitude before and after the intervention was 37.23 and 44.06. The results showed that there was an average change in knowledge (p-value = 0.0001) and attitude (p-value = 0.0001). The conclusion of this study is that there are changes in the knowledge and attitudes of elementary school children toward myopia prevention efforts at Al-Azhar 32 elementary school in Padang. It is hoped that the school will follow up by incorporating education on myopia prevention efforts with a rotating wheel educational game into UKS activities at school.
PERBEDAAN NILAI RATA-RATA MANAJEMEN DIRI PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN EDUKASI MENGGUNAKAN BUKU PENDAMPING Nurul, Nurul Chaira Riyani; Sidiq, Rapitos; Nadira, Nindy Audia
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jurnalprosehatkuu.v2i1.329

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronis yang membutuhkan manajemen diri diabetes lebih lanjut untuk mencegah komplikasi akut dan mengurangi risiko komplikasi dalam jangka waktu panjang. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus dengan edukasi menggunakan buku pendamping sebelum dan sesudah edukasi di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Penelitian ini jenis kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi adalah penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang sebanyak 432 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling 31 orang. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui kuesioner Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Paired T Test menggunakan program SPSS.Hasil penelitian, diperoleh pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus dengan rata-rata manajemen diri sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan rata-rata 49,12 dan 64,90. Hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian merupakan terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus untuk meningkatkan kualitas manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus. Diharapkan kepada penderita Diabetes Mellitus untuk menerapkan secara berkelanjutan perilaku manajemen diri melalui 4 pilar yang terdapat di dalam media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus.