This Author published in this journals
All Journal Media Komunikasi FPIPS Jurnal Natur Indonesia Jurnal Komunikasi MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI Jurnal Common GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Edsence: Jurnal Pendidikan Multimedia JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI The Journal of Society and Media Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Coverage: Journal of Strategic Communication International Journal of Environment, Engineering, and Education Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial International Journal of Environment, Engineering & Education Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience) Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience) juremi: jurnal riset ekonomi PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Minfo Polgan (JMP) Jurnal Signal Jurnal Komunikasi Global Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab PESHUM Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan JIMEK Brilliant International Journal of Management and Tourism
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of Learning through Work Practices Industry Program at University with the CIPP Model Approach Rachmaniar, Rachmaniar; Yahya, Muhammad; Lamada, Mustari
International Journal of Environment, Engineering & Education Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Three E Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5340201

Abstract

Evaluation in a program is an important series that intends to evaluate the implementation of industrial practices. This study is an evaluation study with the CIPP evaluation model developed by Stufflebeam, analyzed quantitatively. Respondents in this study consisted of 5 Head of Department, 27 supervisors, 20 industrial supervisors, and 134 students who had carried out industrial practice class 2017. The results showed that 1) the context aspect had obtained categories according to the average value of 131.02. Significant in the context evaluation is that in the management of information systems supervisor respondents, the category is less following the percentage of 37.03 percent, so information systems need to be developed. 2) the input aspect in industrial practice management is in the category according to the average value of 57.08, which indicates the readiness of the management and students is appropriate, 3) the process aspect is in the category according to the average of 93.84. The category is not suitable for the role of supervisors who need improvement in student services and adequate guidance so that students can be directed, 4) product aspects with an average score of 85.30; this is shown by the changes that occur by students from personality, responsibility, and skill improvement.
PENGETAHUAN SIKAP, DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASYARAKAT DI DESA TARUMJAYA KERTASARI : (Analisis deskriptif PHBS Pada Masyarakat Bantaran Sungai Citarum) ikhsan fuady; Ditha Prasanti; Rachmaniar
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience)
Publisher : Kodepena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the level of knowledge, attitudes and behavior in behaving in a healthy lifestyle. This research method is quantitative with a survey approach. This research was conducted in February 2018-July 2018, in the Upper Citarum River, Tarumjaya Village, Bandung Regency. This study analyzes the variables of knowledge, attitudes and behavior of PHBS with descriptive statistics. The results showed that the people's knowledge in Tarumjaya village was very good for all PHBS indikators. The highest indikator is childbirth in a health facility. The people of Tarumjaya Village have an attitude about a clean and healthy lifestyle in the high and medium categories. Most people have a good attitude in the dimension of childbirth assisted by health workers. Although the community's knowledge and attitudes regarding PHBS are quite good, in terms of community behavior in implementing PHBS, it still needs to be improved. As many as 69 percent have applied the medium and high category PHBS, but there are still 31 percent of the community who apply the PHBS in the low category.
STUDI SEMIOTIKA TENTANG REPRESENTASI KEINDAHAN BANGUNAN DALAM BROSUR CLUSTER ANDALUS PT.CEMPAKA ARUMPERMAI ESTATE Devi Aprianti; Rachmaniar Rachmaniar
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 1, No 1 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.16 KB) | DOI: 10.31294/kom.v1i1.223

Abstract

Abstract - PT. Cempaka Arum Permai Estate sebagai sebuah perusahaan properti sejak 2009 mengembangkan perumahan  Cluster Andalus. PT. Cempaka Arum Permai Estate menggunakan brosur  sebagai salah satu media Public   Relations nya. Brosur Cluster Andalus disebarkan dengan    tujuan untuk memperkenalkan produk perumahan kepada    masyarakat dan memberikan informasi yang dapat membantu masyarakat untuk mengenali produknya. Konsep brosur dibuat informatif dan menarik agar  pesan yang terkandung didalamnya dapat dimengerti dan diterima dengan  baik  oleh  konsumen. Penyajian yang menarik akan menentukan  tercapainya tujuan promosi, karena suatu pesan akan diterima dengan baik oleh pasar sasaran jika pesan tersebut menarik dan mudah dimengerti baik dari segi bahasa maupun   pengungkapannya. Keindahan bentuk dan warna bangunan pada brosur merupakan salah satu point penting untuk menarik perhatian konsumen. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengambil judul―Representasi Keindahan Bangunan  Dalam Brosur Cluster Andalus‖. Maksud dari penelitian ini  adalah untuk memahami representasi Keindahan Bangunan    Cluster Andalus dari segi bentuk dan warna. Metode  yang  digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif  dengan paradigma konstruktivis dan pendekatan semiotika. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik  pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, studi  literature  dan penyelusuran internet. Teknik analisis data yang digunakan yaitu data collection, data reduction, data display, dan data verification. Hasil yang diperoleh dari penelitian dan  pembahasan ini adalah bentuk garis lurus dipadu padankan dengan bentuk - bentuk garis lainnya menghasilkan keindahan  bentuk bangunan dalam brosur Cluster andalus dan warna abu-abu dipadupadankan dengan warna-warna lainnya menghasilkan keindahan bangunan dalam  brosur cluster Andalus. Hal ini menunjukan  bentuk bangunan minimalis  pada Cluster Andalus dan warna bangunan pada brosur Cluster Andalus merepresentasikan keindahan.Kata Kunci : Media Relasi Umum, Respresentasi. Abstract - PT. Cempaka Arumpermai Estate as a property company since 2009 to develop housing Cluster Andalus. PT. Cempaka Arumpermai Estate using brochures as one of Public Relations media. Cluster Andalus brochure distributed with the aim to introduce products to the public housing and provide information that can help people to identify their products. Concept created informativeand  interesting  brochure  that  the  messages    contained  therein  can  be  understood  and  well received by consumers. Interesting presentation will determine the achievement of promotion, because a message will be well received by the target market if the message is interesting and easy to understand in terms of both language and disclosure. The beauty of form and color of the building on the brochure is one important point to attract the attention of consumers. Based on the above  background,  the  authors  take  the  title  "Beauty  of  Representation  Cluster  Building  In Brochure Andalus". The purpose of this study is to understand the beauty of Building Cluster Andalus representation in terms of form and color. Metode used in this study is a qualitative method and the constructivist paradigm, semiotic approach. While data collection techniques using the techniques of data collection in-depth interviews, observations, literature studies and internet. The data analysis  technique used is data collection, data reduction, the data display, and data verification.  The results of the  research  and  the  discussion  is a  straight line  matching combined with a form - the form of other lines produce beauty of form building in the brochure Cluster andalus and gray colors - mix and match with the color gray - other colors produce a beautiful building in a cluster Andalus Hal brochure shows the shape of the building Cluster Andalu and minimalist color brochure building on Cluster Andalus represents beauty. Keyword: Public Relations Media, Representation
CORPORATE IDENTITY VISUAL DAN CITRA PERUSAHAAN MELALUI FASILITAS RUANG BACA DI BAPUSIPDA JAWA BARAT Tirayan Agustina; Rachmaniar Rachmaniar
J-IKA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.91 KB) | DOI: 10.31294/kom.v1i2.220

Abstract

Abstract - In the opinion of the public library is a place to store books that are old fashioned or outdated and drab place. With grim reading room, full of dust, stuffy and dark. This negative image of the library in society that drives Bapusipda Jabar, to change the negative image by construct a new building and provide complete facilities for library users This study aims to understand the image of West Java Bapusipda through corporate identity visual "reading room facility" children, adolescents and adults. This study used a qualitative approach, constructivist paradigm and case study method. These results indicate that the negative image attached to the old library building, it certainly turned out to be more positive, because of the attractive design of the new building. In terms of facilities almost all informants responded positively, be it in furniture, interior design, audio visual room, children's playground, a discussion and OPAC. These facilities make informants feel comfortable and at ease to linger at the library. This positive image is also evident from the increasing statistics of each reading room, both of visitor statistics, statistics borrowers, statistics and statistical books borrowed books read, since the building of the new library opened in February and May 2013.Keywords : Corporate Visual Identity, Reading Room Facilities, Library Image   Abstrak - Perpustakaan  menurut pendapat masyarakat umum adalah suatu tempat untuk menyimpan buku-buku yang sudah kuno atau ketinggalan jaman dan tempat yang menjemukan. Dengan ruang baca yang suram, penuh dengan debu, pengap dan gelap. Citra perpustakaan yang negatif di mata masyarakat  inilah yang mendorong Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat, untuk mengubah citra negatif tersebut dengan membangun gedung baru dan memberikan fasilitas yang lengkap bagi pengguna perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami citra Bapusipda  Jawa  Barat melalui  corporate identity visual  “fasilitas ruang  baca”  anak, remaja  dan dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma konstruktivis dan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan citra negatif yang melekat pada gedung perpustakaan lama, secara pasti berubah menjadi lebih postif, karena desain gedung baru yang menarik. Dari segi fasilitas hampir semua informan memberikan respon yang positif, baik itu pada perabot, desain interior, ruang audio visual, arena bermain anak, ruang diskusi dan OPAC. Fasilitas-fasilitas tersebut membuat informan merasa nyaman dan betah untuk berlama-lama berada diperpustakaan. Citra yang positif ini juga tampak dari semakin meningkatnya data statistik masing-masing ruang baca, baik dari statistik pengunjung, statistik peminjam, statistik buku yang dipinjam dan statistik buku yang dibaca, dari sejak gedung perpustakaan baru dibuka pada bulan Februari hingga Maei 2013. Kata Kunci : Corporate Identity Visual, Fasilitas Ruang Baca, Citra Perpustakaan
STUDI DESKRIPTIF TENTANG LOYALITAS PESERTA GRUP WHATSAPP Rachmaniar .; Renata Anisa
Sosioglobal Vol 2, No 1 (2017): SOSIOGLOBAL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.129 KB) | DOI: 10.24198/jsg.v2i1.15269

Abstract

ABSTRAKMedia Sosial WhatsApp  atau yang biasa disingkat WA sudah menjadi sarana berkomunikasi yang popular saat ini. Di Indonesia pertumbuhan WhatsApp termasuk yang paling tinggi. Berdasarkan hasil pengamatan, rata-rata orang yang memiliki WhatsApp, memiliki grup WhatsApp, dan ada yang bertahan untuk tetap berada dalam suatu grup WhatsApp tertentu. Atas hal tersebut, penulis tertarik untuk memahami loyalitas peserta grup WhatsApp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan seseorang bertahan dalam suatu grup WhatsApp tertentu. Teori yang digunakan dalam penelitan ini adalah teori motivasi dari Abraham Marslow dan Teori Pertukaran Social dari Thibault dan Kelley's. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengetahui loyalitas peserta grup WhatsApp. Informan utama dari penelitian ini yaitu pemilik WhatsApp berusia dewasa muda.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan loyalitas seseorang berada dalam grup WhatsApp: a) bonding, b) sharing, c) kemudahan berhubungan, dan d) kebutuhan informasi.Kata kunci: whatsapp, grup, loyalitas, pesertaABSTRACTWhatsApp Social Media or commonly abbreviated as WA has become a popular means of communicating today. In Indonesia WhatsApp growth is among the highest. Based on observations, the average person who has WhatsApp, has the WhatsApp group, and some are persisted to stay within a certain WhatsApp group. Based that the fact, the author is interested to understand the loyalty of the group WhatsApp participants. The purpose of this study was to find out why one survives in a particular WhatsApp group. The purpose of this study was to find out one's loyalty lies within the WhatsApp group. The theory used in this research is need hierarchy theory from Abraham Marslow and Social Exchange Theory from Thibault and Kelley's. The method used in this research is a qualitative method with descriptive approach to know the loyalty of WhatsApp group participants. The main informant of this research is the owners of  WhatsApp with young adulthood categories. Data collection techniques are conducted through in-depth interviews, passive participatory observation, and literature studies. The results of this study indicate that the reasons for loyalty are in the WhatsApp group: a) bonding, b) sharing, c) ease of contact, and d) information needs.Keywords : whatsapp, group, loyalty, participants
Studi Etnografi Virtual Tentang Belajar Bisnis Untuk Ibu Rumah Tangga di Saluran Youtube Belajar Berbisnis Rachmaniar -
Sosioglobal Vol 1, No 2 (2017): SOSIOGLOBAL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.104 KB) | DOI: 10.24198/jsg.v1i2.13311

Abstract

Sekarang, jika seseorang membutuhkan info tentang sesuatu, orang tersebut akan mencarinya melalui YouTube. Salah satu video yang memberikan informasi yang dibutuhkan seorang ibu rumah tangga yang terkait dengan peluang bisnis adalah 7 Peluang Usaha Rumahan yang cocok untuk Ibu Rumah Tangga di saluran YouTube Belajar Berbisnis. Video ini memiliki lebih dari 200 ribu tampilan. Berdasarkan fakta tersebut, penulis tertarik untuk menganalisis komentar netizen yang terkait dengan video bisnis tersebut. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan teori uses and gratification dengan tradisi penelitian etnografi virtual. Hasil yang ditemukan oleh penulis adalah banyak ibu rumah tangga yang ingin belajar bisnis, yang ingin memiliki bisnis rumahan, namun mereka memiliki ketakutan gagal dalam berbisnis, bingung berbisnis, dan tetap menganggap modal sebagai salah satu faktor penentu kesuksesan berbisnis. Komentar netizen terkait dengan video 7 Peluang Usaha Rumahan yang cocok untuk Ibu Rumah Tangga di saluran YouTube Belajar Berbisnis: banyak netizen yang memberikan komentar positif mengenai video tersebut, 2) Ada netizen yang memberikan komentar negatif mengenai video tersebut, dan 3) Ada netizens yang mengungkapkan beberapa pertanyaan terkait video yang diupload.
KOMUNIKASI PEMASARAN KERAJINAN BAMBU DI SELAAWI, KABUPATEN GARUT, JAWA BARAT Santi Susanti; Iwan Koswara; Rachmaniar Rachmaniar
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perilaku komunikasi pengrajin dalam memasarkan produk kerajinan bambu Selaawi Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus, bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan perilaku komunikasi pengrajin dalam pemasaran kerajinan bambu. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan lima pengrajin bambu di Selaawi. Data sekunder yang digunakan adalah observasi, studi dokumen komoditas bambu, foto, dan dokumen lain yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengrajin menerapkan komunikasi pemasaran ke dalam teknik online dan offline. Ini berjalan secara online melalui ponsel, WhatsApp, dan Facebook, sedangkan upaya offline dilakukan melalui pameran atau tatap muka dengan calon pembeli yang datang ke Selaawi. WhatsApp menjadi pilihan utama dalam komunikasi karena relatif lebih mudah dan efisien untuk dilakukan. Dari para pemangku kepentingan, pemerintah daerah mendukung komunikasi pemasaran Selaawi sebagai sentra kerajinan bambu dengan mengadakan berbagai acara, mengenalkannya melalui media sosial, dan berencana membuat sentra kerajinan yang nantinya akan dikaitkan dengan dunia pariwisata. Kesimpulannya, sinergi antara pengrajin dan pembuat kebijakan lokal diperlukan untuk mendukung komunikasi pemasaran kerajinan bambu di Selaawi, Kabupaten Garut agar lebih dikenal.
Komunikasi Pemasaran Pengrajin Bambu Kreatif di Tasikmalaya Santi Susanti; Rachmaniar Rachmaniar; Iwan Koswara
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jlmk.v5i2.2284

Abstract

Tasikmalaya known as the centers of bamboo handicraft industry in West Java. It produces various products, from daily household equipment in the form of rough woven with low prices to creative bamboo products with high prices for the upper middle market. Products are distributed for domestic needs and demand of foreign buyers. This study reveals the marketing communication behavior of creative bamboo entrepreneurs in Tasikmalaya in developing a creative bamboo craft business. A qualitative method with a case study approach was used to obtain information about the behavior of bamboo handicraft entrepreneurs in Tasikmalaya in marketing their products. Data were collected through in-depth interviews with creative bamboo entrepreneurs who still actively running their businesses and willing to provide information about the businesses they are running. Data were also collected through non-participatory observations at the location and conducted a literature review and documents related to the research. Data analysis, data checking and validity of the data were conducted through Miles and Huberman's interactive data analysis concept. The results showed that the communication behavior conducted by creative bamboo entrepreneurs consisted of internal communication behavior and external communication behavior. Internal communication behavior is conducted on workers with the principle of kinship. Humanist approach is used to maintain production stability.The form of external communication behavior is tailored to whom they're being faced. Face-to-face communication and mediated communication are used in marketing bamboo handicraft products.
VIDEO “DOA UNTUK ORANG TUA” IN CHANNEL YOUTUBE Rachmaniar Rachmaniar
Metakom Vol 3 No 1 (2019): 5th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v3i1.49

Abstract

The purpose of this study was to analyze the response of netizens is related video “Doauntuk Orang Tua” on youtube channel Kastari Animation Official.The method used in this research is qualitative method with virtual ethnography approach to analyze the existence video “Doauntuk Orang Tua” on youtube channel Kastari Animation Official. The main objects of this research is the video “Doa untuk Orang Tua” on youtube channel KastariAnimation Official. The technique of collecting data through participant observation and study of literature. These results indicate that the response of netizens related the video “Doauntuk Orang Tua” on youtube channel Kastari Animation Official are: 1) many netizens who gave positive remarks concerning the video, 2) there are netizens who give negative comments concerning the video, and 3) there are netizens who express some request related to the uploaded video. Keywords: video, youtube, virtual ethnography
Studi Etnografi Virtual Tentang Keberadaan Penggiat Lingkungan dalam WhatsApp Group Non Lingkungan Rachmaniar Rachmaniar; Santi Susanti
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v13i2.16034

Abstract

Keberadaan WhatsApp saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan yang tak dapat dihindar, dan karenanya setiap dari kita tergabung dalam yang namanya WhatsApp Group (WAG), dimana WAG ini dapat berisikan peserta-peserta dengan minat yang beragam, salah satunya minat terkait lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk menganalisa keberadaan penggiat lingkungan yang berada di beberapa WhatsApp Group non lingkungan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan teori kelompok terpercaya dengan tradisi penelitian etnografi virtual. Hasil yang ditemukan oleh penulis adalah 1) keberadaan penggiat lingkungan dalam suatu grup WhatsApp non lingkungan dapat menjadi media informasi dan edukasi bagi para  peserta lain untuk peduli terhadap lingkungan; 2) hal-hal yang kerap disampaikan penggiat lingkungan pada grup WhatsApp non lingkungan adalah seminar-seminar terkait lingkungan, event-event terkait lingkungan, artikel-artikel terkait lingkungan, berita-berita terkait lingkungan, dan cara ramah untuk lingkungan; dan 3) konsistensi antara hal yang disampaikan peserta penggiat lingkungan di grup WhatsApp non lingkungan dengan perilaku yang ditampakkan saat bertemu langsung telah membuat para peserta lain yang tidak sadar lingkungan menjadi sadar dan sedikit demi sedikit mulai merubah perilakunya demi kebaikan lingkungan.