This Author published in this journals
All Journal Media Komunikasi FPIPS Jurnal Natur Indonesia Jurnal Komunikasi MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI Jurnal Common GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Edsence: Jurnal Pendidikan Multimedia JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI The Journal of Society and Media Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Coverage: Journal of Strategic Communication International Journal of Environment, Engineering, and Education Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial International Journal of Environment, Engineering & Education Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience) Jurnal Teknosains Kodepena (Kodepena Journal of Technoscience) juremi: jurnal riset ekonomi PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Minfo Polgan (JMP) Jurnal Signal Jurnal Komunikasi Global Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab PESHUM Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan JIMEK Brilliant International Journal of Management and Tourism
Claim Missing Document
Check
Articles

Diskursus Video Masker Ganda untuk Pencegahan COVID-19 di Channel Youtube CNN Indonesia Rachmaniar Rachmaniar; Santi Susanti
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.301 KB) | DOI: 10.25008/parahita.v2i1.56

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis budaya virtual dari Video Masker Ganda untuk mencegah COVID-19 di Channel  YouTube CNN Indonesia dilihat dari komentar netizen terkait dengan video tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui pendekatan etnografi virtual untuk menganalisis keberadaan Video Masker Ganda untuk Cegah COVID-19 di Channel YouTube CNN Indonesia. Objek penelitian ini adalah Video Masker Ganda untuk Cegah COVID-19 di Channel YouTube CNN Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya virtual yang terbentuk atas komentar netizen terkait Video Masker Ganda untuk mencegah COVID-19 di Channel YouTube CNN Indonesia adalah: (1) netizen memprotes isi video; (2) netizen mengkritik tata cara penggunaan masker rangkap yang ada dalam video; (3) netizen menyetujui isi video; (4) netizen memberikan komentar lucu atas isi video; dan (5) tidak ada netizen yang memberi komentar apresiasi terkait video yang di-upload tersebut.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pelaku Usaha Bordir di Tasikmalaya saat Pandemi COVID-19 Santi Susanti; Rachmaniar Rachmaniar
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.943 KB) | DOI: 10.25008/parahita.v2i1.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya pelaku usaha bordir Tasikmalaya dalam beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini, baik dalam menghasilkan produk maupun komunikasi pemasaran yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, serta studi dokumen yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman. Informan penelitian ini adalah para pelaku usaha bordir manual di Kota Tasikmalaya yang berinovasi dalam menghadapi situasi pandemi. Hasil penelitian menunjukkan, para pelaku usaha bordir Tasikmalaya berinovasi untuk memertahankan usahanya dengan membuat masker bordir. Setiap pelaku usaha membuat masker bordir yang disesuaikan dengan pangsa pasar sehingga bentuk masker bordir yang dihasilkan beragam, baik bentuk, bahan, maupun harganya. Masker bordir yang dibuat, selain menghasilkan income bagi pelaku usaha bordir, juga menjadi salah satu sumber penghasilan bagi para reseller. Para pelaku usaha bordir memanfaatkan media sosial dalam memasarkan produknya. Instagram dan Facebook digunakan sebagai media komunikasi dalam memasarkan produk masker bordir, sementara Whatsapp menjadi media yang menjembatan komunikasi pelaku usaha dan pembeli.
The Existence of Video Debate Final Pilkada DKI 2017 on The Youtube Rachmaniar
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.936 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the existence of video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the channel YouTube, viewed from TV station which uploading video Debat Final Pilkada DKI 2017 in the channel YouTube, and netizen comment related to video Debat Final Pilkada DKI 2017 in the channel YouTube. The method used in this research is qualitative method with virtual ethnography approach to know the existence of video Debat Final Pilkada DKI 2017 in the channel YouTube. The main object of this research is video Debat Final Pilkada DKI 2017 in the channel YouTube. Data collection techniques are conducted through participatory observation and literature studies. The results of this study indicate that some television stations uploaded video Debat Final Pilkada DKI 2017 in the channel YouTube. The television stations are CNN, Kompas TV, and Metro TV. Then netizen comments related to the contents of the video Debat Final Pilkada DKI 2017 in the channel YouTube are: 1) netizens often insult the candidate pairs that are not his choice, 2) netizens mutually insulting other netizens who support one of the candidate pairs, 3) netizens boast of candidate pairs of their choices, 4) netizens describe program the candidate pair of their choices, 5) netizens questioned the candidate pair program that is not their choice, and 6) netizens argue with other netizens who have different options with them.
PENGALAMAN BERKOMUNIKASI PARA GURU SEKOLAH BERBASIS KEWIRAUSAHAAN DALAM PEMBELAJARAN DARING SAAT PANDEMI COVID-19 Santi Susanti; Rachmaniar Rachmaniar
JURNAL SIGNAL Vol 10, No 1 (2022): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.825 KB) | DOI: 10.33603/signal.v10i01.6303

Abstract

Pandemi COVID-19 memunculkan berbagai dampak dalam kehidupan manusia, termasuk dalam proses pembelajaran. Pemerintah mengeluarkan edaran agar proses pembelajaran dialihkan dari tatap muka menjadi belajar jarak jauh dari rumah, untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pihak sekolah, orang tua dan siswa, banyak yang tidak siap dengan keputusan darurat tersebut. Meski demikian proses belajar tetap harus berlanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengalaman berkomunikasi para guru dalam pembelajaran jarak jauh di Sekolah Bestari Utami, Garut, yang terdiri dari sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengungkapkan pengalaman berkomunikasi para guru dalam memberikan materi pembelajaran saat pandemi COVID-19 kepada siswa sekolah Bestari Utami, Garut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada para guru serta observasi lapangan di lokasi, serta studi dokumentasi dan literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan perubahan komunikasi dilakukan guru kepada sesama pengajar, kepada orang tua dan kepada peserta didik sekolah Bestari Utami. Untuk memudahkan penyampaian, maka digunakan beberapa media online, yakni Whatsapp, Email, Google Drive, Zoom Meetings, Google Meet dan video call. Hambatan komunikasi kepada siswa muncul ketika peserta didik Hambatan yang ditimbulkan dari komunikasi yang berlangsung secara daring adalah kesulitan peserta didik untuk memahami materi yang berkaitan dengan pemahaman atau logika. Selain itu, lemahnya sinyal dan keterbatasan kepemilikan telepon seluler maupun laptop menjadi hambatan komunikasi yang dilangsung dari para guru kepada peserta didik di Sekolah Bestari Utami. Hambatan komunikasi dengan orang tua terjadi ketika adanya orang tua yang menolak diajak berdiskusi untuk membicarakan perihal perkembangan anak mereka serta seputar PJJ dan aturan sekolah yang terkait dengan PJJ.
Pengalaman Berkomunikasi Guru SMP di Kota Bandung pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 Santi Susanti; Rachmaniar Rachmaniar
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.13977

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan pengalaman berkomunikasi guru dengan siswa SMP di Kota Bandung dalam pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman guru berkomunikasi dengan siswa SMP dalam pembelajaran daring. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru dari SMPN 44 dan SMPN 48 Bandung, yang dipilih secara purposif. Sumber pustaka dan literatur yang terkait penelitian, digunakan pula sebagai pendukung data utama. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran daring merupakan pengalaman pertama bagi guru dan siswa sehingga proses adaptasipun dilakukan. Komunikasi guru dan siswa dalam pembelajaran daring dilakukan melalui media sosial dan aplikasi pembelajaran daring yang tersedia. WhatsApp menjadi media yang paling sering digunakan untuk berkomunikasi antara guru dan siswa maupun orangtua siswa. Pembelajaran daring berlangsung singkat tetapi guru memberikan lebih banyak waktu bagi siswa untuk berkomunikasi terkait materi pelajaran dan tugas yang diberikan. Waktu kerja guru menjadi lebih panjang. Hambatan komunikasi terjadi pada siswa dan guru yang sifatnya teknis dan nonteknis. Para guru memaknai pembelajaran daring sebagai pengalihan tempat belajar tanpa menghilangkan esensinya berupa penyampaian materi pelajaran kepada siswa. Dimaknai pula sebagai cara pembelajaran yang mendekatkan guru dengan siswa, serta sebagai pola pembelajaran yang membangun kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, yang melibatkan pihak sekolah, orang tua dan pihak-pihak terkait. Simpulan penelitian ini, pembelajaran daring merupakan proses peningkatan kualitas diri serta menumbuhkan rasa empati dalam memahami berbagai kondisi yang terjadi pada guru maupun siswa yang terkendala selama pembelajaran daring berlangsung.
PEMETAAN AWAL DISEMINASI INFORMASI PENDIDIKAN PADA MASYARAKAT DESA CINTARATU Nindi Aristi; Rachmaniar -
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 11, No 3 (2022): September, 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v11i3.26383

Abstract

PEMETAAN AWAL DISEMINASI INFORMASI PENDIDIKAN PADA MASYARAKAT DESA CINTARATU
Perilaku Penggunaan Smartphone dan Akses Pornografi di Kalangan Remaja Perempuan Rachmaniar Rachmaniar; Puji Prihandini; Preciosa Alnashava Janitra
Jurnal Komunikasi Global Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.7 KB) | DOI: 10.24815/jkg.v7i1.10890

Abstract

This study aims to determine the use of smartphones and how these technologies allow access to pornography among junior high school girls. Using a qualitative descriptive study method, this study examines ownership of smartphones and pornographic content that may be accessed via smartphones. The informants were four students of SMP Negeri 2, Padalarang, West Java. Data collection was conducted through in-depth interviews and observation. The results showed that junior high school students started to have regular mobile devices since they were still in elementary school. After they began to use smartphones at junior high school, they were inadvertently exposed to the pornographic content. These findings reveal that how more sophisticated technological devices have the potential to open access to pornographic content.
Pengembangan Keterampilan Desain dalam Menumbuhkan Wirausahawan Anyaman Bambu Halus di Parakanhonje, Tasikmalaya Santi Susanti; Iwan Koswara; Rachmaniar Rachmaniar
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.852 KB) | DOI: 10.30653/002.202271.25

Abstract

DESIGN SKILLS DEVELOPMENT IN CULTIVATING FINE WOVEN BAMBOO ENTREPRENEURS IN PARAKANHONJE, TASIKMALAYA. The target of this PPM is fine bamboo artisans in Parakanhonje Village, Sukamaju Kaler, Indihiang District, Tasikmalaya City, West Java. Fine bamboo crafts are a long-standing characteristic of bamboo crafts in Parakanhonje. We relate our PPM to education and the economy. Related to education, this PPM provides training on the craft and design of fine bamboo in Parakanhonje as part of an effort to regenerate artisans so the fine bamboo woven remains sustainable. In terms of economy, the improvement of design skills is expected to increase the economic empowerment of the artisans in Parakanhonje. This PPM activity presented speakers and PPM Fikom Unpad Team and conducted online on Zoom application, which was attended by bamboo artisans in Tasikmalaya and its surroundings. The results of this PPM show that the craftsmen gain knowledge of design development through information literacy skills conveyed by the speaker. This PPM motivates bamboo artisans to maintain the fine-woven bamboo craft in Parakanhonje.
STRATEGI DAN MEDIA KOMUNIKASI PARIWISATA KEMENTERIAN PARIWISATA EKONOMI KREATIF Renata Anisa; Rachmaniar Rachmaniar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19957

Abstract

Pariwisata adalah bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat yang berkaitan erat dengan kehidupan sosial dan ekonomi. Sektor pariwisata telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional. Kemenparekraf dalam menjalankan fungsinya berfokus pada mengembangkan destinasi pariwisata kelas dunia dan melakukan pemasaran dengan berorientasi kepada wisatawan. Untuk mencapai objektif tersebut, Kemenparekraf mengaplikasikan berbagai strategi dan menggunakan media komunikasi pariwisata untuk mendorong tingkat kunjungan wisatawan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi dan media komunikasi pariwisata yang digunakan Kemenparekraf. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pariwisata yang digunakan Kemenparekraf adalah mengidentifikasi komunikator, menyusun pesan yang efektif menentukan media yang digunakan, menetapkan komunikan atau sasaran, dengan dampak yang diharapkan adalah impact secara langsung kepada pelaku industri pariwisata dan destinasi pariwisata. Kemenparekraf mengoptimalisasikan penggunaan media baru yakni website, facebook, youtube, twitter, Instagram, dan tiktok untuk menyampaikan informasi pariwisata dengan menarik. Setiap informasi yang diunggah, Kemenparekraf mampu menjangkau lebih dari 1,8 juta pengguna media sosial. Kemenparekraf telah menggunakan strategi dan media komunikasi pariwisata yang disesuaikan dengan target dan sasaran dalam menyampaikan informasi pariwisata.
Motif Ber-kasundaan Pelaku Seni Keturunan Tionghoa di Kota Bandung Susanti, Santi; Rachmaniar, Rachmaniar
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol 3, No 1 (2022): Caraka : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v3i1.66

Abstract

Seni budaya Sunda tumbuh dan berkembang di wilayah Jawa Barat yang dihuni orang Sunda. Kota Bandung sebagai ibukota Jawa Barat, merupakan wilayah yang memiliki keragaman penduduk dengan berbagai latar belakang budayanya. Interaksi dan komunikasi yang berlangsung di antara warga masyarakat menumbuhkan rasa memiliki budaya Sunda pada diri warga Kota Bandung keturunan Tionghoa, yang diungkapkan dalam wujud yang mereka sukai, salah satunya adalah seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan motif berkasundaan pelaku seni keturunan  Tionghoa di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang menekankan pada pengungkapan pengalaman informan dalam menjalankan kasundaan melalui kesenian. Informasi diperoleh melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam serta observasi dan penelaahan dokumen serta literatur yang relevan dengan penelitian. Analisis data menggunakan analisis data interaktif Miles-Huberman dan verifikasi data dilakukan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif berkasundaan para pelaku seni keturunan Tionghoa di Kota Bandung terdiri dari because motive dan in order to motive, yang menjadi aspek pendorong dan aspek harapan. Aspek pendorong terbagi ke dalam aspek ekstrinsik dan aspek intrinsik. Aspek pendorong ekstrinsik yang berasal dari luar diri individu terdiri dari interaksi dengan lingkungan sosial dan alam. Sementara itu, aspek intrinsik, yang bersumber dari dalam diri dan keluarga inti individu informan terdiri dari minat, hobi dan bakat serta keberakaran pada budaya Sunda. Kedua aspek tersebut menghasilkan aspek harapan yang ingin dicapai individu dalam ber-kasundaan, seperti melestarikan budaya Sunda dan masyarakat dapat menghargai alam.