Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN E-LKPD BERBASIS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BAGI GURU IPA DI KOTA PAGARALAM Amizera, Susy; Destiansari, Elvira; Arifin, Zainal; Nazip, Khoiron; Anggraini, Nike; Santoso, Lucia Maria
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2485

Abstract

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi peserta didik maka diperlukan suatu perencanaan agar pelaksanaan pembelajaran berjalan optimal. Salah satu wujud dari kompetensi guru dalam perencanaan, yaitu guru mampu membuat bahan ajar yang dapat memotivasi peserta didik dalam pemecahan suatu masalah. Perencanaan tersebut dapat tertuang pada lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis masalah (PBL). Berdasarkan hasil data pendahuluan terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru–guru IPA Kota Pagaralam, didapatkan hasil bahwa 78% guru–guru biologi IPA menggunakan metode ceramah melalui media conference seperti zoom meeting. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah jarang dilakukan mengingat saat ini masih berada di kondisi pandemi covid-19. Selain itu sebagian besar guru–guru IPA kota Pagaralam menggunakan LKPD yang terdapat di buku saja. Hal ini kurang sesuai dengan kondisi nyata yang ada lingkungan peserta didik sehingga peserta didik kurang memiliki kemampuan dalam pemecahan masalah. Oleh karena itu, upaya yang harus dilakukan, yaitu melakukan perencanaan dengan mendesain LKPD berbasis PBL yang dirancang secara digital menjadi E-LKPD Berbasis PBL. Tujuan pelatihan ini: (1) guru dapat mengurutkan langkah–langkah pembelajaran PBL (Problem Based Learning); (2) guru dapat merancang E-LKPD berbasis pembelajaran PBL; (3) guru dapat menghasilkan E-LKPD berbasis pembelajaran PBL. Model kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu model pendampingan yang ditujukan kepada guru IPA MGMP kota Pagaralam, berjumlah 20 orang yang berasal dari beberapa SMP Negeri dan Swasta di kota Pagaralam.  Berdasarkan hasil Evaluasi PreTest dan Posttest menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam pembuatan E-LKPD berbasis PBL setelah mengikuti pelatihan. Peningkatan pemahaman terlihat melalui peningkatan nilai rata–rata hasil tes awal dan tes akhir sebesar 47,44%. Berkaitan dengan hal tersebut, setelah kegiatan pelatihan ini diharapkan adanya kegiatan lanjutan berupa integrasi E-LKPD dalam rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP)
Development of indigenous knowledge-based teaching materials on water cycle topic Salsabila, Annisa; Meilinda; Nazip, Khoiron; Riyanto; Wulandari, Ratu Mutiara
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 17 No. 1 (2024): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.37996

Abstract

This study aims to develop indigenous knowledge-based teaching materials on water cycle topics under basic competencies 3.10 and 4.10 in junior high schools. The method used in this research is the type II developmental research of Richey & Klein consisting of the exploration and evaluation stages (trial). This research was conducted in two cycles of evaluation. The results of the development of teaching materials were tested for validity by 5 validators, readability was tested to sixteen students using the gap test. Based on the research results, the validation value for the development of the teaching materials was 4.36 which falls into the very valid category. The readability test results were 91.17% and when converted using Bormuth criteria, it means that the product is easy to understand. In conclusion, this teaching material applies to junior high school students, particularly the water cycle topic.
THE EFFECT OF POST-PRODUCTION SHELF TIME ON THE ANTIOXIDANT ACTIVITY OF SOY MILK Fadhillah; Nazip, Khoiron; Meilinda
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2025.11320

Abstract

This study was conducted to analyze the effect of post-production storage time on antioxidant activity in soy milk. Antioxidants are compounds that can ward off free radicals, so it is important to know their stability over time. The storage time used in this study was 1, 4, 7, 10, and 13 hours post-production. Antioxidant activity testing was carried out using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. Qualitatively, the color change of the DPPH solution was observed from purple to light yellow, while quantitatively the absorbance value was measured using UV-Vis Spectrophotometry. The inhibition value and IC50 were calculated to determine the strength of antioxidant activity in soy milk. The results showed that soy milk with a storage time of 1 hour had the best antioxidant activity with an IC50 value of 28.19 μg/ml which was classified as very strong. At 4 hours of storage time, the IC50 value of 37.28 μg/ml is classified as moderate, while at 7 hours and 10 hours the IC50 values ​​were 146.95 μg/ml and 119.38 μg/ml, respectively, which are also classified as moderate. At 13 hours, the antioxidant activity decreased drastically with an IC50 value of 228.90 μg/ml, which is classified as very weak. The antioxidant activity of soy milk decreased with increasing storage time. Factors such as temperature, light, and components of soy milk contribute to the degradation of antioxidant activity. Therefore, consumption of soy milk should be done within a shorter time after production to obtain optimal antioxidant benefits.
Pendampingan Penyusunan E-LKPD berbasis PBL Berbantuan Liveworksheet untuk Menunjang Pembelajaran Melalui Nearpod Di SMP Negeri 13 Palembang Tibrani, Mgs Mhd; Amizera, Susy; Nazip, Khoiron; Ermayanti, Ermayanti; Anggraini, Nike; Antony, Muhammad Khoirul; Cahyaningrum, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3610

Abstract

Salah satu pendekatan yang relevan dalam pembelajaran abad ke-21 adalah Problem-Based Learning (PBL), yang menekankan pemecahan masalah nyata untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta kolaboratif. Untuk mengimplementasikan PBL secara optimal, diperlukan media digital interaktif seperti E-LKPD yang terintegrasi dengan platform Liveworksheet dan dipadukan dengan penyajian materi melalui Nearpod. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMP Negeri 13 Palembang yang memiliki potensi besar dalam mengadopsi pembelajaran inovatif. Hasil identifikasi kebutuhan menunjukkan bahwa guru masih terbatas dalam menyusun LKPD berbasis PBL dan belum terbiasa menggunakan media digital interaktif. Selain itu, guru memerlukan pendampingan teknis untuk memanfaatkan platform Liveworksheet dan Nearpod secara efektif dalam pembelajaran. Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan dan workshop intensif penyusunan E-LKPD berbasis PBL berbantuan Liveworksheet, serta pelatihan integrasi E-LKPD ke dalam Nearpod. Tahapan kegiatan mencakup pelatihan konsep dasar PBL dan digitalisasi LKPD, praktik langsung penyusunan E-LKPD, serta presentasi produk. Evaluasi dilakukan melalui tes awal dan akhir, observasi praktik, serta kuesioner respon peserta. Liveworksheet digunakan untuk mengubah LKPD konvensional menjadi format digital interaktif, sedangkan Nearpod berfungsi sebagai media penyajian materi yang dinamis dan partisipatif. Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, template LKPD berbasis PBL, minimal sepuluh produk E-LKPD interaktif, akun aktif guru pada kedua platform, serta produk presentasi pembelajaran interaktif. Selain itu, diharapkan terbentuk komunitas guru pengembang E-LKPD dan tersusun video praktik baik. Program ini mendukung SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan IKU pendidikan tinggi, serta berkontribusi pada peningkatan kapasitas profesional guru dan literasi digital siswa.
Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Cooperative Approach Terhadap Prestasi Belajar Mata Kuliah Lingkungan Anggraini, Nike; Nazip, Khoiron
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.7.2.154-161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Blended Learning dengan pendekatan Cooperative Approach terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan metode eksperimen yang diadaptasi dari model Desain and Development Research (DDR). Penelitian ini Subjek penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling yakni mahasiswa Pendidikan Biologi yang sedang mengikuti Lingkungan. Analisis data dilakukan untuk mengetahui taraf signifikansi nilai pretes-postest menggunakan uji-t pada taraf signifikansi=0,05. Rerata nilai post-test menunjukkan adanya kenaikan hasil belajar menjadi 82,43. Kemudian dilakukan uji-t guna mengetahui nilai sig. Α = 0,05 atau 5%, sehingga dapat disimpulkan apakah terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Berdasarkan perhitungan nilai signifikansi menggunakan program SPSS 18, diperoleh nilai sig. Sebesar 0,000 dimana nilai sig.≤ 0,05 yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran blended learning menggunakan pendekatan cooperative approach.
Inovasi Bahan Ajar Digital Berbasis PjBL & PBL untuk Mendukung Implementasi Deep Learning bagi Guru Sekolah Menengah Dalam Menuju Pendidikan Berkualitas Amizera, Susy; Nazip, Khoiron; Madang, Kodri; Ermayanti, Ermayanti; Setioningrum, Putri; Khairah, Miftahul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 7 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.210

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik menuntut adanya perencanaan pembelajaran yang sistematis serta inovatif. Artikel ini bertujuan menggambarkan pengembangan dan implementasi bahan ajar digital berbasis Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada deep learning. Konteks penelitian ini berada di SMA Srijaya Negara Palembang yang tengah melakukan transformasi menuju Lab-school Unsri, sehingga memerlukan penguatan praktik pembelajaran melalui bahan ajar digital yang kontekstual, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan intensif bagi guru. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep deep learning (mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning) serta keterampilan dalam menyusun bahan ajar digital berbasis PjBL dan PBL. Identifikasi masalah di lapangan menunjukkan tiga isu utama: rendahnya pemahaman guru tentang deep learning, terbatasnya bahan ajar digital berbasis PjBL dan PBL, serta kurangnya integrasi bahan ajar digital dengan konsep deep learning. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pemahaman konsep, validasi produk bahan ajar digital, serta observasi implementasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, ditandai dengan 80% guru mencapai nilai post-test ≥70, 50% mampu menghasilkan bahan ajar digital yang layak, dan 50% berhasil mengintegrasikan bahan ajar digital dengan prinsip deep learning dalam pembelajaran. Dengan demikian, program ini terbukti efektif mendorong transformasi pembelajaran menuju model yang lebih partisipatif, bermakna, dan berkualitas.
Pengembangan Bahan Ajar Konservasi Tanah Berbasis Ekopedagogi Terintegrasi Smart Environmental Monitoring untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Ekologis Siswa Nike Anggraini; Khoiron Nazip
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 8 No. 6 (2025): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/r36zzm20

Abstract

This study aimed to develop a soil conservation teaching material based on ecopedagogy integrated with Smart Environmental Monitoring (SEM) to foster students’ ecological analysis skills. The research employed a research and development (R&D) approach adapted from the Borg & Gall model, consisting of four stages: preliminary study, product design, expert validation, and limited effectiveness testing on university students. The teaching material utilizes field data from soil moisture and pH sensors, as well as Sentinel-2 and Landsat 8 satellite imagery, to help students observe land cover changes and soil conditions spatially. Validation results indicated that the teaching material is very feasible with an average score of 92.3%. Effectiveness testing showed an improvement in students’ ecological analysis skills with an N-Gain score of 0.67 (moderate to high category). In conclusion, integrating Smart Environmental Monitoring based on sensors and satellite imagery into ecopedagogical teaching materials is effective in developing students’ analytical and ecological thinking skills regarding sustainable soil conservation issues.   Keywords: Analytical Ecology, Teaching Material, Satellite Imagery, Ecopedagogy, Soil Conservation, Smart Environmental Monitoring
Besemah indigenous knowledge for forest conservation in biology education Astari, Firsti; Meilinda, Meilinda; Nazip, Khoiron; Nisrina, Nur Salwa
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 19 No. 1 (2026): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.62369

Abstract

Indigenous knowledge plays an important role in forest conservation; however, modernization has caused indigenous knowledge almost to disappear. This study aims to determine the Besemah Indigenous Knowledge for forest conservation in Biology Education at Benawa hamlet, Penjalang Village, South Dempo District, Pagar Alam City, Indonesia. This research used a descriptive qualitative method with observation through interviews and documentation with 22 affluent information respondents. The collected data were analyzed using thematic analysis to identify patterns and meaning related to indigenous knowledge in natural resource management. Based on the results of the research, it was found that some indigenous knowledge played a role in forest conservation including the prohibition of cutting down certain trees, the prohibition of clearing land and fire sources, the prohibition of killing protected animals, the prohibition of polluting water sources, and the prohibition of entering the forest without the permission of the customary leader. The findings of this study can serve as a model of good practice in forest management, in which indeginous knowledge, customary rules, and the active role of traditional leaders guide sustainable resource use and community participation in the Ayek Mude Tebat Benawa customary forest.