Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Depresi Dengan Kelelahan Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisa Syafira, Deby Ayu; Prihati, Dyah Restuning; Aini, Dwi Nur
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 8 No. 1 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v8i1.393

Abstract

The body's digestive products are distributed and excreted by the kidneys. Reduced kidney function will disrupt the body's balance, causing a buildup of waste products, especially urea (which causes uremia), fluid balance disorders, and excess fluid and electrolytes. Patients undergoing hemodialysis therapy can experience psychological and physical side effects. The aim of the study was to determine the relationship between depression and fatigue in patients undergoing hemodialysis. In this cross-sectional study, 43 participants were randomly selected. The questionnaire to measure the level of fatigue uses the Fatigue Severity Scale (FSS) and Beck Depression Inventory (BDI) to assess depressive symptoms. This research uses a non-parametric test with Spearman Rank. The results of the study explained that 14 respondents who underwent hemodialysis experienced mild depression and fatigue. From these results, a significance value of 0.005 was obtained and a sperm correlation value of 0.422. In conclusion, the data shows a positive correlation of moderate strength between the level of fatigue and depression experienced by hemodialysis patients. This shows that the more tired patients undergoing hemodialysis are, the more likely they are to experience depression. The results of this study are used as evidence-based in conducting interventions in treating patients with chronic kidney failure who experience fatigue and depression while undergoing hemodialysis.
Edukasi Pencegahan Dan Penanganan Kegawatdaruratan Pada Penyakit Kronis Noor, Mohammad Arifin; Setyawati, Retno; Aini, Dwi Nur
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.986

Abstract

Chronic diseases such as diabetes mellitus, hypertension, heart disease, and asthma require long-term management and vigilance against emergencies that can threaten the patient's safety. Lack of public knowledge regarding the prevention and management of emergencies in chronic diseases often leads to delayed treatment and an increased risk of complications. This Community Service activity aims to improve the community's knowledge and skills in preventing and managing emergencies in chronic diseases. Implementation methods included health education, demonstrations of simple emergency management, interactive discussions, and pre- and post-test evaluations. The results of the activity demonstrated increased public knowledge and preparedness in recognizing danger signs and taking initial emergency measures. This activity is expected to improve the safety and quality of life of people with chronic diseases.
Pelatihan Pertolongan Pertama Korban Bencana Pada Kelompok Masyarakat di Desa Pancarejo Semanu Gunung Kidul Yogyakarta Wirawati, Maulidta Karunianingtyas; Aini, Dwi Nur; Prasetyorini, Heny; Prihati, Dyah Restuning; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Pramono, Wijanarko Heru; Prasetiya, Chandra Hadi
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i1.1490

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan bencana karena kondisi geografis dan geologisnya, yang membutuhkan kesiapan masyarakat yang kuat untuk mengurangi dampak bencana. Kabupaten Gunung Kidul, khususnya Desa Pancarejo di Kecamatan Semanu, rentan terhadap berbagai bencana alam, sehingga kapasitas masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama menjadi komponen penting dalam kesiapan bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan anggota masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban bencana. Kegiatan ini dilakukan melalui program pelatihan berbasis masyarakat yang melibatkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan latihan simulasi. Peserta terdiri dari kelompok masyarakat, termasuk warga desa dan kader kesehatan setempat. Materi pelatihan mencakup konsep dasar bencana, prinsip pertolongan pertama, keselamatan penyelamat, penilaian awal korban, penanganan luka dan pendarahan, imobilisasi fraktur, dan respons darurat dasar. Evaluasi dilakukan melalui penilaian pretest–posttest dan observasi keterampilan peserta selama sesi simulasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis peserta mengenai pertolongan pertama bagi korban bencana. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang prinsip pertolongan pertama dan kepercayaan diri yang lebih besar dalam melakukan tindakan darurat dasar. Pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya respons awal dan peran masyarakat setempat sebagai penolong pertama dalam situasi bencana. Kesimpulannya, pelatihan pertolongan pertama bagi korban bencana merupakan pendekatan yang efektif untuk memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat di daerah rawan bencana. Disarankan agar program pelatihan serupa dilakukan secara teratur dan diintegrasikan ke dalam upaya kesiapsiagaan bencana tingkat desa untuk memastikan keberlanjutan dan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.