Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penguatan nilai-nilai akhlak Islami melalui sosialisasi etika pergaulan remaja Fadillah, M Renaldy; Sirulhaq, Sekarmaji; Aulia, Anisa; Milah, Nida Sihabul; Ramadhan, Muhammad Iqbal; Samudra, Alfiras Rasya; Nurandini, Nurandini
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i4.314

Abstract

Sosialisasi etika pergaulan berbasis nilai-nilai akhlak Islami pada siswa kelas 9B MTsN 3 Sukabumi dilaksanakan untuk merespons temuan awal mengenai rendahnya konsistensi penerapan adab dalam interaksi sehari-hari, khususnya pada aspek penggunaan bahasa dan batasan relasi antarlawan jenis. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman konseptual dan kesadaran praktis siswa terhadap etika interaksi Islami melalui pendekatan kualitatif dengan teknik sosialisasi partisipatif, mencakup ceramah interaktif, diskusi terarah, dan simulasi situasional. Kegiatan berlangsung satu sesi dengan melibatkan 30 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai efektivitas intervensi. Hasil menunjukkan bahwa 80 persen siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran, 75 persen mampu mengidentifikasi batasan pergaulan yang sesuai syariat, dan 70 persen mengalami peningkatan dalam pemahaman adab komunikasi. Sekitar 20 persen siswa masih menunjukkan respons pasif akibat pengaruh kebiasaan pergaulan sebelumnya dan intensitas konsumsi media digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode interaktif memiliki potensi signifikan dalam membangun kesadaran akhlak pada remaja, meskipun keberlanjutan pembinaan masih diperlukan untuk menghasilkan perubahan perilaku yang lebih stabil. The socialization program on Islamic moral-based social interaction ethics for class 9B students at MTsN 3 Sukabumi was implemented to address preliminary findings indicating insufficient consistency in students’ application of proper etiquette, particularly in speech conduct and intergender boundaries. This initiative aimed to enhance both conceptual understanding and practical awareness of Islamic social ethics through a qualitative approach employing participatory techniques, including interactive lectures, guided discussions, and situational simulations. The activity was conducted in a one-hour session involving 30 student participants. Data were obtained through observation, brief interviews, and questionnaires, and were analyzed descriptively to assess the effectiveness of the intervention. The results demonstrate that 80 percent of students actively engaged in the learning activities, 75 percent were able to identify appropriate intergender interaction boundaries, and 70 percent showed improved understanding of proper speech etiquette. Approximately 20 percent of students remained passive, influenced by prior behavioral patterns and high exposure to digital media content. These findings suggest that interactive pedagogical methods possess substantial potential in fostering moral awareness among adolescents, although sustained follow-up programs are required to ensure stable behavioral transformation.
Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini Melalui Bernyanyi Pada Kelompok A KB Nurul Fatah Wanajaya Cisolok Lala Laelawati; Sekarmaji Sirulhaq; Zulfikri
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 1 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.11613

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak dan kurangnya pemahaman bahasa lisan pada anak usia dini. Kemampuan menyimak pada anak-anak ini umumnya berkaitan dengan kemampuan mendengarkan, memahami, dan akhirnya dapat fokus pada lagu yang mereka dengarkan, memungkinkan mereka untuk menyimak kata-kata dalam lagu tersebut. Dalam konteks ini, rumusan masalah penelitian menyoroti sejauh mana peningkatan kemampuan menyimak anak usia dini melalui kegiatan bernyanyi di Kelompok A KB Nurul Fatah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini di Kelompok A KB Nurul Fatah melalui aktivitas bernyanyi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, melibatkan 20 anak sebagai subjek penelitian. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini di Kelompok A KB Nurul Fatah, seiring dengan peningkatan ketuntasan hasil belajar. Observasi awal menunjukkan hasil belajar anak sebesar 25%, meningkat menjadi 55% pada siklus I, dan mencapai 80% pada siklus II. Dalam konteks pembelajaran, guru disarankan untuk menggunakan pendekatan inovatif yang menarik minat anak, dengan memberikan lagu-lagu yang menyenangkan bagi mereka.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bernyanyi Pada Paud Sps. Mekar Harapan III Kp. Pasir Talaga Desa Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Yuyu Yulia Wati; Sekarmaji Sirulhaq
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.12736

Abstract

Pengembangan berbahasa Indonesia lisan anak usia dini sangat diperlukan guna untuk memperlancar kemampuan berbahasa anak itu sendiri. Realitas di lapangan pada PAUD SPS. Mekar Harapan III menunjukkan bahwa masih ada siswa yang belum mampu terampil berbicara dengan baik dan benar, hal ini terlihat dari perbendaharaan kata yang diucapkan anak belum jelas. Minimnya kesempatan yang diberikan guru kepada anak untuk berkomunikasi juga dapat mempengaruhi keterampilan berbahasanya, terlihat dari guru hanya memberikan pembelajaran yang berupa lembar kerja sehingga meminimalisir komunikasi verbal yang dilakukan antar anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah anak diharapkan mampu berkomunikasi secara lisan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan lingkungannya, serta untuk memperbanyak perbendaharaan kata anak. Melalui bernyanyi anak diharapkan mampu mengekspresikan apa yang ingin anak katakan sehingga mampu meningkatkan keterampilan berbicara anak serta dapat memperbanyak perbendaharaan kata anak dan secara tidak langsung meningkatkan komunikasi antar anak sehingga dapat mempengaruhi kemampuan berbahasanya terutama berbicara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, melibatkan 18 anak sebagai subjek penelitian. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa. Rata-rata peningkatan keterampilan berbicara siswa PAUD SPS Mekar Harapan III Kp. Pasir Talaga Desa Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dilihat dari lembar hasil observasi siswa yaitu sebesar 5,56% pada Siklus I masuk dalam kategori cukup kemudian meningkat menjadi 81,1% pada Siklus II dan berkategori baik. Sementara itu, rata-rata skor hasil observasi guru pada Siklus I yaitu 73,3% berkategori cukup dan meningkat pada Siklus II menjadi 94,0% yang berkategori baik.