Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

INOVASI DIGITAL: PENINGKATAN LITERASI DIGITAL KREATIF BAGI SEKA TERUNA TERUNI DI DESA SELAT KABUPATEN BADUNG Fina Carla Rettobjaanusantara, Vitalia; A Ngurah Bagus Aristayudha, A; Made Widnyani, Ni; Diana Wulandari, Putu; Yogistana Ananda Dika, Putu; Luh Trisna Cariza Dewi, Ni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2201-2208

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda untuk memiliki literasi digital yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga kreatif dan produktif. Literasi digital menjadi keterampilan esensial bagi generasi muda dalam menghadapi era digital. Namun, masih banyak pemuda di pedesaan yang memiliki keterbatasan dalam memahami dan memanfaatkan teknologi secara produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital kreatif bagi Seka Teruna Teruni di Desa Selat melalui pelatihan berbasis inovasi digital. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dengan pelatihan langsung, diskusi interaktif, serta praktik pembuatan konten digital yang relevan dengan kearifan lokal. Peserta diberikan wawasan mengenai keamanan digital, strategi pemasaran digital, serta teknik produksi konten kreatif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital secara inovatif dan bertanggung jawab untuk keperluan edukatif, kewirausahaan, dan pelestarian budaya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda di Desa Selat mampu menjadi inovator digital yang berdaya saing dan berkontribusi positif dalam masyarakatt, serta mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam ekosistem digital secara lebih produktif.
Hubungan Fungsi Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu-Ibu Di Desa Dangin Puri Kelod Kota Denpasar Putu Diana Wulandari; Widianti, Aritya; Astaningtias, Ni Made Irene Novianti
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan reaksi emosional yang tidak menyenangkan dan dapat dirasakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecemasan seseorang dapat bersumber dari keluarga, seperti ketidaksesuaian fungsi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi keluarga dengan tingkat kecemasan pada ibu-ibu. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada ibu-ibu di Desa Dangin Puri Kelod Kota Denpasar dengan jumlah sampel 31 responden. Hasil penelitian diuji secara statistik dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 orang responden yang memiliki fungsi keluarga sehat dengan tingkat kecemasan ringan sebanyak 25 responden dan kecemasan sedang sebanyak 3 orang responden. Fungsi keluarga tidak sehat dengan kecemasan sedang sebanyak 3 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan chi square menunjukkan hasil (p value = 0.000). Hal ini berarti bahwa ada hubungan fungsi keluarga terhadap tingkat kecemasan pada ibu-ibu di Desa Dangin Puri Kelod Kota Denpasar.
FGD dan Psikoedukasi Guru BK: Meningkatkan Penanganan Kesehatan Mental Remaja Andhini, Luh Putu Ratih; Widianti, Aritya; Astaningtias, Ni Made Irene Novianti; Dewi, Anak Agung Sagung Suari; Rastafary, Ni Luh Kade Nadia; Utami, Ni Made Sintya Noviana; Wulandari, Putu Diana; Saraswaty, Ratih; Aryanata, Nyoman Trisna
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2024): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i1.415

Abstract

Isu kesehatan mental pada remaja sangat meningkat di Indonesia, hal tersebut menjadi fokus bagi pihak keluarga dan sekolah. Peran guru BK sangat penting dalam mencegah isu kesehatan mental pada siswa SMA/SMK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru BK mengenai pentingnya kesehatan mental remaja dan teknik konseling yang efektif. Melalui kegiatan FGD dan psikoedukasi, guru BK memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam menangani masalah kesehatan mental remaja. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan peningkatan skor rata-rata pada post-test dibandingkan pre-test. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan wawasan yang lebih baik kepada guru BK dalam mengelola isu kesehatan mental di sekolah.   Mental health issues in adolescents are on the rise in Indonesia, which is a focus for families and schools. The role of counseling teachers is very important in preventing mental health issues in SMA / SMK students. This service activity aims to increase the understanding of counseling teachers about the importance of adolescent mental health and effective counseling techniques. Through FGDs and psychoeducation activities, counseling teachers gained new knowledge and skills in dealing with adolescent mental health problems. The evaluation results showed a significant increase in participants' understanding, with an increase in the average score on the post-test compared to the pre-test. This shows that this activity succeeded in providing BK teachers with better insights in managing mental health issues in schools.
Edukasi Komunikasi Bijak di Media Sosial untuk Remaja: Peran Keluarga Mengatasi Dampak Negatif Astaningtias, Ni Made Irene Novianti; Andhini, Luh Putu Ratih; Utami, Ni Made Sintya Noviana; Aryanata, Nyoman Trisna; Widianti, Aritya; Dewi, Anak Agung Sagung Suari; Wulandari, Putu Diana
UNBI Mengabdi Vol. 6 No. 1 (2025): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v6i1.437

Abstract

Komunikasi merupakan bagian yang sangat essential bagi pertumbuhan kepribadian manusia sehingga dengan adanya penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh dalam cara berkounikasi dan efek yang cenderung bersifat negatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai komunikasi yang bijak di media sosial dan memperkuat peran keluarga dalam menjaga hubungan yang sehat di era digital. Melalui penyuluhan interaktif dan diskusi, peserta yang merupakan remaja di Banjar Tembau Tengah, Penatih, diajarkan bagaimana cara menggunakan media sosial dengan bijak untuk mencegah dampak negatif seperti cyberbullying dan kecemasan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai komunikasi sehat, dengan hasil post-test yang lebih tinggi daripada pre-test. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi peserta adalah dalam mengimplementasikan komunikasi yang bijak di kehidupan sehari-hari mereka, yang menunjukkan perlunya pendampingan lebih lanjut.   Communication is a very essential part for the growth of human personality so that the use of social media can have an influence on how to communicate and the effects that tend to be negative. This community service activity aims to provide education about wise communication on social media and strengthen the role of families in maintaining healthy relationships in the digital era. Through interactive counseling and discussion, participants who are teenagers in Banjar Tembau Tengah, Penatih, were taught how to use social media wisely to prevent negative impacts such as cyberbullying and social anxiety. The results of the activity showed a significant increase in understanding of healthy communication, with post-test results higher than pre-test. However, the main challenge faced by participants was in implementing wise communication in their daily lives, indicating the need for further mentoring.
Kepuasan Kerja Memediasi Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Karyawan Putu Diana Wulandari; Anak Agung Rika Utami Maharani
PsyEcho Journal of Psychology Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/psyecho.v1i1.6277

Abstract

Tujuan dari peneIitian ini adaIah untuk mengidentifikasi kesempatan kerja yg memediasi kepuasan kerja versus kinerja karyawan. PopuIasi peneIitian ini adaIah 189 orang yg terdiri dari seIuruh staf Dinas Ketenagakerjaan Provinsi BaIi dan ESDM. SampeI daIam peneIitian ini terdiri dari 47 orang. OIeh karena itu peneIitian ini menggunakan 47 responden yg datanya dioIah dengan software smartPIS. HasiI peneIitian ini membuktikan variabeI TyötiIat berpengaruh positif dan signifikan kepada kinerja karyawan. VariabeI kesempatan kerja berpengaruh positif dan signifikan kepada kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja mempengaruhi kesempatan kerja sebagian bertentangan dengan kinerja karyawan.
Psychological Dynamics of Inmates with Amphetamine Dependence: A Case Study Wulandari, Putu Diana; Widianti, Aritya; Saraswaty, Ratih; Astaningtias, Ni Made Irene Novianti
Bali Medical and Wellness Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Bali Medical and Wellness Journal
Publisher : PT BMW Journal Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71341/bmwj.v2i3.38

Abstract

Introduction: Substance dependence among inmates presents complex psychological challenges often rooted in personal history and environmental factors. This study aims to identify and analyze the specific psychological dynamics of an inmate diagnosed with amphetamine dependence to provide a basis for effective intervention. Case Description: This study utilized a qualitative case study approach involving "IK," a 25-year-old male inmate at Penitentiary X with a history of early-onset substance abuse. Data were collected through in-depth interviews, observation, and psychological assessments, including Graphic Tests (BAUM, DAP, HTP), SPM, Wartegg, and TAT. The subject presented with severe anxiety, moderate depression, and profound feelings of guilt and inferiority, exacerbated by a history of parental divorce and the loss of his partner and child during incarceration. Discussion: The analysis reveals that the subject's amphetamine dependence functions as a maladaptive coping mechanism stemming from a dysfunctional family history and childhood trauma. The prison environment has further intensified his psychological distress, particularly anxiety and internal conflict regarding his inability to take responsibility. Despite possessing average intelligence, the subject exhibits emotional repression and a low fighting spirit, which are critical factors influencing his recovery potential. Conclusion: The psychological dynamics of inmates with amphetamine dependence are deeply intertwined with past traumatic experiences and unsupportive environments. Understanding these underlying factors is crucial for correctional facilities and mental health practitioners to design personalized rehabilitation programs that address not only the addiction but also the root psychological vulnerabilities.