Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Digital dalam Manajemen Persampahan: Perancangan Prototype E-Sampah sebagai Solusi untuk Mengoptimalkan Pengelolaan Sampah di Kota Gorontalo Bau, Rahmat Taufik R.L; A., Hermila; Ahaliki, Budiyanto; Engelan, Adnan
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 4, No 4 (2023): IJCIS : Vol 4 - Issue 4 - 2023
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v4i4.148

Abstract

Gorontalo City is the largest contributor of waste in Gorontalo Province. Waste production in Gorontalo City increases to 140 tonnes per day based on data from the National Waste Management Information System. One of the things that caused the waste problem in Gorontalo to become more severe is the difficulty in transporting waste due to the limited transport fleet. Furthermore, the Waste Management Reuse, Reduce, and Recycle (TPS3R) personnel in several sub-districts are no longer functioning. This article details the emergence of innovative waste management applications, providing a new paradigm for cities to become digitally connected hygiene centers. The app not only revolutionizes the way waste is perceived but also offers smart solutions to optimize waste management efficiently. With a modern and progressive approach, the app creates an interactive experience for the people of Gorontalo to manage their waste. Through smart center and route mapping features, the app empowers citizens to actively contribute to keeping the city clean. In addition, the integrated information system enables quick and informed decision-making for authorities, creating responsive and effective waste management. The research conclusion confirms that the design of E-Sampah with a focus on the centre point and route of waste collection by waste officers can provide a modern and accessible solution for the people of Gorontalo. The results of the System Usability Scale (SUS) assessment with a score of 80.5 indicate that this waste management information system received a positive response from users. This prototype is expected to change mindsets and shape behaviors that support sustainable waste management.
SINERGI KREASI DAN INOVASI : MEMBANGUN CITRA MELALUI SENTUHAN KREATIF VISUAL PADA EVENT PASAR SENI HUNTU ART DISTRIK GORONTALO A., Hermila; Hendrayanto, Hendrayanto; Bau, Rahmat Taufik R.L; Farman, Indra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29155

Abstract

Pasar seni sering kali adalah tempat di mana seniman lokal memamerkan karya-karya mereka, termasuk lukisan, patung, kerajinan tangan, dan barang seni lainnya. Wisatawan memiliki kesempatan untuk menyaksikan dan membeli karya-karya unik ini yang mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat. Huntu Art Distrik atau di singkat Hartdisk merupakan komunitas seni anak muda Gorontalo yang berlokasi di Desa Huntu Selatan Kota Gorontalo. Selain pasar seni warga, Huntu Art juga seringan mengadakan kegiatan seperti Lokakarya Seni Karnya, Pangan Warga, Pengarsipan Karya Seni dan masih banyak lainnya. Kegiatan yang diselenggatakan tersebut bertujuan untuk mempropomosikan potensi yang ada di Desa Huntu, pengembangan kreativitas warga serta pengingkatan daya saing desa. Yang mejadi permasalahan utama adalah pihak huntu kekurangan sumber daya manusia dalam proses pelaksanaan pasar senin warga tahun ini. maka untuk membantu pihak Huntu Art dilakukan pengabdian ini untuk membantu pihak Huntu Art dalam segi sumber daya manusia. Selain itu juga sebagai bentuk promosi kepada genererasi muda dan masyarakat terkait pelestarian budaya Gorontalo. Sehingga pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan membantu pihak huntu art dari segi SDM berupa desain booth yang didesain oleh tim untuk pihak Huntu Art Distrik. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan beberapa desain booth yang telah dibuat oleh tim pengabdian yang kemudian diberikan kepada pihak Huntu Art Distrik.
MENINGKATKAN KREATIVITAS MASYARAKAT MELALUI DESAIN DISPLAY RAK, POSTER, LOGO, DAN HANGING MOBILE: PENDEKATAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL A, Hermila A; Bau, Rahmat Taufik R.L; Farman, Indra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37255

Abstract

Kreativitas masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam pengembangan sumber daya manusia di era globalisasi saat ini. Kemampuan masyarakat untuk berkreasi tidak hanya meningkatkan kualitas hidup mereka, tetapi juga memperkaya budaya dan membuka peluang ekonomi yang baru. Namun, banyak kelompok masyarakat, khususnya di pedesaan atau daerah yang belum sepenuhnya berkembang, masih mengalami kesulitan dalam mengakses sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan kreativitas. Metode yang digunakakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah Community Development (CD) yaitu metode pengabdian berbasis pengembangan masyarakat bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi kreatif mereka. Pengabdian ini bisa dilakukan dengan mengedukasi masyarakat tentang prinsip-prinsip desain komunikasi visual dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti pada usaha kecil, organisasi lokal, atau kegiatan komunal. Pendekatan ini bersifat jangka panjang. Rak display memiliki potensi untuk tidak hanya menjadi elemen fungsional, tetapi juga estetis dan informatif ketika digabungkan dengan poster, logo, serta hanging mobile. Kombinasi ini menciptakan tampilan yang menarik secara visual sekaligus menyampaikan informasi yang relevan. Rak display yang dirancang dengan baik tidak hanya terbatas pada penggunaan di toko, tetapi juga dapat diterapkan di tempat-tempat lain seperti perpustakaan desa.
ANALISIS KOMPARASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN DALAM PENYUSUNAN KARYA ILMIAH OLEH MAHASISWA: CHATGPT, PERPLEXITY DAN CONSENSUS A, Hermila; Pakaja, Jemmy A.; Bau, Rahmat Taufik R.L; Farman, Indra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29145

Abstract

Teknologi Artificial Intelligence (AI) telah berkembang pesat dan telah memberikan dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia mulai dari bisnis, pelayanan publik, hingga pengalaman pengguna secara umum. AI menjadi elemen utama dalam perkembangan teknologi Pendidikan. ChatGPT, Perplexity dan Consensus merupakan teknologi AI yang sedang popular saat ini digunakan oleh mahasiswa khususnya dalam menulis karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat komparasi tingkat penggunaan antara tiga aplikasi AI yaitu ChatGPT, Perplexity dan Consensus. Penelitian bersifat kuantitatif, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo sebanyak 113 orang. Analisis data menggunakan uji statistic komparasi Anova One Away. Hasil penelitian menunjukkan (1)rata-rata tingkat penggunaan aplikasi ChatGPT, Perplexity dan Consensus menunjukkan perbedaan signifikan. Dengan nilai ChatGPT sebesar 16,78, Perplexity 12,69 dan Consensus 14,7. (2) persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi kecerdasar buatan (AI) dalam konteks akademik khususnya menulis karya ilmiah mayoritas memilih ChatGPT sebagai aplikasi AI yang dapat membantu dalam menulis karya ilmiah.
Aplikasi Absensi Siswa Menggunakan Face API Recognition Abdillah, Tajuddin; Siwa, Siswanto; R. L Bau, Rahmat Taufik; Yunarti, Sry
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.4342

Abstract

Sistem absensi yang efisien dan akurat menjadi kunci penting dalam mengelola kehadiran karyawan atau siswa. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan face recognition telah menjadi salah satu solusi yang populer dalam pengembangan sistem absensi, bukan hanya itu penggunaan metode juga sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian ini ialah merancangan sistem aplikasi absensi Mts Al-Mawadah Domisil dengan menggunakan metode face recognition dan metode pengembangan sistem menggunakan Agile sehingga dapat membantu pihak sekolah MTs Al-Mawaddah dalam melakukan kontrol terhadap kehadiran siswa, rekapitulasi kehadiran siswa, meminimalisir terjadinya data-data yang tercecer, dan membantu orang tua dalam pengontrolan siswa. Sehingga diperoleh sebuah sistem informasi absensi menggunakan Face Recognation Berbasis Web di MTs Al-mawaddah. Diharapkan sistem informasi ini mampu membantu para Guru untuk melakukan absensi ke siswa, dan juga dapat membantu untuk merekap absensi.
Predicting Gen Z’s Sentiments on Gorontalo’s CulturalWisdom UsingSentiment Analysis Models Hermila A.; Rahmat Taufik R. L Bau; Sitti Suhada; Abdulaziz Ahmed siyad
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v24i2.4591

Abstract

In the digital era, Generation Z faces both opportunities and challenges in understanding and preserving local cultural wisdom. It is essential to ensure that cultural values go beyond superficial consumption in cyberspace and remain deeply valued as integral aspects of identity and history. As technological advances and globalization continue influencing young people to preserve, local culture presents an increasing challenge. This study aims to determine Generation Z’s perceptions of Gorontalo’s local cultural wisdom, focusing on the Dikili and Meeraji traditions through a sentiment analysis approach. This research method uses the Naive Bayes algorithm to analyze positive, negative, and neutral sentiments derived from text data processed through a structured pre-processing stage. The findings reveal that Generation Z’s perceptions of the Dikili and Meeraji cultures are mostly positive, reflecting a strong appreciation and acceptance of these cultural values. However, the presence of negative sentiment highlights a critical view among some members of Generation Z, who consider certain aspects of these traditions less relevant or controversial in a modern context. In addition, neutral sentiment indicates a segment of young people who may need more exposure or information to form an informed opinion. The study concludes that while Dikili and Meeraji cultures still hold value among Generation Z, a more inclusive and adaptive approach to cultural preservation is needed. The findings offer valuable insights for strategies to preserve and develop local cultural heritage in the digital age.
Transformasi Digital Layanan Administrasi Kesehatan Desa Bakti melalui Implementasi Sistem Urusan Kesehatan Masyarakat (SUKMA) Padiku, Indhitya R; Amali, Lanto Ningrayati; Bau, Rahmat Taufik R.L; Muthia; Katili, Muhammad Rifai; Hadjaratie, Lillyan; Mas'ud, Huzaima; Zakaria, Alfian; Mulyanto, Arip; A, Hermila; Suhada, Sitti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu di Desa Bakti masih menggunakan sistem pencatatan manual yang tidak efisien dan rentan kehilangan data, menghambat efektivitas pelayanan kesehatan masyarakat. Digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akurasi dan transparansi data kesehatan di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui transformasi sistem pencatatan manual menjadi sistem digital terintegrasi yang mudah digunakan oleh kader dan perangkat desa. Pendekatan participatory action research diterapkan melalui empat tahapan: identifikasi kebutuhan sistem, pelatihan dan pendampingan kader, implementasi sistem SUKMA berbasis Google Forms dan Sheets, serta evaluasi efektivitas sistem. Sistem SUKMA berhasil meningkatkan efisiensi pencatatan hingga 60%, mengurangi risiko kehilangan data, serta meningkatkan literasi digital kader Posyandu. Transformasi digital ini berhasil menjawab kebutuhan nyata lapangan dan berpotensi direplikasi di Posyandu lain sebagai model pengelolaan kesehatan masyarakat berbasis data yang berkelanjutan.