Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : jurnal konsepsi

Karya Sastra Media Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.84 KB)

Abstract

Karya sastra adalah cabang seni yang diciptakan berdasarka ide, perasaan, dan pemikiran kreatif yang berkaitan unsur budaya diungkapkan melalui bahasa. Karya sastra sarat nilai-nilai pengalaman kehidupan, seperti nilai religius, nilai psikologis, nilai sosial kultural, dan nilai moral menjadi basis pengembangan pendidikan karakter dan sikap. Nilai-nilai tersebut diajarkan melalui model pembiasaan dengan melakukan apresiasi. Karya sastra dapat dijadikan media pendidikan untuk mengembangkan, mentransformasi, membentuk karakter, dan sikap peserta didik. Pembentukan karakter terwujud dalam aspek spiritual, aspek ilmu, aspek amal, dan aspek sosial. Selain itu, manfaat karya sastra dapat menjadi sarana rekreatif yang berdampak pada ketenangan jiwa (senang, damai, dan nyaman) serta mengurangi rasa jenuh dalam berlangsungnya pembelajaran. Dengan demikian, akan memberi pengaruh pembentukan karakter dan sikap ke arah positip yang bersifat humanistik.
Peranan Penerjemah dalam Pembinaan Bahasa Indonesia Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.931 KB)

Abstract

Kegiatan penerjemahan memiliki andil yang sangat besar dalam memahami dan mengembangkan peradaban manusia. Untuk mencapai dan mengembangkan pengetahuan alih teknologi secara mudah dan murah dapat dilakukan melalui kegitan penerjemahan. Dalam menterjemahkan ilmu pengetahuan tentu menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantar untuk memahami maknanya. Oleh karena itu diharapkan dalam proses menterjemahkan si penerjemah harus mampu menguasai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga dapat memudahkan pembaca memahami makna bacaan tersebut dan sekaligus mengembangkan bahasa Indonesia yang memenuhi standar.
Keterampilan Dasar dalam Mengajarkan Bahasa Indonesia Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.254 KB)

Abstract

Artikel ini akan mengulas keterampilan yang harus dikuasai oleh guru sebagai usaha untuk mencapai target maksimal dalam mengajarkan bahasa Indonesia, yaitu dikuasainya materi oleh siswa, keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan dan bertanya, keterampilan memberi penguatan, dan keterampilan menciptakan variasi dan diskusi. Tulisan ini menyimpulkan seorang calon guru atau guru perlu mengetahui keterampilan dasar di dalam pengajaran bahasa Indonesia agar proses belajar mengajar dapat mencapai hasil maksimal, keterampilan dasar di dalam pengajaran bahasa Indonesia sangat bermanfaat di dalam proses penyelenggaraan belajar mengajar karena dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi siswa di dalam menerima pelajaran, mengadakan variasi dan membimbing siswa di dalam diskusi merupakan strategi yang tepat untuk menumbuhkan kemampuan siswa berpikir secara kreatif dalam memecahkan masalah. Setelah calon guru memahami dan menguasai isi tulisan ini, maka diharapkan akan memperoleh dua manfaat, yaitu manfaat teoretis dan manfaat secara praktis.
The Relationship Between Student Learning Types and Indonesian Language Learning Achievement in FTIK IAIN Palopo Students Firman Firman; Mirnawati Mirnawati; Sukirman Sukirman; Nurul Aswar
Jurnal Konsepsi Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.774 KB)

Abstract

This study aims to determine the type of learning, achievement and the relationship between the type of learning and student achievement in FTIK IAIN PAlopo students. The population in this study were all students and lecturers of FTIK IAIN Palopo. For this reason, the "Area probolity sampling" technique used in this study by setting classes A and B as a sample of 50 students. The results showed that the types of learning owned by the students of FTIK IAIN Palooo were visual, auditive, and combinative types. The types of learning that most FTIK IAIN Palopo students have is the combinative type (mixed). The learning achievement of FTIK IAIN Palopo students is at an adequate level, which is an average of 7 (seven). The relationship between student learning types and student achievement is a positive correlation. It is said so because the types of student learning and student achievement are not in opposite directions. The obstacles experienced in the teaching and learning process of FTIK IAIN Palopo students to achieve good performance are that lecturers and students are not yet disciplined in carrying out their duties, lecturers have not understood the types of student learning in depth, student interest in learning is still low and the lack of student modules .
Tes Kemampuan Keterampilan Menulis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.579 KB)

Abstract

Kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang melibatkan aspek penggunaan bahasa dan pengolahan isi. Masalah yang berkembang berkenaan dengan kegiatan menulis adalah pengetahuan dasar terhadap performansi atau kemampuan menulis. Selanjutnya, menulis merupakan aktivitas pengekspresian ide, gagasan, pikiran atau perasaan dalam lambang kebahasaan. Kegiatan ini melibatkan aspek penggunaan tanda baca dan ejaan, penggunaan diksi dan kosakata, penataan kalimat, pengembangan paragraf, pengolahan gagasan serta pengembangan model karangan. Selain itu, kegiatan menulis adalah mendeskripsikan dan merekonstruksi serta melakukan proses penemuan dan penggalian ide-ide untuk diekspresikan. Perlu disadari bahwa proses menulis sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dasar yang dimiliki seperti, kemampuan memilih dan menggunakan kosakata, menerapkan tanda baca, dan memahami isi atas pesan dari komunikasi yang disampaikan melalui tulisan.
Beberapa Aspek dalam Kedwibahasaan: (Suatu Tinjaun Sosiolinguistik) Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 9 No. 4 (2021): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.626 KB)

Abstract

Kedwibahasaan adalah salah satu peritiwa dalam tindak tutur karena faktor situasi. Kedwibahasaan merupakan penggunaan dua bahasa dalam masyarakat penutur. Hal ini terjadi karena didorong faktor sosiologis, psikologis, dan sebagainya. Dalam peristiwa kedwibahasaan muncul beberapa hal yang sangat berkaitan di antaranya adalah : kontak bahasa, pergantian bahasa, diglosia, pergeseran bahasa, dan interfrensi dan integrasi.
Pengembangan Karakter (Sikap, Perilaku, dan Kepribadian) melalui Pembelajaran Aspek Sastra dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.815 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian expost facto dan dekriptif kuantitatif. Jumlah populasi penelitian adalah 410 siswa. Sampel yang ditetapkan adalah 200 siswa dengan menggunakan teknik penarikan sampel urutan praktis, berimbang, dan acak. Data dikumpulkan menggunakan teknik angket dalam bentuk skala likert, dokumentasi, dan observasi. Selanjutnya, data dianalisis menggnakan program SPSS 11,05, pola tabulasi, frekuwensi, grafik, dan persentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran aspek sastra dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap pengembangan karakter (sikap, perilaku, dan kepribadian) siswa dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Berbasis Karakter di Madrasah Aliyah Negeri Palopo, yaitu 0,373 (db = 1-198, F = 31,975 dengan P = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa lebih kecil dari kriteria yang telah ditetapkan, yaitu 0,05 sedangkan sumbangan efektif variabel X terhadap Y mencapai 1,39%. Selain itu, secara deskriptif persepsi siswa tentang pembelajaran aspek sastra dalam pengembangan karakter menunjukkan tingkat persentasi sebagai berikut: (1b) 61% siswa menyatakan membaca dan mempelajari karya sastra memengaruhi jiwa dan rasa simpatik, (2b) 56,5% siswa menyatakan mengkaji karya sastra untuk memahami hakikat kehidupan, (3b) 78% siswa menyatakan dalam bacaan sastra diperoleh pengetahuan tentang: kreasi tanggung jawab, kerja keras, kejujuran, dan rasa peduli terhadap lingkungan sosial, (4b) 83,5% siswa menyatakan karya sastra sarat nilai karakter, kepribadian, dan religius dalam kehidupan, (5b) 52,5% siswa menyatakan pengalaman nyata dan model ideal kehidupan masyarakat dalam karya sastra, (6b) 49% siswa menyatakan hubungan antara pembelajaran sastra dan pengembangan karakter serta pola kepribadian siswa, dan (7b) 89,5% siswa menyatakan menyukai pembelajaran kegiatan sastra.