Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN INKLUSIF Nurrahmatun Nisa; Misnawati Misnawati; Alma Ridha Hayati; Rahmiati Rahmiati; Mulyana Nur Amalia; Nisa Ananda; Muhammad Arifin Ilham; Suhaimi Suhaimi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah dasar menuntut penerapan strategi pembelajaran yang adaptif agar siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dapat belajar bersama siswa reguler dalam lingkungan yang setara. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik guru dalam mendesain pembelajaran inklusif di SDN Benua Anyar 8, khususnya terkait strategi pembelajaran, penyesuaian tugas dan asesmen, serta pola interaksi sosial ABK di kelas. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, ABK, siswa reguler, dan Guru Pendamping Khusus (GPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, penggunaan media visual konkret, serta penyesuaian tingkat kesulitan tugas bagi ABK. Kolaborasi antara guru kelas dan GPK berperan penting dalam mengatasi hambatan belajar serta membangun interaksi sosial positif. Dukungan sekolah dan orang tua turut memperkuat implementasi pendidikan inklusif yang responsif terhadap kebutuhan siswa
PENYELESAIAN KASUS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM SENGKETA TANAH PADA LAYANAN BANTUAN HUKUM UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Muhammad Arifin Ilham; Misbahul Munir
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hpzzgp92

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyelesaian hukum terhadap perbuatan melawan hukum dalam sengketa tanah yang ditangani oleh Layanan Bantuan Hukum Universitas Trunojoyo Madura. Sengketa tanah seringkali melibatkan perbuatan melawan hukum seperti penguasaan tanah tanpa hak, pemalsuan dokumen, dan pengalihan hak secara ilegal yang menciptakan ketidakpastian hukum dan kerugian bagi para pihak yang bersengketa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum mengenai perbuatan melawan hukum dalam sengketa tanah terutama diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata, diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin. Penerapan ketentuan hukum ini oleh Layanan Bantuan Hukum Universitas Trunojoyo Madura dilakukan melalui dua jalur yaitu litigasi melalui gugatan perdata di Pengadilan Negeri dengan membuktikan unsur-unsur perbuatan melawan hukum, dan non-litigasi melalui mediasi dan negosiasi yang menawarkan penyelesaian lebih cepat dengan solusi win-win. Layanan Bantuan Hukum berperan strategis dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat kurang mampu, mulai dari konsultasi dan identifikasi dokumen hingga pendampingan persidangan, sehingga mewujudkan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Analisi Perbandingan Kinerja Algoritma AES-128 GCM dan AES-256 GCM Pada Protokol TLS 1.2 Di Server Ngnix Muhammad Arifin Ilham; Dody Herdiana; M.Agreindra Helmiawan; Asep Saeppani
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v3i4.743

Abstract

While TLS 1.3 is the latest standard, TLS 1.2 remains widely implemented in many cloud infrastructures. The selection of cipher suites in TLS 1.2, particularly between AES-128-GCM and AES-256-GCM, presents a trade-off between cryptographic strength and system performance. This research aims to analyze the performance comparison of these two algorithms on an Nginx server to determine the optimal configuration for cloud storage services. The study uses a quantitative experimental method by benchmarking two scenarios: (A) Strict (AES-256-GCM), and (B) Balanced (AES-128-GCM). Performance metrics measured include Requests Per Second (RPS), Latency, and Throughput. The results show that handshake performance (RPS and Latency) is nearly identical across all scenarios. However, in large file transfer tests, the AES-128-GCM algorithm (Scenario B) achieved a throughput of 32.4 MB/s, which is 12.5% faster than AES-256-GCM (28.8 MB/s). This study concludes that AES-128-GCM provides the best balance of security and efficiency for data-intensive environments.
Analisi Perbandingan Kinerja Algoritma AES-128 GCM dan AES-256 GCM Pada Protokol TLS 1.2 Di Server Ngnix Muhammad Arifin Ilham; Dody Herdiana; M.Agreindra Helmiawan; Asep Saeppani
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v3i4.743

Abstract

While TLS 1.3 is the latest standard, TLS 1.2 remains widely implemented in many cloud infrastructures. The selection of cipher suites in TLS 1.2, particularly between AES-128-GCM and AES-256-GCM, presents a trade-off between cryptographic strength and system performance. This research aims to analyze the performance comparison of these two algorithms on an Nginx server to determine the optimal configuration for cloud storage services. The study uses a quantitative experimental method by benchmarking two scenarios: (A) Strict (AES-256-GCM), and (B) Balanced (AES-128-GCM). Performance metrics measured include Requests Per Second (RPS), Latency, and Throughput. The results show that handshake performance (RPS and Latency) is nearly identical across all scenarios. However, in large file transfer tests, the AES-128-GCM algorithm (Scenario B) achieved a throughput of 32.4 MB/s, which is 12.5% faster than AES-256-GCM (28.8 MB/s). This study concludes that AES-128-GCM provides the best balance of security and efficiency for data-intensive environments.
IMPLEMENTATION OF A COMBINATION OF FERNET ENCRYPTION AND LSB STEGANOGRAPHY IN AN IMAGE-BASED INFORMATION SECURITY SYSTEM Jadiaman Parhusip; Muhammad Arifin Ilham; Rinaldi Rizwar; Arya Bima Mohammad Heriansyah; Raydamar Rizkyaka Riyadi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8521

Abstract

Information security is an essential aspect in the digital era, where data exchange is highly vulnerable to misuse. The combination of cryptography and steganography provides dual protection by securing message confidentiality and concealing its presence. This study implements the Fernet Encryption algorithm for data encryption and the Least Significant Bit (LSB) technique for embedding encrypted messages into digital images. The system is developed using Python with the cryptography, Pillow, and NumPy libraries. In this study, the cover medium is a randomly generated noise image, chosen to ensure sufficient embedding capacity, making visual distortion irrelevant to the analysis. Experimental results show that the encrypted token can be successfully embedded, extracted, and decrypted using the correct key. These findings demonstrate that the combination of Fernet and LSB serves as an effective proof-of-concept for layered security mechanisms in digital image media, with potential for further development using natural images for practical steganography applications.
Rekonstruksi Konsep Tarbiyah Islamiah Sebagai Pendidikan Transformasional: Kajian Pemikiran Hasan Al-Banna Muhammad Arifin Ilham; Askari zakariah; Azhar Azhari Amin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya rekonstruksi konsep Tarbiyah Islamiyah yang digagas oleh Hasan al-Banna dalam perspektif pendidikan Islam transformasional pada era digital. Al-Banna menegaskan bahwa pendidikan sejati bukan sekadar penyampaian pengetahuan, melainkan proses pembentukan manusia secara utuh (insan kāmil) yang menyatukan unsur keimanan, akhlak, dan pengamalan sosial. Dalam konteks abad ke-21, pemikiran tersebut menjadi sangat relevan untuk menjawab tantangan globalisasi, perkembangan teknologi digital, dan kemerosotan moral generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan mengkaji karya asli Hasan al-Banna seperti Majmū‘at al-Rasā’il dan Risālah Tarbiyah, serta berbagai sumber sekunder seperti buku dan jurnal ilmiah mutakhir yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan teori transformasional. Analisis dilakukan melalui metode analisis isi dan sintesis kritis guna menafsirkan serta mengontekstualisasikan gagasan al-Banna terhadap kebutuhan pendidikan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Tarbiyah Islamiyah al-Banna terdiri dari tiga pilar utama yang sejalan dengan prinsip pendidikan transformasional, yakni: (1) penanaman iman dan pembentukan karakter sebagai fondasi moral-spiritual, (2) penguatan akal dan keterampilan melalui perpaduan antara ilmu agama dan ilmu modern, serta (3) dorongan untuk berkontribusi secara sosial dan membawa perubahan di lingkungan masyarakat. Rekonstruksi konsep ini menegaskan bahwa pendidikan Islam harus bersifat menyeluruh, adaptif, serta berlandaskan nilai, dengan memadukan teknologi, pembelajaran aktif, dan evaluasi berbasis karakter serta kontribusi sosial. Dengan demikian, Tarbiyah Islamiyah ala Hasan al-Banna dapat menjadi paradigma pendidikan Islam yang progresif, relevan, dan mampu melahirkan generasi beriman, cerdas, serta berdaya guna di era digital.