Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan PIRT Produk Rengginang Pada Kelompok Ulva Lestari di Desa Duwet Situbondo Nurul Amalia Silviyanti Siswoyo; Ani Listriyana; Gema Iftitah AY; Vina Vina dzurrotoon nafisah; Rifkian jorgi wardana
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): Desember: Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v1i4.131

Abstract

Duwet Village is one of the areas on the coast of Situbondo where most of the people are fishermen and seafood craftsmen like the partners in this service who are makers of processed seafood, namely rengginang. This UMKM does not have a P-IRT because  do not understand the importance of P-IRT in the food business. The aim of this service is to provide training on the importance of P-IRT to small food UMKM in Duwet Village, Panarukan District, Situbondo. Apart from that, the team will also accompany to apply for P-IRT from the start of the application until the permit is issued. The method used in implementing this service is socializing the importance of P-IRT, training on how to apply for P-IRT and mentoring. This service was attended by 20 people, where the members who came took part in the training enthusiastically. The participants who attended finally understood the importance of P-IRT permits for home industries like the one they are currently implementing. The training continued with assistance with the P-IRT permit for one of the group members, whose permit was finally issued two months after the application
Debit Pemberian Air Irigasi Pada Saluran Irigasi Tersier Di DAS Bluncong Desa Cangkring Kecamatan Prajekan Wahyudi, Muhammad Nur Zuhudil; Listriyana, Ani; Silviyanti, Nurul Amalia
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v2i02.5441

Abstract

The Bluncong River plays a crucial role in supporting the livelihoods of the local community, especially in the agricultural sector. Research was conducted in Cangkring Village, Prajekan Subdistrict, Bondowoso Regency, from November 2023 to February 2024. The aim of this study is to provide an overview of the advantages and shortcomings of the Bluncong River's water discharge. From the study, data was obtained regarding water discharge deficits at each measurement gate. The lowest water discharge was recorded between November 1-10, 2023, at the 1 Right gate, with a value of 2.03 l/s, while the lowest discharge per hectare was recorded at the 5 Right gate during the same period, amounting to 0.34 l/s/ha. The highest water discharge occurred between January 21-31, 2024, reaching 218.88 l/s, but the highest discharge per hectare was recorded at the 5 Left gate during the same period, with 2.51 l/s/ha. The average water discharge during the planting season was 1.25 l/s/ha, during the maintenance season it was 1.14 l/s/ha, and during the harvest season it was 0.88 l/s/ha
Pengaruh Warna Umpan Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Pada Alat Tangkap Pancing Di Desa Bletok Situbondo Rijal, Mohammad Syaifur; Silviyanti, Nurul Amalia; Handayani, Creani
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v2i02.5440

Abstract

In Bletok Village, Bungatan District, Situbondo Regency, there is hand line fishing equipment. Usually, hand-line fishermen use live bait. But getting live bait is quite difficult and the price is also quite expensive. To overcome this problem, fishermen usually use artificial bait, namely chicken feathers. This study was conducted in Bletok Village, Bungatan District, Situbondo Regency, East Java for one month from January to February. This research aims to determine catch results and the influence of bait color on handline fishing gear. The method used in this research is experimental fishing, namely carrying out fishing operations using treated hand lines. The bait colors tested were red, white and black chicken feathers. Then the data obtained was processed using SPSS using the Kolmogorov-Smirnov test and ANNOVA test. The catches from Ulur fishing rods during the research were Yellow Selar Fish (Selaroides leptolepis), Fly Fish (Layang Perkak), Bentong Selar Fish (Crumenophthalmus), Mackerel Fish (Rastrelliger sp), Pompano Fish (Carangodes) and Tuna Fish (Sarda orientalis). From the results of the ANNOVA test, it is stated that F count > F table with F count 1.186 F table 3.95, meaning that H0 is rejected, so it can be said that the difference in bait color has no real effect on fishermen's catche
PENGENDALIAN OPT METODE ULTRASONIK SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI PESTISIDA KIMIAWI PADA KOMODITAS PADI UNTUK KELOMPOK TANI SUKATANI DESA SUMBERKOLAK, KECAMATAN PANARUKAN SITUBONDO Silviyanti, Nurul Amalia; Suhesti, Endang; Rahman, Riza; Pranjoto, Hartono; Joewono, Andrew; Anggorini, Adriana Anteng
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5532

Abstract

Desa Sumberkolak memiliki kurang lebih 2500 Ha sawah yang sebagian besar ditanami padi. Sebagian besar sawah yang berada di Sumberkolak ditanami komoditas padi sering mendapat gangguan OPT terutama hama burung dan tikus yang menyerang saat mendekati masa panen. Mengingat dampak yang begitu merugikan dari serangan OPT, penanganan yang tidak benar dan lebih bersifat merusak lingkungan, maka perlu suatu sistem teknologi yang mampu memproteksi tanaman padi dari serangan OPT, tetapi tetap ramah lingkungan. Untuk itu tim akan membuat sistem proteksi tanaman padi dari serangan OPT menggunakan gelombang ultrasonik. Metode yang dilakukan dengan sosialisai dan pelatiahn pentingnya penanganan OPT padi tanpa menggunakan pestisida kimiawi. Solusi selanjutnya adalah dengan menerapkan teknologi berupa alat ultrasonik sebagai pengusir OPT padi. Pada pelaksanaannya,pengabdian ini mengambil sasaran salah satu kelompok tani di Desa Sumberkolak Poktan Sukatani. Tahapan program dapat berjalan lancar dikarenakan antusias dan kerjasama anggota kelompok tani Sukatani. Dengan adanya alat ultrasonik diharapkan hama padi menjauh dari sawah petani. Pendampingan dan evaluasi juga terus dilakukan untuk mengukur pemahaman petani dalam penggunaan alat ultrasonik hingga mereka dapat menerapkannya dengan baik.
PENINGKATAN MUTU PRODUK RENGGINANG UKM "CEMARA" MELALUI PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL Yekti, Gema Iftitah Anugerah; Listriyana, Ani; Suryaningsih, Yasmini; Siswoyo, Nurul Amalia Silviyanti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5591

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama islam, sehingga jaminan produk halal menjadi syarat utama yang harus dipertimbangkan oleh produsen pangan, termasuk UKM ”Cemara”. Selain itu, sertifikat halal juga merupakan salah satu strategi pemasaran yang memberikan jaminan mutu terkait keamanan pangan. Namun, informasi tentang sertifikasi halal masih relatif terbatas, sehingga pendampingan sertifikasi halal perlu dilakukan untuk meningkatakan kualitas produk rengginang. Kegiatan ini terdiri dari dua kegiatan utama, yaitu FGD materi sertifikasi halal dan pengurusan sertifikasi halal produk rengginang. Pelaksanaan pendampingan berjalan lancar yang dihadiri oleh 10 orang peserta terdiri dari pemilik dan pekerja di UKM “Cemara”. Hasil pendampingan menunjukkan adanya efektifitas peningkatan pengetahuan sebesar 54,84% dan terbitnya sertifikat halal produk rengginang UKM “Cemara” dengan nomor sertifikat ID35110012122740923.
Pelatihan Pembuatan Nata De Soya di Kelurahan Ardirejo Sebagai Pemanfaatan Limbah Cair Olahan Kedelai Silviyanti Siswoyo, Nurul Amalia; Gema Iftitah A.Y
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v2i1.961

Abstract

The soybean processing industry in Indonesia is growing very rapidly. This is because tofu and tempeh products are very popular with the community. Along with the development of industry, industrial waste pollution is also unavoidable. Therefore, it is necessary to innovate the utilization of waste into products that are useful and of high value, one of which is nata de soya. Tempe home industry "Mbah So", as a tempe craftsman in RT 01 RW 01 Ardirejo is able to produce up to 80 kg of tempe per day. In addition to producing tempeh, the liquid waste produced reaches 500 liters per day. The lack of knowledge about liquid waste treatment by home industry owners causes tempeh liquid waste to be disposed of directly into the river. This causes river water pollution and creates an unpleasant odor. Mrs. PKK RT 01 RW 01 is an IRT who does not work. thus, the empowerment of women is still relatively low. Nata de soya making training is carried out using lecture methods, discussions, direct practice and mentoring. The training ran smoothly and was enthusiastically attended by partners, namely the owner of the Tempe Home Industry “Mbah So” and PKK RT 01 RW 01. The material presented included the potential and impact of liquid waste; tools, materials, and their uses; nutritional content and economic value of nata de soya; as well as the steps for making nata de soya.      
PENGGUNAAN PLTS HYBRID SEBAGAI UPAYA SWASEMBADA ENERGI LISTRIK BAGI BUMDES DAN UMKM DI WIKAS SUMBERKOLAK SITUBONDO  Suhesti, Endang; Siswoyo, Nurul Amalia silviyanti; Rachman, Riza; Pranjoto, Hartono; Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i1.6127

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman, kejenuhan terhadap bentuk wisata modern dan ingin kembali merasakan kehidupan di alam pedesaan menyebabkan berkembangnya pariwisata di daerah pedesaan yang dikemas dalam bentuk desa wisata. Didirikanlah Wisata Kali Sumberkolak (WIKAS) dengan stand-stand makanan sangat ramai dan masyarakat sekitar sering mencari kudapan maupun sekedar berkumpul di WIKAS. Salah satu sarana yang harus tersedia adalah energi listrik. Dengan naiknya tarif dasar listrik (TDL) tahun 2019 lalu tentu menjadi beban yang sangat berat bagi pengelola industri pariwisata. Program Pengembangan Desa Mitra ini bertujuan memanfaatkan panel surya sebagai swasembada tenaga listrik dalam upaya kemandirian ekonomi wisata kuliner dan petani di bantaran sungai Sumberkolak yang akan di dikelola oleh BUMDES, sehingga diakhir program, pengelola WIKAS, Wisata Kali Sumberkolak sudah sepenuhnya menggunakan energi listrik yang berasal dari panel surya. Tahapan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah, sosialisai dan survey awal, pelatihan dan penerapan teknologi PLTS Hybrid, evaluasi dan monitoring serta usaha keberlanjutan program. Setelah pemasangan PLTS Hybrid, satu persatu UMKM mulai mengisi lapak di WIKAS dan hingga saat ini terdapat 11 lapak UMKM yang dapat menikmati listrik gratis di WIKAS. Kedepannya tim pengabdian akan terus memoniting kinerja PLTS sehingga instalasi ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI FILTERISASI AIR SUNGAI MENJADI AIR LAYAK PAKAI BAGI UMKM DI WISATA KULINER SUMBERKOLAK SITUBONDO Suhesti, Endang; Siswoyo, Nurul Amalia Silviyanti; Rachman, Riza; Pranjoto, Hartono; Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i1.6144

Abstract

Badan usaha milik desa (BUMDES) Sumberkolak berharap adanya pusat wisata kuliner di Desa sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota Situbondo untuk mencari hiburan keluarga maupun kudapan saat malam hari. Didirikanlah Wisata Kali Sumberkolak (WIKAS) dengan stand-stand makanan sangat ramai dan masyarakat sekitar sering mencari kudapan maupun sekedar berkumpul di WIKAS. Demi mendukung sarana prasarana dan mengurangi cost production dari pelaku UMKM di WIKAS, tim pengabdian berencana memberikan bantuan berupa alat filterisasi air. Alat yang dapat menjernihkan air sungai menjadi air layak pakai mencuci di sebut alat filtrasi air. Alat ini diharapkan dapat mengurangi biaya produksi dengan mengurangi biaya penggunaan air dari PDAM sehingga margin keuntungan yang didapatkan oleh pelaku UMKM di WIKAS semakin besar. Hal ini telah terbukti dengan banyaknya kios yang ada di WIKAS namun mereka semua dapat menggunakan air gratis secara bebas berkat alat filter air. Kedepannya diharapkan pelaku UMKM dapat menggunakan dan merawat alat tersebut dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Edukasi Lingkungan : Pelatihan Pembuatan Plasbut Paving Block Menggunakan Tekonologi Ramah Lingkungan di SMPN 4 Panarukan Satap Melalui Program MES Ani Listriyana; Nurul Amalia Silviyanti; Vidya Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v4i2.4962

Abstract

This community service program was carried out at SMPN 4 Panarukan Satap, Situbondo Regency, with the aim of providing environmental education and skills in processing plastic waste into plasbut paving blocks using environmentally friendly technology. The background of this activity is the low level of community awareness around the school in maintaining environmental cleanliness, as well as the habit of drying rengginang (traditional crackers) on piles of garbage. On the other hand, the school has an extracurricular program focusing on environmental awareness, but it faces obstacles in the waste processing activities, particularly due to air pollution caused by the smoke released during the production of paving blocks made from plastic, sand, and coconut fiber (plasbut paving blocks). The implementation methods included socialization, training on paving block production utilizing solar energy and LPG, and mentoring through the Marine Entrepreneur School (MES) extracurricular program. The results showed an increase in students’ knowledge and skills, production efficiency up to 75% faster compared to manual methods, and a reduction in air pollution through the use of smoke-filtering technology. The sustainability of the program is supported by its integration into the school’s co-curricular activities. This program has implications for improving environmental awareness, enhancing students’ entrepreneurial skills, and reducing the volume of plastic waste in coastal areas.
Pemahaman Potensi Pesisir di Situbondo Sebagai Bekal Kemandirian Ekonomi Pada Siswa SMA Negeri 1 Panarukan Handayani, Creani; Listriyana, Ani; Silviyanti, Nurul Amalia; Pahlewi, Anita Diah
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3781

Abstract

Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang potensi pesisir di Kabupaten Situbondo, seperti sektor perikanan, hutan bakau, terumbu karang, dan pariwisata bahari. Metode yang yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan persiapan, pelaksanaan dan tahap akhir kegiatan. Sosialisasi dilakukan melalui pretest, penyampaian materi, tanya jawab dan post test. Hasil pretest terdapat 37% tahu tentang potensi pesisir di Situbondo, 48% sedikit tahu dan 15% tidak tahu. Sasaran kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan, munculnya ide dari peserta, dan terciptanya gambaran potensi yang akan dikembangkan oleh peserta setelah kegiatan berakhir. Dalam pelaksanaan sosialisasi peserta memiliki pemahaman yang baik tentang potensi pesisir. Peserta sosialisai juga menunjukkan minat untuk mengembangkan potensi pesisir yang mereka temui. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan efek positif di dalam peningkatan kesejahteraan sebagai bekal kemandirian ekonomi pada remaja khususnya siswa SMA Negeri 1 Panarukan.