p-Index From 2021 - 2026
5.793
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika DIKSI HUMANIKA Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal YIN YANG BASASTRA FRANCISOLA Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Diglossia BAHASA DAN SASTRA Poetika: Jurnal Ilmu Sastra Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Jurnal Sejarah dan Budaya JURNAL ILMU BUDAYA Jurnal Bindo Sastra Jurnal Bahasa Rupa Aksara Diglosia Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra TOTOBUANG METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kandai Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Madah Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia SALINGKA JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Lingua Litteria Journal JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Tuah Talino Suar Betang Metahumaniora Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Sirok Bastra Multilingual Abdimas Universal JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Bébasan MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Kadera Bahasa Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra Jurnal Daya Mas : Media Komunikasi dan Informasi Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Telaga Bahasa : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Kafa’ah: Journal of Gender Studies Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Jurnal Bahasa Rupa Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Bahasa Rupa Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

PERJODOHAN DAN ISU EKOKRITIK DALAM METROPOP DIMI IS MARRIED KARYA RETNI SB Tania Intan; Prima Agustina Mariamurti; Nurul Hikmayaty Saefullah
Kadera Bahasa Vol 12, No 2 (2020): KABA Vol 12 No. 2
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47541/kaba.v12i2.153

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengungkap fenomena perjodohan dan isu ekokritik dalam novel metropop Dimi is Marriedkarya Retni SB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis dan ekologi sastra. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dari objek penelitian dikumpulkan dengan teknik simak-catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data kemudian diklasifikasi berdasarkan permasalahan, diinterpretasi, dan dianalisis dengan teori-teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjodohan diperantarai oleh kedua orang tua dengan motif menjaga “keningratan” dalam konteks modern. Perjodohan dilakukan dengan menerapkan pertimbangan atas kriteria tradisional, yaitu bibit, bebet, dan bobot. Standar perempuan yang diinginkan sebagai calon istri adalah yang sesuai dengan stereotipe peran gender, yaitu berkarakter manis, sopan, patuh, dan sayang pada orang tua. Permasalahan dalam perjodohan terjadi karena relasi yang tidak homogen di antara pasangan berkaitan dengan alasan menikah, status sosial, dan pandangan hidup. Isu ekokritik yang dibahas dalam novel melibatkan elemen hutan, bencana, binatang, dan bumi. Perempuan menyuarakan kerusakan alam dan kerugian yang dialami rakyat lokal akibat pengelolaan industri yang abai pada lingkungan. Dalam pandangan feminis, ideologi patriarki bekerja melalui perlakuan manusia terhadap alam yang menyerupai tindakan laki-laki pada perempuan, yaitu sebagai objek eksploitasi.
HIPEROSMIA DAN KEKUASAAN PEREMPUAN DALAM NOVEL AROMA KARSA KARYA DEE LESTARI Tania Intan; Muhamad Adji
Salingka Vol 16, No 1 (2019): SALINGKA, Edisi Juni 2019
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.607 KB) | DOI: 10.26499/salingka.v16i1.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan relasi di antara tema-tema novel Aroma Karsa (2018) karya Dee Lestari, yaitu hiperosmia, perempuan, dan kekuasaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan dan metodologi feminis. Kisah novel tersebut berfokus pada pencarian bunga ajaib, Puspa Karsa, yang ditengarai memiliki kekuatan untuk mewujudkan kehendak, dengan diwarnai misteri, percintaan, petualangan, mitos, dan sejarah. Referensi teoretis tentang perempuan dan kekuasaan dalam kerangka feminis di antaranya berasal dari Moi, Elstain, dan Gilligan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kondisi hiperosmia yang dalam dunia medis dianggap sebagai gangguan kesehatan, di dalam novel ini justru membawa keuntungan bagi para tokoh dan menjadi kelebihan atau senjata mereka. (2) Para tokoh perempuan di dalam novel Aroma Karsa memiliki kualitas berupa keteguhan hati dan keyakinan, sehingga mereka dapat meraih dan mempertahankan kekuasaan. (3) Kekuasaan dan kehendak yang kuat tapi tidak dapat dikendalikan dapat membawa kehancuran pada mereka sendiri dan alam sekitarnya. (4) Selain dianggap sebagai perusak, perempuan juga memiliki sifat pemelihara.
Perempuan Bersampur Merah Karya Intan Andaru: Resiliensi Perempuan Terhadap Stigma dan Trauma Tania Intan; Trisna Gumilar
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.692 KB) | DOI: 10.25273/linguista.v4i1.6439

Abstract

Penelitian ini mengkaji resiliensi protagonis perempuan terhadap stigma dan trauma yang terindikasi di dalam novel berjudul Perempuan Bersampur Merah (2019) karya Intan Andaru terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama. Permasalahan dalam novel tersebut dilatari oleh peristiwa pembantaian dukun santet di wilayah Banyuwangi tahun 1998. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif analisis dengan pendekatan psikologi sastra. Data diperoleh melalui teknik simak catat dan dianalisis dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen dari struktur cerita mendukung pada isu yang dibincangkan. Secara keseluruhan, novel Perempuan Bersampur Merah merupakan narasi tentang stigma karena memuat pandangan-pandangan negatif yang melekat pada dukun santet, anak dukun santet, penari gandrung, perempuan hamil dan anak yang lahir di luar nikah, perempuan dewasa yang belum menikah, serta keturunan aktivis partai terlarang. Para tokoh perempuan ditampilkan melakukan resiliensi terhadap stigma dan trauma mereka.
Formulasi Romance dalam Beauty Case Karya Icha Rahmanti: Kajian Sastra Feminis Tania Intan; Vincentia Tri Handayani Tri Handayani
Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Madah
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31503/madah.v10i2.13

Abstract

This study aims to reveal the formulation of romance in chick lit Beauty Case (2005), the second work of Icha Rahmanti after Cintapuccino (2004). The methodological approach used is the study of feminist literature and structural analysis methods. Because chick lit always discusses women, the theoretical foundation of this research must be linked to women's perspectives, includes the ideas of Radway, Modlesky, Gill and Herdierckerhoff who were used to explore the narrative aspects of romance formulation, which included plots, characterization, and point of view. The results show that (1) although chick lit is a romance subgenre, the novel Beauty Case storyline does not follow the normative narrative standard of romance because there are changing plots. However, the end of the novel follows the romance formulation, which ends happily; (2) the main female figure in the novel does not really make a search for true love, but rather searches for identity. In addition, the portrayal of male characters also does not follow the formulation of romance that has exemplary characters; (3) the storyteller in this novel is the first single person, the main female figure, with an intimate, subjective, and limited nature of storytelling, according to the formulation of romance.
TUBUH, REMAJA PEREMPUAN, DAN MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL KILOVEGRAM KARYA MEGA SHOFANI Tania Intan
Kelasa Vol 16, No 2 (2021): Kelasa
Publisher : Kantor Bahasa Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/kelasa.v16i2.179

Abstract

Penelitian ini membahasnovel remaja berjudul Kilovegram(2018) karya Mega Shofani, dengan tujuan untuk (1) membahas cara remaja perempuan memandang tubuhnya, (2) menguraikan mitos kecantikan sebagai konstruksi patriarki, serta (3) mengungkap upaya redefinisi standar kecantikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dikumpulkan dengan teknik dokumentasi setelah dilakukan pembacaan tertutup. Data selanjutnya diklasifikasi sesuai dengan permasalahan yang dikaji, diinterpretasi, dan dianalisis dengan teori yang relevan terutama konsep mitos kecantikan dari Wolfdan Beauvoir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa selain permasalahan khas remaja berupa percintaan dan persahabatan, novel Kilovegrammengangkat isu mitos kecantikan yang mengait pada tubuh tokoh remaja perempuan. Remaja perempuan ditampilkan sebagai korban dari mitos kecantikan yang terobsesi pada tubuh langsing. Perilaku yang mencerminkan mitos kecantikan di antaranya adalah melakukan diet ketat, mengonsumsi obat pelangsing, serta merasa iri pada sosok yang dianggap merepresentasikan kecantikan. Adapun mitos kecantikan dalam novel tersebut dilandasi oleh selera laki-laki padatubuh perempuan yang langsing, serta motif perempuan untuk mendapatkan pengakuan dan pujian dari laki-laki. Sebagai strategi kebertahanan, remaja perempuan meredefinisi standar kecantikan dengan menawarkan kecantikan nonfisiksebagai kualitas intrinsik.
CINDERELLA COMPLEX PADA TEEN LIT “EIFFEL I’M IN LOVE” KARYA RAHMANIA ARUNITA DAN “FAIRISH” KARYA ESTI KINASIH Tania Intan
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 8, No 2 (2019): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v8i2.1476

Abstract

Cinderella compleks merupakan kecenderungan psikologis [pada perempuan], yang secara konsisten mengalami ketergantungan dan selalu berharap pada perlindungan [dari laki-laki]. Penelitian ini ditujukan untuk mengungkap Cinderella complex yang terinternalisasi pada tokoh perempuan dalam dua teen lit Indonesia yang berjudul Eiffel I’m in Love karya Rahmania Arunita dan Fairish karya Esti Kinasih. Telaah menggunakan pendekatan kritik sastra feminis dan metode deskriptif kualitatif. Konsep teoretis yang diapropriasi adalah psikologi sastra mengenai Cinderella complex dari Dowling, yang dikaitkan dengan gagasan-gagasan posfeminis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemicu Cinderella complex pada para tokoh perempuan adalah kepribadian yang belum matang, pola pengasuhan otoriter dalam keluarga, dan konsep diri yang rendah. Bentuk Cinderella complex yang terungkap dalam dua novel remaja tersebut di antaranya tokoh perempuan tergantung pada tokoh laki-laki dan mempertahankan sifat manja dan lemah yang diatribusikan sebagai karakter feminin. Dampaknya, tidak terbentuk kemandirian dan kemampuan tokoh perempuan untuk menyelesaikan permasalahan.
Aspek Budaya Prancis dalam Metropop Autumn In Paris Karya Ilana Tan Tania Intan
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v6i1.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap aspek-aspek budaya Prancis dalam novel metropop Autumn in Paris karya Ilana Tan serta mengkaji signifikansinya terhadap narasi yang dibangun oleh pengarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis, dengan pendekatan sosiologi sastra dan kajian struktural. Data berupa kata, frasa, dan kalimat yang berkaitan dengan aspek budaya Prancis dalam objek penelitian dikumpulkan dengan teknik simak dan catat. Data kemudian diklasifikasi dan diinterpretasi dengan teori-teori yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek budaya Prancis yang ditampilkan meliputi penamaan tokoh, penggambaran fisik dan karakter orang Prancis, penggunaan latar tempat di Prancis,  deskripsi kuliner Prancis, dan aktivitas keseharian orang Prancis. Penggambaran aspek budaya Prancis tersebut tidak bersifat spesifik dan elemen-elemen yang disebutkan masih merupakan pengetahuan superfisial bagi pembaca. Penggunaan istilah dan kata-kata berbahasa Prancis pun sangat minimalis. Ada introduksi fenomena multikultural namun tidak dikembangkan lebih jauh. Secara keseluruhan, dapat dinyatakan bahwa aspek budaya Prancis yang ditampilkan Ilana Tan pada novel Autumn in Paris bersifat stereotipikal dan dekoratif.Kata Kunci - Budaya Perancis, Ilana Tan, Metropop, Stereotip
Resiliensi Perempuan Korban Kekerasan Seksual dalam Metropop Scars and Other Beautiful Things karya Winna Efendi Tania Intan; Ferli Hasanah
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i2.5757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan resiliensi perempuan sebagai korban kekerasan seksual di dalam novel Scar and other beautiful things(2020) karya Winna Efendi. Metode yang diterapkan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data yang terdiri dari kata, frasa, dan kalimat di dalam novel tersebut dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data selanjutnya dikategorisasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teori-teori yang relevan dengan permasalahan kekerasan seksual dan resiliensi perempuan. Penelitian ini memperlihatkan bahwa kekerasan seksual merupakan bentuk ekspresi maskulinitas dan penegasan kekuasaan. Kekerasan seksual juga berkaitan dengan stereotip perempuan sebagai korban yang disalahkan karena dianggap berpakaian terbuka sehingga mengundang hasrat laki-laki. Tokoh Harper pun memperlihatkan resiliensi untuk keluar dari situasi traumatis yang tidak menguntungkannya dengan bantuan dari sistem pendukungnya yaitu keluarga, sahabat, dan pacarnya. Melalui novel Scars, terungkap kritik pengarang mengenai kasus kekerasan seksual yang kerap menimpa perempuan (maupun laki-laki). Kenyataan memperlihatkan bahwa pelakunya sering tidak mendapatkan hukuman yang adil, dan yang sering terjadi, korban yang seharusnya dilindungi dan mendapatkan hak konseling cenderung dikriminalisasi.
KAMPANYE ZERO WASTE SEBAGAI GAYA HIDUP PADA MAHASISWA DAN IBU RUMAH TANGGA DI JATINANGOR (ANALISIS SITUASIONAL DAN RENCANA SOLUSI) Tania Intan; Sri Rijati Wardiani
JURNAL DAYA-MAS Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL DAYA-MAS
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33319/dymas.v4i1.10

Abstract

The Community Service activities that will be carried out in the 2019/2020 academic year are aimed at developing Jatinangor community awareness, especially students and housewives, to manage waste in the principle of Zero Waste. The methods to be used are counseling, poster distribution, and recycling socialization. Based on situational analysis, it is known that the Jatinangor sub-district is a vast educational area, experiencing very rapid progress as indicated by the high frequency of physical development. However, the economic improvement experienced by this region was not matched by good governance, including the household waste management system. The participation of local governments and educational institutions cannot be said to be adequate. The high level of waste production and negative behaviors regarding the relationship with cultural behavior. To overcome this, a more serious and intensive educational effort is needed to change the mentality of individuals and the community of Jatinangor, in order to minimize the production of personal and household waste by applying the Zero Waste principle through 5 R: “Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot” in everyday life.
KARAKTERISTIK SASTRA POPULER DALAM NOVEL METROPOP RESIGN! KARYA ALMIRA BASTARI [Popular Literature Characteristics in Metropop “Resign!” by Almira Bastari] Tania Intan
TOTOBUANG Vol. 8 No. 2 (2020): TOTOBUANG, EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/ttbng.v8i2.220

Abstract

Although popular literary works often considered lower value, they are  par with serious or canonical literary works as they become part of cultural products. Popular literature can be identified,  as  the theme, way of presentation, technique, language, and style because it follows the pattern  favoring by the reading society. This study aims to reveal the characteristics of popular literature in the metro pop novel entitled “Resign!” by Almira Bastari. The study used descriptive qualitative method, with an approach of sociology literature and  cultural studies. Collecting data were  through a documentation study. The theoretical foundations used included popular literary theories from Kaplan. The results showed that the novel “Resign!” correspondsto popular literary characteristics  contained light themes, urban-contemporary speech styles, repetition of the themes from other works, predictable plot, unrealistic characters, and a happy ending. All elements  also supported the office-romance theme that consists of fast-progressive plots, balanced characterizations between female and male protagonists, office setting, romance, and first-person perspective.    Meskipun kerap dianggap memiliki nilai yang lebih rendah, karya sastra populer berada pada posisi sejajar dengan karya sastra serius atau kanonik karena merupakan produk budaya. Sastra populer dapat diidentifikasi dari  tema, cara penyajian, teknik, bahasa, dan gaya, karena  mengikuti pola yang sedang digemari masyarakat pembacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan karakteristik sastra populer di dalam novel metro pop “Resign!” karya Almira Bastari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif  dengan pendekatan sosiologi sastra dan kajian budaya. Pengumpulan data melalui studi dokumentasi. Landasan teoretis yang digunakan termasuk teori sastra populer dari Kaplan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel “Resign!” memenuhi karakteristik sastra populer yang meliputi: tema ringan, gaya tuturan urban-kontemporer, pengulangan tema dari karya lain, alur yang mudah ditebak, karakter tokoh yang tidak realistis, dan akhir cerita yang bahagia. Seluruh elemen  ini juga mendukung tema office-romance yang terdiri dari plot cepat-progresif, penokohan berimbang di antara protagonis perempuan dan laki-laki, latar cerita perkantoran, tema percintaan, dan sudut pandang orang pertama.