Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Efektif Pengendalian Persediaan Barang Jadi Dalam Bisnis Mochi Ao Daifuku: Meningkatkan Efisiensi Dan Kelayakan Operasional Anggita Vira Yunita; Arfie Laillya Azrawanda Putri; Yana Sulistyowati; M.M., Noneng R Sukatmadiredja; Ainur Rohman; Mochamad Fatchurrohman; Lailul Hidayat
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v1i1.865

Abstract

Perkembangan bisnis makanan saat ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Pasalnya semakin banyak makanan baru yang kian bermunculan dan berinovasi. Salah satunya adalah bisnis makanan manis mochi “Ao Daifuku” atau mochi biru yang mengangkat tema dari negeri bunga Sakura Jepang. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan perencanaan dan pengendalian persediaan barang jadi dalam bisnis mochi “Ao Daifuku” yang meliputi persiapan stok barang yang siap jual, penanganan dan progres penjualan, laporan data stok sisa persediaan bahan baku jadi dengan barang fisik yang ada. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan perencanaan, pengendalian persediaan barang jadi dan meningkatkan efisiensi operasional dan kelayakan bisnis. Melalui observasi dan praktik lapangan yang mendalam, penulis menganalisis langkah konkret yang diambil oleh bisnis mochi Ao Daifuku dalam manajemen stok produk jadi, proses produksi, dan distribusi. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana strategi pengendalian persediaan yang terintegrasi dapat membawa perbaikan signifikan dalam efisiensi operasional, mengoptimalkan ketersediaan produk, dan memperkuat posisi Ao Daifuku di industri kuliner.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. ABC Ananda Dawam, Putri Tariza; Evi Thelia Sari; Parwita Setya Wardhani; Mochamad Fatchurrohman
KINDAI Vol 21 No 1 (2025): KINDAI
Publisher : JURNAL KINDAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35972/kindai.v21i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan insentif terhadap kinerja karyawan di PT. ABC. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian produksi PT. ABC sejumlah 111 responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda. Data diolah menggunakan SPSS V.21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung = 4,388 > t tabel = 1,98238, variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung = 5,294 > t tabel = 1,98238, dan variabel insentif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung -2,416 < t tabel = 1,98238. Dari ketiga hasil tersebut menunjukkan bahwa lingkungan kerja, motivasi kerja, dan insentif terhadap kinerja karyawan berpengaruh secara parsial. Untuk pengujian secara simultan, diperoleh hasil bahwa semua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata kunci: lingkungan kerja, motivasi, insentif, kinerja
Model Pemberdayaan Kreatif Berbasis Creative Empowerment Model for Ecoprint Village Purwanto, Purwanto; Mochamad Fatchurrohman
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v2i2.1475

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Creative Empowerment Model for Ecoprint Village (CEM-Eco) sebagai model pemberdayaan kreatif yang terintegrasi antara pelatihan desain motif dan pemasaran produk batik ecoprint. Model ini dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas kreatif, kemandirian ekonomi, dan identitas budaya masyarakat desa berbasis potensi lokal. Implementasi dilakukan di Desa Daliwangun, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, dengan melibatkan 25 peserta dari pelaku UMKM dan kelompok ibu rumah tangga. Tahapan pelaksanaan terdiri dari identifikasi potensi lokal, pembentukan kelompok kreatif desa, pelatihan desain dan produksi ecoprint, pelatihan branding dan pemasaran digital, serta pendampingan usaha dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap keterampilan desain (80% peserta mampu menghasilkan produk ecoprint layak jual), terbentuknya kelompok kreatif mandiri, dan peningkatan pendapatan anggota sebesar 15–25%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan motif khas “Ecoprint Daliwangun” sebagai identitas lokal dan merek produk desa. Kesimpulannya, CEM-Eco Model efektif diterapkan sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kreativitas dan potensi lokal. Model ini mendorong kolaborasi masyarakat, akademisi, dan pemerintah desa dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Designing a Bumdes Business Model Based on Canvas and ISM to Support Food Security Etin Puspita Sari; Mochamad Fatchurrohman; Fajar Tenovita Sari
Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jim.v13n4.p933-943

Abstract

Village food security is a strategic issue that is not only related to fulfilling the basic needs of the community but is also closely linked to local economic independence. Village Owned Enterprises (BUMDes) play a significant role in strengthening the village economic base through the organized management of local resources. However, weaknesses in business model design often hinder the sustainability and effectiveness of BUMDes. This study aims to design a BUMDes business model based on the Business Model Canvas (BMC) combined with Interpretive Structural Modeling (ISM). The purpose is to comprehensively map business blocks while identifying the hierarchical structure of key success factors of BUMDes in supporting food security. The research employs a combination of qualitative and quantitative descriptive methods. Primary data were collected through questionnaires and interviews with 30 BUMDes in East Java, while the analysis was conducted using BMC mapping and the development of hierarchical relationships among factors through ISM. The findings indicate that the integration of BMC and ISM can formulate a more adaptive and systematic BUMDes business model aligned with local characteristics. The ISM analysis highlights the presence of key driving factors in human resources and strategic partnerships, which are then integrated into the BMC blocks to reinforce the value proposition and revenue streams of BUMDes. This study contributes theoretically by integrating the BM-ISM approach within the context of rural development and offers practical implications in the form of a business model framework that can be utilized by village governments, BUMDes managers, and stakeholders to strengthen food security and foster local economic independence.