Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jihapenmas

Pengembangan E-Business Pada Organisasi Nirlaba Vanili Indonesia Dengan Analisa SWOT Dan Pestel Lindra Dwi Pramudya; Emmywati; Mochamad Fatchurrohman; Damarsari Ratnasahara Elisabeth
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v2i1.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengembangan e-bisnis di dalam organisasi vanili Indonesia, dengan fokus pada analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan PESTEL (Political, Economic, Social, Technological, Environmental, Legal). Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan kunci dari organisasi tersebut, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi e-bisnis oleh organisasi vanili Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, termasuk infrastruktur teknologi yang terbatas, kurangnya pemahaman tentang keuntungan e-bisnis, dan tantangan keamanan data. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi peluang signifikan dalam penggunaan teknologi untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan akses pasar global. Analisis SWOT dan PESTEL memungkinkan peneliti untuk memahami secara holistik posisi organisasi dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan memberikan rekomendasi strategis untuk mengoptimalkan pengembangan e-bisnis mereka di masa mendatang. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan e-bisnis yang ada didalam organisasi Vanili Indonesia yaitu pengembangan sosail media Instagram dan pengembangan Website resmi Vanili Indnonesia dengan memaksimalkan penggunaan media sosial dan website resmi menggunakan desain yang menarik dan informatif agar mitra Vanili Indonesia dan Mitra mudah mengakses dan memhami berbagai informasi yang diberikan.
Upgrading Pengurus BPRS Anggota Asbisindo Jawa Timur Plus Melalui Pelatihan Manfaat Penerapan Teknologi Informasi Tatik Prihatini; Mochamad Fatchurrohman; Shobikin
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v1i2.1219

Abstract

The use of information technology in Islamic Rural Banks (BPRS) is still a challenge in itself, especially because of differences in understanding regarding the benefits and need for information technology among BPRS administrators. This lack of understanding often hinders the implementation and adoption of information technology. Several main administrators reject changes made in the field of information technology due to a lack of knowledge about the advantages and benefits to be obtained. Based on this description, this community service aims to improve the understanding of BPRS administrators about the benefits of adopting information technology to improve BPRS performance. In collaboration with Asbisindo, namely the East Java Plus branch of the BPRS association, community service is carried out through socialization to BPRS administrators not only at the main director level but also at other administrator levels including: commissioners, operational directors and at the level of section heads as parties involved in deciding the adoption of information technology. The research method for this community service uses a descriptive qualitative method. The results of this community service research are socialization at all levels of administrators, not only at the director level, which is able to bridge the gap in knowledge and communication in the process of adopting information technology at BPRS. By involving administrators, the adoption of information technology at BPRS can be carried out more effectively, so that the performance and operational efficiency of BPRS can increase as a whole
Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Marketing Pada Penjualan Produk Totebag Colour.Fun Purbo Kuncoro, Hanggoro; Diana Pujiyani; Devine Paramitha W; Desvita Uno Henvi; Octavia Yasmin Putri Pratiwi; Mochamad Fatchurrohman; Etin Puspita Sari
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v1i1.845

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menjelaskan hasil keefektifan penggunaan media sosial marketing pada bisnis totebag dan kanvas “Colour.Fun”. Hal tersebut akan mempermudah pemilik bisnis untuk merancang strategi dan pengambilan keputusan ke depan terkait bisnisnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek yang diambil adalah pemilik bisnis Colour.Fun, yang mana merupakan lima orang mahasiswa semester lima berasal dari STIE Mahardhika Surabaya. Objek penelitian ini adalah produk totebag dan kanvas “Colour.Fun”. Data penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber. Peneliti menemukan bahwa Colour.Fun telah menerapkan 3 strategi pemasaran, yaitu whatsapp, instagram, dan event-event seperti bazar dan Car Free Day. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran menggunakan WhatsApp merupakan strategi yang paling efektif jika dibandingkan dengan menggunakan Instagram maupun event-event tertentu.
Penerapan Digital Marketing Sebagai Upaya Peningkatan Penjualan Brand Produk KimbapWey Della Amanda Safira Putri; Ike Nur Fadlilah; Siti Maulydia Islandi; Ayu Devina Putri; Veronica Yulia Rachma; Mochamad Fatchurrohman; Noneng R Sukatmadiredja
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v1i1.851

Abstract

Abstrak: Digital marketing di era industri 4.0 merupakan pendekatan alternatif untuk mempromosikan dan memasarkan merek dan produk para pelaku usaha sebagai kegiatan (PKM). Mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan ide kreatif untuk produk atau jasa baru dan berinovasi. Program PKM juga membantu meningkatkan kemampuan , pengetahuan, dan pengalaman berwirausaha. Melalui program kewirausahaan ini, kita juga dapat mempelajari berbagai macam proses pembuatan kimbab. Dengan menggunakan teknologi digital, penjualan dan pemantauan kebutuhan pelanggan menjadi lebih mudah. Pelanggan juga dapat dengan mudah memenuhi keinginan mereka dari mana saja dengan mengunjungi platform, toko online, atau akun media sosial lainnya. Tujuan penulisannya adalah untuk memanfaatkan media sosial dan memasarkan produk dan bisnis secara online. Untuk mencapai tujuan ini, penggunaan pemasaran digital sangatlah penting. Selain menawarkan peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi lebih kreatif dalam mendesain packaging produk untuk menarik pelanggan dan meningkatkan nilai jual produk, edukasi ini juga berkaitan dengan pemasaran dan promosi. Untuk meningkatkan performa platform digital, packaging dan logo harus digunakan sebagai identitas merek image Kimbabwey. Diharapkan artikel ini akan membantu pelaku UMKM menerapkan pemasaran digital dengan baik dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Kata Kunci : Peningkatan, Digital, Pemasaran Abstract: Digital marketing in the industrial era 4.0 is an alternative approach to promote and market the brands and products of business actors as activities (PKM). Students have many opportunities to develop creative ideas for new products or services and innovate. The PKM program also helps improve entrepreneurial skills, knowledge, and experience. Through this entrepreneurship program, we can also learn various kinds of kimbab making processes. By using digital technology, sales and monitoring customer needs become easier. Customers can also easily fulfill their wishes from anywhere by visiting platforms, online stores, or other social media accounts. The purpose of writing is to leverage social media and market products and businesses online. To achieve this goal, the use of digital marketing is essential. In addition to offering opportunities for business actors to be more creative in designing product packaging to attract customers and increase product selling value, this education is also related to marketing and promotion. To improve the performance of digital platforms, packaging and logos must be used as Kimbabwey's brand image identity. It is hoped that this article will help MSME players implement digital marketing well and adapt to environmental changes. Keyword : Improvement, Digital, Marketing
Strategi Efektif Pengendalian Persediaan Barang Jadi Dalam Bisnis Mochi Ao Daifuku: Meningkatkan Efisiensi Dan Kelayakan Operasional Anggita Vira Yunita; Arfie Laillya Azrawanda Putri; Yana Sulistyowati; M.M., Noneng R Sukatmadiredja; Ainur Rohman; Mochamad Fatchurrohman; Lailul Hidayat
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v1i1.865

Abstract

Perkembangan bisnis makanan saat ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Pasalnya semakin banyak makanan baru yang kian bermunculan dan berinovasi. Salah satunya adalah bisnis makanan manis mochi “Ao Daifuku” atau mochi biru yang mengangkat tema dari negeri bunga Sakura Jepang. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan perencanaan dan pengendalian persediaan barang jadi dalam bisnis mochi “Ao Daifuku” yang meliputi persiapan stok barang yang siap jual, penanganan dan progres penjualan, laporan data stok sisa persediaan bahan baku jadi dengan barang fisik yang ada. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan perencanaan, pengendalian persediaan barang jadi dan meningkatkan efisiensi operasional dan kelayakan bisnis. Melalui observasi dan praktik lapangan yang mendalam, penulis menganalisis langkah konkret yang diambil oleh bisnis mochi Ao Daifuku dalam manajemen stok produk jadi, proses produksi, dan distribusi. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana strategi pengendalian persediaan yang terintegrasi dapat membawa perbaikan signifikan dalam efisiensi operasional, mengoptimalkan ketersediaan produk, dan memperkuat posisi Ao Daifuku di industri kuliner.
Model Pemberdayaan Kreatif Berbasis Creative Empowerment Model for Ecoprint Village Purwanto, Purwanto; Mochamad Fatchurrohman
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v2i2.1475

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Creative Empowerment Model for Ecoprint Village (CEM-Eco) sebagai model pemberdayaan kreatif yang terintegrasi antara pelatihan desain motif dan pemasaran produk batik ecoprint. Model ini dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas kreatif, kemandirian ekonomi, dan identitas budaya masyarakat desa berbasis potensi lokal. Implementasi dilakukan di Desa Daliwangun, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, dengan melibatkan 25 peserta dari pelaku UMKM dan kelompok ibu rumah tangga. Tahapan pelaksanaan terdiri dari identifikasi potensi lokal, pembentukan kelompok kreatif desa, pelatihan desain dan produksi ecoprint, pelatihan branding dan pemasaran digital, serta pendampingan usaha dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap keterampilan desain (80% peserta mampu menghasilkan produk ecoprint layak jual), terbentuknya kelompok kreatif mandiri, dan peningkatan pendapatan anggota sebesar 15–25%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan motif khas “Ecoprint Daliwangun” sebagai identitas lokal dan merek produk desa. Kesimpulannya, CEM-Eco Model efektif diterapkan sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kreativitas dan potensi lokal. Model ini mendorong kolaborasi masyarakat, akademisi, dan pemerintah desa dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.