Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN ORGANISASI: PENERAPAN METODE AGILE MELALUI TRANSFORMASI INOVASI, BUDAYA ORGANISASI, DIGITALISASI, DAN MANAJEMEN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN Caesar Rismanto; Diksi Metris; Ahmad Rasyiddin; Rofik Priyanto
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-kalam.v12i1.16352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan organisasi melalui penerapan metode Agile, dengan fokus pada transformasi inovasi, budaya organisasi, digitalisasi, dan manajemen pemasaran untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Agile, sebagai pendekatan yang lincah dan adaptif, dianggap relevan dalam menghadapi tantangan perubahan cepat di lingkungan bisnis. Transformasi inovasi dan budaya organisasi diidentifikasi sebagai elemen krusial yang mendukung keberhasilan penerapan Agile. Selain itu, digitalisasi dan peningkatan strategi pemasaran digital juga dianggap penting untuk memaksimalkan efisiensi dan daya saing perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang penerapan Agile di beberapa perusahaan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana penerapan Agile dapat membantu perusahaan bertransformasi dan meningkatkan kinerja di tengah dinamika pasar yang kompleks.
KEPUASAN DAN STRES KERJA SEBAGAI DETERMINAN TURNOVER INTENTION Dyah Supriatin; Rofik Priyanto
Perwira Journal of Economics & Business Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/9gcc1218

Abstract

Employee turnover intention has become a critical issue for organizations, as it directly impacts productivity, stability, and long-term business performance. This study aims to examine the influence of job satisfaction and work stress on turnover intention among employees of PT Tiga Putra Abadi Perkasa. Using a quantitative approach with a questionnaire-based survey, data were collected from 76 employees. The analysis employed descriptive statistics and multiple linear regression to test the proposed hypotheses. The findings reveal that job satisfaction has a significant negative effect on turnover intention, indicating that higher job satisfaction tends to reduce employees’ quitting the organization. Conversely, work stress shows a significant positive effect on turnover intention, suggesting that increased stress levels elevate employees’ likelihood of quitting. Simultaneously, both job satisfaction and work stress significantly influence turnover intention. These results highlight the importance of maintaining employee satisfaction and managing work-related stress to minimize turnover intention. The study provides practical implications for human resource management strategies aimed at enhancing employee retention and organizational commitment at PT Tiga Putra Abadi Perkasa Purbalingga.
Optimalisasi Motivasi dan Work-Life Balance dalam Meningkatkan Kinerja serta Loyalitas Karyawan di PT. Sumber Alfaria Trijaya Rofik Priyanto; Yusuf Ramadhan; Doni Pramuji
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v5i2.10136

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh sumber daya manusianya, bahkan di sektor ritel yang sangat kompetitif seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana loyalitas karyawan di Alfamart di wilayah Purbalingga dipengaruhi oleh kinerja karyawan, keseimbangan kehidupan kerja, dan motivasi. Ketidakseimbangan kehidupan kerja dan motivasi kerja yang rendah dianggap sebagai penyebab fenomena lapangan seperti hilangnya semangat kerja, keterlambatan, dan rendahnya rasa tanggung jawab. Sembilan puluh tiga dari 157 karyawan disurvei menggunakan kuesioner sebagai bagian dari strategi penelitian kuantitatif. Statistik deskriptif dan skala Likert digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian, loyalitas karyawan yang rendah merupakan akibat dari beban kerja di luar jam kerja dan kurangnya pengakuan. Motivasi kerja memengaruhi kinerja, keseimbangan kehidupan kerja memengaruhi kinerja, motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap loyalitas, keseimbangan kehidupan kerja memengaruhi loyalitas, dan kinerja tidak berpengaruh terhadap loyalitas, menurut penelitian tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai panduan oleh manajemen untuk menciptakan taktik peningkatan loyalitas melalui inisiatif keseimbangan kehidupan kerja dan motivasi yang lebih berhasil, yang memungkinkan perusahaan mempertahankan karyawan berkinerja terbaik dan mencapai tujuan organisasi secara berkelanjutan.  
Program Pendampingan Video Marketing Untuk Sosial Media dan Marketplace Oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Yusuf Ramadhan; Rofi Puspitaningtias; Rofik Priyanto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9wrvsn24

Abstract

Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan video marketing pada media sosial dan marketplace. Latar belakang kegiatan didasarkan pada masih rendahnya literasi digital pelaku UMKM, khususnya dalam pembuatan konten video yang menarik dan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop-based community empowerment dengan model partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif melalui tahapan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pendampingan. Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan video produk, teknik storytelling, editing menggunakan aplikasi, serta praktik distribusi konten di platform digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman video marketing, kemampuan membuat video, serta pemanfaatan marketplace dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,3%. Hal ini menunjukkan bahwa program pendampingan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital UMKM.