Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Edukasi Internet Sehat bagi Anak Usia Dini di Kota Palembang Alghifari Mahdi Igamo; Azwardi Azwardi; Liliana Liliana; Rasyida Pertiwi; Waldi Novi Yarsah
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.951

Abstract

Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada memberikan edukasi internet sehat kepada anak-anak usia dini di Kota Palembang, di era digital yang semakin berkembang, penggunaan internet oleh anak-anak telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari mereka. Namun, penggunaan yang tidak terpantau dapat menimbulkan risiko, dan oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang cara menggunakan internet dengan bijak. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan cara penyuluhan terkait edukasi internet sehat yang disesuaikan dengan pemahaman anak-anak. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman anak-anak usia dini di Kota Palembang tentang risiko dan manfaat internet serta kemampuan mereka dalam menjelajahi dunia digital dengan lebih bijak dan aman serta diharapkan anak-anak usia dini di Kota Palembang akan mampu mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menggunakan internet secara positif dan mendukung perkembangan mereka yang sehat.
Pendampingan BUMDes dan Usaha Mikro Melalui Program Membangun Kemitraan Untuk Akses Modal Muhammad Teguh; Harunnurrasyid Harunnurrasyid; Shelly Febriana Kartasari; Vinny Dwi Melliny; Gustriani Gustriani; Waldi Novi Yarsah
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1,2024: Juni 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v3i1.33893

Abstract

Villages, as the smallest sphere of society in the country, are often forgotten as an effort to realize it. To improve the village economy, BUMDes should be a body that has an important role. However, this is not reflected because Kembahang II Village itself only has one operating BUMDes, namely BUMDes Sumber Maju. Therefore, counseling and training related to BUMDes is needed for the village community. The community service team of the Faculty of Economics, Sriwijaya University, has conducted training on micro-enterprises through a program to build partnerships for access to capital and business financing in Ulak Kembahang II Village. The results obtained from the service training are the provision of educational material on how to manage micro businesses through the development of village business proposal profiles through the development of BUMDes so that later it can encourage the economic growth of Ulak Kembahang II Village to run well. The level of understanding of the participants who attended the training was evidenced by the level of thinking about the objectives and benefits of the training material that had been provided by 64.0% answering strongly agree and 36.0% only answering agree from the total number of participants present of 25 participants.
INNOVATION IN FIBERGLASS SHIP ASSEMBLY: SOCIAL-ECONOMIC AND ENTREPRENEURSHIP STUDY OF COASTAL COMMUNITIES Mochamad Ridwan; Waldi Novi Yarsah
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 23 NO 01 2024 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.23.01.129-144

Abstract

The problem of low performance of fishing communities in producing capture fisheries is generally related to the low quality of the capital ships used. This research aims to reveal the factors that caused the emergence of innovation in the business of assembling fiberglass fishing ships, the level of business development, and its impact on improving the socio-economic performance of fishing communities in rural areas. The research sample included small fishing communities and a group of fishermen who had built a business assembling fiberglass fishing ships in Bengkulu Selatan Regency. Because the data collected is mostly in the form of qualitative data, the analysis method used is a descriptive-qualitative method supported by statistical analysis methods. The results indicate that the emergence of innovation in assembling fiberglass fishing ships is driven by evidence highlighting the superior quality of fiberglass over wood in ship construction. The growth of the fiberglass ship assembly business is evident through its expanding market reach and increased sales turnover. Qualitatively, the study demonstrates that the innovation in assembling fiberglass ships has a positive impact on the socio-economic performance of fishermen, manifested through improved workability, heightened work motivation, and increased capture fisheries production. Three key recommendations emerge from the findings: (1) Stakeholders should consistently support the sustainability of fiberglass ship assembly businesses; (2) Relevant agencies are encouraged to actively contribute to the substantial development of the fiberglass ship assembly sector; and (3) Fishing communities greatly benefit from socialization, empowerment, literacy, and education programs.
Keparahan Kemiskinan Masyarakat Perdesaan: Perbandingan Antara Masyarakat Nelayan Dan Petani Ridwan, Mochamad; Yarsah, Waldi Novi
Convergence: The Journal of Economic Development Vol.5 No.2 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/convergencejep.v5i2.30847

Abstract

It is alleged that the severity of poverty between fishing communities and farming communities is different. Therefore, the aim of this research is to compare the factors that differentiate the severity of poverty between fishing communities and farming communities in rural areas. This research took the case of fishing communities from Air Napal Sub District, Bengkulu Utara District, and farming communities from Pondok Kelapa Sub District, Bengkulu Tengah District. Data was collected through interviews, observation, group discussions, and documentation methods. Sampling was carried out using purposive sampling. Data analysis was carried out using quantitative methods and qualitative-descriptive methods. The results of the research show that the level (index) of poverty severity in fishing communities is higher (more severe) than in farming communities. Other findings show that the differences in the severity of poverty between these two communities are quite high due to differences in the quality of capital systems, differences in the quality of efforts (facilities and infrastructure), differences in the quality of product marketing network systems, differences in the quality of related cooperative institutions, differences in the quality of social capital, differences in the quality of roles. relevant government agencies, and differences in weather quality and/or pests. Keywords: severity of poverty, fishing communities, farming communities Abstrak Diduga tingkat keparahan kemiskinan antara masyarakat nelayan dan masyarakat petani berbeda. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan faktor-faktor yang membedakan tingkat keparahan kemiskinan antara masyarakat nelayan dan masyarakat petani di daerah pedesaan. Penelitian ini mengambil kasus komunitas nelayan dari Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, dan komunitas petani dari Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, diskusi kelompok, dan metode dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan metode kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat (indeks) keparahan kemiskinan di masyarakat nelayan lebih tinggi (lebih parah) dibandingkan di masyarakat petani. Temuan lain menunjukkan bahwa perbedaan tingkat keparahan kemiskinan antara kedua komunitas ini cukup tinggi karena perbedaan kualitas sistem permodalan, perbedaan kualitas usaha (sarana dan prasarana), perbedaan kualitas sistem jaringan pemasaran produk, perbedaan kualitas lembaga koperasi terkait, perbedaan kualitas modal sosial,  perbedaan kualitas peran. instansi pemerintah terkait, dan perbedaan kualitas cuaca dan/atau hama. Kata kunci: Tingkat Keparahan Kemiskinan, Komunitas Nelayan, Komunitas Tani
Upaya Peningkatan Investasi Modal Manusia Pada Womanpreneurs Melalui Optimalisasi Teknologi Digital Yunisvita; Andaiyani, Sri; Selvaratnam, Doris Padmini; Nida, Rahma; Hidayat, Ariodillah; Yarsah, Waldi Novi; Aini, Halia Butra
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v5i2.186

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perempuan entrepreneur di Desa Tunas Aur dalam pengoptimalan teknologi. Peningkatan investasi modal manusia kepada perempuan entrepreneur menggunakan metode pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan masyarakat melalui, ceramah, diskusi dan praktek. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 20 orang pengusaha perempuan yang ada di Desa Tunas Aur. Hasil yang didapatkan adalah pemahaman perempuan entrepreneur di Desa Tunas Aur tentang penggunaan teknologi digital dalam bisnis, serta terampilnya perempuan entrepreneur dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran online yang lebih menarik. Peserta mendapatkan pendampingan teknik foto produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 50% peserta telah memahami materi pelatihan dan kegiatan pratktik yang menghasilkan beberapa foto yang menarik dari produk peserta. Hasil ini dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan untuk memberikan pelatihan fotografi dalam pengembagan kewirausahaan produk online di daerah pedesaan.
Penguatan Kompetensi Pegawai Pemerintah dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Efisiensi Layanan Publik di Kota Palembang Igamo, Alghifari Mahdi; Azwardi, Azwardi; Yarsah, Waldi Novi; Liliana, Liliana; Raneo, Agung Putra; Ulum, Muhammad Bahrul
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.464

Abstract

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi alat strategis untuk mendukung efisiensi dan inovasi dalam pelayanan publik, namun tantangan utama adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan di kalangan pegawai pemerintahan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan praktis, dan kesadaran etis pegawai pemerintahan di Kota Palembang dalam memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menyasar pegawai dari Disnaker Provinsi Sumatera Selatan, SAMSAT Kota Palembang 1, dan SAMSAT Kota Palembang 3, dengan metode pelaksanaan berupa sesi edukasi interaktif, pelatihan berbasis aplikasi AI, dan diskusi kelompok terarah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 83% peserta melaporkan pemahaman yang mendalam terhadap konsep dasar AI serta kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam tugas administratif seperti analisis data, penyusunan laporan, dan visualisasi informasi. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis tetapi juga berkontribusi pada pengembangan budaya kerja berbasis teknologi yang bijak, inovatif, dan sesuai kebutuhan transformasi digital di sektor pemerintahan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN DAN GREEN ECONOMY DI KELURAHAN KARYA JAYA II KECAMATAN KERTAPATI KOTA PALEMBANG Novi Yarsah, Waldi; Pratama Atiyatna, Dirta; Hamidi, Ichsan; Mahdi Igamo, Alghifari
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i1.282

Abstract

The benefits of entrepreneurial activities include creating jobs, reducing unemployment, improving living standards and community income, encouraging innovation and independence, and encouraging economic growth and national competitiveness. The concept of green economy has brought about a change in the development paradigm in developed and developing countries. This activity aims to develop the ability of the community, especially housewives in the field of entrepreneurship and to increase the knowledge of housewives in supporting environmental sustainability to increase community economic independence through the green economy. The training was conducted through a participatory approach with the methods of counseling, material delivery, and discussion and question and answer. There were 25 participants who attended, including the local village head and his apparatus as well as the community who belonged to MSME players, especially housewives at the Karya Jaya II Village Hall. This training provides an overview to housewives in terms of making simple financial reports and developing promotions for local products by utilizing the latest technology. The participation of housewives who are MSME actors can support environmental sustainability to increase the economic independence of the community in Karya Jaya II Village through the green economy is very important
Islamic Financial Inclusion and Economic Growth: Empirical Evidence from Indonesia Hamidi, Ichsan; Fadillah, Arip Hidayatul; Bashir, Abdul; Saputra, Agung; Yarsah, Waldi Novi
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 1 (2025): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.6069

Abstract

This study aims to analyze the impact of Islamic financial inclusion on economic growth in Indonesia for the period 2018-2022. The research method uses a quantitative approach by utilizing secondary data per province in Indonesia, which is a combination of time series and cross-section (Panel Data) obtained from the OJK and BPS websites. Data analysis was conducted using multiple linear regression analysis using Eviews 10 software. The results of the analysis show that simultaneously, Islamic financial inclusion has a significant impact on economic growth. Furthermore, partially, it was found that third-party funds and Islamic bank financing contributed positively to economic growth. Meanwhile, Islamic financial access shows a negative impact on economic growth in Indonesia for the period 2018-2022.
Penguatan Kompetensi Pegawai Pemerintah dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Efisiensi Layanan Publik di Kota Palembang Igamo, Alghifari Mahdi; Azwardi, Azwardi; Yarsah, Waldi Novi; Liliana, Liliana; Raneo, Agung Putra; Ulum, Muhammad Bahrul
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.464

Abstract

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi alat strategis untuk mendukung efisiensi dan inovasi dalam pelayanan publik, namun tantangan utama adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan di kalangan pegawai pemerintahan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan praktis, dan kesadaran etis pegawai pemerintahan di Kota Palembang dalam memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menyasar pegawai dari Disnaker Provinsi Sumatera Selatan, SAMSAT Kota Palembang 1, dan SAMSAT Kota Palembang 3, dengan metode pelaksanaan berupa sesi edukasi interaktif, pelatihan berbasis aplikasi AI, dan diskusi kelompok terarah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 83% peserta melaporkan pemahaman yang mendalam terhadap konsep dasar AI serta kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam tugas administratif seperti analisis data, penyusunan laporan, dan visualisasi informasi. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis tetapi juga berkontribusi pada pengembangan budaya kerja berbasis teknologi yang bijak, inovatif, dan sesuai kebutuhan transformasi digital di sektor pemerintahan.
Peningkatan Kinerja Layanan dan Pengolahan Data Perangkat Desa Ulak Kembahang Melalui Pelatihan Aplikasi Komputer Ekonomi dan Bisnis Imelda; Yuniarti, Emylia; Febrina, Shelly; Novi Yarsah, Waldi; Teguh, Muhammad
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2,2024: September 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v2i4.31666

Abstract

The model of community service activities (PKM) is assistance in the form of technical guidance with direct practice in the Economics and Business Application Laboratory through the MS. Word and MS. Excel. PKM participants were 25 people, namely village officials including representatives of the Village Government, Village Representative Council (BPD), Community Empowerment Agency (LPM), PKK and Posyandu administrators and Youth Organization, Service activities in collaboration with the Economics and Business Application Laboratory. The results of the activity evaluation show that the average skills of 74.5 percent of participants are skilled and 20.5 percent are quite skilled for 8 statement items about skills using MS. Word, MS Excell, MS Power Point, creating Gmail and saving files on G-Drive.