Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Buku Digital Interaktif Berbasis Video Tutorial Mendeley Dalam Pembelajaran Scientific Writing Prodi Perhotelan PNB Layla Fickri Amalia; I Made Darma Sucipta; I Putu Ari Utama
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.524

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan buku digital interaktif yang didasarkan pada video tutorial Mendeley dalam proses pembelajaran scientific writing di Program Studi Perhotelan Politeknik Negeri Bali (PNB). Latar belakang dari penelitian ini muncul karena masih banyak mahasiswa yang memiliki pemahaman yang kurang dalam mengelola referensi dan sitasi melalui aplikasi Mendeley dalam menyusun karya ilmiah, sehingga diperlukan adanya media pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan tertentu yang mencakup beberapa tahapan, seperti analisis kebutuhan, desain, pembuatan produk, validasi dari ahli, perbaikan, dan ujicoba terbatas. Subjek dalam uji coba penelitian ini adalah mahasiswa dari Program Studi Perhotelan PNB. Alat pengumpul data terdiri dari angket untuk validasi ahli dan angket untuk tanggapan mahasiswa. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku digital interaktif berlandaskan video tutorial Mendeley yang telah dikembangkan mendapatkan penilaian sangat baik dari para ahli materi dan media, serta mendapatkan reaksi positif dari mahasiswa. Produk tersebut dinilai cocok dan praktis untuk digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran yang mendukung proses penulisan ilmiah. Dengan demikian, buku digital interaktif ini dapat menjadi salah satu pilihan media pembelajaran mandiri yang efektif dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengelola referensi dengan Mendeley.
Form, Function, and Meaning in the Use of Euphemism in the Title of Kompas Daily Newspaper I Made Darma Sucipta; I Nyoman Mandia; I Made Rai Jaya Widanta; Jebamani Anthoney; I Nyoman Sukra; Putu Dyah Hudiananingsih
Journal of Applied Studies in Language Vol. 10 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v10i1.26-40

Abstract

This study aims to analyze the forms, functions, and meanings of euphemisms used in the news headlines of Kompas online news headlines published between September and October 2024. This topic is important because euphemism is a linguistic strategy employed by the media to convey sensitive information in a more polite, subtle, and socially acceptable manner. The study applied a qualitative approach with a descriptive-semantic method. The data consisted of 15 news headlines containing euphemistic expressions, collected through document analysis, supported by note-taking techniques. The data were analyzed by classifying them based on linguistic forms, communicative functions, and semantic meanings. The findings reveal that the dominant forms of euphemism are loanwords and borrowed terms, followed by metaphors and periphrasis. Functionally, euphemisms are used to soften expressions, maintain politeness, conceal sensitive meanings, and support diplomatic strategies in news reporting. In terms of meaning, two types of meaning were identified: conceptual meaning and associative meaning. Conceptual meaning tends to occur in loanwords, while associative meaning is more frequently found in metaphorical expressions. These findings indicate that euphemism in Kompas headlines functions not only as a linguistic feature but also as a discursive strategy to frame social reality and influence readers’ perceptions. Therefore, lexical choices in mass media play a significant role in shaping public opinion in a subtle yet effective way.  
Kemampuan Bahasa Inggris Pelaku Wisata di Gili Trawangan: Tingkat Penguasaan dan Proses Pembelajaran I Made Darma Sucipta; I Made Rai Jaya Widanta
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i3.59

Abstract

Artikel ini menganalisis tingkat penguasaan dan proses pembelajaran bahasa Inggris oleh pelaku wisata di Gili Trawangan: pedagang buah, pengelola akomodasi, rental sepeda, cidomo. Gili Trawangan merupakan tempat wisata berlibur yang banyak dikunjungi, terkhususnya untuk wisatawan asing. Menariknya pelaku wisata di sana mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan baik, padahal pembelajaran bahasa yang digunakan jarang didapatkan dari bangku sekolah. Beberapa penggunaan bahasa Inggris yang digunakan adalah hanya pada penyebutan nomina dan verba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode secara kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dengan pelaku wisata, serta analisis transkrip interaksi antara pelaku wisata dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris pelaku wisata Gili Trawangan cukup baik, apalagi proses pembelajaran yang diterapkan dengan mendengarkan dari orang lain, kemudian mempraktikkan langsung kepada wisatawan yang datang ke sana.  Beberapa variasi bahasa yang digunakan adalah dengan mempelajari kata kunci dari apa yang ingin disampaikan kemudian mencoba mempraktikkan langsung dan diperbaiki. Beberapa kesalahan berbahasa yang didapatkan yaitu 1) kesalahan struktur berbahasa Inggris yang tidak sesuai dengan aturan bahasa Inggris standar, 2) tidak dapat berbahasa sesuai dengan konteksnya yang mencakup bahasa yang sopan atau bahasa secara umum dengan bersantun, 3) ketidaksesuaian cara pelafalan berbahasa Inggris. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang didapatkan, maka perlunya diadakan pelatihan bahasa Inggris, dibuatkan kelas bagi pelaku usaha, dan ditingkatkan akses ke sumber belajar bagi pelaku usaha di Gili Trawangan.
Utilizing AI-based Graphic Design Platform Features to Enhance Student Engagement in Indonesian Language Learning at the Elementary School Level I Made Darma Sucipta; I Made Rai Jaya Widanta Widanta; I Wayan Eka Dian Rahmanu Rahmanu; I Gusti Ngurah Mayun Susandhika Susandhika
Mimbar Sekolah Dasar Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/mimbar-sd.v13i2.27

Abstract

The development of artificial intelligence has influenced instructional practices in elementary schools, particularly in the use of more visual, contextual digital learning media. In Indonesian language learning, the limited use of engaging instructional media that aligns with students’ characteristics often results in low student engagement, as reflected in insufficient attention, participation, and interaction during classroom activities. Therefore, instructional that support active student engagement are needed. This study aimed to enhance student engagement in Indonesian language learning at the elementary school level by using artificial intelligence features in the Canva application as instructional media. The study employed a qualitative Classroom Action Research approach and involved 31 fifth-grade students at a private elementary school in Indonesia. The research was conducted in two cycles, comprising planning, action implementation, observation, and reflection stages. Instructional media were developed using an AI-based Graphic Design Platform features, including Magic Write, Text to Image, and Magic Design. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and documentation. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires. Student engagement was measured across four aspects: behavioural, emotional, cognitive, and agentic. Data analysis used both qualitative and quantitative methods. The findings indicate an improvement in student engagement from Cycle I to Cycle II, in the four aspects: behavioural, emotional, cognitive, and agentic. This study concludes that the AI-based Graphic Design Platform can serve as an effective instructional support medium to enhance student engagement in Indonesian language learning at the elementary school level, while maintaining the teacher’s central role in the learning process.