Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Manajemen Pembelajaran Mendalam di SMP Negeri Nawi Abua 1 Putra, Gatot Sukarno; Mataputun, Yulius; Irianto, Petrus; Budiarti, Indah S.; Waromi, Juliana; Hutabarat, Ida M.
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3298

Abstract

This study analyzes the implementation of deep learning management to prepare the golden generation at Nawi Abua 1 Public Junior High School, Lanny Jaya Regency. Informants consisted of the principal, teachers, students, education office, committee, and curriculum deputy. The study used a descriptive qualitative method with data collection through deep interviews, participatory observation, and documentation study. Data validity was ensured by triangulation of sources and techniques, while analysis was conducted interactively through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show the implementation of deep learning management through four aspects: planning (identification of student readiness, teaching modules, diagnostic assessments), organization (division of tasks, roles and responsibilities), implementation (learning objectives, learning activities, learning environment, partnerships), and evaluation (summative, formative, self-evaluation). Supporting factors include teacher qualifications, government policies, contextual learning, technology, and partnerships, while obstacles include limited facilities, learning environments, and students' intellectual abilities. The positive impacts include learning principles, learning experiences, improved 21st-century skills, teachers becoming facilitators, students becoming more active, and improved character. This study contributes to the development of deep learning management practices at Nawi Abua 1 Public Junior High School based on the local 3T context, providing evidence that this approach is effective in preparing the golden generation. There has been limited research on the implementation of deep learning management in mountainous regions with constrained infrastructure and human resources, such as Lanny Jaya Regency, as most previous studies have focused on urban schools.
Implementasi Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Inpres Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan Yaung, Ludia; Kurniawan, Diki; Gultom, Monika; Tanta, C.; Waromi, Juliana; Masreng, Robert
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD INPRES Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan Teknik, sedangkan Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner telah diimplementasikan dengan cukup baik. Dalam kepemimpinan visioner akan meningkatkan kinerja jika (1) proses penyusunan visi yang melibatkan guru, visi yang ditentukan sesuai dengan kondisi sekolah dan tingkat kepercayaan warga sekolah yang tinggi dalam mewujudkan visi, sehingga meningkatkan kinerja guru, (2) penyampaian visi dilakukan di rapat rutin dan melalui pengumuman tertulis, ada kesesuian antara visi dan kebijakan, dan warga sekolah memiliki pemahaman terhadap visi, sehingga dapat meningkatkan kinerja guru, (3) kemampuan memotivasi guru, mendorong kerja sama guru, dan pembagian tugas dan tanggung jawab guru secara efektif, sehinngga dapat meningkatkan kinerja guru, (4) kemampuan mendorong kesadaran kolektif, memberikan arahan strategis dan memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi antar guru, sehingga meningkatkan kinerja guru, (5) Faktor pendukung implementasi kepemimpinan visioner meliputi kemampuan mengarahkan, memberikan motivasi, dan memfasilitasi kerja sama guru, kerja sama atau kolaborasi antar guru, dan memiliki komitmen pada visi. Sedangkan faktor penghambat meliputi usaha dalam mengimplementasikan visi secara efektif, fasilitas yang belum memadai, menjaga konsistensi pelaksanaan, kurangnya pelatihan, dan perbedaan kesiapan dalam menerima perubahan pada guru, serta (6) Implementasi kepemimpinan visioner berdampak pada peningkatan pembuatan RPP atau modul ajar, peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab guru, adanya keterlibatan guru dalam program sekolah, serta terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan menegaskan bahwa kepemimpinan visioner kepala sekolah yang diimplementasikan secara kontekstual dan adaptif mampu menjadi strategi terwujudnya peningkatan kinerja guru, terutama pada satuan pendidikan dasar di wilayah 3T seperti Papua Pegunungan.
Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja (Studi Kasus Pada PKBM Imanuel Jibama Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan) Kogoya, Lesman; Tanta, C.; Masreng, Robert; Kusdiyanto, Kusdiyanto; Albaiti, Albaiti; Waromi, Juliana
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2361

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja (Studi Kasus Pada PKBM Imanuel Jibama Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan). Tujuan penelitian untuk menganalisis perencanaan program pendidikan, pelaksanaan proses pembelajaran, pengelolaan tenaga pendidik, pengelolaan sarana prasarana, serta evaluasi hasil belajar warga belajar serta faktor pendukung dan penghambat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan sebanyak 8 yaitu Kepala Sekolah/Ketua, Tenaga pendidik/Tutor 1 orang, Tenaga kependidikan 2 orang, Koordinator program pendidikan kesetaraan 1 orang dan 3 orang peserta warga bepalajar. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi melalui keabsahan data dan dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh pengelolaan pendidikan kesetaraan berbasis kebutuhan pasar kerja pada tahap perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pendidikan masyarakat serta kondisi lingkungan setempat. Namun lebih berorientasi pada pemenuhan standar program pendidikan kesetaraan secara administratif dan belum sepenuhnya berbasis pada analisis kebutuhan pasar kerja secara sistematis. Pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan mengacu pada kurikulum pendidikan kesetaraan yang lebih menekankan pada pencapaian kompetensi akademik, sementara integrasi pembelajaran berbasis keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja masih belum optimal. Pengelolaan tenaga pendidik menunjukkan komitmen dalam melaksanakan pembelajaran serta membimbing warga belajar selama proses pendidikan berlangsung. Namun pengembangan kompetensi tutor dalam melaksanakan pembelajaran berbasis keterampilan kerja masih terbatas karena minimnya kesempatan pelatihan dan pengembangan profesional bagi tutor. Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di PKBM Imanuel Jibama masih menghadapi berbagai keterbatasan. Fasilitas pembelajaran yang tersedia masih terbatas pada sarana dasar seperti ruang belajar dan buku pelajaran. Evaluasi hasil belajar warga belajar dilaksanakan melalui berbagai bentuk penilaian, seperti penilaian tugas, ujian, dan evaluasi akhir pembelajaran sesuai dengan ketentuan program pendidikan kesetaraan namun lebih berfokus pada pencapaian kompetensi akademik, sementara evaluasi terhadap penguasaan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masih belum menjadi bagian utama dalam sistem penilaian. Faktor pendukung komitmen tutor dalam melaksanakan pembelajaran, dukungan masyarakat terhadap program pendidikan, serta adanya koordinasi antara pengelola PKBM, tutor, dan tenaga kependidikan. Faktor penghambat keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, keterbatasan kompetensi tutor dalam mengembangkan pembelajaran berbasis keterampilan kerja, minimnya program pelatihan keterampilan bagi warga belajar, serta terbatasnya kemitraan antara PKBM dengan dunia usaha dan dunia kerja.
IDENTIFIKASI BIAYA LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA EFISIENSI PENGELOLAAN LIMBAH DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN USAHA PADA PABRIK TAHU DAN TEMPE SATRIA DI KABUPATEN JAYAPURA Juliana Waromi; Sara Marlyn Paru; Maylen Kambuaya; Hesty T. Salle; Klara Wonar; Angel Kamodi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59024

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia dengan kontribusi sekitar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap 97% tenaga kerja. Meskipun demikian, aktivitas UMKM, khususnya pada sektor industri pengolahan pangan seperti tahu dan tempe, juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan akibat limbah yang dihasilkan dari proses produksi. Limbah cair dan padat yang tidak dikelola secara optimal dapat mencemari lingkungan dan berdampak pada masyarakat sekitar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih terbatasnya pengetahuan pelaku usaha terkait pengelolaan limbah dan pencatatan biaya lingkungan secara sistematis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan karyawan serta pemilik Pabrik Tahu dan Tempe Satria di Kabupaten Jayapura dalam mengidentifikasi dan menghitung biaya lingkungan sebagai upaya efisiensi limbah dan strategi keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, pelatihan, dan pendampingan monitoring berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengidentifikasi aktivitas yang menimbulkan biaya lingkungan, serta kemampuan dalam mengklasifikasikan biaya lingkungan ke dalam biaya pencegahan, deteksi, kegagalan internal, dan kegagalan eksternal. Namun demikian, implementasi pencatatan biaya lingkungan masih belum dilakukan secara konsisten dan masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas manajerial pelaku UMKM dalam pengelolaan limbah dan pencatatan biaya lingkungan, sehingga diharapkan dapat mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha secara jangka panjang.
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Dan E-Commerce Terhadap Kinerja UMKM Di Kota Jayapura Jesika Nikita C Saerang; Juliana Waromi; Ulfah Rizky Muslimin
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20 No 2 (2025): November
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/jaked.v20i2.5607

Abstract

This research aims to determine the extent of the influence of accounting information systems and e-commerce on the performance of MSMEs in Jayapura City. The research uses a quantitative method. Data collection was conducted using questionnaires. The sampling technique employed was purposive sampling. The population in this research consists of MSME business actors in Jayapura City, and based on Slovin's formula, the sample size was determined to be 100 respondents. The hypothesis testing analysis technique used was bootstrapping with the SmartPLS 4.0 application. The results of this study indicate that the use of accounting information systems and e-commerce has a positive and significant influence on the performance of MSMEs. The conclusions of this study show that 1) the accounting information system has a positive and significant effect on the performance of MSMEs, 2) e-commerce has a positive and significant effect on the performance of MSMEs, 3) accounting information systems and e-commerce simultaneously influence the performance of MSMEs in Jayapura City, suggesting that businesses should consider using accounting and sales tools through accounting information systems and e-commerce to develop their operations.