Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Demonstrasi Sains untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMP Nathania Palangka Raya Ety Kurniati; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Dwinanda, Indah Gumilang
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.176

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan tinggi yang diarahkan pada upaya pembinaan IPTEKS dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode demonstrasi sains terhadap minat belajar siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran di SMP Nathania Palangka Raya ditemukan bahwa minat belajar siswa terhadap sains tergolong rendah. Rendahnya minat belajar siswa diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru pada pembelajaran IPA/sains yakni metode ceramah. Guru masih belum menggunakan metode yang inovatif dan belum memanfaatkan media pembelajaran dalam proses pembelajaran sains. Hal ini perlu metode yang inovatif dan melibatkan media pembelajaran yakni metode demonstrasi. Khalayak sasaran pengabdian ini yakni seluruh siswa SMP Nathania Palangka Raya. Penggunaan metode demonstrasi pada pengabdian ini melibatkan alat peraga dalam menyampaikan materi pada pembelajaran sains. Siswa antusias dan aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode demonstrasi pada pembelajaran sains dapat meningkatkan minat belajar siswa.
Pengukuran Radiasi Elektromagnetik pada Extremely Low Frequency (ELF) di Lingkungan Universitas Palangka Raya Adelia, Kadek Ayu Cintya; Kurniati, Ety
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12762

Abstract

Electromagnetic wave radiation has a very broad spectrum, ranging from extreme low to very high frequencies. Radiation measurements were carried out with the aim of determining exposure to electromagnetic radiation around Palangka Raya University. From the measurement results, it can be seen that the highest intensity of electromagnetic radiation is in the PPIIG building, namely 80 µT, this is due to the influence of the large voltage around the electricity pole. However, this value still meets the ICNIRP quality standards for magnetic field radiation for the general public. Prolonged exposure to electromagnetic radiation can affect the condition of the body. If you are exposed to radiation for too long, the first thing you will feel is nausea and dizziness. The aim of this research is to provide information for the academic community to better understand and minimize the impacts that occur due to radiation exposure in the campus environment and the basis for health policies for the academic community.
Penerapan Sistem Monitoring Pergeseran Tanah berbasis Internet of Things (IoT) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Kota Palangka Raya Jefriyanto, Wilson; Samudra, Agung; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Bryan, Kevin; Sukoco, Yoricho Costapierro
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i2.11046

Abstract

Landslides occur as a result of a geological process caused by the displacement of rock or soil masses. In general, landslides are caused by shifting soil and excessive water content due to high rainfall. One of the processes that occur in rivers is sedimentation With the entry of sediment into the river flow, it will result in increased river surface flow and deposition which causes siltation of the river. This siltation will greatly affect the capacity of the river when the rainy season arrives, because it can cause floods. For this reason, assistance and training are needed to increase community knowledge about the use of Internet of Things (IoT) based monitoring system tools around the Kahayan river basin. IoT is a technology that allows smart objects, things, and machines to be connected via the internet so that data can be received in real time. The people of Pahandut Village were enthusiastic in participating in the socialization activities provided and felt the benefits of increasing knowledge starting from an understanding of the Internet of Things and the use of monitoring system tools for land shifts. Based on the evaluation results, it is known that participants have increased knowledge and insight into the Internet of things and its application in this case the soil shift monitoring system tool which will later be installed in residential areas around the watershed.
Analisis Tingkat Kebisingan di Lingkungan Universitas San Pedro Kupang Benafa, Desri; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Uskenat, Kristina; Baimau, Yanti
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.380

Abstract

Kegiatan pembelajaran atau belajar mengajar yang optimal sangat membutuhkan lingkungan yang kondusif, dan tenang karena dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi pada prosesnya. Kawasan lingkungan kampus memerlukan lingkungan yang tenang dan tidak bising. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan di lingkungan Universitas San Pedro. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan dalam tiga hari penelitian dengan pengambilan data 2 jam perhari. Data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan alat SLM (sound level meter). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah dapat menghitung banyaknya kendaraan yang melintas sekitaran kampus Universitas San Pedro. Dari hasil penelitian Tingkat kebisingan diarea gedung Universitas San Pedro belum sesuai dengan standar baku yang telah ditetapkan yaitu masih lebih besar dari 55 dB (A), sehingga perlu dilakukan penanganan untuk mengurangi kebisingan yang diterima
Studi Pengaruh Paparan Radiasi Gelombang Elektromagnetik Handphone Terhadap Kandungan Protein Daging Sapi Lolonrian, Cypriana Lein; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Lipikuni , Hilary Fridolin
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi gelombang elektromagnetik handphone redmi 9A terhadap kandungan protein daging sapi dan pengaruh lama paparan dan jarak radiasi dari telepon seluler redmi 9A terhadap daging sapi. Sampel daging sapi diradiasi dengan menggunakan radiasi dari gelombang elektomagnetik handphone redmi 9A dengan variasi lama paparan tanpa radiasi atau 0, 60 dan 90 menit dan variasi jarak sumber radiasi terhadap objek 2 dan 7 cm. Perhitungan kandungan protein daging sapi diukur menggunakan metode khedjal. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada jarak 2 cm dengan lama paparan 60 menit nilai protein yang diperoleh 16,259, 90 menit nilai kadar proteinnya sebesar 17,78 dan pada jarak 7 cm ketika diberikan paparan radiasi selama 60 menit kandungan sebesar 22,79 dari 17,415. Intensitas radiasi yang dihasilkan oleh handphone redmi 9A berpengaruh terjadinya penurunan dan peningkatan kandungan protein daging sapi. Variasi lama paparan dan jarak tidak bepengaruh pada lama paparan 90 menit dengan jarak 2 cm hal ini dikarenakan radiasi yang didapatkan dari objek semakin banyak tetapi kandungan protein yang dihasilkan meningkat, sedangkan pada lama paparan ke 90 dengan jarak 7 cm berpengaruh yang mana semakin jauh objek radiasi radiasi yang didapatkan semakin semakin sedikit dan kandungan protein menurun.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Literasi Sains Siswa SMA Kurniati, Ety; Adelia, Kadek Ayu Cintya
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.387

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu aspek dalam pendidikan untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu dimensi dari literasi sains yaitu dimensi kompetensi. Berdasarkan data PISA dan data studi awal bahwa literasi sains kompetensi siswa Indonesia masih rendah. Salah satu pembelajaran yang memberikan pengaruh positif terhadap literasi sains yaitu problem based learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL terhadap literasi sains siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design dengan pretest posttest control group design. Teknik pengambilan sampel kelas eksperimen dan kontrol menggunakan random cluster sampling. Subyek penelitian ini berjumlah 68 siswa SMAN 1 Kota Bima yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan 34 siswa lainnya sebagai kelas kontrol. Siswa pada kelas eksperimen dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PBL, sedangkan siswa pada kelas kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensioanal. Penelitian ini menggunakan instrument tes literasi sains kompetensi berupa 13 butir soal dengan reliabilitas sebesar 0,489. Data penelitian dianalisis dengan uji t one tail. Hasil uji t literasi sains kompetensi siswa diperoleh thitung= 2,89 > 2 =ttabel(0.05;66), menunjukkan bahwa literasi sains kompetensi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.
Kerusakan Pada Organ Hewan Coba Mencit (Mus Musculus) dan Tikus (Rattus Novergicus) Akibat Dari Efek Paparan Radiasi: A Review Adelia, Kadek Ayu Cintya; Mahdana
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.470

Abstract

Pemanfaatan teknologi nuklir dapat meningkatkan kesejahteraan manusia seperti membantu penyembuhan berbagai jenis penyakit, namun radiasi yang digunakan juga memiliki dampak yang berbahaya apabila terkena paparan terus – menerus. Jenis hewan yang sering digunakan untuk penelitian yaitu Mencit (Mus musculus) dan Tikus (Rattus Norvegicus) karena kemiripan genetiknya dengan manusia, kemudahan pemeliharaan, reproduksi cepat, dan ketersediaan strain genetik yang luas. Dosis radiasi yang relatif rendah dapat menginduksi kerusakan genetik, serta memengaruhi struktur histologi organ. Organ yang paling rentan terhadap kerusakan akibat radiasi pada hewan adalah organ reproduksi, hepar dan ginjal. Paparan radiasi sinar – X dapat menurunkan motilitas sperma dan mempengaruhi struktur histologi testis, sehingga mempengaruhi fertilitas. Radiasi pengion seperti sinar gamma juga dapat menyebabkan kemandulan dan mempengaruhi kesuburan gonad pada hewan. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan pada review  ini, sebagian besar menggunakan ekstrak tanaman untuk mengkaji efek dari pemberian ekstrak tersebut kepada hewan coba yang terkena paparan radiasi.
Analisis Variasi Spasial dan Temporal Parameter Kualitas Air Sungai Kahayan: Implikasi Terhadap Proses Self-Purification Ayu, Regina Wahyudyah Sonata; Basani, Yuniarta; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Yumia, Mega
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.491

Abstract

Sungai Kahayan, sebagai salah satu sungai utama di Kalimantan Tengah, memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat setempat. Namun, aktivitas manusia di sekitar sungai ini, seperti pembuangan limbah rumah tangga dan industri, mengakibatkan potensi pencemaran yang signifikan. Penelitian ini menggali variasi spasial dan temporal dari 11 parameter kualitas air Sungai Kahayan selama periode 2021–2023. Hasil analisis menggunakan teknik statistika multivariat,  Analisis Klaster Hierarki (HCA) dan Analisis Komponen Utama (PCA), mengidentifikasi hubungan kompleks antar parameter. Hasil PCA menunjukkan bahwa parameter kualitas air dapat direduksi menjadi dua komponen utama (PC1 dan PC2), menjelaskan sekitar 84,24% variabilitas data. PC1 merepresentasikan tingkat polusi organik dan anorganik, sementara PC2 mencerminkan aspek-aspek kimia dan keseimbangan kimia dalam air. Analisis spasial menggunakan HCA mengelompokkan lokasi pengambilan sampel ke dalam dua klaster utama, menunjukkan perbedaan signifikan dalam kualitas air. Analisis temporal menggunakan MANOVA mengungkapkan perbedaan yang signifikan setiap tahun, terutama pada parameter pH, DO, BOD, NH3-N, TDS, TSS, dan Fe. Kemampuan self-purification Sungai Kahayan dievaluasi melalui analisis tren dengan melibatkan parameter DO, BOD, dan COD. Meskipun terjadi pemurnian diri, sungai belum mencapai zona air bersih pada titik terakhir pengambilan sampel. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang variasi spasial dan temporal kualitas air Sungai Kahayan, serta implikasinya terhadap proses self-purification. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan peningkatan pemahaman terhadap kondisi ekosistem sungai.
Kajian Awal Sifat Optik Senyawa Hasil Ekstraksi Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Asal Kabupaten Kupang Adelia, Kadek Ayu Cintya; Kodo, Amrosia Ratna; Boimau, Yanti
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 1 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i1.157

Abstract

Penelitian tentang kajian awal sifat optik senyawa ekstraksi daun binahong (Anredera Cordifolia) asal Kabupaten Kupang telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai jangkaun serapan, koefisien serapan, dan celah energi dari senyawa hasil ekstraksi daun binahong. Daun binahong yang kering dihaluskan sampai menjadi serbuk, diekstraksi secara maserasi, dievaporasi menggunakan evaporator, lalu diencerkan menggunakan pelarut etanol dan selanjutnya dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya senyawa hasil ekstraksi daun binahong. Berdasarkan hasil analisis data spektrum serapannya, jangkauan serapan untuk konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm berkisar 200 nm-700 nm. Nilai koefisien serapannya pada 100 ppm berkisar dari 0 hingga 6,03386 cm-1, 200 ppm berkisar dari 0 hingga 5,48114 cm-1 dan pada 300 ppm berkisar dari 0 hingga 5,94174 cm-1. Nilai celah energinya sebesar 5,849 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebur senyawa hasil ekstraksi daun binahong dapat dikelompokan menjadi bahan Isolator.
Evaluasi Kualitas Udara Emisi Gas Buang/Ambien di PLTD Kahayan Baru Kurniati, Ety; Sidabutar, Boin Rolando; Adelia, Kadek Ayu Cintya
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 1 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i1.251

Abstract

Proses pembakaran dapat memberikan dampak negatif pada kualitas udara di sekitar (SO2, NO2, CO dan TSP/Debu). Hal ini ditentukan persentase kadar sulfur yang terdapat pada bahan bakar yang digunakan dalam proses pembakaran. Selain itu pembakaran yang tidak sempurna menjadi penyebab kualitas udara menurun. Faktor penyebab kualitas emisi yakni pengoperasian mesin pembangkit dan kualitas bahan bakar. Kualitas udara yang dipantau dalam pemantauan lingkungan ini yakni kualitas udara ambien yang dipengaruhi oleh pengoperasian unit pelayanan PLTD Kahayan Baru. Parameter kualitas udara emisi sumber tidak bergerak Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2), Carbon Monoksida (CO2) dan TSP keseluruhannya berada di bawah ambang batas baku mutu yang dipersyaratkan menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 15 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit Listrik Tenaga Termal (PLTD/ULD-Genset-Minyak Solar).