Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DARI LIMBAH PETERNAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS JAGUNG DI KELOMPOK TANI ALONG KARYA Dalle, Nautus Stivano; Sikone, Hilarius Yosef; Djami Adi, Defiyanto; Sekar, Viktor Kevin; Jemahu, Kamel Kristian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35937

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Along Karya di Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mengolah limbah peternakan menjadi pupuk bokashi yang bernilai guna. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teori, praktik lapangan pembuatan bokashi menggunakan bahan lokal, serta pendampingan proses fermentasi dan evaluasi hasil. Efektivitas kegiatan diukur melalui pretest dan posttest sebanyak 10 soal terhadap 25 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan dari 54,7% menjadi 87,3% setelah pelatihan. Bokashi yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik dengan warna cokelat kehitaman, beraroma tanah segar, dan tidak berbau amonia. Aplikasi bokashi pada lahan jagung menunjukkan perbaikan struktur tanah, peningkatan kelembapan, serta kemudahan pengolahan lahan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan kesadaran ekologis petani dalam menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis zero waste farming. Hasil pelatihan diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan penelitian terapan dan penerapan teknologi serupa di wilayah lain yang memiliki potensi limbah peternakan tinggi.Abstract: This community service program aimed to enhance the knowledge and practical skills of the Along Karya Farmers Group in Tenda Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara, in processing livestock waste into valuable bokashi fertilizer. The program was carried out through theoretical training, hands-on field practice using locally available materials, and mentoring throughout the fermentation and evaluation processes. Effectiveness was assessed through pretest and posttest involving 25 participants. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, from 54.7% to 87.3% after the training. The bokashi produced exhibited good physical maturity, characterized by a dark brown color, earthy aroma, and the absence of ammonia odor. Application of bokashi to maize fields improved soil structure, increased soil moisture retention, and enhanced tillage ease. This activity successfully strengthened farmers’ technical competence and ecological awareness in implementing integrated zero-waste farming systems. The outcomes are expected to serve as a foundation for further applied research and the development of similar community-based technologies in other regions with high livestock waste potential.
EDUKASI MANAJEMEN PAKAN PADA TERNAK RUMINANSIA DI KELOMPOK TANI TUNGKU MOSE BERSAMA MAHASISWA PETERNAKAN Sikone, Hilarius Yosef; Dalle, Nautus Stivano; Adi, Defiyanto Stivano Djami
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35965

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini menjadi penting mengingat rendahnya pengetahuan dan keterampilan peternak dalam manajemen pakan masih menjadi faktor pembatas utama produktivitas ternak ruminansia di tingkat petani. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengelolaan pakan melalui edukasi berbasis praktik langsung yang melibatkan mahasiswa Program Studi Peternakan. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Tungku Mose, Kabupaten Manggarai sebanyak 21 orang, dengan metode kombinasi pretest, Focus Group Discussion (FGD), praktik pencacahan dan pemberian pakan, serta posttest sebanyak 10 soal untuk mengevaluasi peningkatan kompetensi peternak. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peternak dari 45,60% menjadi 98,00 % terkait formulasi pakan seimbang, frekuensi pemberian pakan, pemanfaatan hijauan lokal, serta penerapan teknik pakan fermentasi. Partisipasi mahasiswa dalam pendampingan memperkuat transfer ilmu dan pengalaman lapangan. Kesimpulannya, edukasi manajemen pakan secara langsung dan partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peternak mengenai praktik pakan yang efisien dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat mendukung produktivitas ternak ruminansia dan kesejahteraan peternak di NTT.Abstract: This activity is crucial as inadequate farmer knowledge and skills in feed management continue to hinder the achievement of optimal and sustainable ruminant livestock productivity.This study aimed to improve farmers’ knowledge and skills in feed management through hands-on education involving students from the Animal Husbandry Study Program. The activities were carried out at Tungku Mose Farmers Group, Manggarai Regency, total of 21 people, using a combination of pretest, Focus Group Discussion (FGD), practical forage chopping and feeding, and posttest total of 10 questions to evaluate improvements in farmers’ competencies. The results showed a significant increase in farmers’ understanding from 45.60% to 98.00% of balanced feed formulation, feeding frequency, utilization of local forage, and application of simple fermented feed techniques. Student participation in mentoring strengthened knowledge transfer and practical field experience. In conclusion, participatory and hands-on feed management education effectively enhances farmers’ knowledge, skills, and awareness of efficient and sustainable feeding practices. This program is expected to support ruminant livestock productivity and improve farmers’ welfare in NTT.