Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapasitas UMKM Melalui Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan SAK EMKM Ashar, Khusnul; Maski, Ghozali; Azriana, Fariza Hanum; Wijaya, Anorti Ika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.4880

Abstract

Permasalahan umum yang sering dihadapi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyusunan laporan keuangan melibatkan keterbatasan dalam pencatatan keuangan yang seringkali masih sangat sederhana, atau bahkan tidak ada. Padahal, laporan keuangan dapat mencerminkan kondisi finansial perusahaan dan memberikan gambaran yang memadai untuk pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan PkM bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan pada UMKM berdasarkan penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode kegiatan mencakup pertemuan mitra, pelatihan tatap muka, dan diskusi informal. Materi pelatihan melibatkan pentingnya pencatatan dan pembuatan laporan keuangan, kebutuhan untuk aktivitas tersebut, serta panduan penyusunan laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Kontribusi yang diharapkan adalah pengembangan sistem pencatatan keuangan yang lebih efektif oleh objek kegiatan, CV. Orbit Technology. Melalui implementasi SAK EMKM, diharapkan terjadi peningkatan transparansi laporan keuangan, memudahkan akses terhadap pembiayaan eksternal, dan memperkuat daya saing di industri mebel dan konstruksi. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi model inspiratif bagi UMKM lain, meningkatkan pemahaman mereka tentang praktik akuntansi yang sesuai, dan pada akhirnya, memberikan dampak positif pada pertumbuhan dan keberlanjutan sektor UMKM.
Analysis of Leading Sectors and Components of the Expenditure Side that Affect Economic Growth in the Province of South Sulawesi Amri, Muh Arif; Maski, Ghozali; Pangestuty, Farah Wulandari
Journal of International Conference Proceedings Vol 6, No 1 (2023): 2023 ICPM Malang Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v6i1.2302

Abstract

Resources typically support economic growth, but not all regions possess the same potential resources. The first objective of this study is to test and analyze the potential of leading sectors and shifting leading sectors in South Sulawesi Province. Second, to determine which expenditure-side components—household consumption, government consumption, investment, exports, and imports—influence South Sulawesi Province's economic growth. This study relies on secondary data that includes information on the Gross Regional Domestic Product of South Sulawesi Province and the same information for the entire nation from 2002 to 2021. This study makes use of the Location Quotient, Shift-Share, and Growth Ratio as analytical tools; while data panel regression is used to look at the factors that affect GRDP. Agriculture, construction, trade, and the services sector are the most important industries in South Sulawesi Province, according to the analysis's findings. While only partially the investment and household consumption variable has a significant impact on South Sulawesi's economic growth, simultaneously household consumption, government consumption, investment, exports, and imports all have a significant impact on economic growth.
PENGUJIAN EMPIRIS TERHADAP HUBUNGAN TWIN DEFICITS DI INDONESIA DENGAN ANALISIS STRUCTURAL BREAK (Studi Kasus Tahun 1981 s.d. 2011) Salamah, Umi; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberadaan hubungan  twin deficits  di Indonesia pada periode 1981-2011 dan pengaruh  structural break  pada hubungan tersebut.  Twin deficits hypothesis menyatakan bahwa peningkatan  budget deficit  akan menyebabkan peningkatan yang sama pada  current account deficit. Keberadaan hubungan ini diyakini dapat membahayakan sustainabilitas makro ekonomi dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan Vector Error Correction Model (VECM)  dan data budget deficit, current account deficit, tingkat bunga, nilai tukar, dan inflasi. Hasil empiris menunjukkan adanya hubungan negatif antara  budget deficit  dan  current account deficit  dalam jangka panjang dan menolak dugaan adanya hubungan twin deficits di Indonesia. Hubungan ini diperkuat dengan hasil uji  structural break  (koefisien  dummy)  yang berpengaruh signifikan pada  budget deficit  dan current account deficit dengan tanda koefisien yang berlawanan. Kata Kunci : Budget deficit, current account deficit, twin deficits, structural break, VECM
PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN: VALIDITAS HUKUM OKUN DI INDONESIA Iswanto, Dyan Ari; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study tested the validity of Okun's law in the Indonesian economy by using the difference version of Okun's law to get Okun coefficient. Moreover, the causality test was also conducted to determine the direction of the relationship variables of economic growth and unemployment. By using the Ordinary Least Square (OLS) analysis and Granger Causality Test it was concluded that the Okun's law proved to be invalid in the indonesian economy as Okun coefficient significance level is quite small. But economic growth variables shown to affect the unemployment variable statistically. Keywords: Economic Growth, Unemployment, Okun's Law, Granger Causality
Analisis Dinamis Pengaruh Instrumen Fiskal terhadap PDB dan Inflasi di Indonesia Muharman, Berto; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeluaran negara dan penerimaan pajak merupakan instrumen fiskal sebagai alat penempuh kebijakan pemerintah untuk mencapai sasaran pembangunan. Sasaran pembangunan tercermin dalam pertumbuhan yang tinggi dan laju inflasi yang dapat ditekan. Penelitian ini menggunakan data runtut waktu perekonomian Indonesia tahun 1970 sampai dengan 2012 dengan pendekatan dinamis Error Correction Mechanism (ECM). Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh belanja negara dan pajak terhadap PDB dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan juga untuk mengetahui pengaruh belanja negara dan pajak terhadap inflasi dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Hasil empiris mengindikasikan bahwa dalam jangka pendek, belanja negara dan pajak mempunyai pengaruh yang positif terhadap PDB baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Pengaruh instrumen fiskal terhadap inflasi menemukan bahwa belanja negara dan pajak berpengaruh positif dalam jangka pendek sedangkan berpengaruh negative dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek pengaruh belanja negara lebih besar dibandingkan pajak dalam mempengaruhi PDB sedangkan jangka panjang pajak yang lebih berpengaruh dalam menaksir PDB. Belanja negara maupun pajak mempengaruhi inflasi dengan tingkat yang sama baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Kata Kunci : pengeluaran negara, penerimaan pajak, PDB, inflasi, ECM.
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah Terhadap Alokasi Belanja Modal (Studi pada Kabupaten dan Kota di Jawa Timur) Hidayat, Mochamad Fajar; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  kinerja keuangan daerah tahun lalu terhadap alokasi belanja modal tahun berikutnya  pada  kabupaten dan kota di Jawa Timur tahun 2008-2012. Kinerja keuangan daerah sebagai variabel independen dalam penelitian ini diproksikan oleh  tingkat ketergantungan tahun  lalu, efektifitas PAD tahun lalu, tingkat pembiayaan SiLPA tahun lalu, dan rasio ruang fiskal tahun lalu. Sedangkan sebagai variabel dependen adalah alokasi belanja modal yang berupa anggaran (bukan realisasi).  Berdasarkan tujuan tersebut, metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil empiris  penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah tahun lalu berpengaruh signifikan terhadap alokasi belanja modal tahun berikutnya. Tingkat ketergantungan tahun lalu berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap alokasi belanja modal tahun berikutnya. Sementara itu, efektifitas PAD tahun lalu, tingkat pembiayaan SiLPA tahun lalu, dan rasio ruang fiskal tahun lalu, masing-masing berpengaruh signifikan dalam arah positif terhadap alokasi belanja modal tahun berikutnya. Kata kunci:   Kinerja Keuangan,  Belanja Modal, Tingkat Ketergantungan, PAD, SiLPA, Ruang Fiskal, Desentralisasi
PENGARUH FAKTOR PENGALAMAN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN INTENSITAS PELATIHAN TERHADAP KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN SATUAN KERJA DI WILAYAH BAYAR KPPN MALANG Putra, Galih Pratama; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi kerja individu dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti Pengalaman Kerja, Motivasi Kerja,  Intensitas Pelatihan dan faktor demografi seperti usia dan gender. Kualitas Pelaporan Keuangan satuan kerja adalah salahsatu bentuk dari prestasi kerja tersebut.  Dalam tulisan ini, penulis ingin meneliti pengaruh dari faktor-faktor Pengalaman Kerja, Motivasi Kerja, dan Intensitas Pelatihan tersebut  terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan satuan kerja di KPPN Malang. Kata kunci: Prestasi Kerja Individu, Motivasi, Pengalaman Kerja
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Ketimpangan Pembangunan Wilayah (Studi pada Kabupaten dan Kota di Jawa Timur) Harun, Lukman; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Ketimpangan Pembangunan Wilayah di seluruh kabupaten dan kota di Propinsi Jawa Timur pada tahun 2007-2011. Ketimpangan Pembangunan Wilayah sebagai variabel dependen diukur dengan menggunakan metode pengukuran Indeks Williamson. Berdasarkan tujuan tersebut metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model. Hasil empiris penelitian ini menunjukkan bahwa Pengeluaran Pemerintah Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Ketimpangan Pembangunan Wilayah dan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ketimpangan Pembangunan Wilayah. Kata kunci :   Ketimpangan Pembangunan Wilayah, Pengeluaran Pemerintah Daerah, Pertumbuhan Ekonomi
ANALISIS PENGARUH BUNGA KREDIT, BUNGA DEPOSITO, RISIKO KREDIT, LABA BANK, DAN KECUKUPAN MODAL, TERHADAP KREDIT BANK UMUM NASIONAL DI INDONESIA PERIODE TAHUN 1996-2000 Wahyuaji, Beny Hendrawan; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank adalah lembaga keuangan yang mempunyai fungsi sebagai penghimpun dan penyalur dana dari masyarakat dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Namun di sisi lain, bank sebagaimana suatu perusahaan pada umumnya, tentu menginginkan keuntungan yang maksimum serta yang terutama adalah kelangsungan hidup usahanya. Untuk dapat tetap  survive  dan memperoleh keuntungan, maka bank harus dapat memaksimalkan kegiatan penggunaan dananya untuk memperoleh pendapatan melalui berbagai alternatif investasi. Pada penelitian ini akan membahas tentang pendapatan bank melalui investasi yang berupa kredit. Sehingga permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimanakah pengaruh bunga kredit, bunga deposito, risiko modal, laba bank, kecukupan modal terhadap kredit bank umum nasional di Indonesia.Bank sering pula disebut dengan lembaga kepercayaan. Berbeda halnya dengan perusahaan lain, transaksi usaha bank senantiasa berkaitan dengan uang karena memang komoditi usaha bank adalah uang. Sejalan dengan karakteristik usaha tersebut, maka bank merupakan suatu segmen usaha yang kegiatannya banyak diatur oleh pemerintah. Pengaturan ini tidak terlepas dari peranannya dalam pelaksanaan kebijakan moneter yang dijalankan pemerintah. Dalam kegiatannya, bank dapat mempengaruhi jumlah uang beredar yang merupakan salah satu sasaran pengaturan oleh otoritas moneter dengan menggunakan berbagai piranti kebijaksanaan moneter “ Tidak berbeda dengan pengertian di atas, Sinungan (1994 : 12) menyatakan bahwa : Bank sebagai lembaga keuangan berfungsi sebagai financial intermediary atau perantara keuangan dari dua pihak yaitu : pihak yang berkelebihan dana dan pihak yang kekurangan dana. Selain itu, sebagai institusi yang amat penting peranannya dalam masyarakat, bank adalah suatu lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan usaha usaha dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan  menganalisa faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi besarnya penyaluran kredit oleh bank-bank umum nasional di Indonesia. M Selain itu juga untuk  engetahui langkah-langkah strategis perbankan dalam kebijaksanaan manajemen aktiva-pasiva, perilaku perbankan dalam menghadapi risiko terhadap investasi yang dilakukannya dan menambah wawasan dan pengetahuan khususnya dalam bidang perbankan.Penelitian ini  dilakukan  pada  bank  umum nasional yang  “go  public”  dan  terdaftar  di Bursa Efek Surabaya (BES). Adapun obyek analisis dari penelitian ini adalah besarnya investasi dalam bentuk kredit dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Seluruh data diambil selama kurun waktu lima tahun mulai tahun 1996 sampai dengan tahun 2000. Untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi besarnya  kredit bank-bank umum nasional, digunakan metode regresi berganda. Kata Kunci: Persistensi Bank, Administered Price,  bunga kredit,  bunga deposito, risiko modal, laba bank, kecukupan modal terhadap kredit bank umum nasional di Indonesia.
Analisis Pengaruh Variabel Ekonomi Moneter dalam Upaya Menjaga Stabilitas Harga (Inflasi) dan Mengatasi Pengangguran di Indonesia Burhani, Halim; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tercapainya stabilitas inflasi merupakan hal penting dalam perekonomian suatu negara. Dengan stabilnya tingkat inflasi diharapkan mampu membawa iklim positif bagi perekonomian terutama dalam hal menjaga kondisi iklim usaha tetap kondusif, sehingga pengangguran dapat ditanggulangi.Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga stabilitas inflasi ialah melalui kebijakan moneter dengan menggunakan variabel atau instrument ekonomi moneter seperti suku bunga SBI, jumlah uang beredar, dan nilai tukar mata uang (KURS).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel ekonomi moneter seperti suku bunga SBI, jumlah uang beredar, dan nilai tukar terhadap inflasi dan pengangguran. Adapun penelitian ini menggunakan alat analisis vector auto correlation model (VECM) dengan pengujian lanjutan impulse response dan variance decomposition. Impulse response digunakan untuk melihat pengaruh akibat goncangan yang terjadi pada suatu variabel terhadap variabel lain sedangkan variance decomposition untuk mengetahui dominasi variabel dalam memengaruhi variabel lain. Dengan ruang lingkup penelitian tahun 2000 kuartal I s/d 2012 kuartal IV, diperoleh hasil bahwa suku bunga SBI , JUB, dan nilai KURS memiliki pengaruh yang negative terhadap inflasi CPI dan pengaruh positif terhadap pengangguran. Sementara itu, inflasi CPI sendiri memiliki pengaruh positif terhadap pengangguran yang membuktikan tidak ada trade-off antara keduanya di Indonesia.Selain itu, suku bunga SBI merupakan variabel moneter yang paling dominan dalam memengaruhi inflasi CPI dibandingkan jumlah uang beredar dan nilai tukar (kurs), sedangkan jumlah uang beredar merupakan variabel ekonomi moneter yang paling dominan dalam memengaruhi pengangguran Kata kunci: inflasi, pengangguran, suku bunga SBI, nilai tukar mata uang, jumlah uang beredar