Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROFITABILITAS, GROWTH OPPORTUNITY, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2013) Pangulu, Agustina Lastri; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh profitabilitas, growth opportunity, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan. Populasi dari penelitian ini yaitu perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2011-2013 dengan total sampel 31 perusahaan. Analisis data menggunakan metode regresi data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, growth opportunity, dan struktur modal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: Nilai perusahaan, profitabilitas, growth opportunity, struktur modal, metode regresi data panel
Analisis Pengaruh Loan to Value, Jangka Waktu Kredit, Tingkat Pendapatan dan Jumlah Tanggungan Keluarga terhadap Keputusan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (Studi Kasus PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Cabang Malang) Lasmarohana, Dona Nove; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor internal nasabah terhadap keputusan bank dalam menyalurkan KPR. Faktor internal yang digunakan adalah Loan to Value, Jangka Waktu Kredit, Tingkat Pendapatan dan Jumlah Tanggungan Keluarga. Dalam penelitian ini menggunakan studi kasus Bank Jatim Cabang Malang sebagai bank milik pemerintah daerah. Hasil penelitian didapat bahwa Loan to Value merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi bank dalam memberikan KPR. Selain itu, Tingkat Pendapatan menjadi faktor kedua yang mempengaruhi bank dalam memberikan KPR sedangkan Jumlah Tanggungan Keluarga juga merupakan faktor pendukung yang mempengaruhi bank dalam memberikan KPR dan Jangka waktu tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan bank dalam memberikan KPR. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut diharapkan bank dapat meningkatkan aspek kehati-hatian bank dalam memberikan KPR. Kata kunci: Loan to Value, Jangka Waktu Kredit, Tingkat Pendapatan, Jumlah Tanggungan Keluarga, KPR
Analisis Pengaruh Usia, Jumlah Tanggungan dalam Keluarga, Pengalaman Usaha, Omzet Usaha, dan Jumlah Pinjaman Terhadap Tingkat Pengembalian Kredit oleh UMKM Studi Kasus: Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gunung Ringgit Malang Arinda, Nila; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 keberadaan UMKM mampu mempertahankan eksistensinya bahkan jumlahnya terus mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan besar yang melakukan PHK. Keberadaan UMKM tidak lepas dari bantuan sektor perbankan yang salah satunya adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). BPR memberikan bantuan dana dalam upaya pengembangan serta pemberdayaan sektor UMKM agar UMKM mampu bersaing ditengah maraknya dunia usaha. Namun, UMKM memiliki kendala terkait pengembalian kredit yang ikut serta merugikan BPR, seperti ketidakmampuan debitur dalam membayar kewajibannya yang membuat BPR harus mengcover hutang debitur. Apabila hal ini terus menerus terjadi BPR akan mengalami kredit macet. Faktor yang diduga mempengaruhi tingkat pengembalian kredit oleh debitur dibagi berdasarkan karakteristiknya, yakni karakteristikpersonal yang terdiri dari usia (X1) dan jumlah tanggungan dalam keluarga (X2), karakteristik usaha yang terdiri dari pengalaman usaha (X3) dan omzet usaha (X4) serta karakteristik kredit yang terdiri atas jumlah pinjaman (X5). Kelima faktor ini akan dijadikan variabel dalam penelitian dengan menggunakan penelitian kuantitatif, dilakukan tekhnik pengumpulan datamenggunakan kuesioner. Jumlah sampel yang diambil menggunakan quota sampling yakni 100 nasabah. Metode analisis yang digunakan adalah model regresi logistik dengan bantuan program SPSS release 13.00 .Karakteristik responden baik yang lancar maupun yang tidak lancar dalam pengembalian kredit BPR dapat di identifikasi berdasarkan variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap tingkat pengembalian kredit (karakteristik personal, karakteristik usaha dan karakteristik kredit).Masing-masing dari karakteristik ini memiliki persebaran responden sebagai berikut: Tingkatan usia debitur yang menjadi responden berkisar antara 24 tahun hingga 66 tahun dan jumlah tanggungan dalam keluarga antara satu orang hingga 7 orang. Berdasarkan karakteristik usaha, debitur memiliki pengalaman usaha antara 0,5 hingga 38 tahun dengan kisaran omzet usaha responden antara Rp1,5 juta hingga Rp 75 juta per bulan. Sedangkan berdasarkan karakteristik kredit, nilai pinjaman debitur antara Rp 1 juta hingga Rp 30 juta. Hasil penelitian menunjukkan variabel usia, jumlah tanggungan dalam keluarga, pengalaman usaha, omzet usaha, dan jumlah pinjaman memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengembalian kredit.Kata kunci: umkm, karakteristik personal, karakteristik usaha, karakteristik kredit, tingkatpengembalian kredit.
Analisis Pengaruh Usia, Jumlah Tanggungan dalam Keluarga, Pengalaman Usaha, Omzet Usaha, dan Jumlah Pinjaman Terhadap Tingkat Pengembalian Kredit oleh UMKM Studi Kasus: Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gunung Ringgit Malang Nila Arinda Arinda, Nila; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 keberadaan UMKM mampu mempertahankan eksistensinya bahkan jumlahnya terus mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan besar yang melakukan PHK. Keberadaan UMKM tidak lepas dari bantuan sektor perbankan yang salah satunya adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). BPR memberikan bantuan dana dalam upaya pengembangan serta pemberdayaan sektor UMKM agar UMKM mampu bersaing ditengah maraknya dunia usaha. Namun, UMKM memiliki kendala terkait pengembalian kredit yang ikut serta merugikan BPR, seperti ketidakmampuan debitur dalam membayar kewajibannya yang membuat BPR harus mengcover hutang debitur. Apabila hal ini terus menerus terjadi BPR akan mengalami kredit macet. Faktor yang diduga mempengaruhi tingkat pengembalian kredit oleh debitur dibagi berdasarkan karakteristiknya, yakni karakteristik personal yang terdiri dari usia (X1) dan jumlah tanggungan dalam keluarga (X), karakteristik usaha yang terdiri dari pengalaman usaha (X3) dan omzet usaha (X) serta karakteristik kredit yang terdiri atas jumlah pinjaman (X54). Kelima faktor ini akan dijadikan variabel dalam penelitian dengan menggunakan penelitian kuantitatif, dilakukan tekhnik pengumpulan datamenggunakan kuesioner. Jumlah sampel yang diambil menggunakan quota sampling yakni 100 nasabah. Metode analisis yang digunakan adalah model regresi logistik dengan bantuan program SPSS release 13.00 . Karakteristik responden baik yang lancar maupun yang tidak lancar dalam pengembalian kredit BPR dapat di identifikasi berdasarkan variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap tingkat pengembalian kredit (karakteristik personal, karakteristik usaha dan karakteristik kredit).Masing-masing dari karakteristik ini memiliki persebaran responden sebagaiberikut: Tingkatan usia debitur yang menjadi responden berkisar antara 24 tahun hingga 66 tahun dan jumlah tanggungan dalam keluarga antara satu orang hingga 7 orang. Berdasarkan karakteristik usaha, debitur memiliki pengalaman usaha antara 0,5 hingga 38 tahun dengan kisaran omzet usaha responden antara Rp1,5 juta hingga Rp 75 juta per bulan. Sedangkanberdasarkan karakteristik kredit, nilai pinjaman debitur antara Rp 1 juta hingga Rp 30 juta. Hasil penelitian menunjukkan variabel usia, jumlah tanggungan dalam keluarga, pengalaman usaha, omzet usaha, dan jumlah pinjaman memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengembaliankredit. Kata kunci: umkm, karakteristik personal, karakteristik usaha, karakteristik kredit, tingkat pengembalian kredit.2
Analisis Potensi Contagion Effect Antar Indeks Pasar Modal di Kawasan Asia Sofa, Rulia; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana hubungan antar indeks   Nikkei 225, SSEC, STI,  KLSE dan  IHSG, dan  (2) mengetahui dari kelima indeks pasar modal  tersebut, pergerakan indeks pasar modal manakah yang memiliki pengaruh dominan. Penelitian ini menggunakan variabel indeks Nikkei 225, SSEC, STI, KLSE, dan IHSG yang diambil setiap akhir bulan dari bulan Juli 2008-September 2014. Penelitian ini menggunakan metode analisis Vector Error Correction Mechanism, Impulse Response Function, dan Variance Decomposition. Hasil penelitian didapat bahwa (1) semua indeks pasar modal Asia dalam jangka pendek tidak berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Jepang, namun dalam jangka panjang hanya indeks Shanghai, Singapura, dan Indonesia yang berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Jepang sedangkan indeks Malaysia tidak berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Jepang. (2) semua indeks pasar modal Asia dalam jangka pendek tidak berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Shanghai, namun dalam jangka panjang hanya indeks Jepang dan Indonesia yang berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Shanghai sedangkan indeks Singapura dan Malaysia tidak berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Shanghai. (3) terdapat potensi penularan (contagion effect) dalam jangka pendek ke pasar modal Singapura yaitu dari pasar modal Malaysia dan Shanghai, sementara dalam jangka panjang hanya indeks Jepang, Shanghai dan Indonesia yang berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Singapura, sedangkan indeks Malaysia tidak berpotensi menular (contagion effect) ke indeks Singapura. (4) Semua indeks pasar modal Asia dalam jangka pendek tidak berpotensi menular (contagion effect) ke Indeks Malaysia, namun  dalam  jangka  panjang  semua  indeks  pasar  modal  Asia  tersebut  berpotensi menular (contagion effect) ke Indeks Malaysia. (5) terdapat potensi penularan (contagion effect) dalam jangka pendek ke pasar modal Indonesia, yaitu dari pasar modal Jepang dan Shanghai, namun dalam jangka panjang pasar modal Jepang, Shanghai, dan  Singapura saja  yang  berpotensi menular (contagion effect) ke Indonesia, sementara Malaysia tidak berpotensi menular (contagion effect) ke Indonesia. (6) indeks pasar modal Asia yang paling dominan untuk mempengaruhi indeks lain yaitu indeks Jepang (Nikkei 225).   Kata kunci: Globalisasi, Pasar Modal Asia, Keterbukaan Ekonomi, Contagion Effect, Shock.  
Analisis Kausalitas antara Sektor Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Maski, Ghozali
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The economic growth of the country is inseparable from the development of its financial sector. Therefore, this research attempted to prove the existence of causality between financial sector and economic growth in Indonesia using data between Ql of 1996 to Q4 of 2006. The variables used as proxy for financial sector are monetization, private credit, total deposits, stock market capitalism, and stock market value traded-while the real GDP is used as a proxy for economic growth. This research aims to determine which variable is the most dominant influence in the shock given in causality result.This research methodology used Vector Error Correction Model (VECM) and Granger causality. VECM is used to find out the dominant variable that gave shock, while Granger causality is used to detect the causality between variables. Granger causality test shows the existence of one way causality between real GDP and private credit, total deposit, and stock market value traded. These causalities come from three sources. First, from real GDP to private credit; second, from real GDP to stock market value traded; and the last, from total deposit to real GDP. Meanwhile, VECM test shows the result that the economic growth can be a boosting factor for Indonesian financial sector growth. Moreover, the dominant variable in creating shock on economic growth is stock market value traded. The Granger causality estimation shows that there are one-way causalities between real GDP and private credit, total deposit, and stock market value traded.
The Influence of Inflation, Deposit Interest Rate, and GDP on the Yield of Indonesia’s Fr0091 Government Bond in the 2021-2025 Period Nasuha, Firly Kania; Maski, Ghozali
Contemporary Studies in Economic, Finance and Banking Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Government bonds are a vital instrument for financing the state budget deficit. This study examines the influence of inflation, deposit interest rates, and Gross Domestic Product (GDP) on the Yield to Maturity (YTM) of Indonesia government bond series FR0091 over the period 2021-2025. The method employed is Principal Component Regression (PCR) using quarterly data. The results indicate that inflation has a positive relationship with bond yield through the Fisher Effect mechanism. Deposit interest rates show a negative relationship with yield, suggesting that increased banking liquidity drives higher demand for bonds. Meanwhile, GDP exhibits a positive relationship with yield, reflecting increased de-mand for funds in financial markets during economic growth. These findings provide im-plications for monetary and fiscal policy, as well as government bond investment strate-gies.