Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : composite journal

Karakteristik Beton yang Menggunakan Limbah Plastik PVC Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Munifa Malak; Rahmani Kadarningsih; Komang Arya Utama
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.142

Abstract

Peningkatan populasi mendorong kebutuhan infrastruktur modern, di mana beton dipilih karena keawetan dan kemudahan perawatannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan limbah plastik PVC sebagai pengganti agregat halus terhadap mutu beton 21 MPa dan 25 MPa serta menentukan kadar optimal PVC untuk kualitas beton maksimal. Komposisi campuran beton divariasikan dengan menggantikan sebagian agregat halus (pasir) menggunakan limbah plastik PVC pada persentase 0%, 5%, 7,5%, dan 10% dari volume pasir, serta menambahkan fly ash 8% dan superplasticizer 0,5% dari berat semen. Pengujian kuat tekan beton dilakukan setelah beton direndam selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beton mutu 21 MPa, penambahan PVC sebesar 5% dan 7,5% meningkatkan kuat tekan sebesar 7% dan 12%, namun menurun sebesar 6% pada 10% PVC. Penggunaan PVC yang optimal terjadi pada 7,5% dengan kuat tekan 27,43 MPa. Sementara itu, pada beton mutu 25 MPa, penambahan 5% PVC meningkatkan kuat tekan sebesar 5%, namun terjadi penurunan sebesar 9% dan 25% pada 7,5% dan 10% PVC. Campuran optimal tercapai pada 5% PVC dengan kuat tekan 30,46 MPa.
EVALUASI ANGKUTAN SEDIMEN MELAYANG PADA SUNGAI BONE DI PROVINSI GORONTALO Wardah Putri; Komang Arya Utama; Rawiyah Husnan
Composite Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i2.145

Abstract

Sungai Bone mengalami pendangkalan di bagian muaranya. Tingginya angkutan sedimen melayang pada Sungai Bone terlihat dari kondisi fisik air yang keruh di sepanjang tahun baik musim kemarau maupun penghujan yang disebabkan oleh banyak faktor diantaranya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi besar laju angkutan sedimen melayang pada daerah hulu, tengah, dan hilir Sungai Bone. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membandingkan pengukuran sesaat dan tiga Metode Empiris berupa Metode Lane and Kalinske, Metode Einstein dan Metode Chang Simon and Richardson. Pengambilan sampel yang dilakukan di lapangan berupa sampel sedimen melayang, sampel sedimen dasar dan pengukuran hidrometri pada sungai. Sampel diuji di Laboratorium untuk mendapatkan parameter yang diperlukan pada formulasi yang dipilih. Hasil perhitungan laju angkutan menggunakan Metode Sesaat berkisar antara 925,40-1.179,81 ton/tahun, menggunakan metode Lane and Kalinske berkisar antara 2.180,51- 3.492,05 ton/tahun, menggunakan Metode Einstein berkisar antara 22,23-33,32 ton/tahun, dan menggunakan Metode Chang Simon and Richardson berkisar antara 45,12-68,35 ton/tahun. Persentase beda perbandingan hasil perhitungan antara Metode Sesaat terhadap Metode Empiris sebesar 152,55% lebih besar untuk Sesaat-Lane and Kalinske, 97,52% lebih kecil untuk Sesaat-Einstein dan 94,99% lebih kecil untuk Sesaat-Chang Simon and Richardson.
ANALISIS EFEKTIVITAS GROUTING TIRAI (CURTAIN GROUTING) DALAM MENGURANGI REMBESAN PADA SANDARAN KIRI BENDUNGAN BULANGO ULU Muhammad Rizki Ismail; Indriati Martha Patuti; Komang Arya Utama
Composite Journal Vol. 6 No. 2 (2026): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v6i2.205

Abstract

Rembesan yang terjadi pada fondasi bendungan diakibatkan oleh kondisi struktur geologi batuan yang buruk pada dasar bendungan, sehingga perlu dilakukan perbaikan grouting tirai untuk melakukan pengendalian laju rembesan dengan nilai lugeon < 3. Bendungan Bulango Ulu merupakan bendungan multifungsi yang dibangun untuk mendukung penyediaan air, irigasi, dan pengendalian banjir di Provinsi Gorontalo. Untuk menjamin keamanan dan kinerja bendungan, diperlukan pengendalian rembesan melalui grouting tirai, untuk tercapainya pelaksanaan grouting tirai secara maksimal dan efektif perlu dilakukan trial grouting guna menentukan jarak efektif antar lubang grouting serta analisis efektivitas grouting tirai untuk menilai keberhasilannya dalam mengurangi rembesan pada Bendungan Bulango Ulu. Metode yang digunakan meliputi analisis statistik dengan pendekatan split-spacing dan persamaan Cedergren, H.R. (1967), analisis menggunakan data sekunder berupa data geologi dan nilai lugeon hasil grouting tirai. Berdasarkan hasil peninjauan bahwa batuan fondasi tersusun atas diorit bone dan granodiorit dengan tingkat pelapukan ringan hingga berat serta nilai rembesan awal berkisar antara 10,13-41,41 Lu. Hasil jarak efektif antar lubang grouting sebesar 1,5 m terbukti dari nilai efektivitas dengan nilai efektivitas 85,9% (kategori baik) dan grout take 24,19 kg/m (kategori rendah). Analisis statistik menunjukkan penurunan nilai lugeon yang signifikan dari lubang pilot hingga lubang cek. Hasil dari analisis efektivitas grouting menggunakan persamaan Cedergren sebesar 89,59% (kategori baik). Berdasarkan analisis efektivitas grouting pelaksanaan grouting tirai pada Tumpuan Kiri Bendungan Bulango Ulu terbukti efektif dalam mengurangi rembesan pada dasar bendungan.