Jurianto Gambir
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

GAMBARAN TENTANG PENGETAHUAN GIZI DAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 34 PONTIANAK KOTA Cyndy Febrianty Dei; Didik Hariyadi; Jurianto Gambir
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 1 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1104

Abstract

Background: Nutrition intake in school children is very important to note because school children are susceptible to nutritional problems.Based on RISK data in 2018, nutrition problems in school kids aged 5-12 years are 9.3% lean, divided into 2.5% very thin and 6.8% thin.Nutrition problems are more prevalent with 20.6% obesity 11.1% and very fat (obesity) 9.5%.The prevalence of short incidents is 23.6% with 6.7% very short and 16.9% very short.Background: The intake of nutritional substances in school girls is important to observe because school kids are vulnerable to nutrient problems.Based on RISKS data in 2018 the nutrition problem of school children aged five-12 years according to the age mass index is 9.3% thin, which is divided by 2.5% very thick and 6.8%.The nutritional problem with more prevalence is 20.6% fat, 11.1% very fat, 9,5% very fat and 16.6% very short incidence. Objective: The aim of this study is to find out a picture of nutritional knowledge and nutritional status in children of primary school age in SDN 34 Pontianak City. Research method: This type of research is descriptive research which is structured using the random sampling method, namely simple random sampling, for example a member of the population named A is given the number 2, then when the number 2 is drawn, the member of the population named A is selected to be the sample where the number of samples that will be used as many as 58. The data analysis used is univariate, namely frequency distribution. Results: Based on the results of research conducted at SDN 34 Pontianak City, the highest percentage of elementary school children's knowledge level was obtained, namely 53.4%. with the good category and the lowest percent result, namely 17.2% in the poor category. Meanwhile for nutritional status with the BMI/U index The highest percent result was 62.1% in the normal nutrition category and the lowest percent result was 3.4% in the obesity category. Conclusion: Based on the research that has been carried out, it can be seen that the knowledge of class 5 children at SDN 34 Pontianak City is said to be good in terms of knowledge level and for the nutritional status of class 5 at SDN 34 Pontianak City, most of them have normal nutritional status.
DAYA TERIMA BISKUIT SUBSTITUSI TEPUNG KACANG TANAH (Arachis Hypogaea Var ) DAN TEPUNG IKAN TERI  (Stolephorus sp) Diva Nurramadhani; Jurianto Gambir; Ikawati Sulistyaningsih
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Biskuit adalah salah satu produk kue kering yang banyak di konsumsi oleh kalangan masyarakat, baik sebagai cemilan sehari-hari maupun sebagai pendamping minuman. Biskuit dikenal karena teksturnya yang renyah dan rasa nya yang manis. Pembuatan biskuit dengan menambahkan substitusi tepung kacang tanah dan tepung ikan teri berguna untuk menambahkan nilai cita rasa, aroma, warna, tekstur maupun nilai gizi berupa protein dan kalsium.  Tujuan penelitian : untuk mengetahui daya terima dan kandungan protein pada biskuit substitusi tepung  kacang tanah (arachis hypogaea var) dan tepung ikan teri  (stolephorus sp). Metode : Menggunakan metode eksperimen dengan melakukan percobaan pada biskuit dari bahan tepung kacang tanah dan tepung ikan teri, pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur oleh panelis, kemudian dilakukan uji kadar protein pada biskuit. Hasil : Menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap warna dengan kriteria suka sebesar 60% pada F1 ,aroma dengan kriteria suka sebesar 62% pada F2, rasa biskuit dengan kriteria suka sebesar 60% pada P2, tekstur biskuit dengan kriteria suka adalah sebesar 68% pada F1. Analisis kadar protein pada biskuit dengan substitusi tepung kacang tanah dan tepung ikan teri dengan formulasi 40 gr : 10 gr pada perlakuan terpilih 2 dengan kandungan protein 17,6%. Kesimpulan : Dari hasil penelitian secara keseluruhan terhadap produk biskuit substitusi tepung  kacang tanah (arachis hypogaea var) dan tepung ikan teri  (stolephorus sp) dapat disimpulkan bahwa F2 memiliki tingkat daya terima tertinggi menurut hasil skoring yaitu 213,5.
DAYA TERIMA, KADAR AIR DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA TEH DAUN SIRSAK (Annona Muricata L) DENGAN PENAMBAHAN DAUN JERUK NIPIS Mila Agusta; Jonni Syah R Purba; Jurianto Gambir
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1083

Abstract

Teh adalah jenis minuman yang memiliki khasiat bagi tubuh dan dapat dinikmati dengan penyeduhan. Bahan teh dapat  berasal dari daun sirsak yang mengandung senyawa flavonoid, kumarin alkaloid, kalsium fosfor, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, vitamin C. Air rebusan daun sirsak yang diolah secara tradisional telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai obat herbal, penambahan daun jeruk nipis diharapkan akan semakin memperkaya cita rasa dari minuman teh celup herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima (kadar air dan aktivitas antioksidan) teh daun sirsak (Annona Muricata.L) dengan penambahan daun jeruk nipis (Citrus  Aurantifolia). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen adapun perlakuan yang diberikan yaitu penambahan daun sirsak dan daun jeruk nipis sebanyak P1 (75% : 25%), P2 (85% : 15%), dan P3 (95% + 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap daun sirsak dan daun jeruk nipis dengan konsentrasi yang berbeda terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur teh celup herbal. Teh daun sirsak yang paling disukai panelis terdapat pada perlakuan P2 dengan konsentrasi daun sirsak 85% daun jeruk nipis 15% dan hasil analisis kadar air teh daun sirsak tertinggi yaitu sebesar 9,91% pada perlakuan P1, dan hasil aktivitas antioksidan teh daun sirsak tertinggi yaitu sebesar 31,31% pada perlakuan P2.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI EDUKASI ANEMIA (EDUANEMIA) TERHADAP KONSUMSI TABLET Fe DAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI Destia Yolanda; Jurianto Gambir; Edy Waliyo
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 4 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1094

Abstract

Teknologi yang semakin canggih di era modern saat ini membuat manusia sangat tergantung pada handphone berbasis smartphone, hingga seluruh kegiatan banyak diselesaikan melalui smartphone. Memanfaatkan hal itu, Aplikasi Edu-Anemia memberikan pesan otomatis melipu-ti hal hal yang berkaitan dengan anemia. Informasi tersebut akan muncul setiap pagi hari dengan isi pesan yang berbeda selama 14 hari, dan akan berulang sebanyak 6 kali terhitung sejak penelitian dimulai (90 hari). Selain itu dilengkapi juga dengan kolom kepatuhan minum tablet tambah darah, pesan pengingat minum tablet Fe pada malam hari, serta soal-soal pendeteksi anemia. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental, dengan  melihat efek dari penggunaan aplikasi Edu-Anemia dan leaflet serta kartu kontrol konsumsi tablet Fe yang disediakan oleh Puskesmas Telaga Biru dalam kelompok yang berbeda terhadap konsumsi tablet Fe dan kadar hemoglobin, yang diuji menggunakan metode uji sebelum dan sesudah mendapat perlakuan. Penelitian ini dilakukan selama 90 hari dengan sampel sebanyak 31 sampel dalam setiap kelompok. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dari penggunaan aplikasi Edu-Anemia terhadap konsumsi tablet Fe dan kadar Hb remaja putri yang diketahui dari nilai p < 0,05 (p = 0,006).
PENGARUH KEGIATAN KELAS BALITA GIZI KURANG TERHADAPPENGETAHUAN GIZI IBU, POLA MAKAN DAN BERAT BADANBALITA DI DESA SUNGAI KELAMBU Astri Monica; Ayu Rafiony; Jurianto Gambir
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 3 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi September 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.109

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan gizi pada anak dapat menimbulkan dampak   seperti lambatnya pertumbuhan badan, rawan terhadap penyakit, menurunnya tingkat kecerdasan, terganggunya mental anak, jika ini tidak diatasi maka kekurangan gizi yang serius dapat menyebabkan kematian anak. Upaya preventif yang dilakukan terhadap balita underwaight adalah dengan kegiatan edukasi   kelas balita gizi kurang sebagai pendidikan gizi dan kesehatan untuk ibu balita.   Tujuan : untuk mengetahui pengaruh kegiatan kelas balita gizi kurang terhadap pengetahuan gizi ibu, pola makan dan berat badan balita di desa Sungai Kelambu wilayah kerja Puskesmas Sei Kelambu. Metode : dengan pre-eksperimen one group pre-test and post-test. Jumlah sampel 27 balita gizi kurang usia 6-59   bulan. Hasil penelitian : rata-rata skor pengetahuan gizi ibu sebelum diberikan   edukasi adalah 11,78 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 17,22.   Rata-rata skor pola makan balita sebelum edukasi adalah 34,00 meningkat   menjadi 38,41 setelah edukasi..  Berat  badan balita juga menunjukkan   peningkatan dengan rata-rata sebelum edukasi adalah 8,87 kg meningkat   menjadi 9,08 kg. Kesimpulan : ada pengaruh kegiatan kelas balita gizi kurang   terhadap pengetahuan gizi ibu, pola makan dan berat badan balita di Desa Sungai   Kelambu  
KAJIAN TENTANG EDUKASI GIZI MELALUI PENDAMPINGAN PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA MALNUTRISI TERHADAP ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI Alma Aryanti; Jurianto Gambir; Jonni Syah R. Purba
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 1 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1096

Abstract

Latar belakang: Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masih tingginya anak balita pendek (stunting), dan berat badan kurang (underweight). Kekurangan gizi disebabkan berbagai faktor baik di dalam maupun di luar masalah kesehatan. Akar penyebab masalah gizi adalah kemiskinan dan pendidikan yang rendah dapat mempengaruhi terjadinya kekurangan gizi. Tujuan: Melakukan kajian edukasi gizi melalui pendampingan terhadap asupan zat gizi dan status gizi pada balita Metode: Menggunakan studi literatur yang dilakukan melalui pencarian jurnal di internet (Google Scholar, Pubmed, Science Direct) yang diterbitkan dari 2010 hingga 2020. Variabel bebas adalah pendampingan. Variabel terikat adalah asupan zat gizi dan status gizi balita. Kriteria inklusi adalah penelitian eksperimental, terbitan 10 tahun terakhir, penelitian di Indonesia dan luar negeri. Hasil: Pendampingan dapat meningkatkan asupan zat gizi balita terkait pola makan balita, jenis pemberian makanan, cara pemberian, keragaman makanan dan penyediaan MP ASI. Pendampingan juga dapat meningkatkan status gizi balita terkait berta badan yang sebelumnya kurang menjadi normal. Kesimpulan: Pendampingan berpengaruh terhadap peningkatan asupan zat gizi dan status gizi balita. Pendampingan dapat digunakan sebagai upaya dalam mengatasi masalah gizi pada balita baik gizi kurang maupun stunting. Saran: Program edukasi gizi dengan model pendampingan diharapkan dapat digunakan sebagai upaya dalam mengatasi  masalah gizi pada balita baik gizi kurang maupun stunting terutama dalam asupan zat gizi dan status gizi.