Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN LITERASI KEUANGAN DALAM MEMBENTUK PERILAKU FINANSIAL GENERASI MUDA: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Dimas Putri Mega Pratesa; Adinda Yosa Novaretha
Akademika : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis. Vol. 24 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Pusat Publikasi dan Penerbitan Karya Ilmiah STIE Indonesia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51881/jak.v24i2.208

Abstract

Financial literacy is an individual's ability to understand, manage, and make the right decisions related to personal finances. In the modern era, the low level of financial literacy among the younger generation has become a global issue that has an impact on consumptive behavior, increased debt, and low readiness to face economic risks. This study aims to analyze the role of financial literacy in shaping wise financial behavior in the younger generation, as well as identify the factors that affect the level of financial literacy. The method used was a systematic literature review of 9 scientific articles published between 2020 - 2024 and obtained from various scientific databases. The results of the study show that financial literacy has a positive and significant effect on the financial behavior of the younger generation. Factors that support the improvement of financial literacy include formal education, family environment, financial self-efficacy, lifestyle control, and the use of digital technology. This research emphasizes that increasing financial literacy is a strategic step in shaping an economically resilient young generation. Synergy is needed between educational institutions, the government, and financial institutions in expanding access to digital-based financial education and sustainable financial literacy programs.
STUDI LITERATUR: ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN FINTECH DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA DI ERA EKONOMI DIGITAL Syarifah Mahdiyah; Lulud Farida Indayani; Icha Sukma Putri; Rahmatia Azizatunisa; Dimas Putri Mega Pratesa
Akademika : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis. Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pusat Publikasi dan Penerbitan Karya Ilmiah STIE Indonesia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51881/jak.v24i1.179

Abstract

Kemudahan akses, fitur transaksi cepat, serta layanan PayLater dan dompet digital telah membuat fintech menjadi bagian dari gaya hidup finansial generasi muda. Namun, kemudahan tersebut juga dapat memunculkan tantangan baru berupa perilaku konsumtif dan pengelolaan keuangan yang kurang bijak apabila tidak diimbangi dengan tingkat literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan meninjau temuan-temuan dari penelitian sebelumnya yang membahas hubungan antara penggunaan fintech, literasi keuangan, dan perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa di era ekonomi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa fintech memiliki pengaruh positif terhadap efisiensi dan kemudahan pengelolaan keuangan mahasiswa. Akan tetapi, pengaruh tersebut bersifat dua sisi positif jika pengguna memiliki literasi keuangan tinggi, namun dapat berdampak negatif jika digunakan tanpa pemahaman finansial yang cukup. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan menjadi kunci utama agar mahasiswa dapat memanfaatkan layanan fintech secara efektif dan bertanggung jawab.
Dinamika Peran Kerja dan Keluarga: Implikasi Work–Family Conflict terhadap Aktivitas Kerja Pegawai Lapangan Dimas Putri Mega Pratesa; Nova Rizca Pratiwi; Dieva Zahrohtu Anfi; Putria Dewi Masruroh
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika work–family conflict (WFC) dan dampaknya terhadap motivasi kerja pada pegawai laki-laki yang bekerja di lapangan, khususnya di unit PDKB PLN Kota Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan lima partisipan, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik berdasarkan Work–Family Border Theory. Hasil penelitian mengungkap empat tema utama: (1) ketegangan antara tanggung jawab keluarga dan tuntutan kerja darurat, (2) strategi coping melalui dukungan sosial, (3) dampak konflik terhadap motivasi dan kinerja, serta (4) peran organisasi dalam menyediakan dukungan struktural. Konflik kerja–keluarga muncul akibat tuntutan pekerjaan yang tinggi dan batas waktu yang tidak fleksibel, namun dapat diredam melalui dukungan keluarga, rekan kerja, dan kebijakan organisasi yang ramah keluarga. Temuan ini menegaskan pentingnya keseimbangan kerja–keluarga dalam menjaga motivasi dan kesejahteraan pegawai lapangan.