Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi, Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Aparatur Desa dengan Pengalaman Kerja sebagai Moderasi Muhibuddin Muhibuddin; Aiyub Aiyub; Em Yusuf Iis; Azhar Azhar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi, kepuasan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja aparatur desa, serta menguji peran pengalaman kerja sebagai variabel moderasi, pada aparatur desa di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh aparatur desa (Keuchik, Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, Kaur Umum, Kasi Pemerintahan, dan Kasi Pembangunan) di 21 desa, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus sehingga diperoleh 126 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi (β = 0,246; p = 0,003), kepuasan kerja (β = 0,219; p = 0,003), budaya organisasi (β = 0,409; p = 0,000), dan pengalaman kerja (β = 0,234; p = 0,001) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur desa, dengan budaya organisasi sebagai variabel paling dominan. Pengalaman kerja terbukti memoderasi secara signifikan pengaruh kompetensi terhadap kinerja (β = 0,203; p = 0,021), namun tidak memoderasi pengaruh kepuasan kerja (p = 0,211) maupun budaya organisasi (p = 0,874) terhadap kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja aparatur desa perlu didukung melalui penguatan budaya organisasi, peningkatan kompetensi yang disertai pengalaman kerja memadai, serta perhatian terhadap kepuasan kerja aparatur.
Pengaruh Pengalaman Magang dan Internal Locus of Control Terhadap Kesiapan Kerja dengan Self-Efficacy sebagai Variabel Mediasi Pada Mahasiswa Manajemen Angkatan 2022 Universitas Malikussaleh Zahratuz Akmalia; A Hadi Arifin; Faisal Matriadi; Azhar Azhar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengalaman Magang dan Internal Locus of Control terhadap Kesiapan Kerja, baik secara langsung maupun melalui Self-efficacy sebagai variabel mediasi, pada mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2022 Universitas Malikussaleh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena job mismatch yang menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga tenaga kerja muda di Indonesia bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan tingkat pendidikannya, serta belum optimalnya kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 98 responden yang merupakan mahasiswa aktif Manajemen angkatan 2022 yang telah atau sedang mengikuti kegiatan magang. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengalaman Magang dan Internal Locus of Control masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja maupun terhadap Self-efficacy. Selain itu, Self-efficacy juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja, serta berperan sebagai mediator parsial (partial mediation) dalam hubungan antara Pengalaman Magang dan Internal Locus of Control terhadap Kesiapan Kerja. Dengan demikian, seluruh hipotesis dalam penelitian ini (H1-H7) dinyatakan diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas pengalaman magang dan semakin tinggi kontrol internal yang dimiliki mahasiswa, semakin tinggi pula keyakinan diri (self-efficacy) dan kesiapan kerja mereka dalam memasuki dunia kerja.
Peningkatan Kapasitas Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Produktivitas Kerja untuk Kelompok Pemuda di Kota Lhokseumawe Azhar Azhar; Wahyuddin Wahyuddin; T Edyansyah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas manajemen sumber daya manusia (SDM) dan produktivitas kerja untuk kelompok pemuda di Kota Lhokseumawe. Lhokseumawe memiliki populasi pemuda yang signifikan, yang merupakan aset strategis untuk pembangunan. Namun, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di kalangan pemuda masih menjadi isu serius. Permasalahan ini bukan hanya disebabkan oleh kurangnya lapangan kerja, tetapi juga oleh kesenjangan antara keterampilan pemuda dan kebutuhan dunia kerja, khususnya dalam hal soft skills dan kompetensi manajerial. Banyak organisasi kepemudaan dan komunitas lokal memiliki semangat dan ide kreatif, tetapi seringkali kurang memiliki sistem manajemen internal yang kuat. Untuk mengatasi masalah ini, program ini menawarkan solusi holistik dengan kurikulum pelatihan yang terstruktur dan terintegrasi. Metode pelaksanaannya partisipatif dan interaktif, dimulai dengan analisis kebutuhan dan pemetaan kelompok sasaran melalui survei dan focus group discussion (FGD). Selanjutnya, dikembangkan modul pelatihan yang aplikatif tentang manajemen diri, kepemimpinan, komunikasi efektif, dan perencanaan proyek. Tahap implementasi meliputi workshop intensif dan bimbingan mentorship dari fasilitator dan praktisi berpengalaman. Program ini juga memfasilitasi pembentukan jaringan kerja sama antar-komunitas pemuda untuk mendorong kolaborasi. Diharapkan program ini akan menghasilkan dampak terukur, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Secara kuantitatif, targetnya adalah peningkatan pemahaman sebesar 30% dan 50% kelompok pemuda mampu menginisiasi atau menyelesaikan proyek komunitas dalam enam bulan. Secara kualitatif, program ini bertujuan mengubah peserta menjadi lebih proaktif, mampu berinisiatif, dan memiliki dinamika kerja tim yang lebih solid. Hasil ini akan menjadi landasan untuk inisiatif berkelanjutan dan berkontribusi pada pengembangan Lhokseumawe yang lebih maju.
Sosialisasi Literasi Keuangan untuk SMKN 2 Kota Lhokseumawe Wahyuddin Wahyuddin; Azhar Azhar; Yusniar Yusniar; Razif Razif
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13071706

Abstract

Pada umumnya baik SMA ataupun SMK merupakan sekolah lanjutan yang penting memahami tentang literasi keuangan. Literasi keuangan adalah kemampuan seseorang untuk memahami dan mengelola berbagai aspek keuangan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang betapa pentingnya pengetahuan tentang keuangan. Metode yang digunakan berfokus pada pendekatan interaktif dan praktis. Materi yang disampaikan meliputi berbagai konsep dasar dan praktis yang relevan untuk kehidupan sehari-hari mereka. Salah satu topik utama yang dibahas adalah pengelolaan anggaran, di mana siswa diajarkan cara mengatur pendapatan dan pengeluaran mereka. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para siswa menunjukkan peningkatan pemahaman yang mencolok. Mereka tidak hanya memahami konsep dasar keuangan, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, banyak siswa yang mulai menerapkan metode budgeting sederhana, dengan membagi pengeluaran mereka ke dalam kategori-kategori yang lebih spesifik dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.