Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN (STUDI PADA KARYAWAN GENERASI Z DI DKI JAKARTA) Almira Talitha Zuleiha; Antyo Pracoyo; Enny Haryanti; Subarjo Joyosumarto
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2026): Maret : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/5e8b0x88

Abstract

This study aims to evaluate the level of job satisfaction among Generation Z employees in the Jakarta Special Capital Region (DKI Jakarta). The analysis focuses on four variables considered to have potential influence on job satisfaction: leadership style, compensation, work environment, and organizational culture. These four aspects are treated as independent variables, while job satisfaction serves as the dependent variable whose relationship is examined. A quantitative approach was employed to process the collected data, utilizing the Structural Equation Modelling (SEM) method, specifically the Partial Least Squares (PLS) technique. Data analysis was conducted with the assistance of SmartPLS software. Primary data were obtained through online questionnaires distributed via Google Forms, targeting respondents categorized as Generation Z employees currently working in Jakarta. The findings reveal that leadership style and work environment have a significant and positive impact on job satisfaction. This suggests that effective leadership and a supportive work setting can enhance employees’ overall satisfaction. On the other hand, while compensation and organizational culture also show a positive relationship with job satisfaction, their influence is not statistically significant. In other words, these two variables do not exert a strong enough effect to explain the variations in job satisfaction among Generation Z employees within the scope of this study.
Pengaruh Organization Culture Dan Komitmen Organisasi Terhadap Employee Performance Dimoderasi Motivasi Individu James Jacky Wayoi; Antyo Pracoyo; Enny Haryanti; Subarjo Joyosumarto
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 22 No. 01 (2025): Jurnal Keuangan Dan Perbankan, Volume 22, No.1, Desember 2025
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35384/jkp.v22i01.855

Abstract

This study examines the effect of organizational culture and organizational commitment on employee performance, with individual motivation as a moderating variable at PT. Bank Papua Biak Branch. The population consisted of 57 employees, including permanent, contract (PKWT), and interns, with sampling conducted using a non-probability technique. Data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). Results show that organizational culture has a positive and significant effect on employee performance, indicating that stronger culture leads to higher performance. Meanwhile, organizational commitment has a positive but insignificant effect, suggesting that commitment alone is not sufficient to improve outcomes. Individual motivation strengthens the link between culture and performance, as motivated employees reinforce the role of culture in enhancing results. However, motivation does not moderate the relationship between commitment and performance. Based on these findings, management is advised to reinforce organizational culture through training, value dissemination, and exemplary leadership. Organizational commitment can be improved through participatory management, while motivation should be supported by fair rewards, career opportunities, recognition, and a positive work environment. Future studies are encouraged to explore other moderating variables, such as job satisfaction, organizational climate, or leadership style, for more comprehensive insights.
Peran Pemegang Saham, Profil Kepemilikan, Dominasi dan Konflik Kepentingan Serta Implementasi Regulasi terhadap Penerapan Good Corporate Governance pada Bank Perekonomian Rakyat di Provinsi Lampung Bangun Kurniawan; Antyo Pracoyo; Batara Maju Simatupang; Enny Haryanti
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 10 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i10.392

Abstract

Bank Perekonomian Rakyat (BPR) memiliki peran strategis dalam mendukung inklusi keuangan dan pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Namun, berbagai permasalahan tata kelola seperti lemahnya pengawasan, dominasi pemegang saham, konflik kepentingan, serta tuntutan kepatuhan terhadap regulasi menunjukkan bahwa penerapan Good Corporate Governance (GCG) masih menjadi tantangan utama bagi industri BPR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran pemegang saham, profil kepemilikan, dominasi dan konflik kepentingan, serta implementasi regulasi terhadap penerapan GCG pada BPR di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 110 responden yang berasal dari komisaris, direksi, serta pejabat eksekutif kepatuhan dan manajemen risiko pada BPR di Provinsi Lampung. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemegang saham, profil kepemilikan, dan implementasi regulasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap GCG, sedangkan dominasi dan konflik kepentingan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap GCG. Implementasi regulasi menjadi faktor dengan pengaruh paling dominan dalam meningkatkan kualitas tata kelola BPR. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas GCG pada BPR tidak hanya ditentukan oleh struktur formal organisasi, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku pemegang saham dan efektivitas mekanisme regulasi.
Pengaruh Tingkat Suku Bunga Kredit, Prosedur Kredit, Kualitas Pelayanan dan Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Pengambilan Kredit Konsumtif di PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua Cabang Waisai Kabupaten Raja Ampat Clara Juvita Indri Marleyn; Erric Wijaya; Muchlis Muchlis; Enny Haryanti
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v10i1.2754

Abstract

This study aims to analyze the influence of credit interest rates, credit procedures, service quality, and financial literacy on consumer credit decisions at PT. Regional Development Bank Papua, Waisai Branch, Raja Ampat Regency. The study used a quantitative approach with a survey method of customers with Civil Servant and Government Employees with Work Agreements status in Waisai City. Data were collected through an online questionnaire using Google Forms and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) techniques. The results showed that interest rates, credit procedures, service quality, and financial literacy had a significant positive effect on consumer credit decisions. These findings emphasize the importance of setting competitive interest rates, simple credit procedures, quality service, and improving customer financial literacy to encourage credit decisions.
Analisis Pengaruh Promosi, Kualitas Layanan, dan Reputasi Perusahaan Terhadap Loyalitas Nasabah Asuransi Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Mediasi Pada PT Asuransi Sinar Mas Rakhmanto Satriowilakmo; Nuri Wulandari; Enny Haryanti; Whony Rofianto
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i11.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, kualitas layanan, dan reputasi perusahaan terhadap loyalitas nasabah asuransi dengan kepuasan nasabah sebagai variabel mediasi pada PT Asuransi Sinar Mas. Latar belakang penelitian didasari oleh kesenjangan antara reputasi formal perusahaan yang kuat dengan masih adanya keluhan nasabah terkait proses klaim dan layanan, serta terbatasnya studi yang mengintegrasikan keempat variabel tersebut dalam satu model komprehensif pada PT Asuransi Sinar Mas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap nasabah PT Asuransi Sinar Mas yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan koefisien sebesar 0,260, t-statistic 2,598, dan p-value 0,005. Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan koefisien 0,283, nilai t-statistic 2,984, dan p-value 0,001. Reputasi perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan koefisien 0,321, nilai t-statistic 3,268, dan p-value 0,001. Kepuasan nasabah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah dengan koefisien 0,237, t-statistic 2,341, dan p-value 0,010. Selain itu, kepuasan nasabah terbukti mampu memediasi pengaruh promosi terhadap loyalitas nasabah dengan koefisien 0,062 dan p-value 0,041, kualitas layanan terhadap loyalitas nasabah dengan koefisien 0,067 dan p-value 0,032, serta reputasi perusahaan terhadap loyalitas nasabah dengan koefisien 0,076 dan p-value 0,036. Temuan penelitian menunjukkan bahwa reputasi perusahaan menjadi variabel yang memiliki pengaruh terbesar terhadap kepuasan nasabah. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi integratif yang menyelaraskan promosi, kualitas layanan, dan reputasi perusahaan untuk membangun kepuasan yang pada akhirnya mendorong loyalitas nasabah.
Pengaruh Work-Life Balance Terhadap Employee Engagement dan Job Satisfaction dengan Organizational Commitment sebagai Variabel Mediasi Mohamad Reza; R. Bambang Budhijana; Enny Haryanti; Subarjo Joyosumarto
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 1 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/50sctp76

Abstract

Work-life balance menjadi isu penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di sektor perbankan, terutama seiring meningkatnya ekspektasi karyawan terhadap keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance terhadap employee engagement dan job satisfaction dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi pada karyawan tetap Bank BTN Kantor Cabang Balikpapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang berlandaskan Conservation of Resources Theory dan Social Exchange Theory. Seluruh karyawan tetap yang berjumlah 85 orang dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 6 poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, job satisfaction, dan organizational commitment. Organizational commitment juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement serta job satisfaction. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa organizational commitment mampu memediasi hubungan antara work-life balance dan employee engagement, namun tidak memediasi hubungan antara work-life balance dan job satisfaction. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi mendorong keterlibatan karyawan melalui pembentukan komitmen organisasi terlebih dahulu, sedangkan kepuasan kerja lebih banyak dipengaruhi secara langsung oleh work-life balance tanpa memerlukan komitmen organisasi sebagai perantara. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur manajemen sumber daya manusia pada konteks perbankan BUMN di Indonesia.
Pengaruh Work-Life Balance, Gaya Kepemimpinan Transformasional, dan Budaya Kerja Terhadap Employee Engagement dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi Lintang Eka Larastiti; R. Bambang Budhijana; Enny Haryanti; Subarjo Joyosumarto
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 1 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/929kma36

Abstract

Employee engagement menjadi isu penting dalam organisasi karena penurunannya secara global dapat berdampak pada produktivitas dan kinerja organisasi. Selain itu, dominasi generasi milenial dan Generasi Z di sektor perbankan menuntut perhatian yang lebih besar terhadap keseimbangan kehidupan kerja, kepemimpinan yang memberdayakan, dan budaya kerja yang positif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance, gaya kepemimpinan transformasional, dan budaya kerja terhadap employee engagement dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi pada pegawai Bank BTN Kantor Cabang Bintaro Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 55 pegawai yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 101 pegawai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1–6 dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance, gaya kepemimpinan transformasional, dan budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Ketiga variabel juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction, dengan gaya kepemimpinan transformasional sebagai prediktor terkuat. Namun, job satisfaction tidak berpengaruh signifikan terhadap employee engagement serta tidak memediasi hubungan antarvariabel. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan employee engagement lebih efektif dilakukan melalui penguatan langsung faktor-faktor kontekstual organisasi dan mendukung penerapan Social Exchange Theory pada perbankan BUMN di Indonesia.