Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Identifikasi Waste Pada Proses Operasional Shipping Dengan VSM (Value Stream Mapping) Pada PT XYZ Ayu Endah Wahyuni; Amin Rais
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 9 No. 3 (2019): Volume 9 No 3 November 2019
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.093 KB) | DOI: 10.25105/jti.v9i3.6573

Abstract

Intisari— PT XYZ bergerak dibidang logistik dengan mengelola produk Part Toyota. Proses produksi mengalami keterlambatan keberangkatan berdasarkan  ketepatan waktu keberangkatan pada bulan Oktober sampai Desember pada tahun 2018. Perolehan persentase ketepatan waktu berkisar 44,8% dan 68,94%, serta 78,1% dari total distribusi. Penelitian ini melakukan analisis waste pada proses operasional shipping sebagai pertimbangan untuk mengurangi tingkat keterlambatan keberangkatan sebesar 60% karena faktor proses operasional. Sementara itu,  proses operasional shipping memiliki banyak proses non value added activities. Hal ini mengakibatkan terjadi pemborosan waktu yang merugikan perusahaan. Oleh karena itu, Penelitian ini mengidentifikasikan jenis pemborosan (waste) dengan (VSM) value stream mapping pada proses operasional yaitu waste waiting dan waste unnecessary motion. Dengan demikian, keterlambatan keberangkatan distribusi dapat diusulkan dengan membuat checkheet, pemilihan vendor, petugas packing dengan melakukan pengelompokkan barang sesuai identitas customer. Abstract— PT XYZ is engaged in logistics by managing Part Toyota products. The production process has a delayed departure based on the timeliness of departure from October to December in 2018. The percentage of timeliness is around 44.8% and 68.94%, and 78.1% of total distribution. This study conducts waste analysis in the shipping operational process as a consideration to reduce the rate of departure delay by 60% due to operational process factors. Meanwhile, the shipping operational process has many non value added activities processes. This results in time wasting that is detrimental to the company. Therefore, this study identifies the type of waste (VSM) value stream mapping in the operational process, namely waste waiting and waste unnecessary motion. Thus, the delay in the distribution distribution can be proposed by making checkheets, selecting vendors, packing officers by grouping items according to the customer's identity. 
Urgensi Pencatatan Keuangan Digital berbasis Ponsel UMKM di Kota Surabaya Rizqa Amelia Zunaidi; Ayu Endah Wahyuni; Rahaditya Dimas Prihadianto; Firli Tajtibra; Dimas Dandy Pradana Septiawan; Rahmalia Nurhalissa; Yashmine Mela Ardianto; Hendrawan Widianto
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.810

Abstract

Sebagian besar pelaku usaha mengalami kesulitan dalam melakukan peminjaman modal usaha pada lembaga keuangan. Selain itu, sebagian besar pelaku usaha memiliki kondisi sistem administrasi keuangan yang tidak memadai. Pengelolaan keuangan yang buruk mengakibatkan UMKM tidak mampu mencegah dan mendeteksi kerugian yang terjadi. Oleh karena itu, pengtehuan mengenai pencatatan keuangan sangat diperlukan oleh pelaku usaha. Apalagi, pencatatan keuangan saat ini telah dikembangkan secara digital melalui ponsel sehingga memudahkan pelaku usaha melakukan pemantauan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan untuk memperkenalkan pelaku usaha dalam menggunakan pencatatan keuangan digital melalui aplikasi Buku Kas. Dengan demikian, berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat, diperoleh bahwa  pelaku usaha cukup puas dengan adanya aplikasi pencatatan keuangan berbasis ponsel. Hal ini dikarenakan, kegiatan tersebut dapat menjawab kepentingan, serta kebutuhan dalam pencatatan keuangan pada bisnis dengan memperkenalkan aplikasi tersebut. Selain itu, pengelolaan keuangan yang baik dan terstruktur memudahkan pelaku usaha untuk melengkapi salah satu persyaratan dalam peminjaman modal di lembaga keuangan.
Pelatihan Peningkatan Branding dan Optimalisasi Pemasaran Produk Lokal Menuju Produk Internasional pada UKM Nasi Tiwul SBR Malang Titus Kristanto; Dewi Rahmawati; Ayu Endah Wahyuni; Muhammad Nasrullah; Reza Arindra Fadillah; Amanda Amalia
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v3i1.618

Abstract

Dampak pandemi COVID-19 mengakibatkan banyak pekerja kehilangan pekerjaan, sehingga terjadi pengangguran dan pengurangan karyawan, maka perlu mencari sumber potensi pendapatan baru yang dapat dieksplorasi dari lingkungan sekitar. Salah satu cara yaitu penerapan metode peningkatan branding dan optimalisasi pemasaran produk lokal menuju produk internasional. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah memberdayakan UMKM lokal agar hasil produk yang dihasilkan lebih efektif dan memperoleh hasil maksimal berupa desain kemasan produk dan memanfaatkan media pemasaran digital. Kegiatan pengabdian sejalan dengan program Pemerintah terkait peningkatan ketahanan pangan di Indonesia. Berdasarkan hasil diskusi dari pemilik UMKM, permasalahan yang dihadapi adalah aktivitas pemasaran produk lokal pada tingkat nasional. Aktivitas peningkatan branding dan optimalisasi pemasaran produk lokal menuju produk internasional dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah, terutama masalah yang dihadapi pemilik usaha Nasi Tiwul SBR Malang terkait pemasaran produk terbatas pada lingkungan sekitar. Metode peningkatan branding dan optimalisasi pemasaran produk lokal menuju produk internasional sangat sederhana yaitu mengetahui cara dan strategi dalam memasarkan produk secara tepat dan terarah. Melakukan pemasaran produk ke luar negeri dapat dilakukan dengan mudah melalui media digital. Saat ini, akses komunikasi dan penyebaran informasi dari seluruh dunia dapat dilakukan melalui internet, termasuk memperkenalkan bisnis ke luar negeri. Diharapkan dalam 6 bulan sudah mendapatkan hasil dan dapat dijual langsung pada wilayah Malang dan sekitarnya, sehingga produk lokal Indonesia dikenal dunia.
Pelatihan dan pendampingan desain kemasan produk UMKM kampung kranggan gang V kota Surabaya Rizqa Amelia Zunaidi; Huki Chandra; Ayu Endah Wahyuni; Ahmad Nur Rosyid; Adhitya Rinda Wahyu Purnama; Sasotya Rigan Rafsanjana; Tineke Sandra Wisesha
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 1 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i1.599

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah proses masyarakat melakukan usaha yang bertujuan untuk memperbaiki keadaan diri sendiri. Usaha mikro kecil dan usaha menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang bisa berdiri sendiri dan dilakukan oleh perseorangan. UMKM bisa menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk memperbaiki keadaan ekonomi masyarakat di suatu daerah. Di Kampung Kranggan Gang V Kota Surabaya masyarakatnya banyak yang membuka usaha sendiri. Ada sebanyak 19 UMKM yang dimiliki masyarakat, 16 UMKM menjual produk makanan dan minuman dan 3 UMKM penyedia jasa. Namun karena pandemi covid-19 mengakibatkan masyarakat yang berwirausaha mengalami penurunan pendapatan, karena belum bisa bersaing dengan usaha makanan dan minuman kekinian, mulai dari varian produk, pengemasan, pemasaran. Kualitas pangan merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan oleh produsen, karena berkaitan dengan kemampuan pemenuhan gizi setiap individu yang mengkonsumsi pangan tersebut. Dari uraian permasalahan tersebut, perlu diadakan pelatihan mengenai desain kemasan produk yang aman, menarik dan menambah nilai produk. Kegiatan pelatihan desain kemasan produk UMKM di Kampung Kranggan Gang V Kota Surabaya sudah efektif dalam peningkatan tingkat pemahaman peserta. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan signifikan nilai tes akhir peserta dengan nilai tes awal mereka, sehingga kegiatan pelatihan pembuatan desain kemasan produk ini dapat dilaksanakan kembali di lain waktu. Kegiatan pelatihan pembuatan desain kemasan produk UMKM ini juga dirasa cukup penting bagi UMKM di Kampung Kranggan Gang V dengan rataan 3.87 dan pemilik UMKM di Kampung Kranggan Gang V sudah puas dengan kegiatan pelatihan ini (rataan 4.1), sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini sudah memuaskan peserta dan sudah cukup menjawab harapan dan kepentingan peserta pelatihan.
Urgensi pencatatan keuangan digital berbasis ponsel pada UMKM di kota surabaya Rizqa Amelia Zunaidi; Ayu Endah Wahyuni; Rahaditya Dimas Prihardianto; Firli Tajtibra; Dimas Dandy Pradana Septiawan; Yashmine Mela Ardianto; Rahmalia Nurhalissa; Hendrawan Widianto
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 3 No 2 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v3i2.330

Abstract

Sebagian besar pelaku usaha mengalami kesulitan dalam melakukan peminjaman modal usaha pada lembaga keuangan. Selain itu, sebagian besar pelaku usaha memiliki kondisi sistem administrasi keuangan yang tidak memadai. Pengelolaan keuangan yang buruk mengakibatkan UMKM tidak mampu mencegah dan mendeteksi kerugian yang terjadi. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai pencatatan keuangan sangat diperlukan oleh pelaku usaha. Apalagi, pencatatan keuangan saat ini telah dikembangkan secara digital melalui ponsel sehingga memudahkan pelaku usaha melakukan pemantauan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan untuk memperkenalkan pelaku usaha dalam menggunakan pencatatan keuangan digital melalui aplikasi Buku Kas. Berdasarkan hasil kuesioner kegiatan pengabdian masyarakat, diperoleh bahwa pelaku usaha cukup puas dengan adanya aplikasi pencatatan keuangan berbasis ponsel dan sudah menjawab keinginan dan kebutuhan mereka. Kepuasan tersebut dapat dilihat pada uji perbedaan nilai kepuasan dengan kebutuhan dan keinginan yg menunjukkan tidak ada perbedaan yg signifikan antara kedua variabel tersebut.
Pelatihan Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat dalam Merancang Produk UMKM Chandra, Huki; Paramaditya Arismawati; Ayu Endah Wahyuni; Friska Nur Azizah; Najwa Zuklizatuz Zahiroh; Maulidia Eka Erlina; Muhammad Fikri Julianugerah
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1221

Abstract

Dalam menjalankan usaha, keterampilan merancang adalah hal yang penting untuk mendukung usaha perusahaan, khususnya bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pelatihan aplikasi Canva adalah salah satu upaya yang perlu dilakukan agar masyarakat dapat merancang produk dan membuat iklan atau poster produk-produk UMKM. Oleh karena itu, pelatihan aplikasi Canva perlu diikuti oleh anggota UMKM. Berdasarkan masalah tersebut, maka dibutuhkan kesadaran akan pentingnya keterampilan aplikasi perancangan Canva. Keterampilan tersebut dapat ditingkatkan melalui pelatihan yang diberikan oleh orang yang pintar menggunakan aplikasi tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya pelatihan tentang pengenalan aplikasi Canva yang dibutuhkan dalam merancang produk-produk maupun poster untuk menunjang usaha UMKM. Kegiatan pelatihan aplikasi Canva sudah efektif dalam peningkatan tingkat pemahaman peserta. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan signifikan nilai tes akhir peserta dengan nilai tes awal mereka, sehingga kegiatan pelatihan aplikasi Canva bagi masyarakat UMKM ini dapat dilaksanakan kembali di lain waktu. Kegiatan pelatihan aplikasi Canva bagi masyarakat UMKM ini dirasa memuaskan bagi para peserta pelatihan dan cukup penting dengan rataan 4.34 dari skala 5.00, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini sudah memuaskan peserta dan sudah cukup menjawab harapan dan kepentingan peserta pelatihan.
Analisis Strategi Pemasaran Dengan Metode Swot Dan Qspm Pada Coffee Shop Puteri, Yana Eka Luhur Pambudi; Wahyuni, Ayu Endah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee Shop Ruang Kopi Sidoarjo merupakan UMKM Coffee Shop atau kedai kopi yang berada di JL. Kahuripan Nirwana Sidoarjo, Jawa Timur. Ruang Kopi Sidoarjo mengalami kesulitan dalam meningkatkan penjualan produk dan daya saingnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja pada Coffee Shop Ruang Kopi Sidoarjo, serta merancang alternatif-alternatif staretgi untuk meingkatkan kinerja perusahaan. Penelitian ini mengunakan metode matriks Porter Five Forces, SWOT, dan QSPM untuk menganalisis faktor-faktor dan eksternal, serta merancang alternatif-alternatif strategi. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak- pihak terkait di Coffee Shop Ruang Kopi Sidoarjo dengan menggunakan bauran pemasaran 7P. Peneltian ini menghasilhan strategi prioritas 1, yaitu meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan dan menghasilkan pelanggan yang loyal dengan coffe shop. Kedua faktor ini akan menjadi kekuatan bagi coffee shop Ruang Kopi dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja bisnisnya. Alternatif yang kedua adalah strategi 2, yaitu menawarkan harga yang lebih bersaing untuk menarik pelanggan potensial. Pelanggan akan lebih cenderung tertarik dengan harga yang terjangkau Ruang Kopi. UMKM di area tersebut, Ruang Kopi dapat memanfaatkan peluang melalui pelanggan yang mencari pelangalaman unik. Strategi ketiga adalah strategi 6, yaitu mengkombinasikan harga bersaing, kualitas produk, pemasaran, dan loyalitas pelanggan untuk menghadapi pesaing.
The Influence of Digital Platforms, Organizational Readiness and Innovation Culture on the Performance of MSMEs in the Fisheries and Maritime Sector Wahyuni, Ayu Endah; Prihardianto, Rahaditya Dimas
IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management Vol 5, No 3: October 2024
Publisher : Program Pascasarjana Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijiem.v5i3.24911

Abstract

MSME (micro, small and medium enterprises) actors in the fisheries and marine sectors in Indonesia are faced with increasing global competition. Business actors must be able to increase their competence and capacity for empowering technology and innovation. However, limited knowledge of utilizing digital access is a major obstacle, especially for MSME actors in the fisheries and marine sectors. Apart from that, the ability of MSME players to innovate products is still limited. This is proven based on the research innovation index in Indonesia, which has experienced a decline in relation to human resources, research, infrastructure, market updates, and business. A fairly low indicator relates to innovation capacity, which has an impact on an increasingly declining innovation culture. This research aims to analyze the influence of digital platforms, organizational readiness, and innovation culture on the performance of MSMEs in the fisheries and marine sectors in the city of Surabaya. The unit of analysis for this research is 30 MSME actors in the city of Surabaya. This research produced five (five) research hypotheses, which were processed and analyzed using a partial least squares approach. The results of this research show that digital platforms have a significant effect on organizational readiness and innovation culture, as well as innovation performance. Likewise, organizational readiness has a significant influence on innovation performance. However, innovation culture does not show significance for innovation performance.
Implementasi Lingkungan Kerja yang Nyaman Melalui Kampanye Digital Hidup Sehat Chandra, Huki; Arismawati, Paramaditya; Wahyuni, Ayu Endah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2050

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini menuntut masyarakat dan pelaku UMKM untuk mampu memanfaatkan alat sederhana seperti Google Form dalam mendukung kegiatan sehari-hari. Namun, masih banyak yang belum memahami potensi alat ini sebagai media kampanye, termasuk untuk promosi gaya hidup sehat di lingkungan kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui pelatihan Google Form sebagai sarana kampanye digital hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Mei 2025 oleh tim pengabdian masyarakat, dengan peserta yang berasal dari wilayah Ngagel, Putat, dan sekitarnya di Surabaya. Pelatihan dilakukan dalam bentuk penyampaian materi secara langsung, praktik pembuatan form, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pemahaman peserta, dari rata-rata 77,42 (pre-test) menjadi 85,81 (post-test), serta skor kepuasan tinggi sebesar 4,55 dari skala 5. Mayoritas peserta mampu membuat dan menerapkan Google Form untuk tujuan kampanye digital yang relevan dengan kebutuhan mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan Google Form efektif untuk meningkatkan kemampuan digital sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan kerja yang sehat.
Readiness factor identification Bandung city MSMEs use blockchain technology Wahyuni, Ayu Endah; Juraida, Anita; Anwar, Asep
Jurnal Sistem dan Manajemen Industri Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsmi.v5i2.2787

Abstract

MSMEs in Indonesia are expected to be able to face competition in the era of industrial revolution 4.0. However, there are many problems and obstacles in competitiveness, especially facing global competition, including access to capital, access to information and technology, access to organization and management, and access to business networks and partnerships. Besides, it is often difficult for them to get additional capital through banks or other lenders to increase their business scale. Moreover, a lack of financial and digital literacy causes the low validity of MSMEs' data to lenders. The adoption of blockchain technology is one of the considerations to minimize these MSMEs problems. Meanwhile, this technology is still relatively new to be applied to MSMEs but positively impacts the future. This study aims to measure and analyze MSMEs' readiness in using blockchain technology on a business scale with the TRAM model. This model integrates the Technology Readiness Index (TRI) and Technology Acceptance Model (TAM) models. This study aims to test several variables, including TRI, perceive ease of use, perceive ease of usefulness, attitude toward, and intense use of blockchain technology. Data processing uses the partial least square path modelling (PLS-PM) method. The results showed that TRI was significant on perceived ease of usefulness and perceived ease of usefulness. Then, perceive ease of use is significant towards perceive ease of usefulness and intention to use. Besides, perceive ease of usefulness is significant for attitude. The attitude toward variable is significant for the intention to use in the acceptance of blockchain technology.