Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN PRODUK MINUMAN HERBAL SEROJA MILK TEA READY TO DRINK MENGGUNAKAN METODE VALUE ENGINEERING Nastiti, Tiara Ayu; Nalinda, Rika; Sadiyah, Fitria Naimatu
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 2 (2023): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i2.3600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan produk minuman herbal Seroja Milk Tea, memperoleh alternatif produk yang tepat dan analisis nilai tambah berdasarkan metode value engineering dalam pengembangan produk minuman herbal Seroja Milk Tea yang disukai konsumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga bulan Juli 2023 untuk pengembangan produk di Perusahaan X, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive sampling, pengambilan sampel menggunakan non probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur, eksperimen, kuesioner, dan wawancara, kemudian dianalisis dengan menggunakan skala likert untuk mengetahui tingkat kesukaan calon konsumen dan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode value engineering. Hasil analisis data menunjukkan proses pengembangan produk minuman herbal Seroja Milk Tea menggunakan metode value engineering dilakukan dengan tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisis, tahap pengembangan, dan tahap rekomendasi. Alternatif produk yang terbaik berdasarkan metode value engineering dalam pengembangan produk minuman herbal Seroja Milk Tea yang disukai konsumen adalah alternatif 1 dengan perbandingan seduhan 3 meliputi 250 ml air, 25 g serai, 20 g jahe, 4 g teh, 24 g susu bubuk, 38 g vanilla, 14 g gula dan menggunakan jenis kemasan botol almond. Rasio nilai tambah dari pengembangan produk minuman herbal Seroja Milk Tea dengan metode value engineering tergolong sedang dengan persentase 40%.
PENGEMBANGAN LKM GAPOKTAN DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nalinda, Rika
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 22 No. 2 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research of development microfinance institutions (MFIs) Gapoktan in in the district of Gunung Kidul conducted from March to December 2014, aims to determine the factors that affect the sustainability of MFIs Gapoktan. The data used are primary data obtained from the Extension Workers, and MFIs Gapoktan. Secondary data from the Department of Agriculture, BP2KP and BPP. Sample MFIs Gapoktan. determined by purposive with a variety of conditions is less developed, undeveloped and developed worlds. Data were collected by interview and discussion. Analysis of data using multiple linear regression analysis. Factors that affect the sustainability of MFIs Gapoktan in Gunung Kidul consists of legality aspects, aspects of capability management, aspects of capital support, feasibility aspects, aspects of the characteristics of the MFI, and aspects of the real guidance of the business. Results of the analysis showed that all six of these factors effect no significant effect on the development of MFIs Gapoktan in Gunung Kidul.
ALOKASI WAKTU KERJA KELUARGA PENGRAJIN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MLATI KABUPATEN SLEMAN (FAMILY TIME ALLOCATION FOR WORKING IN MELINJO CHIPS BUSSINES DISTRIBUTION AT MLATI SUB-REGENCY, SLEMAN REGENCY). Nalinda, Rika
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 2 No. 1 (2006): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to understand (1) time allocation of husband, wife and family members for working in melinjo chips business owned by its family (2) time allocation determinants for working in its business. Sample of this study are 39 families who run emping melinjo chips business in Mlati Sub-regency Sleman Regency. Data collected by interview methods. The results shows a different time allocation between male and female family worker by 1% degree of error. The wife allocate her time differently for working in its business and other businesses, statistically it is different significantly by 1% the degree of error. There is a significantly difference between husband's working-time allocation in melinjo chips business and others business The factors that influencing working-time allocation for wife are wife education, amount of melinjo chips production, amount of husband income and others businesses income. Factors that influencing the allocation of family members' working-time are: number of family worker and amount of melinjo chips production.
PENGARUH PROMOSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP MINAT BELI PRODUK WEDANG UWUH DI CV SALAMA NUSANTARA Maroah, Wiwin; Yekti, Ananti; Nalinda, Rika
JURNAL AGRITA Vol 5, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v5i2.3554

Abstract

CV Salama Nusantara merupakan perusahaan yang memproduksi produk olahan tanaman biofarmaka salah satunya produk wedang uwuh dan memanfaatkan instagram sebagai media promosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial instagram terhadap minat beli produk wedang uwuh di CV Salama Nusantara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Juni tahun 2023. Pendekatan deskriptif kuantitatif dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pengikut akun instagram @wedanguwuh_salamanusantara dan jumlah sampel sebanyak 63 responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil analisis menunjukan bahwa promosi media sosial instagram berpengaruh terhadap minat beli produk wedang uwuh. Hal ini di dukung dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dan t-hitung sebesar 7,410 > 2,000 atau lebih besar dari t-tabel yang artinya promosi media sosial berpengaruh secara positif terhadap minat beli dan hasil koefisien determinasi sebesar 4,47% artinya tingkat pengaruhnya sebesar 4,47%.
Effect of Crystal Herbal Beverages Characteristics on Consumers’ Buying Decision of Company “X” in The Special Region of Yogyakarta Afifah, Nur; Nalinda, Rika; Puspitojati, Endah
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v7i1.189

Abstract

This research aimed to investigate the characteristics of instant herbal beverages (i.e. taste, aroma, colors, ingredients, shelf life, and packaging) produced by Company X. In addition, the effects of its characteristics on the Company X customers' decisions to buy the product in Special Region of Yogyakarta was also studied. The study used the statistics descriptive method. The data were then collected using questionnaires. The total sample of this research was 40 people. They were selected using a convenience sampling technique who live in the Special Region of Yogyakarta. The data were analyzed using the multiple linear regression method. The analysis results showed that the taste of instant herbal beverages produced by Company X was in the moderate category. Meanwhile, the aroma, color, ingredients, shelf life, packaging, and customers' decision were in a good category. Simultaneously, the taste, aroma, colors, ingredients, shelf life, and packaging of the product significantly affected the consumers' decisions to buy the product by 57.8%. Partially, the taste, colors, and shelf life significantly affected the consumers' buying decision of instant herbal beverages produced by Company X.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Untuk Bermitra Dengan Perusahaan Lemon Di Banyumas Jawa Tengah Iswantara, Diffa Ardiwana Nor; Nalinda, Rika; Yekti, Ananti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kemitraan antara petani lemon dengan pihak perusahaan dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan petani untuk bermitra dengan perusahaan lemon di Banyumas Jawa Tengah. Penentuan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk bermitra dengan perusahaan lemon di Banyumas Jawa Tengah menggunakan analisis regresi logistik. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga bulan Juni 2023 berlokasi di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan kuesioner. Analisis Regresi logistik dilakukan terhadap 10 faktor yang mempengaruhi keputusan petani bermitra antara lain umur, tingkat pendidikan, luasan lahan, pendapatan, pengalaman, sarana prasarana, permodalan, bantuan pemasaran, tenaga kerja, bimbingan. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk bermitra dengan perusahaan lemon di Banyumas Jawa Tengah ada 3 faktor yaitu pengalaman, sarana prasarana, dan permodalan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pola kemitraan petani lemon dengan pihak perusahaan lemon di Banyumas termasuk kedalam pola dagang umum dan faktor yang berpengaruh kepada petani untuk bermitra dengan perusahaan lemon di Banyumas yaitu pada faktor pengalaman, sarana prasarana, dan permodalan.
Pengaruh Perlakuan secara Fisik dan Kimia terhadap Mutu Kesehatan Viabilitas Benih Paria (Momordica charantia L) Hartono, Hildazya; Asih, Pitri Ratna; Nalinda, Rika
JURNAL AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS ANDALAS Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jagur.5.2.48-55.2023

Abstract

Paria is a plant that is usually cultivated to be used as a vegetable or medicinal ingredient. This research was conducted to determine the effect of physical and chemical treatment on the health quality and viability of Bitter Gourd Seeds. This research was conducted from February to June 2022 at the CV Jogja Horti Lestari Laboratory and the Bantul Pest and Diseases Laboratory. The study was conducted using a single factor Completely Randomized Design (RAL) analysis, which consisted of 9 levels and 3 replications, if the treatment showed a significant effect on the observation results, further testing was carried out using the Honest Significant Difference Test (Tukey) at the 5% level. The results showed that physical and chemical treatment had an effect on the health quality of seeds, namely physical treatment with hot water soaking at 53oC for 10 minutes had a significant effect on suppressing the growth of seed-borne pathogens with a growth rate of only 0,75%, but the effect of physical and chemical treatment in viability had no significant effect on germination, growth synchronously, maximum growth potential, and growth speed.
Evaluasi Formulasi Jahe pada Produk Bandrek Instan Berdasarkan Preferensi Konsumen Galang Ramadhan; Rika Nalinda; Novia Aristi Rahayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi produk Bandrek Instan berbahan dasar jahe emprit berdasarkan tingkat kesukaan konsumen. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga formulasi berbeda F1 perbandingan jahe emprit dan gula pasir (1:1) dengan komposisi keseluruhan 30g jahe emprit, 30g gula pasir, 40g gula aren, dan 1 helai daun pandan, F2 perbandingan jahe emprit dan gula pasir (2:1) dengan komposisi keseluruhan 40g jahe emprit, 20g gula pasir, 40g gula aren, dan 1 helai daun pandan, serta F3 perbandingan jahe emprit dan gula pasir (3:1) dengan komposisi keseluruhan 45g jahe emprit, 15g gula pasir, 40g gula aren, dan 1 helai daun pandan yang diuji melalui uji organoleptik berdasarkan atribut warna, aroma, rasa, dan aftertaste menggunakan skala hedonik. Penelitian dilakukan pada 100 responden berusia 17-76 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan teknik accidental sampling. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa formulasi F2 (2:1) merupakan formulasi paling disukai dengan persentase rata-rata 77%, selanjutnya disusul formulasi F1 (1:1) memperoleh persentase rata-rata 74%, dan formulasi F3 (3:1) memperoleh hasil persentase rata-rata paling rendah yaitu 65%. Dengan demikian, formulasi F2 dapat dijadikan dasar produksi Bandrek Instan yang sesuai selera konsumen
ANALISIS AIDA PADA EVALUASI PEMASARAN PRODUK BUMBU BUBUK DI PT BOTANERA AGROVATE INDONESIA Vidya Anindya Prasetyo; Fitria Naimatu Sadiyah; Rika Nalinda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.24210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas strategi pemasaran produk bumbu bubuk menggunakan model AIDA ( Attention, Interest, Desire, Action ) sebagai pendekatan dalam memahami tahapan respon konsumen terhadap kegiatan promosi. Penelitian dilakukan terhadap 35 pemilik toko yang menjadi target pasar dengan menggunakan instrumen kuesioner skala Likert 1–3 yang terdiri atas 20 pernyataan yang mewakili masing-masing indikator variabel AIDA. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan skor total, nilai rata-rata, serta persentase pencapaian setiap variabel guna mengukur tingkat keberhasilan strategi pemasaran pada setiap tahapan proses keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Attention memperoleh rata-rata skor 2,35 dengan kategori tinggi, Interest sebesar 1,68 kategori sedang, Desire sebesar 1,32 kategori rendah, dan Action sebesar 1,16 kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran masih tergolong rendah dan kurang efektif dalam menarik minat konsumen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa strategi promosi perlu diperkuat agar lebih menarik dan meyakinkan konsumen, penekanan pada keunggulan produk, serta pemberian sampel gratis agar pembelian dapat meningkat.
Peran Dinamika Kelompok Wanita Tani Dalam Meningkatkan Keberhasilan Program Ketahanan Pangan 3K di Kalurahan Kemejing Reza Fathurrohman; Siti Nurlaela; Rika Nalinda
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.6339

Abstract

Kurangnya keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat lokal yang disebabkan lemahnya soliditas dan dinamika kelompok, termasuk kelompok wanita tani (KWT) yang menjadi ujung tombak dalam implementasi program 3K (kandang, kolam, dan kebun). Dinamika kelompok yang rendah dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan program, terutama dalam hal koordinasi, peran, serta pelaksanaan fungsi dan tugas kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dinamika kelompok wanita tani terhadap keberhasilan program ketahanan pangan 3K di Kalurahan Kemejing. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda, melibatkan 82 responden dari total 457 anggota KWT yang dipilih melalui rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam variabel dinamika kelompok yang diuji, hanya variabel fungsi dan tugas kelompok yang berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan program (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Sementara itu, variabel lain seperti tujuan kelompok, struktur kelompok, pembinaan dan pengembangan kelompok, keefektifan kelompok, serta kekompakan kelompok tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 53,3% menunjukkan bahwa lebih dari separuh variasi keberhasilan program dipengaruhi oleh dinamika kelompok, khususnya pada aspek fungsi dan tugas kelompok. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas internal kelompok, terutama dalam menjalankan fungsi dan tugas secara aktif dan konsisten untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan lokal