Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Role of Teachers in Implementing Local Wisdom-Based Learning in Elementary Schools in Makassar Dyan Paramitha Darmayanti; Nurlela; Salwia; Darman Manda
Celebes Journal of Elementary Education Vol. 4 No. 1 (2026): Celebes Journal of Elementary Education : Juni (2026)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/cjee.v4i1.6646

Abstract

Basic education plays a crucial role in shaping students’ character and cultural identity, including through learning based on local wisdom. In this context, teachers occupy a central position as agents who bridge the curriculum with the cultural values that thrive in students’ communities. This study aims to examine the role of teachers in implementing local wisdom-based learning in elementary schools in Makassar City, covering teachers’ understanding of local wisdom, the forms of integration in learning, the challenges they face, and the impact on students. The study employs a qualitative case study design at SD Muhammadiyah Perumnas and UPT SPF SD Inpres Cilallang. Data were collected through in-depth interviews with teachers and school principals, classroom observations, and analysis of learning documents, and were analyzed using thematic analysis with triangulation of sources and techniques to ensure data validity. The research findings indicate that teachers at both schools possess a fairly good understanding of Bugis–Makassar cultural values such as tabe', Siri' na Pacce, and gotong royong, and actively integrate them into various subjects such as Pancasila Education, Civic Education, and Cultural Arts, through an integrative thematic and values-based approach. The forms of integration implemented by teachers include teaching the traditional Mappadendang dance, folk tales, the use of the local language, and instilling the value of tabe' in daily interactions. In carrying out their roles, teachers face three main challenges: limited resources and facilities, low parental support, and the absence of clear policy guidelines. Nevertheless, teachers' role in local wisdom-based learning has a positive impact, evidenced by increased student politeness and a growing sense of pride in local culture. This study concludes that optimizing teachers' roles requires a harmonious educational ecosystem encompassing schools, families, and policy.
Peran Guru Honorer Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Peserta Didik Di Smp Negeri 42 Satu Atap Pampangan Kecamatan Marusu Kabupaten Maros Salwia Salwia; Jusnawati Jusnawati; Nurlela Nurlela
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6778

Abstract

Pendidikan merupakan proses untuk mengembangkan sikap, perilaku, dan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab sesuai dengan fungsi pendidikan nasional. Guru honorer memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik, terutama di SMP Negeri 42 Satu Atap Pampangan yang mayoritas tenaga pendidiknya berstatus guru honorer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan peran guru honorer dalam upaya meningkatkan kualitas belajar peserta didik di sekolah tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru honorer menjalankan berbagai peran seperti motivator, informator, organisator, pengarah, fasilitator, mediator, dan evaluator yang berdampak positif pada kualitas belajar peserta didik. Guru honorer terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang variatif dan menarik sehingga mampu meningkatkan keterampilan, aktivitas, dan hasil belajar peserta didik. Partisipasi guru honorer yang kompeten dan kreatif berkontribusi signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan di SMP Negeri 42 Satu Atap Pampangan. Dengan demikian, keberadaan guru honorer sangat diperlukan dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang optimal.
Implikasi Tradisi Mabbaca Unti dalam Mendukung Pendidikan Karakter di SMA Negeri 9 Marusu Sakmawati Sakmawati; Salwia Salwia
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 16 No. 1 (2026): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol16No1.pp51-55

Abstract

This study aims to analyze the implications of the Mabbaca Unti tradition in supporting character formation and strengthening students' cultural identity at SMA Negeri 9 Marusu, Maros Regency. Using a qualitative approach with a case study type, data were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, teachers, students, and traditional leaders. The results of the study show that Mabbaca Unti not only functions as a ceremonial ritual but has also been integrated as a school culture that contains religious values, social solidarity, responsibility, and discipline. Theoretically, this tradition can be understood as a rite of passage that strengthens students' mental readiness as well as a mechanism for forming collective solidarity between the school, family, and community. The cultural values contained within it transform into psychological and social capital that supports students' motivation and academic resilience. The integration of local wisdom in formal education shows that tradition and modernity can go hand in hand in shaping a generation that has character and is rooted in local cultural values.
PENGUATAN PENDIDIKAN BAHARI BERBASIS KEAGAMAAN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MARITIM BAGI SISWA DI SD 82 PATTENE KABUPATEN MAROS Rifal Rifal; Ririn Nurfaathirany Heri; Sitti Hardiyanti Arhas; Salwia Salwia; Muh Rijal
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4881

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan bahari berbasis keagamaan melalui pelatihan keterampilan maritim bagi siswa SD 82 Pattene, Kabupaten Maros. Maros memiliki potensi maritim yang besar, namun belum diimbangi dengan pendidikan yang memadai untuk menanamkan kesadaran bahari sejak dini. Selain itu, integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks kemaritiman menjadi penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus mencintai potensi lokal. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) sosialisasi konsep pendidikan bahari berbasis agama melalui ceramah interaktif dan diskusi; (2) pelatihan keterampilan maritim dasar seperti navigasi sederhana, keselamatan di laut, dan pengenalan ekosistem pesisir. Kegiatan melibatkan 50 siswa kelas VI-V. Selain itu, siswa mampu menciptakan produk kerajinan dari bahan laut sebagai wujud kreativitas dan kepedulian lingkungan. Program ini juga mendorong sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kurikulum berbasis kearifan lokal. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah terwujudnya generasi muda yang kompeten di bidang maritim, berkarakter religius, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir. Melalui pendekatan holistik ini, pendidikan bahari tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media penguatan identitas budaya dan spiritual masyarakat Maros.