Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengendalian Hypothenemus Hampei dengan Antivirus untuk Tanaman Kopi Eri Samah; Mhd Yusuf Dibisono
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 2, No 1: Maret 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i1.174

Abstract

Masalah virus tanaman kopi akan membuat ekonomi calon pekebun turun. Makalah ini dilakukan untuk mencari solusi permasalahan tanaman kopi bagi pekebun Indonesia. Metode: Studi eksplorasi dilakukan untuk menemukan cara penanggulangan virus kopi. Karena pestisida kimia diketahui telah menghasilkan dampak lingkungan skala luas di seluruh dunia, penelitian ini berfokus pada teknologi alternatif untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh jamur patogen. Hasil: Dilaporkan bahwa insektisida cyantraniliprole 10% dalam kisaran dosis formulasi 1000 ml sampai 2000 ml per hektar sangat efektif dalam mengendalikan hama penggerek buah kopi (CPB, Hypothenemus hampei) pada tanaman kopi Arab. Hal ini sesuai dengan penelitian Wiryadiputra yang mengungkapkan bahwa tingkat efikasi CPB lebih baik dibandingkan insektisida carbary dan lambda cyhalothrine (2012). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Hypo-thenemus hampei dapat membantu pekebun kopi untuk memerangi virus.
BIOKONVERSI SABUT KELAPA MUDA MENGGUNAKAN LARVA LALAT TENTARA HITAM (Hermetia illucens) MENJADI PUPUK ORGANIK Elly Dani; Muhammad Yusuf Dibisono; Dini Mufriah; Lisdayani Lisdayani
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i1.949

Abstract

Maggot memanfaatkan limbah organik sebagai sumber makanan, kemampuan maggot dalam mengurai sampah organik terkait dengan kandungan beberapa bakteri yang terdapat pada saluran pencernaan. Lalat jenis Black Soldier Fly mempunyai ukuran lebih besar dari lalat lainnya dan lalat jenis ini tidak menimbulkan penyakit karena masa hidupnya hanya untuk kawin dan bereproduksi. Upaya untuk meningkatkan kualitas pakan juga dipengaruhi adanya sumber protein hewani. Pakan yang belakangan ini cukup populer sebagai sumber protein hewani yang tinggi protein dan harganya terjangkau yaitu maggot BSF. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui media sampah organik seperti sabut kelapa muda, sampah restoran, kotoran ayam dan kotoran puyuh yang dapat meningkatkan kualitas pupuk organik dengan bantuan larva maggot BSF. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan pemberian variasi jenis campuran bahan organik dan beberapa perlakuan bahan organik kepada larva BSF. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pemberian maggot dengan sabut kelapa muda tanpa dicampur dengan sampah organik sangat berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan biomassa awal terhadap biomassa akhir maggot dari pakan yang dikonsumsi, menentukan bobot maggot yang paling maksimal dan mengetahui konsumsi substrat. Pemberian magot dengan sabut kelapa muda pada perlakuan SKM 1 berpengaruh nyata terhadap kadar C organik frass yang dihasilkan, yaitu sebesar 40,71% dan pada prameter C/N perlakuan SKM 1 (sabut kelapa muda + Larva maggot) menunjukan hasil yang nyata sebesar 74,54%. Akan tetapi pemberian sabut kelapa muda pada perlakuan SKM 1 tidak berpengaruh nyata terhadap biomassa akhir maggot, dikarenakan perlakuan pada SKM 1 menghasilkan lebih sedikit frass, lebih banyak residu kasar dan juga menyebabkan larva berukuran kecil dan kurus yang menunjukan larva tersebut tidak mampu mendegradasi sabut kelapa dengan baik, hal ini disababkan karena sabut kelapa muda mengandung selulosa (32%), lignin (38%), dan hemiselulosa (0,25%) sehingga susah dicerna oleh larva BSF.
PEMBIAKAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA MEDIA TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SERBUK GERGAJI KAYU DIBISONO, MUHAMMAD YUSUF; Gunawan, Hari; Ginting, Makhrani Sari; Abdi Kusuma
Agro Estate Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v7i1.141

Abstract

The aim of this study was to determine the effects of oil palm empty bunches (OPEFB) and sawdust as growing media for the growth of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). This study was conducted at an oyster mushroom cultivation farm located at Jl. STM Ujung Medan, from October 2020 to January 2021. The experimental design was a randomized completely block design (RCBD) with one factor, namely the composition of the growing medium (oil palm empty bunches and sawdust) with 3 levels of treatment; S1 : 100% wood sawdust, S2 : 100% OPEFB, and S3 : 50% OPEFB + 50% wood sawdust. The observation included the mycelium initial growth time (days), fruits body growing time (days), hood width (cm), body diameter (cm), length of stalk (cm), and wet weight of the white oyster mushrooms after harvesting (g). The results showed that the treatment of OPEFB and sawdust had no significant effect on the mycelium initial growth time, body growth time, white oyster mushroom body diameter, white oyster mushroom stalk length, and the wet weight of white oyster mushrooms after harvesting. This result indicates that OPEFB can be used as an alternative growing media for cultivating white oyster mushroom, it can be single or combined with wood sawdust.
UJI BEBERAPA EKSTRAK TEPUNG DAUN SIRIH (Piper sp.) TERHADAP JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus lignosus) SECARA IN VITRO Dibisono, Muhammad Yusuf; Ginting, Makhrani Sari; Nurliana , Nurliana; Mayly, Syarifa; Juhari, Habi
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Al Ulum
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v12i1.633

Abstract

Penelitian uji beberapa ekstrak tepung daun sirih (Piper sp.) terhadap jamur akar putih (Rigidoporus lignosus) secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak daun sirih yang tepat untuk menghambat pertumbuhan Jamur Akar Putih (Rigidoporus lignosus) secara in vitro. Daun Sirih (Piper sp.) mengandung senyawa-senyawa seperti heksana, sianida, saponin, tanin, flafonoid, steroid, alkanoid dan minyak atsiri yang diduga dapat berfungsi sebagai pestisida nabati. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Institut Teknologi Sawit Indonesia.. Penelitian dilakukan dari bulan Maret sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial. Dengan perlakuan S0 = Kontrol, S1 = Sirih Hutan, S2 = Sirih Hijau dan S3 = Sirih Merah. Parameter yang diamati adalah kecepatan pertumbuhan Jamur, diameter koloni Jamur dan uji daya hambat Jamur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tepung sirih hutan dapat menghambat pertumbuhan Jamur Akar Putih (R. Lignosus) dengan konsentrasi 50gr/l aquades secara in vitro melalui media PDA dengan daya hambat pertumbuhan 80,88%.
KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI ULAT PEMAKAN DAUN KELAPA SAWIT PADA BUNGA PUKUL DELAPAN (Turnera subulata) Dibisono, Muhammad Yusuf; Parinduri, Sulthon; Ginting, Makhrani Sari; Nurliana, Nurliana; Sibagariang, Roga Oloan
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v12i2.709

Abstract

Pengendalian hayati yang menekankan penggunaan musuh alami seperti parasitoid dan predator merupakan salah satu metode pengendalian hama yang aman namun tetap mendukung perolehan hasil panen yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman musuh alami ulat pemekan daun kelapa sawit (UPDKS) yang terdapat pada bunga pukul delapan sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi untuk penelitian selanjutnya. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di seksi II perkebunan Adolina PT Perkebunan Nusantara IV. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, pengumpulan data primer melalui survei, data sekunder melalui penggunaan jaring serangga. Pengamatan dilakukan dalam 4 blok, dengan 2 titik pengamatan pada setiap blok yang masing-masing berbentuk persegi panjang berukuran 1 meter kali 5 meter. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks keanekaragaman [H'] 1,19 termasuk dalam kriteria sedang, jenis-jenis serangga serangga yang ditangkap sebanyak 5 ordo dan 15 famili dengan jumlah serangga yang tertangkap sebanyak 327 serangga, dimana jumlah musuh alami ulat pemakan daun kelapa sawit sebanyak 233 predator dan 21 parasitoid.
Potensi Ekstrak Daun gambir (Uncaria gambir Roxb) sebagai Pestisida Nabati untuk Mengendalikan Hama Ulat Api (Sethotosea asigna van Eecke) Dibisono, Mhd Yusuf; Ginting, Makhrani Sari; Hariri, Syauqi
JURNAL AGROPLASMA Vol 9, No 2 (2022): AGROPLASMA VOL 9 NO 2
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v9i2.3338

Abstract

Gambir (Uncaria gambir) is a herbaceous plant that has alkaloid level sin the form of chemicall compounds suchas catechins, tannin catecu (tannin/tannat), querchitin, flouresin, and several other compounds. The aim of this study is to deterine the effectiveness of the concentration of gambir leaf extract (U. gambir Roxb), against the  mortality of fire caterpillarpest (S.asigna). Research was arrenged in anonfactorial Randomized Block Design (RBD) with 5 treatments, namely U0: No Application (Control), U1: Application with 8% gambier leaf extract, U2: Application with 16% gambier leaf extract, U3: Application with 24% gambier leaf extract and U4: Application with 32% gambier leaf extract. The results showed that effective application of gambier leaf extract was at concentration of 32% where at 5 days after the application the mortality rate offire caterpillar had reached 100% and suppressed the intensity of leaf attacks by14.28%. Keywords: Botanical Pesticide, Uncaria gambir extract, Setothosea asigna.
Karakteristik Pertumbuhan Terung Ungu (Solanum Melongena L) Varietas Mustang Pada Beberapa Jenis Pupuk Organik Padat Ardhi, Muhammad Khalifatul; Mayly, Syarifa; Dibisono, Muhammad Yusuf
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v7i2.2477

Abstract

Buah terong adalah jenis sayuran yang sangat disukai oleh banyak orang , karena selain rasanya enak dan lezat untuk dijadikan sebagai bahan sayuran atau lalapan , buah terong juga mengandung banyak gizi yang cukup tinggi. Kandungan yang terdapat pada teong yaitu kandungan vitamin A sebesar 30,0 SI dan fosfor sebesar 37,0 mg per 100 g buah terong. Komoditas tanaman terong cukup potensial untuk dikembangkan sebagi penyumbang terhadap keanekaragaman bahan pangan dan juga sayuran bergizi bagi penduduk. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi jenis pupuk organik padat terhadap karakteristik pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu (Solanum melongena L) varietas Reza. Pertumbuhan dan hasil produksi tanaman terong dipengaruhi oleh pemupukan. Pemupukan adalah pemberian pupuk terhadap tanaman dana alahan, dimana pupuk diberikan ke lahan sebagai sumber hara tanaman untuk memenuhi kebutuhan tanaman yang tidak mampu dicukupi oleh hara yang secara alamiah terdapat dalam tanah. eberapa jenis pupuk organik padat antara lain pupuk yang berasal dari bahan organik seperti kompos, bokashi, biochar, sedangkan pupuk organik padat yang berasal dari kotoran hewan antara lain pupuk kandang ayam, sapi, kasgot dan kascing. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh aplikasi jenis pupuk organik padat terhadap karakteristik pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu (Solanum melongena L) varietas Mustang. Metode Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan kombinasi diantaranya P1= Pupuk Kasgot ( 1,5 kg/plot ),P2 = Pupuk Kascing ( 1,5 kg/plot ), P3 = Pupuk Kandang Sapi ( 1,5 kg/plot ), P4= Pupuk Kandang Ayam ( 1,5 kg/plot ), P5= Biochar Sekam Padi ( 1,5 kg/plot ), P6= Biochar Sekam Padi + Pupuk Kasgot, P7= Biochar Sekam Padi + Pupuk Kascing, P= Biochar Sekam Padi + Pupuk Kandang Sapi, P9 = Biochar Sekam Padi + Pupuk Kandang Ayam, varietas Terung Ungu yang digunakan yaitu varietas Mustang. Hasil Penelitian menunjukkan Perlakuan pemberian pupuk organik padat berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, dan jumlah daun. Tinggi tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan P1 (pupuk kasgot) sebesar 58.67 cm, dan jumlah daun tertinggi pada perlakuan P1 (pupuk kasgot) sebesar 10.22 helai, diameter batang tertinggi terdapat pada perlakuan P1 (Kasgot) yaitu sebesar 3.71 cm dan diameter batang terendah terdapat pada perlakuan P5 (biochar sekam padi) sebesar 3.52 cmKeyword : Terung Ungu, Varietas Mustang, Pupuk Organik
Pemanfaatan Batang Pisang (Musa sp) sebagai Bahan Pupuk Organik Cair (POC): Pemanfaatan Batang Pisang (Musa sp) sebagai Bahan Pupuk Organik Cair (POC) Ginting, Makhrani Sari; Nurliana; Dibisono, Muhammad Yusuf; Farida, Aida; Maisarah; Dian, Rahmad; Barus, Friska Anggraini
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v5i1.3187

Abstract

Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Namun, praktik pertanian konvensional dengan penggunaan pupuk kimia, selain mahal juga cenderung memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh sebab itu perlu dibuat alternatif pupuk yang lebih murah dan ramah lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuat pupuk organik yang murah dan ramah lingkungan dengan menggunakan bahan limbah pertanian yang banyak terdapat di desa Tanjung Mulia dan memberi pengetahuan tentang cara pembuatannya pada kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2023 yang diawali dengan menggali potensi limbah yang paling banyak dihasilkan di desa, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan pupuk organik cair dan sosialisasi dengan masyarakat desa. Hasil kegiatan menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa mitra dalam membuat pupuk cair dalam usaha mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mengurangi biaya pembelian pupuk.
The EFFECTIVENESS TEST OF Cordyceps militaris FUNGUS AGAINST FIREWORM Setothosea asigna Ginting, Makhrani Sari; Simbolon, Hasanal Fachri Satia; Nurliana; Dibisono, Muhammad Yusuf; Wanda Sandy Pratama
Agro Estate Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v8i2.266

Abstract

Oil palm industry is an important source of Indonesian income. In its cultivation, oil palm plants also face some challenges, one of which is the attack of fireworm Setothosea asigna.  Fireworms are insects that can cause serious damage to oil palms. Various efforts were often made to control fireworm, one of which is by using biological agents such as the Cordyceps militaris fungus. The aim of this research is to determine the effectiveness of  C. militaris fungus against S. asigna. The research was carried out in the Experimental  Area of ​​Institut Teknologi Sawit Indonesia, from March to May 2024, using the Non-Factoral Randomized Block Design (RBD) with 5 treatments, namely F0/Control (without application of C. militaris), F1 (application C. militaris 15 grams/1 liter of water), F2 (application of C. militaris 20 grams/1 liter of water), F3 application of C. militaris 25 grams/1 liter of water) and F4 (application of C. militaris 30 grams/1 liter of water) with 5 repetitions. Data obtained was analyzed by using Analysis of Variance (ANOVA) and continued with Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Result showed that C. militaris fungus was effective in controlling S. asigna. In this research the most effective concentration of  C. militaris fungus in controlling S. asigna was 30 grams/1 liter of water (F4), where in this treatment mortality 100% and LT50 occurs faster than in treatments F0, F1, F2 and F3.
HILIRISASI TEKNOLOGI RISET SAINS DOSEN UNIVA MEDAN DI KELOMPOK TANI SRI MULIYA DESA LESTARI DADI Misdawati, Misdawati; Mayly, Syarifa; Dibisono, M.Yusuf
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.783-789

Abstract

Hilirisasi riset adalah proses mengubah pengetahuan dan temuan hasil penelitian menjadi produk/layanan yang bernilai tambah, mencakup pengembangan teknologi, transfer teknologi, produksi, dan penjualan produk-produk inovatif berdasarkan hasil penelitian, pendirian usaha berbasis riset. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan termasuk klaster Pratama.  Riset sains berasal dari penelitian dosen UNIVA fakultas teknik dan pertanian, melalui hibah pendanaan yaitu hibah dosen pemula, strategis nasional, penelitian terapan, penelitian dasar, riset dan inovasi untuk Indonesia maju, dan telah didiseminasi berupa publikasi di jurnal nasional/internasional. Mitra sasaran yaitu Kelompok tani Sri Muliya beralamat di Dusun I Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan Kabupaten Sergai, ketua Marjuki, anggota 57 orang, luas lahan 50 Ha, dan tanaman utama padi dan menanam semangka pada musim bera setelah panen padi. Selain bertani, anggota juga ada peternak sapi dan kambing. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi dan keberlanjutan program terkait  kegiatan pretest dan post test, kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan tentang Biokonversi limbah kotoran sapi dengan larva maggot, Inovasi pakan ternak berbasis Maggot dan jerami Padi, Sistem Integrasi Tanaman-Ternak, Penerapan teknologi Biopestisida berbasis agen hayati Corynebacterium untuk penyakit hawar daun, Ecoenzym dari limbah organik dan Budidaya padi ramah lingkungan untuk mencegah penyakit hawar daun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat meningkatkan  wawasan dan pengetahuan kelompok tani SRI Muliya Desa Lestari Dadi dan pemberian mesin cacah serbaguna dapat dimanfaatkan untuk generating income nantinya.