This Author published in this journals
All Journal Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual Jurnal Teologi Berita Hidup Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan STT BNKP Sundermann The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan Manna Rafflesia PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi Jurnal Amanat Agung KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi LOGIA : Jurnal Teologi Pentakosta Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi dan Pendidikan IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Predica Verbum Sabda : Jurnal Teologi Kristen Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) THRONOS: Jurnal Teologi Kristen CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama Voice of HAMI Jurnal Arrabona Saint Paul's Review Lentera Nusantara EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Jurnal Teologi Pambelum Jurnal Yada Khamisyim : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Views: Jurnal Teologi dan Biblika Jurnal Teologi Rai JUITA SEJATI Jurnal Pistis: Teologi dan Praktia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Saint Paul's Review

Manajemen Konflik Terhadap Emosional dan Implikasinya: Studi Eksegesis Berdasarkan Mazmur 37:8 Pattinaja, Aska Aprilano; Ziliwu , Alnodus Jamsenjos Indirwan; Kulka , Elister; Soll, Meyut
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya konflik adalah ketidaakmampuan untuk menahan amarah dalam situasi konflik. Mazmur 37:8 merupakan bagian Firman Tuhan yang sangat tepat untuk memberikan solusi praktis manajemen konflik bagi orang percaya untuk tidak menjadi marah. Penelitian khusus dan komprehensif tentang konteks manajemen konflik ini khusus terhadap mazmur 37:8 masih sangat jarang untuk dilakukan. Melihat pentingnya manajemen konflik dalam kehidupan orang percaya, maka artikel ini ditulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan sub-genre hermeneutik untuk menemukan prinsip-prinsip kebenaran dalam hubungan dengan manajemen konflik dan implikasinya. Artikel ini menemukan ada tiga prinsip utama yang menjadi solusi praktis manajemen konflik, dalam Mazmur 37:8 yakni: pertama, berusahalah agar jangan marah; kedua, jangan frustrasi; ketiga, jangan terpengaruh dengan kenyataan. Ketiga prinsip ini adalah kunci penting, dan sangat berimplikasi terhadap respon dan keputusan orang percaya dalam menghadapi kemarahan. Hasil penelitian ini sangat berguna bagi rujukan para konselor, pengajar, motivator, pemimpin, hamba Tuhan, dan setiap orang percaya yang ingin menemukan resolusi dalam setiap konflik.
Bijak Dalam Berkata-Kata: Studi Hermeneutik Amsal 17:27 Pattinaja, Aska Aprilano; Liliefna , Bryllyan Erhuero; Refialy , Sarah Sari
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56194/spr.v4i2.91

Abstract

Amsal 17:27 merupakan teks dalam kumpulan Amsal Salomo yang mengandung kiasan dan paralelisme yang jarang diteliti. Penelitian sebelumnya hanya memasukannya dalam kajian nasihat hikmat dalam kumpulan Amsal Salomo. Oleh sebab itu tujuan artikel ini akan menganalisis bahasa kiasan dan paralelisme sinonim yang terdapat dalam Amsal 17:27 sebagai sebuah nasihat untuk bijak dalam berkata-kata. Bijak dalam berkata berbicara mengenai kedewasaan dan penuh penguasaan diri dalam berkata-kata. Berdasarkan metode hermeneutik sub genre sastra hikmat, maka penelitian ini menemukan beberapa hal yaitu: pertama, menahan diri dalam perkataan; kedua, pengendalian emosi; ketiga, bijaksana dalam berkata. Penlitian ini menjadi masukan bagi siapa saja yang sementara melatih diri untuk menjadi prbadi yang bijak dengan menguasai diri dalam berkata-kata.
Integrasi Iman, Pendidikan Moral Dan Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Kristen: Sebuah Studi Teologi Filsafat Pendidikan Mabaha, Mikhail; Pattinaja, Aska Aprilano
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56194/spr.v5i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pendidikan moral dan ilmu pengetahuan dalam perspektif Kristen, dengan menekankan peran iman, nilai Alkitabiah, dan pembentukan karakter sebagai landasan integrasi pengetahuan. Kesenjangan penelitian yang ditemukan adalah masih dominannya paradigma pendidikan sekuler yang memisahkan aspek kognitif dan moral, sehingga kurang memperhatikan prinsip integratif iman–pengetahuan yang Alkitab tawarkan. Berdasarkan metode penelitian kajian literatur kualitatif dengan pendekatan teologis-biblis, filsafat pendidikan Kristen, serta analisis terhadap teori pendidikan moral kontemporer, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Kristen tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada transformasi karakter melalui internalisasi nilai-nilai Injil, sehingga pengetahuan dipahami bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai sarana untuk hidup berkenan kepada Allah dan berguna bagi sesama. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya tranformasi kurikulum pendidikan Kristen yang menempatkan moralitas Injili sebagai inti, sinergi pembentukan karakter dan menjawab tantangan era digital sehingga menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan etis dalam menghadapi tantangan zaman. This study aims to analyze the relationship between moral education and science from a Christian perspective, emphasizing the role of faith, Biblical values, and character building as the foundation of knowledge integration. The research gap found is the dominant secular education paradigm that separates cognitive and moral aspects, thus paying less attention to the integrative principle of faith-knowledge that the Bible offers. Based on the qualitative literature review research method with a biblical-theological approach, Christian education philosophy, and analysis of contemporary moral education theories, the results show that Christian education is not only oriented to the transfer of knowledge, but also to character transformation through the internalization of gospel values, so that knowledge is understood not as an end in itself, but as a means to live pleasing to God and useful to others. The implications of this research emphasize the need for curriculum transformation in Christian education that places evangelical morality at the core, synergizing character building and answering the challenges of the digital era so as to produce a generation that is not only intellectually intelligent, but also spiritually and ethically mature in facing the challenges of the times.